Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 75


__ADS_3

Saat pagi pagi menjelang, Dave sudah siap dengan pakaian santainya dan tak lupa satu cover yang berada di samping nya.


"Selamat pagi tuan " sambut para maid saat Dave menuruni anak tangga.


"Pagi " sapa Dave .


"Tuan Rangga sudah berada di bawah tuan " ucap maid lagi.


"Dia sudah sampai sepagi ini " ucap Dave lagi.


"Benar taun " ucap maid.


"Suruh di sarapan bersama ku" ucap Dave langsung menuju meja makan.


Maid yang di beri tugas langsung menemui Rangga, dan tak butuh waktu lama Rangga sudah berada di hadapan Dave.


"Duduk lah, aku tau kau belum sarapan" ucap Dave sambil mengunyah sarapan nya.


"Terima kasih tuan " ucap Rangga.


"Tuan anda benar akan kembali ke Amerika " ucap Rangga, saat sudah menyelesaikan sarapannya.


"Tentu, aku pergi tidak lama kau tenang saja kau siapkan pertemuan ku dengan tuan Winata dan juga satu model yang baru naik daun itu " ucap Dave lagi.


"Maksud tuan, model menantu tuan Winata " tanya Rangga memastikan.


"Iya, memang nya ada model yang lagi naik daun sekarang" ucap Dave.


"Tidak ada tuan " ucap Rangga.


"Sudah lah, aku harus berangkat, ingat kau harus menyiapkan segalanya saat aku kembali " pesan Dave .


"Baik tuan " Rangga langsung mengantarkan Dave menuju pesawat keluarga SWITH .


"Hati hati di jalan tuan " ucap Rangga, saat mereka sudah sampai di tempat pelabuhan Kesawan keluarga SWITH.


"Aku titip kantor " ucap Dave langsung memasuki pesawat.


******


Sedangkan di keluarga PRAYITNO, pagi pagi sudah heboh oleh teriakan yang di ciptakan oleh menantu mereka.


"Aaaarrrrggggg, aku berhasil " teriak Maya.


"Sayang ada apa " panik Alvin.


"Sayang apa yang terjadi " panik Riska.


"Mas, mom, Maya dapat tawaran jadi model di salah satu desainer keluarga SWITH " ucap Maya bahagia.


"Benarkah " ucap Riska ikut bahagia.


"Benar mom " ucap missya lagi.


"Kapan kau akan menemui menejer mu " tanya Alvin.


"Pagi ini " ucap Maya.


"Kenapa begitu mendadak " ucap Alvin.


"Maya tidak tau, tapi salah satu pekerja SWITH sendiri yang menghuni meneger Maya.


"Semoga kau berhasil sayang " Ucap Riska.


"Terima kasih mom " ucap Maya memeluk erat tubuh Riska.


"Selamat sayang, mas bangga pada mu " ucap Alvin lagi.

__ADS_1


"Kau hebat nak, kami bangga memiliki menantu seperti mu " bangga Winata.


"Terima kasih dad " ucap Maya.


"Ayo kita sarapan " ajak Riska.


Setelah selesai sarapan mereka langsung pergi menuju tempat kerja masing-masing .


dan begitupun dengan Maya, setelah menempuh perjalan sekitar 40 menit lama nya, akhirnya dia sampai di depan perusahaan SWITH yang menjulang tinggi.


"Apa aku mimpi bisa menginjakkan kaki di perusahaan ini " ucap Maya tak percaya.


"Permisi, di mana ruangan pak Rangga " tanya Maya pada resepsionis.


"Maaf anda sudah membuat janji " tanya resepsionis.


"Iya, ini " Maya menunjukan pesan email yang di kirim oleh salah satu staf perusahaan SWITH.


"Tuan " sapa resepsionis.


"Anda model itu " ucap seseorang.


"Iya benar " ucap Maya.


"Ayo ikut dengan ku, tuan Rangga sudah menunggu di ruangan " ucap pria tersebut.


" Baiklah " ucap Maya patuh.


Sedangkan Rangga yang menunggu di ruangannya, dia melihat data informasi tentang Mayang Sari model terkenal yang baru saja naik daun itu.


"Sepertinya ada yang aneh " ucap Rangga, saat selesai membaca informasi Maya.


Tok Tok Tok


"Masuk " ucap Rangga.


"Suruh dia masuk " ucap Rangga.


"Duduk lah " ucap Rangga saat Maya memasuki ruangannya.


"Terima kasih tuan " ucap Maya.


"Kau model yang baru naik daun itu " ucap Rangga basa-basi.


"Seperti yang tuan ketahui " ucap Maya.


"Baiklah, ini surat kontrak nya kau bisa pelajari terlebih dahulu " ucap Rangga memberikan surat yang ada di tangannya.


"Tuan kenapa di sini terdapat di larang berhubungan dengan rekan laki-laki " ucap Maya bingung.


"Kau keberatan " ucap Rangga tersenyum sinis.


"Tidak, tentu saja tidak taun " ucap Maya langsung melanjutkan syarat yang lain.


"Ini tuan " Maya menyerahkan kembali surat kontrak yang sudah di tanda tangani nya.


"Nanti kau akan di bawa oleh staf di sini " ucap Rangga.


"Baik tuan saya permisi " ucap Maya.


Dan benar saat Maya membuka pintu sudah ada pria yang tadi mengantar nya .


"Mari nona ikut saya " ucap datar.


Setelah mereka menempuh perjalan sekitar 30 menit, akhirnya mereka sampai di kantor permodelan perusahaan SWITH.


Di setiap dinding foto Amelia tersusun rapi menghiasi perusahaan SWITH.

__ADS_1


"Mohon perhatiannya " teriak pria yang membawa Maya.


"Kita kedatangan staf baru, perkenalkan diri mu " ucap pria itu datar.


"Nama saya Mayang Sari, hormon kerja sama nya " ucap Maya.


"Dia model yang baru saja naik daun itukan"


"Dia sedang hamil "


Maya mendengar mereka bisikan diri nya.


"Jika tidak ada pertanyaan, lanjutkan pekerjaan kalian " ucap pria itu datar.


"Aku rasa tidak ada, kau bisa langsung gabung di sana " ucap pria itu langsung pergi.


"Hey, aku Mia semoga kita berteman " ucap model bernama Mia.


"Senang berkenalan dengan mu " ucap Maya lagi.


"Aku akan membuat mu menderita " ucap seseorang tersenyum miring.


*****


Sedangkan Dave yang berada di pesawat, sudah merasa bosan karna begitu lama perjalan nya dia tempuh, dia mengeluarkan nya untuk membuang rasa bosan nya .


"Rangga " ucap Dave, saat melihat pesan email dari asisten nya.


isi pesan :


Mereka sudah masuk di perangkap kita .


"Tunggu aku kembali, maka aku akan memperlakukan mu sama seperti kau memperlakukan adik ku " ucap Dave tersenyum miring, saat membaca pesan dari asistennya.


Sedangkan di Amerika seorang wanita yang tidur di kasur king size miliknya, terusik saat sinar matahari tepat mengenai wajahnya.


"Kau belum bangun sayang " ucap suara lembut .


"Maaf jika mama mengganggu mu " ucap Amelia, saat Hana pelan-pelan membuka mata nya.


"Tidak,,, maaf apa Hana terlambat bangun " ucap Hana langsung duduk.


"Pelan-pelan sayang, tidak sama sekali mungkin mama yang terlalu pagi ke kamar mu " ucap Amelia.


"Kau ingin sesuatu " ucap Amelia menawarkan.


"Tidak ma, Hana ingin pergi mandi " ucap hana.


"Baiklah, mama tunggu di bawah " ucap Amelia .


"Baik ma " Hana langsung pergi ke kamar mandi, saat Amelia sudah pergi dari kamar nya.


"Mama dari mana " tanya Karin yang membantu maid menyiapkan sarapan.


"Dari kamar Tiara, kau yang memasak ini semua " ucap Amelia.


"Apa Hana sudah bangun, tidak Karin hanya bantu siapkan saja " ucap Karin lagi.


"Baru saja bangun, benar kah hanya membantu " ucap Amelia lagi.


"Benar ma, Karin tak pandai masak seperti Hana " ucap Karin lagi.


"Tidak nyonya, nona Karin yang masak saya hanya memotong saja " ucap maid.


"Kau calon mantu idaman " ucap Amelia.


"Maksud mama "

__ADS_1


Maaf atas telat update nya semoga masih suka dengan halu kali ini, semoga tubuh author cepat kembali fit 🙏🏻


__ADS_2