Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 82


__ADS_3

"KURANG AJAR " murka Dave saat melihat isi pesan dari mommy nya.


Dave langsung berlari keluar dari ruangannya,dan di sana sudah ada mobil nya dan tak butuh waktu Dave langsung menancap gas.


"Ada apa dengan bos kita " ucap mereka .


"Apa terjadi sesuatu " ucap seseorang lagi.


"Entahlah, tapi jika di lihat dari wajah nya seperti nya ada yang tidak beres " ucap Lisa.


"Maksud mu " ucap Mia bingung.


"Menjadi orang sukses tak mudah, sudah lah " ucap Lisa.


"Benar menjadi orang sukses sangat sulit " ucap Mia kemudian.


****


Dan setelah membawa mobil dengan kecepatan tinggi akhirnya Dave sampai dengan selamat di mansion mereka.


"Di mana mommy " ucap Dave,saat maid membuka pintu untuk nya.


"Nyonya sedang berada di ruang perpustakaan tuan " ucap maid.


Dave langsung berlari menuju lantai atas, di mana ruang perpustakaan ada .


"Mom " ucap Dave.


Amelia yang berada di sofa langsung mengalihkan pandangan, saat mendengar suara putra nya.


"Mon apa yang terjadi " ucap Dave langsung memeluk ibunya.


Tak ada yang keluar dari mulut Amelia, tapi dia memberikan amplop coklat di tangannya, dan Dave langsung membuka amplop tersebut .


"Kurang ajar, mereka kita adik ku sampah yang habis manis sampah di buang "ucap Deva.


"Ma jangan menangis, mereka harus membayar lunas atas perbuatan nya " ucap Dave, Amelia hanya bisa menangis.


Dia seorang perempuan jelas tau bagaimana sakitnya di tinggal kan, dan lebih parahnya lagi di talak melalui sepucuk surat sebegitu tidak berharganya kah harga diri putri nya.


"Tenangkan diri mama, jangan sampai Tiara melihat mama seperti ini dia sangat sedih melihat wanita yang dia sayangi bersedih " ucap Dave lagi.


"Iya " ucap Amelia sambil menghapus jejak air mata nya.


*****


Sedangkan di mansion PRAYITNO, seorang pria murka saat melihat keadaan istrinya yang drop .


"Kurang ajar, berani-beraninya mereka membuat istri ku begini " ucap Alvin murka.


"Lalu apa yang akan kau lakukan " ucap Riska.


"Alvin akan memberinya pelajaran " ucap Alvin geram.


"Ada apa ini " ucap Winata yang baru saja sampai .


"Dad, menantu kita " ucap Riska.


"Ada apa dengan Maya " ucap Winata.


"Menantu kita drop, tadi dia pingsan dan dokter bilang dia terlalu lelah " jelas Riska.


"Ada ada saja " ucap Winata pusing .


"Bibik ambilkan air " teriak Winata.


"Tuan ini minum nya " ucap maid .

__ADS_1


"Itu pasti untuk ku " ucap Riska juga meminum air putih yang di bawakan oleh maid.


"Lalu bagaimana keadaan menantu kita sekarang " ucap Winata.


"Dia masih belum sadarkan diri " ucap Riska lagi.


Saat seluruh penghuni mansion dalam keadaan tidak baik baik saja, bel pintu utama berbunyi.


"Bibik buka pintunya " teriak riska .


"Baik nyonya " ucap maid langsung menjalan kan tugas .


"Siapa " ucap Riska.


"Selamat malam tuan, nyonya " sapa pria asing yang datang bersama maid.


"Siapa kau " ucap Alvin.


"Maaf tuan dia bilang rekan kerja nya nona Maya, dan dia ingin bertemu dengan nona Maya " jelas maid.


"Pergilah, istri ku sedang tidak sehat " usir Alvin.


"Tuan saya jauh jauh dari luar negeri menyempatkan untuk bertemu dengan sahabat ku, dan dengan tega nya tuan mengusir saya " ucap pria yang entah mereka tidak tau nama nya siapa.


"Itu tidak penting bagi kami " ucap Alvin.


"Sudahlah, biarkan saja dia menemui istri mu " ucap Winata.


"Ayo ikut dengan ku " ucap Alvin kemudian.


"Begitu dong" ucap nya.


Setelah kepergian putra dan tamu tak di undang nya, Riska langsung mendekati suaminya.


"Dad, siapa dia dan kenapa dad memberi nya izin begitu saja " protes Riska.


'' Sudah lah, dad ingin istirahat " ucap Winata sambil memijit pelipis pusing.


"Okey, hanya sedikit pusing saja " ucap Winata menakutkan jalan nya.


****


Sedangkan di kamar wanita yang berbaring lemah di kasur king size milik nya masih setia menutup mata nya.


"Awas saja jika kau berani menyentuh istri ku " ucap Alvin.


"Baiklah, aku hanya berkunjung saja " ucap nya lagi.


Saat Alvin menunggu pria yang mengaku sahabat istrinya , ponsel miliknya bergetar.


"Aku jawab telon dulu, awas kau berani macam macam " ancam Alvin lagi.


Setelah kepergian Alvin, tinggal lah mereka berdua.


"Kau merawatnya dengan baik ternyata " ucap pria yang di sofa.


"Maaf jika aku meninggalkanmu, tapi aku tak ada pilihan keluarga ku menentang hubungan " ucap nya lagi


"Maaf kan aku, tapi aku harus kembali pada keluarga ku " ucap nya.


"Aku akan meluluhkan hati kedua orang tua ku, maka aku akan menjemput mu kembali " ucap nya.


Cup


Wanita yang bersembunyi di balik pintu langsung menghentikan Vidio yang dia ambil.


"Aku tidak salah dengar dengan apa yang dia ucapakan barusan kan " ucap nya tak percaya.

__ADS_1


"Aku harus kembali ke belakang jika tidak ingin ketauan " ucap nya langsung pergi ke tempat asal nya.


"Kapan kau akan pulang " ucap Alvin sinis, saat sudah menyelesaikan panggilan nya.


"Ini aku sudah selesai, aku pamit " ucap nya.


"Pergilah, pintu ada di sebelah sana " usir Alvin.


"Terima kasih " ucap nya, langsung pergi.


"Apa yang dia ucapakan " ucap Alvin kesal .


*****


Saat nya mataharimulai memperlihatkan sinar nya, dan mengusik wanita yang masih setia memeluk guling nya tanpa merasa terusik sama sekali dengan sinar yang tepat mengenai wajah cantik nya.


Pagi-pagi sekali mansion utama SWITH sudah kedatangan tamu .


"Siapa dia Dave " bisik Amelia.


"Nyonya, saya pekerja keluarga Prayitno " ucap wanita paruh baya.


"Prayitno " ulang Amelia, saat merasa familiar dengan nama tersebut.


"Benar nyonya, lebih tepat nya tuan Winata " ucap wanita paruh baya.


Sekarang dia mengingat nya, Amelia langsung memandang putra nya.


"Dave akan jelaskan nanti " ucap Dave, seakn mengeri dengan tatapan ibu nya.


"Lebih baik kita bangun kan tuan putri saja " ucap Dave.


"Ayo " ucap Amelia.


"Bangunlah putri tidur " ucap Dave membangunkan adik nya.


Bukan nya bangun Tiara malah menarik kembali selimutnya yang melorot karna di tarik oleh seseorang.


"Biarkan dia tidur nak " ucap Amelia.


"Tidak ma, dia harus bangun membuatkan sarapan untuk Dave " ucap Dave lagi.


"Putri tidur bangunlah, coba lihat siapa yang datang " ucap Dave.


"Emmm, kakak jangan ganggu Tiara ngantuk " ucap Tiara tanpa membuka mata nya.


"Memangnya jam berapa kau tidur, wahai putri tidur " ucap Dave.


"Nona bangunlah " ucap wanita paruh baya .


Tiara yang mendengar suara lembut yang sangat familiar di telinganya langsung membuka mata nya.


"Bibik " ucap Tiara , bahkan dia langsung memeluk wanita paruh baya yang ada di hadapan nya.


"Nona kenapa saja nona selama ini " ucap wanita paruh baya sedih.


"Maafkan Tiara bik, Tiara bekerja jadi Tiara tidak menghubungi bibik " ucap Tiara.


"Tidak apa-apa nona, yang penting nona sehat " ucap bibik lagi.


"Tiara " ucap Amelia tak bisa menahan rasa penasaran nya.


"Mama, bibik ini yang menjadi ibu saat Tiara berada di mansion PRAYITNO dan bibik juga yang selalu ada buat Tiara " ucap Tiara.


"Terima kasih, sudah menjaga putri saya seperti putri mu sendiri " ucap Amelia.


"Sayang senang melakukan nya nyonya " ucap wanita paruh baya.

__ADS_1


Setelah membangunkan putri tidur, mereka langsung menuju meja makan untuk sarapan dan bibik juga ikut serta.


Jangan lupa untuk mampir di karya terbaru author dan jangan lupa untuk masukannya 🙏


__ADS_2