
"Apa maksud mu panti asuhan kasih " ucap Dave.
"Iya benar, bagaimana tuan bisa tau nama panti asuhan itu " ucap Karin setelah mengingat nya.
"Karena saya baru saja dari sana, tapi sayang tak sempat bertemu dengan pemilik panti karna saya dapat kabar jika mama saya pingsan, itu sebab nya saya ke sini " ucap Dave.
"Jangan bilang jika tuan mencari informasi tentang adik anda " tebak Karin telan sasaran.
"Tapi tunggu, akhir-akhir ini Hana juga pernah bilang jika dia selalu bermimpi aneh apa mungkin ..... " Karin menjeda ucapan nya.
Mendengar itu jantung Dave semangkin berdetak lebih cepat, tapi jujur dia juga melihat adik kecil yang di rindukan di wajah wanita itu.
"Apa boleh jika saya minta bantuan mu " mohon Dave.
"Tanpa Anda minta saya sudah melakukan nya tuan, maaf jika saya lancang dan jika benar Hana itu Tiara yang tuan cari maaf kan saya tuan, tapi jujur saya merasa aneh dengan nya akhir-akhir ini " jelas Karin.
"Maksud mu apa " tanya Dave.
"Begini tuan, anda tau saya seorang docter bukan, Dave mengangguk merespon ucapan Karin, Sebagai seorang docter saya merasa aneh karna Hana selalu pusing yang teramat bahkan dia sampai histeris, dan yang membuat saya merasa aneh saya tanya apa dia pernah mempunyai riwayat sakit sebelum ini dia bahkan tak mengingat apapun " jelas Karin.
"Dan sebagai seorang docter saya menyimpulkan itu amnesia tapi itu hanya kesimpulan saja tuan, saya masih menunggu hasil lab nya keluar untuk meyakin kan itu " ucap Karin lagi.
"Kapan hasil lab nya keluar " ucap Dave.
"Saya tidak memastikan kapan, tapi yang jelas pasti memakan waktu yang sangat lama " jelas Karin.
"Auuu " pekik Dave, karena dia mencabut salah satu rambut nya.
"Bisa kau bantu aku tes DNA rambut ini dengan Hana, bukan kah dengan rambut melakukan tes DNA " ucap Dave.
"Dengan senang hati tuan, simpan di sini rambut nya " ucap Karin, karna kebetulan ad plastik kecil di kantong celana nya.
"Ini kartu nama ku, hubungi aku jika hasil lab nya sudah keluar, sekarang lebih baik kita kembali ke butik mu " ucap Dave.
"Baik lah " ucap Karin.
*****
Sedangkan Amelia dan Hana yang berada di ruang kerja, saling pandang dengan Tatapan yang tak bisa terbaca tiba tiba Hana meremas rambut nya.
"Sayang kau kenapa " panik Amelia yang melihat Hana.
"Nak jangan bercanda, Hey "
BUUGHHH
"Tolong "
"Tolong "
"Tolong " teriak Amelia.
Dan kebetulan Dave dan Karin yang baru di depan butik nya saling pandang melihat bodyguard yang Dave tugaskan berlari menuju rungan.
"Hana " teriak Karin
"Mama " teriak Dave, dan langsung berlari mendahului Karin.
__ADS_1
"Mama, minggir " ucap Dave saat sudah berada di dalam ruangan.
"Nak cepat, adik mu nak cepat, hiks ,,, hiks " ucap Amelia sedih.
"Ma ayo kita bawa ke rumah sakit " ucap Dave langsung mengangkat tubuh Hana.
"Hana kenapa " ucap Karin ngos-ngosan.
"Ayo ke rumah sakit " ucap Dave berlari membawa Hana, dan di ikuti oleh Karin dan Amelia.
"Tiara " sedih Amelia.
"Nyonya tenang lah, Hana tidak akan kenapa kenapa " ucap Karin menenangkan.
"Tapi dia kesakitan nak " ucap Amelia sedih.
"Mobil ku di sana lebih dekat " ucap Karin langsung membuka mobil untuk Dave.
"ini kunci nya " ucap Karin menyerahkan kunci mobil nya, setelah mereka masuk semua di dalam mobil tak perlu waktu lama Dave langsung menancap gas.
"Berpegangan " ucap Dave.
"Sayang bangun nak, jangan tinggal kan mama lagi nak " ucap Amelia yang memangku Hana di bangku penumpang.
"Nyonya tenang kan diri anda, Hana pasti baik-baik saja "hibur Karin.
"Di mana rumah sakit nya " ucap Dave bingung.
"Tuan, jangan bilang anda tidak tau jalan " ucap Karin.
"Kita sebentar lagi sampai tuan, itu rumah sakit nya " tunjuk Karin.
Saat sudah melihat salah satu rumah sakit, Dave semangkin melajukan mobil yang dia kendarai.
"Suster " teriak Karin, saat mereka sudah sampai, suster yang mendengar teriakan Karin langsung membawa brankar.
"Simpan di sini tuan " ucap suster saat Dave yang mengangkat tubuh Hana.
"Suster tolong simpan tas saya di ruangan " Karin langsung berlari mendorong brankar ke ruang UGD.
"Maaf nyonya anda tidak boleh masuk " ucap suster.
"Mom biarkan docter yang menanganinya " ucap Dave.
"Tapi nak Tiara kesakitan " ucap Amelia, Dave langsung memeluk Amelia.
"Mom percayalah, jika dia benar Tiara kita dia akan baik baik saja " ucap Dave.
"Tapi dia kesakitan nak " ucap Amelia sedih.
Sedangkan Karin yang berada di ruang UGD dan dengan docter Ragata bersama nya menangani Hana, ya rumah sakit yang mereka datangi adalah tempat rumah sakit Karin bertugas, setelah memakan waktu 30 menit akhir nya mereka keluar.
"Bagaimana keadaan Putri saya " ucap Amelia .
"Syukurlah, putri anda sudah melewati masa kritis nya" ucap Ragata.
__ADS_1
"Apa saya boleh menemui nya" ucap Amelia.
"Boleh, tapi tunggu nona sudah di pindahkan ke ruang inap "
"VVIP " ucap Dave.
"Baik tuan, jika begitu saya permisi tuan nyonya " ucap Ragata.
"Docter Karin bisa ke ruangan saya sekarang " ucap Ragata.
"Baik docter, maaf jika saya boleh tau apa ini tentang hasil tes nya " ucap Karin.
"Iya benar " ucap Ragata.
"Maaf doctor apa saya boleh membawa wali pasien " tanya Karin.
"Tentu, aku tunggu di ruangan saya " ucap Ragata langsung meninggalkan Karin.
"Tuan mari kita lihat hasil nya " ucap Karin.
"Hasil apa nak " tanya Amelia.
"Mama tunggu di sini, Dave akan memastikan sesuatu " ucap Dave, dan secara bersamaan suster membawa Hana.
"Sayang " ucap Amelia.
"Dave akan menyusul nanti, jaga mama saya jangan sampai lengah " perintah Dave.
Di dalam ruangan docter Ragata sudah menunggu dengan map coklat di tangan nya.
Tok Tok
"Masuk " perintah nya.
"Docter " ucap Karin.
"Duduk lah " ucap Ragata.
"Bukan nya ..... " docter Ragata menjeda ucapan nya.
"Iya docter, tuan Dave wali dari sahabat dan sekaligus Pasien yang kita tangani tadi " ucap Karin.
"Jangan bilang jika wanita tadi .... "
"Docter benar " potong Karin cepat.
"Lalu bagaimana hasil nya " ucap Dave to the point.
"Maaf tuan, saya belum melihat nya, ini " sambil menyerahkan map coklat hasil dari lap nya.
"Apa maksud nya ini " tanya Dave, saat sudah melihat hasil nya.
"Coba saya lihat tuan " ucap Karin.
"Bagaimana bisa begini "
Terima kasih yang sudah mampir dan jangan lupa untuk jadikan favorit ya cinta ♥️
__ADS_1