
1 Minggu kemudian.
Benar apa yang mereka ucapkan, jika mereka akan berkunjung di mansion utama SWITH .
Dan di mansion utama SWITH juga sudah menyiapkan semuanya, karna mendapat kabar jika mereka akan kedatangan tamu dari London.
"Ma,,, siapa yang akan datang " ucap Karin.
"Mama juga tidak tau, tapi mereka menyebut nama Tiara " ucap Amelia.
"Tiara tau jika mereka datang ke mari " ucap Karin.
"Sepertinya tidak sayang, kau tau Tiara akhir-akhir ini dia sibuk mengejar mata kuliah nya biar cepat selesai kata nya " ucap Amelia.
"Karin jadi rindu dengan Tiara " ucap Karin.
"Kau rindu dengan siapa " tanya Dave .
Mereka yang berada di dapur langsung membalikan badan saat mendengar ucapan seseorang.
"Dengan kekasih ku " ucap Karin asal.
"Kau sudah punya kekasih, siapa " ucap Dave.
"Itu tidak penting, kenapa dengan mu " ucap Karin.
"Kenapa dengan kalian, setiap bertemu selalu bertengkar, hati-hati nanti tumbuh benih-benih cinta " ucap Amelia.
"Itu tidak mungkin " ucap Karin cepat.
"Tentu saja mungkin, dengarkan apa yang mama ucapkan setelah itu terserah kalian " ucap Amelia.
"Tanda tanda cinta, saat kalian berjauhan kalian akan merindukan satu sama lain, dan saat kalian melihat antara satu dari kalian bersama lawan jenis maka akan ada rasa tida terima, cemburu dan yang terakhir kalian tidak akan menerima seseorang yang kalian cintai di ambil orang lain, salah satu harus mengalah kan ego jangan turuti ego yang suatu saat akan merugikan diri sendiri " ucap Amelia.
"Benar " ucap mereka membatin.
"Jangan terlalu kaku nak, dia sudah menunjukan nya hanya kau yang tidak sadar " ucap Amelia membisikkan sesuatu pada putra nya.
Setelah menyelesaikan ucapannya, Amelia meninggalkan mereka berdua di dapur .
"Aku " ucap mereka bersamaan.
"Kau duluan " ucap Dave.
"Tidak kau saja " ucap Karin.
"Baiklah " ucap Dave, entah kenapa hati Karin berdebar sebelum Dave memulai nya.
"Maaf jika aku kurang peka, tapi jujur aku mulai tertarik dengan mu " ucap Dave .
Satu, dua , tiga detik Karin tak menjawab shock, bahagia, sedih, semua menjadi satu, ucapan ini yang dia tunggu, dia memang sudah menyadari hatinya hanya saja dia gengsi mengakui perasaannya, tapi sekarang setelah mendengar ucapan Amelia membuatnya berpikir.
"Karin mau kah kau menjadi kekasih ku " ucap Dave.
Tuan, kenapa anda tidak romantis sekali, kemarin mengucapkan cinta di mobil sekarang di dapur 🥴
"Aku tidak tau harus menjawab apa, tapi jujur aku nyaman saat bersama mu " ucap Karin.
"Itu namanya kau sudah mencintai nya " ucap Amelia yang ternyata di pintu pembatas dapur.
__ADS_1
"Ma " ucap merek bersama.
"Kau memalukan sayang, bagaimana bisa menyatakan cinta di dapur " ucap Amelia tak habis pikir.
"Tapi Dave tidak tau harus di mana " ucap Dave menggaruk kepala tidak gatal.
"Sayang bagaimana di terima tidak " ucap Karin.
"karin,,,, mau " ucap Karin pelan.
"Apa " ucap Dave.
"Sayang kami tidak mendengar nya, coba ulangi lagi " ucap Amelia .
"Karin mau " ucap Karin langsung mengalihkan pandangan, karna wajahnya sudah memanas bisa di pastikan pipinya sudah seperti bak kepiting rebus.
"Yes " ucap Dave.
"Terima kasih sudah menerima cinta ku " ucap Dave .
"Jangan lupa resmikan hubungan kalian di tempat yang lebih romantis, jangan di dapur memalukan saja " ucap Amelia.
"Tidak apa-apa kok ma " ucap Karin.
"Tidak, nanti malam bersiap siap lah aku akan menjemputmu " ucap Dave.
"Kemana " ucap Karin.
"Kau akan tau nanti " ucap Dave .
Cup
"Dasar anak tengik kenapa main nyosor segala " ucap Amelia pada putra nya yang sudah pergi dari dapur.
Karin langsung menunduk karna malu, batu saja pipinya kembali norma sekarang sudah pasti nak kepiting rebus.
"Sebentar lagi mama akan dapat menantu, terima kasih sudah menerima putra kaku mama " ucap Amelia.
"Terima kasih sudah menerima Karin ma " ucap Karin.
Sedangkan mobil mewah yang berjalan dengan pelan, mencari alamat yang diri oleh Amelia.
"Sepertinya itu mansion nya mom " ucap Michel.
Ya, dia ikut serta dalam berkunjung di mansion Tiara dan asal kalian tau Tiara tidak mengetahui hal ini.
"Tunggu mom lihat dulu " ucap missya melihat alamat yang di kirim Amelia.
"Benar sayang " ucap missya.
"Permisi pak " ucap Michel pada security yang menjaga gerbang .
"Iya tuan, bisa saya bantu " ucap security .
"Apa benar ini mansion nyonya Amelia " ucap missya.
"Benar sekali nyonya, maaf apa nyonya sudah membuat janji " ucap security.
"Tentu saja, tunggu sebentar " ucap missya langsung menghubungi Amelia.
__ADS_1
"Hello " ucap Amelia di sebrang sana.
"Kami sudah berada di depan " ucap missya.
"Benar kah, tunggu sebentar mungkin security tidak mengetahui akan ada tamu " ucap Amelia ingin menghubungi security.
"Security nya sudah ada di samping kami " ucap missya.
"Maaf bisa di aktifkan speaker nya " ucap Amelia.
"Tentu saja " ucap missya.
"Pak dia tamu saya tolong buka gerbang nya " ucap Amelia.
"Siap nyonya, maaf tuan nyonya " ucap security.
"Tidak masalah " ucap missya.
"Aku tunggu di mansion " ucap Amelia sebelum menutup telepon nya.
Setelah gerbang di buka, Michel langsung memasukkan mobilnya, dan benar saja mereka sudah ada menyambut kedatangan nya.
"Lia, ya Tuhan aku tidak menyangka jika ini kau " ucap missya langsung memeluk tubuh erat sahabat nya.
"Missya aku merindukan mu " ucap Amelia.
"Selamat datang di mansion kami kawan " ucap Dave .
"Aku tidak menyangka jika ini mansion mu kawan " ucap Michel.
"Ayo silahkan masuk " ucap Amelia.
"Dia pasti foto putri mu " ucap missya saat melihat foto anak kecil di setiap dinding.
"Iya benar sekali " ucap Amelia.
"Duduk lah " ucap Amelia.
"Sayang ke mari nak, sini mama kenalkan tamu kita " ucap Amelia.
Karena Karin tiba-tiba sakit perut, jadi dia tidak menyambut kedatangan tamu Amelia, yang tanpa di duga jika dia adalah sahabat Amelia dan tentu putra mereka juga bersahabat karna mereka satu universitas di luar negeri.
"Tante " ucap Karin.
"Cantik sekali putri mu Lia " puji missya.
"Dia calon menantuku " ucap Amelia.
"Aku kira dia putri kecilmu " ucap missya.
"Kapan rencana bro " ucap Michel.
"Tunggu saja nanti akan ada undangan pernikahan kami " ucap Dave yakin.
Akibat Slow profil membuat mereka tidak menyangka dengan semua ini.
"Jika dia calon menantu mu lalu di mana putri mu " ucap missya.
"Putri ku sedang di London " ucap Amelia.
__ADS_1
"Maksud mu Tiara "
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan jangan lupa untuk meninggalkan jejak 🙏🏻