Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 67


__ADS_3

Sedangkan Karin yang berada di ruangan nya langsung membuat surat pengunduran diri.


"Docter siapa yang ingin mengundurkan diri " ucap suster yang kebetulan ada de dekat nya.


"Saya " ucap Karin santai.


"Tapi kenapa doc, apa docter ingin menikah kan bisa sambil kerja " ucap suster.


"Siapa yang ingin menikah, aku ingin menemani sahabatku " jawab Karin.


"Kemana, dan kenapa harus mengundurkan diri docter bisa ambil cuti atau izin " ucap suster lagi.


"Ini bukan waktu yang sebentar suster, aku tak bisa membiarkan sahabatku sendiri " ucap Karin, langsung pergi membawa surat pengunduran Diri nya ke ruang HRD .


"Docter Karin apa yang anda lakukan di sini " ucap Ragata, dan kebetulan dia juga berada di sana mengurus kepindahan Hana ke Amerika.


"Siapa yang ingin mengundurkan diri " ucap Ragata yang tanpa Sengahja membawa surat yang Karin bawa.


"Saya docter, apa di dalam ada pak Arman " ucap Karin.


"Tapi kenapa, apa ini ada sangkut paut nya dengan wanita itu " ucap Ragata.


"Maaf saya permisi docter " Karin langsung masuk ke dalam ruangan HRD.


"Docter Karin apa yang membuat mu datang kemari " ucap pak Arman.


"Saya ingin mengundurkan diri " ucao docter Karin.


"Tunggu, apa aku tidak salah dengar bisa kau ulangi " ucap pak Arman.


"Saya ingin mengundurkan diri " ulang Karin.


"Apa yang membuat mu ingin mengundurkan diri, jika itu tentang sahabatmu kau bisa minta tugas untuk merawat nya di sana " ucap Ragata.


"Docter bukan masalah siapa, tapi saya ingin mengundurkan diri " ucap Karin lagi.


"Apa petinggi tau jika kau ingin mengundurkan diri " ucap Arman.


"Tidak " ucap Karin.

__ADS_1


"Bagaimana jika dia mencari mu, bukan kah karna diri mu rumah sakit ini menjadi terkenal dan jika kau tidak ada bagaimana nasib rumah sakit ini, docter Karin pertimbangkan lagi rencana mu untuk mengundurkan diri " ucap Arman.


"Jika ini memang benar karna Pasian yang di pindahkan ke ameria maka kami akan menjadikan mu docter pendamping di sana " ucap Arman lagi.


"Tapi ..."


"Docter Karin jika kau menjadi docter pendamping pasien kau juga akan selalu bersama nya, dan jika sahabatmu tau kau mengundurkan diri dari pekerjaan mu dia akan merasa bersalah apa kau ingin menambah beban hidup nya " ucap Ragata lagi.


"Baik lah " ucap Karin, ya setelah die memikir kan kembali maka sahabatnya akan merasa bersalah dan dia akan menyalahkan diri nya.


"Simpan kembali surat pengunduran mu, kami akan mengurus surat pendamping mu untuk Pasien bernama Hana " ucap Arman.


"Kembalilah ke ruangan mu " ucap Ragata.


****


sedangkan Rangga yang berada di rumah sakit bingung mencari ruangan tuan nya, ingin bertanya dengan resepsionis dia tidak tau siapa nama pasien Nya.


BUGHH


"Maaf maaf saya tidak Sengahja nona " ucap nya, saat nambrak seseorang.


"Tidak apa-apa tuan, maaf bisa saya bantu " ucap Karin.


"Anda tidak menghubungi nya tuan " ucap Karin.


"Sudah tapi dia tidak menjawab panggilan saya " ucap Rangga.


"Tuan punya gambar nya, mungkin saya bisa bantu dan kebetulan saya docter di rumah sakit ini " ucap Karin.


"Tunggu .... " Rangga langsung mengotak Atik ponsel nya.


"Ini gambar tuan saya " ucap Rangga memperlihatkan wajah Dave.



"Kebetulan saya ingin ke sana ayo " ajak Karin saat sudah melihat gambar Dave.


"Docter mengenal nya " ucap Rangga.

__ADS_1


"Tidak, tapi mama nya pernah pingsan di butik saya " ucap Karin.


"Nyonya pingsan bagaimana bisa " ucap Rangga.


"Dia shock saat melihat sahabat saya " ucap karin.


"Tuan " hormat bodyguard yang menjaga pintu saat melihat Rangga.


"Berarti dia orang penting " Karin membatin.


Ceklek


"Tuan " sapa Rangga saat melihat Dave yang keluar dari kamar mandi.


"Bisa tolong jaga mama dan Hana untuk ku " ucap Dave.


"Tentu tuan " ucap Karin.


"Ayo kita cari tempat yang aman untuk bicara " ajak Dave.


"Anda bisa menggunakan ruangan saya tuan " ucap Karin.


"Ini kunci nya, anda bisa mencari ruangan yang bernama Karin " ucap Karin menyerahkan kunci ruangannya.


"Terima kasih " Dave langsung menerima kunci ruangan Karin.


"Ayo kita pergi " ucap Dave.


"Baik tuan " mereka langsung melangkah pergi ke luar, sebelum itu Dave berpesan pada bodyguard yang menjaga pintu.


"Jangan biarkan orang lain masuk selain docter yang merawat mama saya " pesan Dave.


"Baik taun " ucap mereka patuh.


"Aku yakin jika yang ingin mereka bicarakan ini tentang Hana " Karin membatin.


Saat Dave sudah berada di ruangan Karin, tanpa basa basi Dave langsung ke inti .


"Apa yang kau dapatkan di sana " tanya Dave.

__ADS_1


"Begini tuan "


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain, dan yang bagi sudah membaca my destiny dan suka mungkin ada yang ingin minta lanjut mari kita vote terbanyak 🙏🏻


__ADS_2