Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 59


__ADS_3

Seorang wanita yang tidur di kasur kecil miliknya, mengeliat karna merasa ada sesuatu yang mengusik tidur nyenyak nya, siapa lagi jika bukan Hana.


"Aku kesiangan " ucap Hana panik saat melihat matahari sudah mulai naik.


Hana langsung berlari menuju kamar mandi, dan melakukan hajat nya, dan tak butuh waktu lama Hana sudah selesai Dengan hiasan nya, tapi ada yang beda dengan riasan nya dia harus mempertebal make up nya untuk menyamar kan bekas tamparan.


"Ya ampun aku sudah seperti ondel-ondel " ucap Hana saat melihat hiasan wajah nya.


"Masker mana, syukur lah masih ada masker " setelah mendapatkan masker nya hana langsung berangkat dan untung saja dia sudah memesan ojek saat dia merias wajah nya.


Sedangkan wanita cantik yang ada di mall sejak satu jam yang lalu berkeliling sana sini tapi tak ada yang dia beli, sekali kali dia melihat orang di belakang nya.


"Maaf nyonya cari siapa " tanya suster yang menemani Amelia.


"Saya tidak suka jika mereka terlalu dekat dengan kita " ucap nya, saat melihat bodyguard yang berada tak jauh dari mereka.


"Maaf nyonya, tapi ini perintah tuan nyonya " ucap nya.


"Terserah lah, ayo kita ke sana " ajak Amelia pada sebuah butik ternama.


Dan dari arah berlawan seorang wanita yang berikat kuncir masuk ke butik yang sama, Amelia yang melihat itu langsung berlari.



"Tiara " teriak Amelia dia langsung berlari, dan di ikuti oleh lara bodyguard yang di tugaskan putra nya.


"Maaf saya terlambat " ucap Hana pada Lia yang berada di kasir.

__ADS_1


"Kesiangan ya mbak " tanya kasir.


"Ya begitu, saya masuk dulu " pamit Hana.


"Tiara " teriak nya lagi, tapi sayang wanita yang menggunakan masker tersebut tidak mendengar nya dan langsung masuk ke ruangan.


"Nyonya, anda tidak boleh masuk ke sana " teriak Lia dan langsung menghadang jalan wanita paruh baya.


"Permisi mbak saya ingin bertemu dengan putri saya " ucap Amelia.


"Nyonya " ucap suster dan bodyguard yang baru saja sampai.


"Maaf nyonya, siapa yang anda maksud putri anda " tanya Lia lagi.


"Tiara, nama my Tiara " ucap Amelia.


"Tidak mungkin dia Tiara ku " ucap Amelia.


"Tiara "


"Tiara keluar nak ini mommy " teriak Amelia.


"Nyonya sudah lah, tidak mungkin dia Nina muda " ucap suster.


"Tidak, Tiara keluar nak " teriak Amelia lagi.


Bahkan banyak pasang mata yang melihat adegan itu.

__ADS_1


"Nyonya sudah lah " bujuk suster.


"Nyonya maaf, jika anda masih membuat keributan di sini maka kami akan panggilan security " ucap Lia.


"Berani nya anda mengusir nyonya kami " ucap bodyguard maju.


Lia langsung menciut saat meliat pria bertubuh besar di hadapan nya bahkan dia langsung menurunkan tangan nya yang tadi dia rentangkan untuk penghalang.


"Tap ,,,, tapi memang ini peraturan butik ini, itu hanya ruangan khusus staf butik yang boleh memasukinya " ucap Lia gugup.


"Tiara keluar lah nak " ucap Amelia sedih.


"Nyonya sudah lah ayo kita pergi, dia tidak mungkin nona muda " bujuk suster,dengan langkah lemah Amelia membalikan tubuhnya.


"Tiara " teriak Amelia lemah.


"Ayo nyonya "


Hana yang kebetulan dari kamar mandi mendengar keributan itu langsung melihat apa yang terjadi.


Ceklek .....


"Ada apa ini " tanya Hana lembut, saat sudah membuka pintu.


Mendengar pintu dan suara lembut itu Amelia langsung membalikan badan bahkan mata nya berkaca-kaca.


Terima kasih yang sudah mampir di karya author, dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain 🙏

__ADS_1


__ADS_2