
Dan benar apa yang mereka ucapkan, mereka langsung terbang ke Jakarta untuk memulai segala nya.
Tiara yang begitu sampai langsung pergi ke rumah minimalis nya.
"Nak apa ini tempat tinggal mu " ucap Amelia , saat sudah memasuki rumah minimalis putri nya.
"Iya ma, kenapa kecil ya " ucap Tiara .
"Ya begitulah, tapi sangat nyaman " ucap Amelia lagi.
"Ya hanya itu yang Tiara bisa mampu ma " ucap Tiara sambil membereskan barang nya.
"Tiara mau pergi ke kamar mandi sebentar " ucap Tiara langsung lari.
"Biar cepat aku lanjut kan saja " ucap Amelia.
Saat asik membereskan barang putri bungsunya, sesuatu jatuh dari lemari pakaian Tiara.
"Amplop apa ini " ucap Amelia.
karena penasaran, Amelia membuka isi amplop tersebut betapa terluka nya hatinya.
"Ma sedang apa " ucap Tiara yang masih di ambang pintu.
"Tidak sayang " ucap Amelia, dengan cepat dia menyembunyikan amplop yang dia temukan.
"Mama nangis " tanya Tiara saat melihat mata Amelia berkaca-kaca.
"Tidak sayang,ini hanya kelilipan saja " ucap Amelia.
"Sini biar Tiara yang selesaikan ma " ucap Tiara.
Setelah selesai mereka langsung meninggalkan rumah minimalis itu, dan langsung menuju ke mansion utama keluarga SWITH.
*****
Sedangkan pria paruh baya yang menunggu di restauran terkenal, khusus nya ruangan VVIP yang sudah di siapkan oleh rekan bisnisnya.
"Maaf saya terlambat 5 menit " ucap pria tampan yang baru saja memasuki ruangan VVIP.
"Tidak masalah tuan, saya juga baru sampai " ucap Winata yang langsung berdiri dari duduk nya.
"Duduk lah " ucap Dave.
Ya rekan kerja yang di tunggu Winata adalah Dave, sesuai dengan perjanjian mereka jika seminggu yang lalu mereka membuat janji akan bertemu.
"Senang bertemu dengan anda tuan muda, saya dengar anda baru saja kembali dari luar negeri " ucap Winata.
"Ya seperti yang ada tau tuan " ucap singkat.
Tok Tok Tok
"Masuk " ucap Dave.
"Permisi tuan, ini minuman nya " ucap waiter.
__ADS_1
"Saya yang pesan semua nya" ucap Dave , saat melihat wajah kebingungan dari rekan nya .
"Saya permisi tuan " pamit waiter.
"Minum lah tuan, anggap saja ini pertemuan awal kita " ucap Dave.
"Terima kasih tuan " ucap Winata.
Mereka langsung memakan pesanan yang sudah Dave persiapkan dan saat Winata meminum air nya, kening nya berkerut.
"Ada apa tuan, anda tidak menyukai makanan yang saya pesan " tanya Deva.
"Tidak, tidak tuan hanya saja kenapa rasa air nya berbeda " ucap Winata.
"Memangnya kenapa dengan air nya tuan " tanya Dave.
"Tidak mungkin hanya perasaan saya yang beda " ucap Winata melanjutkan minum nya.
"Perasaan mu tidak salah tuan, jelas berbeda karna di sana terdapat vitamin mematikan " ucap Dave membatin.
"Ayo di lanjutkan lagi makan nya tuan " ucap Dave.
Setelah selesai makan siang nya, ponsel Dave bergetar.
"Maaf saya harus menjawab panggilan sebentar " ucap Dave, pergi dari ruangan tersebut.
"Apa dia benar putra nya, tapi kenapa tak ada kemiripan dari wajah Amelia atau suaminya " ucap Winata.
"Maaf tuan saya harus pergi sekarang, lain waktu akan saya staf saya akan menghubungi kembali tuan Winata " ucap Dave , setelah selesai menjawab panggilan nya.
"Baiklah, jika begitu saya permisi " pamit Dave.
"Hati-hati di jalan tuan " ucap Winata.
Setelah Dave ke luar dari ruang VVIP, di sana sudah menunggu asistennya Rangga.
"Arah sini tuan " ucap Rangga.
Dave tak langsung pulang, mereka menuju sebuah ruangan yang tak jauh dari ruangan yang dia kunjungi tadi, dan di sana sudah ada wanita paruh baya yang menunggu .
Ceklek ....
"Tidak perlu nyonya, duduk lah " ucap Dave, saat wanita paruh baya yang ingin bangun dari duduk nya.
"Selamat siang tuan " ucap wanita paruh baya itu.
"Siang kembali nyonya " ucap Dave ramah.
"Maaf membuat anda menunggu nyonya " ucap Dave tak enak.
"Saya mengerti anda pasti orang yang sangat sibuk tuan " ucap wanita paruh baya itu.
"Tidak terlalu nyonya, to the point saja karna nyonya pasti tidak punya banyak waktu " ucap Dave.
"Benar anda yang bekerja di mansion PRAYITNO " ucap Dave kemudian.
__ADS_1
"Benar tuan, seperti yang anda tau " ucap wanita paruh baya .
"Nyonya pasti mengenal wanita ini " ucap Dave, sambil menyerahkan ponsel nya.
"Nona Hana " ucap nya, bahkan mata nya sudah berkaca-kaca.
"Apa yang terjadi dengan nona muda kami tuan " ucap nya sedih.
"Kenapa nyonya menangis " ucap Dave.
"Sampai sekarang saya masih menunggu kedatangan nona muda kami kembali " ucap nya sedih.
"Bagaimana dia bisa kembali jika dia sudah tak ada hubungan lagi dengan keluarga Prayitno " ucap Dave.
"Tapi nona muda sudah mengambil keputusan yang baik " ucap wanita paruh baya .
"Kau merindukan nya " ucap Dave, dengan cepat wanita paruh baya itu mengangguk.
"Nyonya menyayangi nya " ucap Dave lagi.
"Sangat, dia sudah saya anggap seperti putri saya tapi dia sudah pergi meninggalkan saya, dan sampai sekarang saya tidak tau di mana dia berada, apa di sana dia baik-baik saja " ucap wanita paruh baya itu sedih .
"Nyonya tenang saja, dia sangat baik bahkan sekarang dia sangat baik " ucap Dave.
"Dari mana tuan tau, dan apa hubungan tuan dengan nona muda kami " ucap wanita paruh baya itu penasaran.
"Dari mana saya tau itu tidak penting nyonya, tapi coba lihat foto ini " ucap Dave lagi.
"Anda menemukan sesuatu " ucap Dave,saat wanita paruh baya menutup mulut karna shock.
"Apa mungkin .... " dia tak melanjutkan ucapan nya.
"Tepat sekali, mata anda cukup jeli nyonya " takjub Dave.
walau wanita paruh baya yang ada di hadapan nya sudah mulai keriput di bagian tertentu, tapi matanya tidak bisa di ragukan lagi.
"Dia ibu ku " ucap Dave lagi.
"Jangan bilang jika nona muda ,,,, " wanita paruh baya menjeda ucapan nya.
"Ya, seperti yang anda tau, dan adik ku pernah berjanji akan menjemput mu kembali bukan " ucap Dave.
"Iya, tapi sampai sekarang dia tak kunjung datang apa nona muda sudah melupakan janji nya " ucap nya sedih.
"Tentu saja tidak, aku yakin adik ku akan datang menepati janji nya tapi sebelum itu terjadi boleh nyonya membantu ku " ucap Dave.
"Bantu, memang nya apa yang harus aku lakukan " ucap wanita paruh baya bingung.
"Jika benar nyonya menganggap adik ku seperti putri anda sendiri, tolong berikan ini pada tuan dan nyonya Prayitno " ucap Dave, sambil menyerahkan dua buah botol yang entah dia tak tau apa isi di dalam nya.
"Apa ini "
__ADS_1
Jangan lupa untuk mampir di karya baru author, yang sudah membaca karya baby girl pasti tau penasaran dengan cerita mommy indah, bisa langsung klik profil author untuk mengetahui cerita nya 🤗🙏🏻