
"Han ....." ucap Karin, Hana tersenyum dia mengerti.
"aku baik baik saja, dia masa lalu bukan kah kita harus melangkah ke depan dan anggap kejadian itu sebagi pelajaran " ucap Hana dengan tersenyum manis.
"kau tak lagi bersedih kan " ucap Karin hati-hati.
"terima kasih kau sudah selalu ada untuk ku, bahkan kau juga membantuku saat aku dalam masalah, sekarang kau melihat aku bersedih " tanya Hana, dengan spontan Karin menggelang kepala.
"jadi aku baik baik saja sekarang" ucap Hana.
"aku tau tak mudah melupakan seseorang yang pernah bearti dalam hidup kita, bibir mu bisa tersenyum, mata mu juga tak mengeluarkan air mata tapi mana aku tau jika di tubuh mu terdapat luka termasuk hati mu " Karin membatin.
"Karin "
"Karin " ucap Hana sambil melambaikan tangan di hadapan Karin, tapi masih sama tak ada respon dari nya.
"hey ...... " ucap Hana menyentuh bahu Karin.
"ah ,,,,,,,, ya Hana apa kau ada bicara dengan ku " ucap Karin setelah sadar dari lamunannya.
__ADS_1
"apa kau baik baik saja " tanya Hana khawatir , sambil menyentuh kening karin untuk memastikan jika sahabatnya baik baik saja.
"jelas aku baik-baik saja, lalu bagaimana ceritanya kau bisa bertemu dengan wanita yang memberi gaun ini" tanya Karin mengalihkan topik pembicaraan.
bagaimana dia biasa tau isi dari paper bag itu gaun, ya tanpa di Sengahja dia melihat isi di dalam nya dan dia sudah hapal betul gaun itu gaun model terbaru yang ada di butik nya.
"begini "
"di saat aku ingin pergi ke acara pernikahan mas Alvin, dan kebetulan mobil penuh dengan kerabat jadi aku memutuskan untuk naik taksi, tapi saat aku sampai aku tak bisa masuk karna tak membawa kartu undangan, tapi untung saja ada nyonya tadi yang membantu ku bisa masuk ke dalam " jelas Hana.
"tunggu tadi kata mu, mobil penuh oleh kerabat atau kau memang tak di izin kan untuk bergabung sama mereka " tebak Karin, Hana diam karna tebakan sahabat nya benar.
"sudah lah Karin, semua juga sudah berlalu, sampai kapan kita di sini ayo kita pulang " ajak Hana, mengalihkan topik pembicaraan.
"kau sangat pintar mengalihkan pembicaraan kawan " ucap Karin.
"kami pulang dulu, saya titip toko nya " pesan Karin pada karyawan nya.
"baik Bu, hati-hati di jalan " pesan karyawan nya.
__ADS_1
"terima kasih " ucap Karin.
"saya duluan " pamit Hana.
"hati-hati Han " teriak wanita yang menjaga kasir, Hana hanya melambaikan tangan sebagai respon jawaban.
"lihat lah, emang dia siapa sampai bos kita saja menjemput nya " kesal Nia, yang melihat kepergian hana dan Karin bersamaan.
"iya kau benar, baru pertama bekerja sudah seperti ratu di antar jemput bos segala " kesal yang satu nya lagi.
"apa hidup kalian tak ada yang lain selain membicarakan orang lain " ucap wanita yang berada di kasir.
"ayo kita lanjutkan pekerjaan kita jika kita berada di sini bisa-bisa kuping kita akan panas karna di ada ustadzah " ucap Nia nyaring.
"saya hanya mengingatkan , tak baik jika membicarakan orang lain" pesan nya lagi.
"seperti nya sudah mulai, ayo kita pergi " ucap Nia lagi, wanita yang berada di kasir hanya mengangkat bahu acuh,dia sudah biasa menghadapi wanita seperti ini, karna dia karyawan lama jadi dia yang akan menegur siapa pun yang membuat orang lain tak nyaman.
maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏 mohon masukan dan saran nya reader 🙏
__ADS_1
...🎉HAPPY NEW YEAR 🎉...