
Dan saat mereka sudah sampai di ruangan kandungan, seseorang keluar dari ruangan tersebut .
"Karin " ucap Tiara.
"Tiara " ucap Karin.
"Kau " Tiara tidak melanjutkan ucapannya, dengan mata berkaca-kaca Karin mengangguk saat mengerti arah pertanyaan dari sahabat sekaligus adik iparnya.
"Selamat Karin " ucap Tiara memeluk tubuh Karin.
"Terima kasih Tiara " ucap Karin.
"Dan kau " ucap Karin.
"Kami ingin cek kesuburan " ucap Tiara.
"Masuklah, Sonia sedang tidak ada janji good luck " ucap Karin.
"Terima kasih " ucap Tiara.
Setelah mereka masuk Karin langsung pergi dari sana.
Sedangkan dokter Sonia yang berada di dalam, mendengar pintu ruangan ketuk eh seseorang.
"Masuk " ucap Sonia.
"Silahkan duduk tuan, nyonya " ucap dokter Sonia.
"Panggil saja Tiara dan dia suami saya Michel " ucap Tiara.
"Baik lah Tiara " ucap Sonia.
"Sebelum nya ada keluhan nyonya " ucap Sonia.
"Akhir-akhir ini aku sering merasakan kram perut dan tak hanya itu tiga hari yang lalu ada bercak darah " ucap Tiara.
"Apa kram perut yang nona rasakan melebihi sakit dari menstruasi " ucap Sonia.
"Tidak, krm kali ini lebih ringan dari biasanya " ucap Tiara.
"Maaf jika sedikit jorok, darah yang keluar saat anda maksud apa dia bewarna merah muda bahkan kecoklatan " ucap Sonia.
__ADS_1
"Iya, benar sekali " ucap Tiara.
"Anda merasa mual muntah, atau kelelahan atau anda merasa ada yang berubah pada diri anda nona " ucap Sonia.
"Sepertinya tidak " ucap Tiara.
"Ada, payud*ra nya lebih besar dari biasanya " ucap Michel.
Tiara langsung memalingkan wajah malu, mendengar ucapan suaminya , sedangkan Sonia tersenyum mendengar ucapan Michel.
"Apa itu berbahaya dokter " ucap Michel lagi.
"Sepertinya tidak, mari kita buktikan sesuatu " ucap Sonia
Mereka saling pandang, apa yang ingin di buktikan .
"Nona silahkan berbaring " ucap Sonia saat sudah pergi ke sebelah ruangan yang di tutup dengan tirai.
Tiara menurut walau diri nya merasa was-was, dan saat Tiara sudah berbaring Sonia ingin menyentuh pakaian Tiara , tapi tiba-tiba.
"Jangan sentuh istri ku " ucap Michel, sambil menghentikan pergerakan Michel.
"Tuan, saya tidak menyentuh istri anda saya hanya ingin memberi gel ini saja " ucap Sonia.
"Sayang " ucap Tiara.
"Tidak sayang aku harus tau apa itu " ucap Michel.
"Dokter lakukan saja " ucap Tiara.
"Maaf tuan " ucap Sonia.
Sedangkan Michel menatap tajam dokter Sonia, yang malah acuh pada nya, dan setelah memberi gel pada perut Tiara dokter Sonia menggerakkan alat yang ada di tangan nya.
"Tuan nona coba anda perhatikan satu titik di layar monitor itu " ucap Sonia.
Mereka langsung memandang layar monitor saat dokter Sonia lihat di sana, dan tiba-tiba Tiara langsung meneteskan air mata.
Tes ...
"Sayang kenapa kau menangis " panik Michel.
__ADS_1
"Dokter kau membuat istri ku menangis, aku tidak akan tinggal diam aku akan menuntut mu " ucap Michel.
"Sayang " ucap Tiara dengan air mata bercucuran.
"Sayang di mana yang sakit, lihat saja aku akan menuntut nya " ucap Michel lagi.
"Sayang kita akan punya baby " ucap Tiara.
Satu, dua , tiga Michel langsung diam mendengar ucapan istrinya dan langsung menatap Sonia yang dari tadi hanya diam saat dia salahkan.
"Dokter " ucap Michel.
"Benar tuan, istri anda hamil " ucap Sonia.
"Sayang " ucap Michel langsung memeluk tubuh istrinya dan tak lupa seluruh wajah Tiara dia cium.
Cup Cup Cup
"Sayang malu " ucap Tiara pelan.
Sedangkan dokter Sonia langsung mengalihkan pandangan, dia sudah terbiasa melihat ini tapi ah, sudah lah.
Setelah selesai, mereka langsung kembali duduk di kursi yang sudah di sediakan.
"Berapa usia kandungan saya dokter " ucap Tiara.
"Dia masih berusia satu Minggu, dan saya sarankan untuk jangan terlalu lelah karna baru berusia 1 Minggu " ucap Sonia.
"Tapi jika melakukan itu boleh " ucap Michel.
"Aaauu,,, sayang kenapa di cubit " ucap Michel.
"Tidak masalah, tapi untuk sementara jangan di keluarkan di dalam lebih baik di luar untuk mencari aman " ucap Sonia.
"Tidak terlalu buruk " ucap Michel.
"Ada pertanyaan lain " ucap Sonia
"Sepertinya tidak " ucap Tiara.
"Baiklah, ini resep vitamin untuk anda nona dan bisa di tebus di ruang farmasi " ucap dokter Sonia.
__ADS_1
Setelah selesai mereka menebus vitamin, mereka langsung menuju pulang ke mansion utama SWITH .
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya dan mohon koreksinya KK 🙏🏻