
9 Bulan kemudian.
Setelah kepergian kedua orang tua Karin, Karin sering melamun tapi seiring berjalan nya waktu Karin sudah mulai ikhlas dengan kepergian kedua orang tua nya.
Tapi sebelum itu, Dave sudah tau jika orang tua Karin akan menjadikan umpan untuk mereka peras, itu sebabnya, dia mengejar kedua orang tua Karin untuk hilangkan sifat serakah, dan kembali berkumpul bersama mereka tapi sayang tuhan sudah memanggilnya terlebih dahulu.
Dan di sinilah mereka di Amerika, mereka memutuskan untuk kembali ke Amerika untuk menyambut kedatangan malaikat kecil mereka.
Dan tak hanya Karin dan Dave saja Amelia dan Tiara serta suami juga ikut tinggal di sana, mereka Sengahja meninggalkan mansion peninggalan ayah nya sementara waktu.
Mereka semua berkumpul di taman belakang, menikmati keindahan taman yang Amelia buat khusus, tapi tiba-tiba Karin sedikit gusar .
"Karin, are you okey " ucap Tiara yang berada di samping nya.
Bahkan peluh sudah bercucuran di wajah Karin, dia tidak menjawab pertanyaan Tiara karna perutnya semangkin mulas.
"Sayang perutku " ucap Karin sambil memegang perut nya.
"Sayang " ucap Dave panik.
"Dave cepat bawa ke rumah Sakit Karin sudah kontraksi " ucap Amelia.
Tak butuh waktu lama, Dave langsung mengangkat tubuh istrinya, dan Dave merasa jika tangan nya basah .
"Sayang bertahan lah " ucap Dave.
Karin hanya mengangguk sebisa mungkin dia tidak membuat suaminya cemas.
Dave langsung membawa mobil nya menuju rumah sakit, dengan Amelia yang berada di kursi penumpang bersama istrinya.
Sedangkan Tiara dan suaminya, menggunakan mobil lain menuju rumah sakit.
Saat sudah sampai di rumah sakit, Karin langsung di bawa ke ruang persalinan dengan Dave yang siap siaga menemani proses persalinan Karin .
Sedangkan Amelia berada di ruang tunggu, dengan perasaan yang cemas.
"Ma " ucap Tiara yang baru saja sampai .
"Sayang, duduk lah " ucap Amelia saat melihat putrinya yang sudah berjalan karna perutnya yang juga sudah besar.
"Kakak di dalam " ucap Tiara.
"Iya sayang " ucap Amelia.
****
Sedangkan di dalam, Karin memang ingin melakukan persalinan secara normal, dan saat dokter kandungan melihat pembukaan nya sudah sempurna .
"Nona, pembukaan nya sudah sempurna " ucap dokter.
"Tarik nafas dan hembuskan secara perlahan-lahan " ucap dokter.
Karin menurut apa yang di perintahkan dokter, sedangkan Dave yang berada di samping sebisa mungkin dia akan membuat istri tenang.
Sedangkan Dave yang menemani nya tak henti-hentinya dia membisikan kata kata cinta pada istrinya.
"Aaaarrrrggggg "
Tarikan ke pertama gagal, lagi Karin menarik nafas dalam dalam .
"Aaaaaaarrrggggg "
Masih sama, gagal tak menyerah Karin mengulang lagi dan lagi.
__ADS_1
"Aaaaaaarrrggggg " dan berhasil.
Oek Oek Oek Oek
"Sayang terima kasih sudah memberi ku keturunan " ucap Dave.
Cup Cup Cup
Sambil menghapus keringat yang bercucuran di wajah istrinya, Karin hanya tersenyum merespon ucapan suaminya .
"Selamat tuan, nona bayi nya laki-laki " ucap dokter.
Dokter langsung membersihkan bayinya, sebelum mereka memberikan bayi mungil itu pada kedua orang tua nya.
****
Mereka yang berada di luar, langsung saling pandang saat mendengar suara tangis seorang bayi.
"Ma " ucap Tiara.
"Sayang cucu mama sudah lahir "Ucap Amelia.
"Dia sudah lahir " ucap Michel .
Mereka sudah tidak sabar untuk melihat bayi mungil itu, dan setelah selesai Dave langsung keluar dari ruangan persalinan dengan senyum yang gak pernah luntur di wajah tampan nya. Sedangkan karing akan di pindahkan ke ruang inap.
"Ma " ucap Dave, langsung memeluk tubuh ibunya.
" Selamat sayang" ucap Amelia.
"Kakak selamat "Ucap Tiara dan Michael bersama .
"Terima kasih " ucap Dave.
"Selamat sayang " ucap Amelia memeluk tubuh menantunya dan begitupun dengan Tiara.
Dan, tak lama pintu ruangan inap mereka di ketuk oleh seseorang.
"Masuk " ucap Dave .
Datang seorang wanita yang mengendong bayi mungkin mendekati mereka
"Nona ini bayinya " ucap suster memberikan bayi tampan mereka.
Karin langsung menerima nya, saat suster memberikan bayi nya.
"Nona beri ASI pertama untuk bayi nya " ucap suster.
"Baik suster, terima kasih " ucap karin.
"Tampan sekali dia " ucap Amelia.
"Lucu sekali dia " ucap Tiara.
Saat Karin akan memberikan asi pertama untuk putra nya, Michel langsung keluar dari ruangan.
"Sayang aku keluar sebentar " ucap Michel.
"Baiklah " ucap Tiara.
"Terima kasih Michel " ucap Dave.
__ADS_1
Michel hanya tersenyum, dia mengerti kakak iparnya pasti tidak nyaman jika dia masih berada di dalam saat akan memberikan asi pertama untuk putra nya.
Dan setelah selesai, batu Michel masuk kembali ke dalam ruang inap Karin.
"Sayang kalian sudah siapkan nama untuk nya " ucap Amelia.
"Sudah ma " ucap Dave.
"Siapa nama nya " ucap Tiara.
"Iya siapa nama nya " ucap Michel.
"MARK PUTRA SWITH " ucap mereka bersamaan.
"Nama yang indah " ucap Amelia.
"Selamat datang Mark " ucap mereka bersamaan.
"Aku boleh mengendong nya " ucap Tiara.
"Tentu saja , ini " ucap Karin.
"Dia tampan sekali " ucap Tiara,saat sudah mengendong keponakan nya.
"Aduh " pekik Tiara, Tiba-tiba perutnya mulas.
"Sayang" ucap Michel panik.
Dave langsung mengambil putrinya, saat Tiara tiba-tiba kesakitan.
"Panggilkan dokter, mungkin Tiara ingin melahirkan " ucap Karin.
"Sayang bertahan lah " ucap Michel.
Saat Michel memanggil dokter, Amelia membantu putrinya yang sedang kesakitan.
"Tahan sayang "Ucap Amelia.
"Ma sakit " ucap Tiara.
Saat dokter datang, membawa kursi roda Tiara langsung duduk di sana dan langsung mereka bawa ke ruang persalinan.
die ruang persalinan Tiara sudah berbaring di brankar rumah sakit ,dan peluh sudah bercucuran .
"Nona pembukaan nya sudah sempurna, ayo kita mulai " ucap dokter.
"Tatik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan " ucap dokter.
Tiara menurut apa yang di ucapkan dokter pada nya, dan setelah melakukan nya Berung ulang selama tiga kali baru Tiara memulai.
"Aaaaaaarrrggggg "
Gagal, tarikan pertama gagal.
"Aaaaaaarrrggggg"
Lagi tarikan ke dua juga gagal.
"Sayang kau pasti bisa" bisik Michel.
"Aaaaaaarrrggggg "
jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya KK 🙏🏻
__ADS_1