Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 16


__ADS_3

BUGHH


Tanpa bekas kasih Riska mendorong Hana sampai terbentur pada meja kaca.


"auuuu ...... " pekik Hana, maid langsung berlari mendekati Hana. beda halnya dengan Riska yang tanpa acuh.


"gitu saja lemah " ucap riska, dan langsung meninggalkan Hana yang masih meringis kesakitan.


"nona, apa nona terluka " tanya maid panik, Hana menggeleng sebagai jawaban atas pertanyaan maid.


"tidak bik, hanya sedikit perih " beritahu hana, bisa di pastikan bagian kiri perutnya akan memar.


"sini biar bibik beri salap nona " usul bibik lagi.


"tidak bik, ini tidak apa-apa, lebih baik bibik lanjutkan pekerjaan bibik sebelum ibu marah " ucap Hana mengalihkan topik pembicaraan.


"tap..... " belum selesai bibik berbicara sudah terdengar teriak yang sangat mereka kenali .


"BIBIK,,,APA AKU PEKERJAKAN MU UNTUK BICARA " teriak riska.


"itu baru saja Hana bilang bik, sudah sana lanjutkan pekerjaan bibik " ucap Hana lagi.


"tapi nona " tanya maid.

__ADS_1


"saya akan pergi sekarang, bibik tetap lah di sini tunggu saya kembali " pesan Hana.


"cepat lah kembali nona, bibik akan menunggu kedatangan nona " ucap bibik sedih.


"assalamualaikum " pamit Hana .


"nona " Hana berbalik saat merasa dirinya di panggil, dan tanpa aba-aba tubuh rampingnya langsung dipeluk erat oleh wanita paruh baya yang sudah dianggap nya seperti ibu nya.


"jaga diri baik-baik di sana nona, dan jangan lupa untuk kembali " pesan bibik sedih.


"bibik tenang saja, saya tidak akan lupa " jawab Hana .


"maaf nona, di depan ada taksi " beritahu satpam.


"bibik saya pergi dulu, jaga diri baik-baik " bibik mengangguk sebagai jawaban, Hana mengitari ruangan mansion sebelum Hana meninggal kan tempat yang sudah memberinya kenangan indah selama ini, tapi sekarang tidak semuanya sudah hilang.


"assalamualaikum " pamit Hana, kali ini dia langsung melangkah tanpa berbalik, dia tak tega melihat kesedihan wanita yang sudah dia anggap seperti ibu.


"waalaikumsalam " jawab bibik, tanpa niat untuk meninggalkan tempat posisinya sebelum mobil taksi yang membawa nona muda mereka pergi.


"semoga dengan ini nona bisa bahagia " doa bibik, saat taksi sudah menatap gas membawa Hana.


"sampai kapan berdiri di sana, bibik berharap dia akan kembali " ucap Riska tiba-tiba.

__ADS_1


"nyonya .... " kaget bibik.


"saya tidak seperti setan bukan " tanya Riska polos .


"tidak nyonya, saya permisi melanjutkan pekerjaan saya " pamit bibik.


"ya bukan setan, tapi hati nyonya melebihi dari setan " bibik membatin.


sedangkan Hana di taksi, dia tak tau kemana tujuannya sekarang, dia pergi tanpa pikir panjang tapi jika dia bertahan sampai kapan dia akan di hargai, sebegitu rendahkah diri nya sampai selalu di perlakukan layaknya bukan manusia.


"maaf nona kita akan pergi kemana " tanya supir taksi, membuyarkan lamunan hana.


"maaf, bapak bicara apa " tanya hana saat dia sadar dari lamunannya.


"nona ingin pergi kemana, karna kita hanya keliling saja dari tadi " beritahu supir, walau pun dia di bayar tapi sampai kapan dia akan mengelilingi tempat ini.


"apa bapak pernah melihat rumah, atau kost yang di kontrakan " bukan nya menjawab Hana malah bertanya balik.


"kost,,,, embbb,, sepertinya bapak pernah melihat rumah minimalis yang di sewakan tak jauh dari sini " beritahu supir.


"bisa bapak antarkan saya ke sana " pinta Hana.


"baik nona " setelah itu sunyi tak ada yang memulai bicara, mereka sibuk dengan pikiran masing-masing.

__ADS_1


mohon kritik dan saran nya 🙏 dan jangan lupa jadikan favorit ♥️


__ADS_2