Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 101


__ADS_3

"Sudahlah siapakah berkas pernikahan kalian, biarkan Karin menggunakan wali hakim " ucap Amelia.


"Apa tidak masalah ma " ucap Dave.


"Tiara juga dulu menggunakan wali hakim " ucap Tiara.


"Tapi bagaimana dengan Karin " ucap Dave.


"Tiara yang akan membujuknya " ucap Tiara.


"Sekalian biar kita umumkan siapa Tiara " ucap Amelia.


"Benar sekali " ucap Tiara.


"Apa kau punya rencana adik ku " ucap Dave.


"Hanya beri kejutan pada keluarga sombong saja kakak, biar mereka tau Hana yang dulu udik, kampungan, tidak jelas asal usulnya sekarang sudah bertemu dengan keluarga Tiara " ucap Tiara.


"Jangan bilang kau ingin balas dendam sayang " ucap Amelia.


"Sedikit " ucap Tiara .


"Itu tidak baik sayang " ucap Amelia.


"Mama ku yang cantik jelita, Tiara tidak menyakiti nya hanya membuat matanya keluar saja itu seperti keren " ucap Tiara.


"Kau sudah berubah sayang " ucap Dave.


"Tidak, Tiara tetep seperti dulu hanya saja Tiara ingin melihat mereka saja dan iya jangan lupa undang mereka " ucap Tiara.


"Kau siap bertemu dengan nya " ucap Dave.


"Kenapa tidak, aku kan bersama Michel " ucap Tiara.


"Sudah, sudah ayo kita makan dan habis ini kau harus jemput Karin dan suruh di tinggal di sini " ucap Amelia.


"lalu bagaimana dengan Dave " ucap Dave.


"Kau pria dan kau pasti bisa jaga diri, memangnya kau tega membiarkan Karin sendiri " ucap Amelia.


"Tidak " ucap Dave.


Walau mereka sudah makan, tapi mereka tetao mkan masakan Amelia walau pun sedikit kenyang tapi tidak masalah, makan sedikit setidak nya mereka menghargai apa yang sudah Amelia siapkan.


*****


Sedangkan wanita cantik yang sudah menyelesaikan pekerjaan dia langsung membereskan barang nya, dan saat dia cek ponselnya

__ADS_1


Daddy 💞


Sudah aku bilang jangan libatkan aku dengan masalah mu, kau ingin menjadi apapun di luar sana aku tidak peduli, dan asal kau tau kau bukan putri ku, kau hanya anak haram, ibumu saja tidak menginginkan diri mu.


Mommy 💞


Dasar Anak pembawa sial, sudah aku bilang jangan libatkan aku dalam urusan mu, kenapa kau susah sekali di beritahu.


Deg


"Jadi ini kenapa aku tidak di anggap ada oleh mereka " ucap Karin sedih.


"Sayang " ucap Dave.


Dengan cepat Karin menghapus air matanya, saat Dave langsung masuk ke ruangan nya.


"Sayang are you okey " ucap Dave panik.


"Sayang kau habis menangis " ucap Dave, dengan cepat Karin menyimpan ponselnya.


"Dave " ucap Karin saat Dave merampas ponselnya.


Untung saja dia tau password ponsel Karin, jadi dengan mudah dia membukanya.


"Kurang ajar " geram nya.


"Mereka jahat ,,,, Hiks,,, Hiks " pecah sudah tangis nya.


"Aku tidak pantas untuk mu Dave " ucap Karin.


"Siapa bilang, kau pantas bahkan sangat pantas kami sudah memutuskan jika kita akan menikah dengan menggunakan wali hakim" ucap Dave.


"Tapi Dave " ucap Karin.


"Karin sampai kapan kau harus memohon pada mereka, sedangkan mereka tidak peduli dengan mu kau berhak bahagia aku mohon, mari kita menikah " ucap Dave.


"Aku tidak tau harus bagaimana lagi " ucap Karin.


"Menikah dengan ku, dan mari kita buat keluarga seperti yang kau inginkan, mempunyai seorang putra putri yang lucu, merawatnya dengan penuh kasih sayang " ucap Dave.


"Tapi kau tidak meninggalkan ku seperti kedua orang tua ku lakukan " ucap Karin.


"Aku tidak akan pernah melakukan itu, Minggu depan kita akan menikah " ucap Dave tenang.


"Ha,,, secepat itu " ucap Karin.


"Lebih cepat lebih baik, bair Dave junior cepat melihat dunia " ucap Dave.

__ADS_1


"Sayang kenapa pipi mu merah " ucap Dave


"Tidak ayo kita pulang " ucap Karin.


"Sayang jika honeymoon nanti kau ingin ke mana, ke Paris, London, Bali, Amerika tidak tidak aku sudah bosan di sana, atau di new York city, atau di mana pun lah " ucap Dave.


"Aku belum setuju jika kita menikah Minggu depan " ucap Karin.


"Dokter " sapa suster yang lewat.


"Iya " ucap Karin ramah.


"Ada apa dengan mereka " ucap Karin kesal.


"Sudahlah biarkan saja dia " ucap Dave.


"Ah,,,, Besok jika ingin menjemput ku kau harus menggunakan masker " ucap Karin.


"Kenapa, aku tidak pilek atau batuk sayang " ucap Dave.


"Atau tida sama sekali " ucap Karin.


"Resiko punya kekasih tampan ya gini " gumam Karin.


"Tenang sayang, kau tetap yang paling cantik di sini " ucap Dave .


"Silahkan tuan putri, menunduk nanti terbentur " ucap Dave saat membuka pintu mobil untuk Karin.


"Terima kasih " ucap Karin.


Dan selama di perjalanan Karin tak henti mengomel karna banyak suster yang memandang wajah tampan Dave.


Dave hanya diam mendengarkan apa yang di ucapkan kekasihnya, ya setidaknya dia melupakan pesan dari orang yang kedua orang tuanya.


"Sayang tunggu " ucap Dave saat Karin langsung keluar dari mobil nya.


Ya, mereka menuju mansion utama SWITH karna sesuai dengan apa yang di ucapkan Amelia.


"Sayang kau sudah sampai " ucap Amelia.


"Sudah ma, di mana Tiara " ucap Karin.


"Aku di sini kakak ipar " ucap Tiara.


"Aku belum menikah dengan kakak mu " ucap karin.


"Kita akan menikah Minggu depan " ucap Dave.

__ADS_1


"Ha,,, Minggu depan "


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya 🙏


__ADS_2