Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 80


__ADS_3

Masih di ruangan yang sama, dan suasana yang masa, dan di sinilah mereka di ruang VVIP restauran ternama.


"Apa ini " ucap wanita paruh baya.


"Ini hanya obat biasa hadiah khsus untuk keluarga Prayitno " ucap Dave.


"Tidak saya tidak mau membunuh " tolak wanita paruh baya.


"Saya tidak menyuruh nyonya untuk membunuh, di mana bukti anda sudah menganggap adik saya sebagai putri anda sendiri buktinya anda tidak ingin membalaskan rasa sakit yang adik saya terima selama ini " ucap Dave lagi.


Wanita paruh baya itu diam, bisa di tebak dia sedang mengingat masa di mana wanita yang sudah dia anggap seorang putri yang di campakkan, di sakiti, dan bahkan di caci maki seperti binatang yang tak punya harga diri.


"Apa yang harus saya lakukan lada obat ini " ucap wanita paruh baya.


"Pilihan yang tepat " ucap Dave.


"Nyonya cukup memberikan obat ini pada minuman tuan dan nyonya Prayitno " ucap Dave lagi.


"Akan saya lakukan demi nona muda , tapi ... " dia menjeda ucapan nya.


"Jika terjadi sesuatu saya yang akan tanggung jawab, ini kartu nama saya " ucap Dave sambil memberikan kartu nama nya.


"DAVE PUTRA SWITH " ucap wanita paruh baya.


"Besok datang lah ke alamat perumahan elit di jalan merdeka, rumah nomor 01 " ucap Dave.


"Baik tuan " ucap wanita paruh baya.


"Hanya itu saja, aku harus pergi " ucap Dave.


"Hati-hati di jalan tuan " ucap nya.


*****


Sedangkan di perusahaan khusus nya tempat pemotretan model model papan atas, langsung panik mendengar bos besar akan datang ke mari.


"Maya " teriak seseorang.


"Ada apa " tanya Maya.


"Coba kau lihat, ini kotor kenapa kau tak membersihkan nya, HAAA " teriak wanita cantik dan modis itu.


"Ini ruangan mu kenapa harus aku yang membersihkan nya " ucap Maya lagi.


"Kau menolak ku " ucap nya tersenyum miring.


"Kau mau aku laporkan pada bos kita " ancam nya.


"Lakukan saja, aku tidak takut " tantang Maya.


"Oh jadi kau tidak takut, baik lah " ucap nya, dia langsung mengambil ponsel nya di yang berada di atas meja.


"Hello tuan " ucap wanita itu, benar saja dia langsung menghubungi atasan nya.

__ADS_1


Sedangkan Maya yang masih berada di hadapan nya, langsung bengong dia pikir hanya untuk menggertak nya tapi dia salah besar wanita bernama Lisa sahabat Mia ini cukup berbahaya, dia memiliki akses pada orang petinggi di perusahaan ini.


"Ada apa " ucap Rangga di sebrang sana.


"Maaf jika saya mengganggu waktu anda tuan, begini model baru ini tidak mematuhi peraturan di perusahaan, saat saya menyuruh nya dia malah menolak ku " ucap Lisa.


"Berikan ponsel mu pada nya " ucap Rangga.


"Ini untuk mu " ucap Lisa menyerahkan ponsel nya pada Maya.


"Hello tuan " ucap Maya, saat melihat nama id si penelpon.


"Kau tidak mematuhi peraturan di perusahaan, kau ingat apa isi perjanjian sebelum masuk di perusahaan SWITH, atau kau ingin membayar denda yang sudah di tentukan " ucap Rangga tegas.


"Saya mengingat dengan jelas isi perjanjian nya tuan " ucap Maya.


"Lalu sekarang apa yang kau lakukan, jika kau tidak ingin bergabung di perusahaan SWITH bayar denda nya sekarang kau bisa bebas " ucap Rangga lagi.


"Maaf tuan, tidak akan saya ulangi lagi " ucap Maya.


"Berikan kembali ponsel Lisa " ucap Rangga.


"Ini tuan ingin bicara dengan mu " ucap Maya kesal.


"Saya tuan " ucap Lisa .


"Tetap awasi, kami menuju ke sana sekarang " ucap Rangga ,langsung memutuskan panggilan .


"Bagaimana kau masih tidak yakin dengan ucapan ku " ucap Lisa .


Melihat itu Lisa senyum penuh kemenangan, tak ingin membuat tubuhnya gatal dia langsung keluar.


****


Sedangkan Rangga yang sedang menyetir mobil menuju perusahan, langsung menyimpan kembali ponsel nya di tempat menyimpan ponsel di mobil yang dia kendarai.


"Terjadi sesuatu " ucap Dave yang duduk di bangku penumpang.


"Wanita itu sudah mulai pembangkang " ucap Rangga.


"Lalu apa yang Lisa lakukan " ucap Dave, ya dia tau betul sifat salah satu karyawan nya itu.


"Seperti yang tuan tau dia akan selalu menang dengan dari siapa pun " ucap Rangga.


"Tidak sia-sia dia berada di sini " ucap Dave.


"Tuan benar, dulu aku berpikir dia wanita yang sangat menjengkelkan tapi sekarang ... " belum selesai Rangga bicara sudah di potong oleh Dave.


"Jangan bilang kau menyukai nya, dasar Playboy " ucap Dave.


"Mana mungkin aku menyukai nya, tubuh istriku lebih wow " ucao Rangga membayangkan.


"Dasar mesum " ucap Dave.

__ADS_1


"Mangka nya cari istri, tuan akan merasakan surga nya dunia aduh adik ku jadi bangun " ucap Rangga langsung menggenggam sesuatu yang mulai bereaksi.


"Jangan sok menceramahi ku, pikir kan adik mu saja " ucap Dave .


"Ah kenapa dia bangun di saat yang tidak tepat " kesal Rangga.


"Bawa aku ke perusahaan, setelah itu kau boleh pergi menidurkan adik mu tapi ingat saat aku mobil ku sudah ada di sana sebelum aku pulang " ucap Dave.


"Ah,,,, mempunyai bos yang pengertian sangat menyenangkan " ucap Rangga tersenyum cerah.


"Sabar ya kau akan bertemu dengan pintu surga " ucap Rangga pada adik nya.


"Jihhh,,,, menjijikkan " ucap Dave .


Dan benar saja Rangga langsung membawa mobil dengan kecepatan di atas rata-rata, Dave yang sudah terbiasa dengan tingkah laku asistennya hanya santai saja di bawa balap.


"Tuan kita sudah sampai " ucap Rangga .


Semua model menyambut kedatangan, Dave berjalan dengan gagah dan di ikuti oleh Rangga yang berada di sampingnya lalu tiba-tiba Dave berhenti dengan tiba-tiba, tepat di samping wanita cantik.



"Dia model yang batu itu tuan " bisik Rangga.


Setelah memperhatikan Maya dari atas sampai bawah, Dave melanjutkan kembali perjalan nya menuju ruangannya, sedangkan Maya sudah berkeringat dingin.


"Tampan sekali tuan muda " ucap model lain.


"Kenapa kau seperti tidak pernah melihat pria tampan yang masuk di sini " ucap Mia kesal.


"Ya ampun Mia, mungkin mata mu yang salah selalu tidak tergoda dengan pria tampan yang masuk di sini " ucap nya lagi.


"Kalian ini selalu saja berdebat, Maya " ucap Lisa.


"Ada apa " ucap Maya .


"Bawakan air minum untuk bos kita " ucap Maya.


"Aku saja " ucap wanita yang menyukai Dave.


"Ini bukan tugas mu " ucap Lisa.


"Kenapa selalu aku " protes Maya.


"Ya sudah aku akan beritahu ini pada tuan Rangga, bagaimana " ancam Lisa lagi.


"Dasar pengadu " ucap Maya langsung berjalan dengan hentakan sepatu heels yang dia pakai, menyebabkan suara sepatunya menggema di ruangan tersebut.


"Ingat kandungan mu, nanti kau jatuh " ucap Mia mengingatkan.


"Kalau jatuhkan bisa buat lagi sama manajer lain, upz ,,,,,, " Lisa pura-pura menutup mulutnya.


"Sorry keceplosan " ucap Lisa .

__ADS_1


"Apa maksud mu "


Jangan lupa untuk mampir di karya terbaru author, bisa langsung klik profil author biar tidak ketinggalan dengan novel terbaru author 🙏🏻


__ADS_2