Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam
Episode 62


__ADS_3

"Mama " Dave langsung mendekat membantu Amelia yang ingin bangun dari baring nya.


"Mana yang sakit ma, beritahu Dave " ucap Dave khawatir.


"Sayang, Tiara sini nak " ucap Amelia berkaca-kaca, Hana langsung mendekat menuruti wanita yang selalu memanggil diri nya Tiara.


"Apa kau tumbuh dengan baik selama ini nak " tanya Amelia sedih.


Jangan di tanya Karin yang bingung dengan situasi apa ini, bahkan dia tak menyadari pria yang ada di hadapan nya siapa lagi jika pria dingin putra wanita cantik di hadapan nya.


"Tiara, mereka benar-benar mirip " Karin membatin bahkan dia tak mengalihkan pandangan dari dua wanita yang beda usia di hadapan nya.


"Bisa kita bicara berdua " ucap Dave menyadarkan lamunan Karin.


"Ha,,,, bisa tuan " ucap karin setelah sadar dari lamunannya.


"Ma, Dave keluar sebentar Dave akan kembali " pesan Dave, Amelia hanya mengngguk merespon ucapan putra nya.


"Han aku keluar sebentar " pamit Karin.


"Iya Karin "


setelah kepergian Dave dan Hana, tinggal lah mereka berdua di ruangan, Amelia langsung mencari sesuatu yang ada di tas nya.



" Nak lihat lah foto ini " ucap Amelia memperlihatkan foto bayi.


"Maaf itu bayi siapa nyonya " tanya Hana lembut.


"Dia putri Tante, nama nya Tiara " Amelia menjeda ucapan nya.


"Nyonya " ucap Hana, karna melihat Amelia menetes air mata.


"Maaf nak mungkin saya terbawa perasaan, emmmm maaf apa saya boleh melihat pipi mu " ucap Amelia minta izin.


"Ini pasti sangat sakit kan " Amelia mengusap wajah Hana dengan pelan, bahkan Hana sampai menutup mata.


"Tuhan kenapa dengan hati ku " Hana membatin Karena jantung nya berdetak lebih cepat dari biasa nya.

__ADS_1


"Apa kau sudah mengobatinya " Ucap Amelia tenang, ya setelah dia pikirkan dia tak perlu gegabah dia yakin putranya pasti tak akan tinggal diam.


"sudah Tante " jawab Hana.


"Maaf jika Tante membuatmu tidak nyaman, mungkin Tante terlalu rindu dengan putri Tante " ucap Amelia tenang.


"Tuhan kenapa hati ini sakit sekali saat dia tak lagi menggunakan kata mama " Hana membatin bahkan mata nya berkaca-kaca.


"Nak kenapa kau menangis, apa pipi mu sakit " tanya Amelia khawatir.


"Ti,,,,,,tidak nyonya, apa saya boleh peluk nyonya " izin Hana.


Amelia tersenyum dan langsung memeluk Hana dengan erat, bahkan dia sampai meneteskan air mata, tapi dengan cepat dia menghapus air matanya yang menetes sebelum terlihat oleh Hana.


"Tuhan Kenapa aku merasa sangat nyaman di pelukan nya, ku mohon beri petunjuk rasa apa ini tuhan " Hana membatin.


"Mama yakin kau pasti Tiara ku yang hilang, dan mama bisa melihat kesedihan mu saat mama perubahan sifat mama tadi " Karin membatin.


Sedangkan Karin dan Dave yang berada di cafe depan butik nya sejak 5 menit yang lalu saling bisu.


"Maaf tuan ada apa anda mengajak saya ke sini " tanya Karin.


"Siapa yang anda maksud " tanya Karin.


"Kau pasti tau yang ku maksud, dan ya kau juga pasti merasa aneh dengan semua nya, apa kau merasa sesuatu " tanya Dave balik.


"Maksud anda Hana, emmmm ya tadi kenapa mama anda memanggil Hana dengan sebutan Tiara " ucap Karin.


"Maaf itu bukan urusan mu, bagaimana anda bisa kenal dengan siapa Hana " tanya Dave.


"Okey jika itu bukan urusan ku, dan bagaimana aku mengenal nya juga bukan urusan anda "


Bughhhh


"Kau berani dengan ku " kesal Dave, bahkan dia tak memperdulikan banyak pasang mata yang memperhatikan nya.


Bukan nya takut, Karin dengan santai meneguk air minum yang sebelumnya sudah dia pesan.


"Kau .... " geram Dave, karna tak dapat respon dari wanita yang ada di hadapan nya.

__ADS_1


"Okey bagaimana jika tuan ceritakan bagaimana mama anda memanggil teman saya dengan Tiara, dan sedangkan yang saya tau jika nama nya Hana bukan Tiara " ucap Karin santai.


"Okey baik lah " pasrah Dave, dan mau tidak mau Dave menceritakan cerita singkat tentang adik nya.


"Tunggu-tunggu maksud anda Adik anda hilang selama 15 tahun, selama itu " ucap Karin tak percaya.


"Kenapa kau suka sekali memotong ucapan ku " kesal Dave.


"Hehehe, sorry tuan " ucap Karin cengengesan.


"Tapi tunggu tuan, apa mungkin mama anda memanggil Tiara karna hana mirip dengan adik anda " ucap Karin lagi.


"ya kau benar, sekarang giliran kau yang menjawab pertanyaan ku " ucap Dave.


"Jawab apa tuan " tanya Karin polos.


"Oh my God, jika kau tidak membantu mama saya sudah saya patahkan leher mu " kesal Dave.


"Kan tuan tidak ada bertanya dengan saya dari tadi " ucap Karin.


"Okey sekarang pertanyaan pertama, kau sudah lama mengenal nya " tanya Dave.


"Emmm baru juga mungkin selama dia menikah " ucap Karin mengingat pertemuan mereka.


"Menikah " ulang Dave.


"Iya, dia sudah menikah dengan salah satu pengusaha di kota ini tapi sayang pernikahan nya tidak bertahan lama karna dia tak hamil " jelas Karin.


"Okey, pertanyaan ke dua, di mana kedua orang tua nya dan apakah dia hidup dengan baik di sini " tanya Dave lagi.


"Emmmm kalau itu saya tidak tau tuan jelas tapi yang pasti dia berasal dari panti asuhan " ucap Karin.


"Tunggu kau bilang panti asuhan, bisa kau beritahu apa nama panti asuhan tempat dia tinggal " ucap Dave penasaran.


"Kalau tidak salah panti asuhan ka,,, apa ya lupa tuan " ucap Karin.


"Apa maksud mu panti asuhan kasih "


Terimakasih atas kunjungan nya Kk, maaf tidak bisa di sebut satu persatu tapi yang pasti saya tidak akan semangat kau bukan karna dukungan dari kalian 💞😍

__ADS_1


__ADS_2