Mafia Psikopat Jatuh Cinta

Mafia Psikopat Jatuh Cinta
David dan Asisten Rey


__ADS_3

David pun melepaskan pelukannya dan Karen langsung bangun namun ketika kakinya menginjak lantai bagian bawahnya terasa perih membuat Karen diam dan duduk di ranjang.


"Kenapa sayang katanya mau buang air kecil?" tanya David.


"Sakit honey, aku tidak bisa jalan," jawab Karen.


"Kakak gendong ya?" tanya David


Tanpa menunggu jawaban Karen, David langsung di gendong ala bridal style dan berjalan ke arah kamar mandi kemudian Karen didudukkan di closed.


"Honey, aku malu, honey keluar ya," pinta Karen.


"Kenapa kakak kan sudah berapa kali melihatmu tanpa sehelai benang pun jadi kenapa mesti malu?" tanya David vulgar.


"Honey kenapa jadi mesum sih," ucap Karen.


"Mesum sama istri sendiri boleh donk," ucap David sambil menyalakan kran air untuk mengisi bathub.


"Honey, bagian untuk buang air kecil sakit banget seperti di tusuk - tusuk," ucap Karen sambil memegang privasinya.


"Maaf ya sayang nanti lama - lama hilang, sini kakak bersihkan," ucap David sambil mematikan kran bathub kemudian memberikan aroma mawar kesukaan Karen.

__ADS_1


Tanpa menunggu jawaban David dengan hati - hati membersihkan bagian privasi milik Karen dengan menggunakan air setelah selesai David menggendong kembali tubuh Karen sambil meniup bagian privasi Karen kemudian dimasukkan ke dalam bathub.


David masuk ke dalam bathub dan duduk di belakang Karen tangan David mulai meremas gunung kembar milik Karen hingga terjadilah penyatuan.


Hingga setengah jam kemudian mereka sudah selesai mandi, David memakaikan jubah handuk untuk Karen kemudian untuk dirinya. David menggendong kembali tubu Karen dan merebahkan tubuh Karen ke ranjang.


"Sayang lagi ya?" pinta David dengan suara berat.


Karen hanya bisa mengangguk dan pasrah apa yang dilakukan oleh David, sebenarnya dirinya ingin menolaknya tapi Karen tidak tega melihat wajah suaminya yang memelas hingga terjadilah penyatuan kembali hingga setengah kemudian mereka sudah selesai melakukan hubungan suami istri.


Karen sangat lelah dan tubuhnya terasa remuk dan tidak butuh waktu lama Karen tertidur begitu pula dengan David, mereka tertidur sambil berpelukan.


Jam satu siang David terbangun dan menelepon asisten Rey untuk membeli makanan selesai menelepon David membersihkan diri lagi mandi dua kali karena badannya lengket karena beberapa jam yang lalu melakukan hubungan suami istri.


Cup


"I Love You," bisik David kemudian mengecup bibir Karen singkat dan keluar dari kamarnya menuju ke arah tangga, David menuruni anak tangga satu demi satu hingga di lantai dasar ternyata sudah ada asisten Rey.


"Ini tuan makanannya," ucap asisten Rey sambil memberikan paper bag ke David dan David menerima paper bag tersebut.


"Nyonya David kemana tuan?" tanya asisten Rey yang mengubah panggilannya.

__ADS_1


"Tidur," jawab David singkat.


"Jam segini nyonya David masih tidur? Dan kenapa tuan saya lihat bahagia ? Apakah tuan dan nyonya David sudah melakukan itu?" tanya asisten Rey beruntun sekaligus kepo.


"Tentu saja Rey rasanya nikmat sampai tidak bisa berhenti dan aku harap Karen segera hamil jadi mansion ini tidak sepi," ucap David penuh harap.


"Amin," jawab asisten Rey


"Apakah kamu sudah mengatakan ke sahabat istriku kalau kamu menyukainya Rey?" tanya David yang ingin asisten setianya juga bisa menikah dan hidup bahagia seperti dirinya.


"Sudah tuan tapi saya masih takut tuan," ucap asisten Rey.


"Apa yang kamu takuti?" tanya David.


"Sandra belum tahu kalau aku adalah seorang psychophat, entah apa jadinya kalau Sandra tahu," jawab asisten Rey.


"Suatu saat kamu haris mengatakannya," ucap David.


"Iya tuan, saya mendoakan semoga tuan bahagia selalu bersama nyonya David," ucap asisten Rey


"Amin. Terima kasih Rey kamu memang sahabat baikku dan mulai sekarang panggil lah namaku dengan sebutan David bukan tuan lagi," pinta David.

__ADS_1


"Maaf tuan rasanya tidak pantas saya memanggil dengan sebutan nama tuan," ucap asisten Rey.


__ADS_2