Mafia Psikopat Jatuh Cinta

Mafia Psikopat Jatuh Cinta
Karen dan David


__ADS_3

Sampai di atas David berusaha menekan dada Karen kemudian memberikan nafas buatan sampai berulang - ulang kali.


" Uhuk ... uhuk ... uhuk"


Tidak berapa lama Karen terbatuk - batuk sambil mengeluarkan air yang sempat ditelannya namun Karen masih setia memejamkan matanya kemudian David berusaha melepaskan ikatan menggunakan pisau kecil yang selalu dibawanya.


Setelah terbuka rantai yang mengikat ke dua tangan dan ke dua kakinya David mengangkat tubuh Karen dan dibawa ke arah kamarnya namun sampai diruang tamu David menghentikan langkahnya.


"Rey, bawa mereka ke gudang bawah tanah kemudian ikat dan jaga mereka jangan sampai mereka kabur," perintah David.


Setelah berkata demikian David melanjutkan kembali naik ke lantai atas dimana kamar mereka berada. David perlahan meletakkan tubuh Karen di ranjang tanpa memperdulikan ranjang mahalnya yang basah.


Kemudian David mengambil handuk untuk mengeringkan tubuh Karen setelah kering David melepaskan satu persatu pakaian Karen hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian mengambil handuk yang tadi diletakkan di meja dekat ranjang untuk mengeringkan kembali tubuh Karen dan memindahkan tubuh Karen ke sisi ranjang di mana ranjang itu tidak basah lalu menyelimuti tubuh Karen dengan menggunakan selimut tebal.


tok


tok


tok


"Masuk," jawab David.


ceklek


Asisten Rey membuka pintu kamar David sambil membawa baskom dan handuk walau tidak di suruh oleh David tapi asisten Rey tahu kalau Karen membutuhkan air hangat.


"Maaf tuan ini air hangat dan handuk," ucap asisten Rey.


David menerima baskom dan handuk tersebut dan berjalan ke arah ranjang tempat Karen berbaring tanpa mengeluarkan kata sepatah pun.


"Maaf tuan, saya sudah hubungi dokter untuk mengecek kondisi nyonya David," ucap asisten Rey.

__ADS_1


David hanya menganggukkan kepalanya kemudian asisten Rey membalikkan badannya dan berjalan ke arah pintu kamar David untuk membersihkan kekacauan yang berada di lantai satu bersama anak buah kepercayaan yang sudah dihubungi.


David memandangi wajah Karen dan menyentuh wajah Karen yang masih lebam dengan berhati - hati takut istrinya kesakitan.


Setelah puas David berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya karena tubuhnya basah kuyup habis berenang untuk menyelamatkan Karen.


Singkat cerita kini David sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai kemudian duduk di sisi ranjang Karen yang tidak basah sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Karen.


"Eugghhhh.." Karen menggeliatkan tubuhnya dengan perlahan bersamaan membuka matanya dan melihat wajah David yang sangat dekat.


cup


"Sudah sadar sayang, mana yang sakit sayang?" tanya David kemudian mengecup bibir Karen singkat.


"Semuanya honey, badanku sakit semua dan sebenarnya dari pagi badanku sudah lelah tapi honey mengajakku meminta hubungan suami istri ditambah diserang oleh mereka jadi tambah sakit dan aku merasa tulang ku mau copot," keluh Karen.


"Maaf ya sayang, Rey sudah memanggil dokter sebentar lagi datang," ucap David.


"Oh ya bagaimana denganĀ  mereka honey?" tanya Karen.


"Tidak apa - apa honey tapi yang penting honey berusaha untuk lebih keras lagi untuk menahan amarah dan usahakan jiwa psychophat honey sedikit demi sedikit bisa dihilangkan," mohon Karen.


"Baik sayang akan kakak usahakan dan terima kasih selalu mengerti tentang diriku membuatku semakin mencintaimu," ucap David.


"Aku juga selalu mencintaimu," jawab Karen sambil tersenyum.


"Sayang," panggil David.


"Ya honey," jawab Karen.


"Berjanjilah padaku jika seandainya dirimu hamil jangan pernah menggugurkan anak kita," pinta David dengan wajah sendu.

__ADS_1


"Kok honey bicara seperti itu? tentu saja aku tidak akan menggugurkan anak kita," jawab Karen dengan nada penuh keyakinan.


"Maaf sayang kalau aku bicara seperti itu karena aku pikir kamu takut dan tidak mau menerimanya kalau seandainya anak kita akan mengikuti sifat daddy nya sebagai seorang psychophat," jawab David dengan wajah masih sendu.


"Aku sangat mencintaimu apa adanya begitu pula jika aku diberikan kepercayaan untuk bisa hamil maka aku akan menyayanginya sepenuh hatiku. Aku akan berusaha agar bisa menghilangkan jiwa psycophath honey dan anak kita jika anak kita menuruni sifat daddy nya," jawab Karen sambil tersenyum dan membelai wajah tampan David.


Grep


Cup


"Terima kasih sayang aku semakin mencintaimu dan jangan pernah berpikir untuk mengkhianati diriku," ucap David sambil menggenggam tangan Karen yang sedang membelai pipinya kemudian mengecup punggung tangannya.


"Honey," panggil Karen sambil mengalihkan pembicaraan.


"Iya sayang," jawab David.


"Aku kok tidak pakai baju?" tanya Karen.


"Maaf sayang, tadi keasyikan mengobrol sampai lupa tapi sebelumnya aku lap tubuhmu terlebih dahulu," ucap David.


Tanpa menunggu jawaban dari Karen, David membuka selimut yang menutupi tubuh polos Karen dan terlihat jelas lebam - lebam di sekujur tubuh Karen membuat David menahan emosinya terhadap penjahat yang masih tersisa dan akan memberikan hukuman berupa siksaan yang lebih kejam dari biasanya dan tanpa sepengetahuan David kalau Karen mengetahui kalau jika psychophat suaminya mulai bangun.


"Honey," panggil Karen.


"Iya sayang," jawab David sambil men lap tubuh polos Karen dengan perlahan.


"Apakah mereka ada yang masih hidup?" tanya Karen.


"Masih? Memang kenapa?" tanya David yang tidak bisa membohongi istrinya.


"Maafkan mereka dan aku mohon bebaskanlah mereka," pinta Karen.

__ADS_1


"Tapi mereka sudah melakukan ini padamu dan kamu hampir kehilangan nyawamu, terlalu enak buat mereka jika mereka dibebaskan begitu saja," tolak David.


"Berikan kesempatan ke dua untuk mereka dan aku minta jangan siksa mereka tapi berikan mereka uang untuk usaha mereka agar tidak melakukan kejahatan lagi," mohon Karen dengan wajah penuh harapan.


__ADS_2