
"Sama - sama honey," jawab Karen sambil membalas pelukan suaminya.
David menyelimuti tubuh polosnya dan juga tubuh polos istrinya kemudian mengecup pucuk kepala Karen kemudian mengusap kepala Karen dengan lembut membuat Karen memejamkan matanya menikmati usapan lembut dan tidak membutuhkan waktu lama Karen tidur dengan pulas nya sedangkan David hanya menatap ke arah langit - langit setelah lima menit kemudian David mengusap punggung Karen sambil mengecup pucuk kepala istrinya.
"Maaf kalau aku tidak mengijinkan mu karena aku sangat cemburu dan membuatku ingin menyiksamu tapi aku sudah berjanji untuk tidak melukaimu lagi sebab itulah aku melarang dirimu untuk menemui Bagas ataupun orang tua angkat mu," ucap David.
Karena lelah David memejamkan matanya dan tidak membutuhkan waktu lama David sudah tertidur dengan pulas nya menyusul mimpi indah Karen.
Di tempat yang berbeda asisten Rey baru bangun tidur siangnya kemudian berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket hingga lima belas menit kemudian asisten Rey sudah selesai mandi dengan menggunakan handuk kimono nya.
"Semenjak tuan David menikah aku bebas bangun tidur jam berapa karena biasanya jika hari libur aku sudah berada di mansion tuan David," ucap asisten Rey sambil duduk dengan santai di balkon menikmati angin sepoi - sepoi.
Ting Tong Ting Tong
"Siapa sih siang - siang begini bertamu?" tanya asisten Rey dengan nada kesal sambil turun dari ayunan kursi.
Ting Tong Ting Tong
"Siapa sih yang ngebel jadi orang tidak sabaran banget," omel asisten Rey sambil berjalan ke arah pintu kamarnya.
Ceklek
__ADS_1
Asisten Rey berjalan dengan langkah cepat menuju ke arah tangga, satu demi satu asisten Rey menuruni anak tangga namun suara bel pintu tidak berhenti berbunyi membuat asisten Rey sangat - sangat kesal sampai ke ubun - ubun.
Ting Tong Ting Tong
Ceklek
"Aku itu tidak tuli memang tidak bisa membunyikan bel seka..." ucapan asisten Rey yang setengah oktaf terputus ketika asisten Rey membuka pintu utama.
"Maaf," ucap Sandra sambil membalikkan badannya.
Grep
"Seharusnya aku yang meminta maaf kalau sifat usilku membuat kak Rey terganggu," ucap Sandra sambil membalikkan badannya dan menatap wajah tampan asisten Rey.
"Kita bicara di dalam," ajak asisten Rey sambil memeluk pinggang Sandra.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya kemudian mereka berdua masuk ke dalam, asisten Rey menutup pintu utamanya dan menguncinya membuat Sandra menatap ke arah asisten Rey.
"Kenapa di kunci?" tanya Sandra.
"Karena kita mengobrol di lantai atas kalau ada orang asing datang dan mencuri barang ku bagaimana?" tanya asisten Rey beralasan.
__ADS_1
('Aku tidak perduli barang apa yang mereka ambil tapi yang aku pedulikan adalah aku tidak ingin kebersamaan kami di ganggu oleh orang lain," ucap asisten dalam hati).
"Kak Rey jam segini kok masih memakai jubah handuk?" tanya Sandra sambil menaiki anak tangga karena asisten Rey masih memeluk pinggang Sandra.
"Tadi habis mandi langsung pakai jubah handuk terus duduk di balkon," jawab asisten Rey sambil berjalan ke arah kamarnya.
"Oh," jawab Sandra singkat.
"Kok kamu tahu aku tinggal di sini? Di sini sama siapa?" tanya asisten Rey.
"Bukannya waktu itu kak Rey pernah menyebutkan tempat tinggalnya?" tanya Sandra.
"Aku ke sini karena aku..." ucap Sandra menggantungkan kalimatnya.
"Aku kenapa?" tanya asisten Rey sambil menghentikan langkahnya di depan kamarnya.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :
__ADS_1