
"Honey juga makan, gantian aku suapi dan tidak ada penolakan?" ucap Karen.
"Baiklah.. aaa?" ucap David kemudian membuka mulutnya.
Mereka berdua saling menyuapkan dan terlihat jelas senyum kebahagiaan mengembang di wajah keduanya hingga lima belas menit kemudian mereka selesai makan dan minum kemudian dilanjutkan dengan mengobrol dan terkadang bercanda menikmati kebersamaan.
"Honey, kenapa mansion ini sepi?" tanya Karen.
"Sengaja sayang," jawab David sambil memeluk Karen dari arah belakang.
"Sengaja? Maksudnya?" tanya Karen dengan wajah bingung sambil menyandarkan tubuhnya di dada bidang suaminya.
"Sengaja aku meliburkan para nelayan dan bodyguard dan nanti malam mereka akan datang?" jawab David sambil mencium leher Karen.
"Tumben mereka libur?" tanya Karen.
"Sengaja sayang supaya kita selalu bersama, oh ya sayang kapan kamu pulang ke Indonesia?" tanya David.
"Belum tahu mungkin lusa karena aku masih betah di sini," jawab Karen.
"Hahhhh.... Cepat sekali? aku masih kangen minggu depan ya?" ucap David kemudian memberikan tanda kepemilikan.
"Aku sudah terlalu lama di Korea dan sudah ditunggu, maaf ya honey?" ucap Karen.
"Main lagi yuk? lusa kan dirimu pergi... Seharian kita dikamar sampai pagi karena nanti siang aku pergi ke kantor karena ada banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan agar lusa bisa aku antar ke bandara," ucap David.
"Ok," jawab Karen singkat.
David pun menarik tangan Karen ke arah ranjang kemudian mendorong tubuh Karen dengan lembut ke ranjang membuat Karen jatuh ke ranjang dengan posisi terlentang.
Ciuman yang penuh gairah dan berakhir dengan penyatuan, dua kali tombak sakti milik David mengeluarkan laharnya sambil berharap janin segera tumbuh karena David menginginkan anak dari Karen.
__ADS_1
Hingga akhirnya David menggulingkan tubuhnya ke arah samping Karen kemudian memeluk tubuh polos istrinya sedangkan Karen meletakkan kepalanya di dada bidang suaminya dan tidak membutuhkan waktu lama Karen tidur di pelukan suaminya .
"Terima kasih sayang, kuharap janin ini segera tumbuh karena aku sangat menginginkan seorang anak, I Love You Karen," bisik David.
Cup
David mengecup pucuk kepala Karen kemudian mengambil selimut untuk menutupi tubuh polos mereka berdua dan tidak berapa lama David ikut tertidur sambil memeluk Karen.
*******
"Mata - mata yang kamu kirim bagaimana? Apakah tahu kelemahan Mr. David?" tanya seorang pemuda tampan.
"Mr. David ada di mansion bersama seorang wanita dan wanita itu tinggal serumah dengan Mr. David, katanya mereka baru saja menikah," jawab anak buahnya.
"Bagus awasi terus dan cari waktu yang tepat untuk membunuh istrinya karena aku tahu kelemahannya pasti pada istrinya itu. Jika istrinya mati maka Mr. David akan menjadi lemah dan mudah untuk dibunuh. Mr David telah membunuh orangtuaku dan kini giliran aku yang akan membalasnya, tunggulah pembalasanku Mr . David hahahaha," ucap pemuda tampan tersebut sambil tertawa jahat.
"Kenapa tuan yakin wanita itu kelemahannya?" tanya anak buahnya penasaran.
"Karena Mr. David tidak pernah menyentuh seorang wanita manapun jadi bisa dipastikan kalau wanita itu istri yang sangat dicintainya dan merupakan kelemahan Mr. David.
Hari sudah sore David perlahan membuka matanya dan menyelimuti Karen yang masih tertidur dengan nyenyak. David memandangi wajah Karen kemudian mengecup bibirnya dengan lembut.
Setelah puas memandanginya David turun dari ranjang dan berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan sisa - sisa percintaan dengan Karen. Lima belas menit kemudian David sudah selesai mandi dan David melihat Karen masih tertidur dengan pulas. David membuka lemarinya dan memakai pakaian dan duduk di sofa mengerjakan pekerjaan kantor.
Perut David terasa lapar membuat David menelepon pelayan untuk diantar makanannya dan memesan kopi hitam untuk di antar ke kamarnya dan sambil menunggu makanan dan kopi David mengerjakan kembali pekerjaan kantor.
Tidak berapa lama pintu kamarnya di ketuk membuat David menghentikan pekerjaannya dan berjalan ke arah pintu kamarnya.
Ceklek
David membuka pintu kamarnya dan melihat kepala pelayan membawa nampan yang berisi makanan, gelas mineral dan satu cangkir kopi hitam.
__ADS_1
David menerima nampan tersebut kemudian menutup pintu tersebut dengan rapat. David kembali duduk di sofa dan meletakkan nampan tersebut di meja dekat sofa kemudian kembali mengerjakan tugasnya sambil meminum kopi hitam dan tidak berapa lama Karen menggeliatkan badannya sambil perlahan membuka matanya.
"Sudah bangun sayang, makan yuk?" ajak David.
"Nanti saja honey, aku mau mandi dulu," jawab Karen.
Karen bangun dan membawa selimutnya ke kamar mandi dan menaruhnya dekat wastafel kemudian menyalahkan shower untuk menyegarkan tubuhnya. Karen memejamkan matanya dan menikmati air hangat yang keluar dari shower membuat tubuhnya sangat segar.
Greb
Karen membuka matanya di kala seseorang memeluk dirinya dan Karen tahu siapa yang memeluk dirinya dari arah belakang.
"Honey, mainnya nanti ya? Aku capek banget dan juga sangat lapar," ucap Karen.
"Satu ronde dan tidak lebih," bisik David di telinga Karen.
David mematikan shower dan memeluk Karen kemudian mencium leher Karen dan memberikan tanda merah di leher setelah puas David membalikan badan Karen.
David mencium kening turun ke mata kemudian turun ke pipi dan berlanjut ke arah bibir Karen yang menjadi candunya. David meremas dua gunung kembar milik Karen hingga terdengar suara ******* demi ******* keluar dari mulut Karen dan akhirnya David menyatukan miliknya ke tubuh Karen.
David menggoyangkan pinggulnya berulang ulang sampai pada akhirnya menyemburkan laharnya ke rahim Karen.
Setelah beberapa lama David memutar kran shower dan air hangat keluar sedangkan Karen merebahkan tubuhnya ke dada bidang suaminya karena badannya lemas tidak bertenaga.
Selesai mandi David memakaikan jubahnya ke Karen dan dirinya kemudian menggendong Karen dan didudukkan di kursi rias untuk mengeringkan rambut Karen.
Setelah selesai David menggendong kembali Karen dan mendudukkannya di sofa dan mereka makan dengan diam karena menikmati makanannya. Setelah lima belas menit mereka selesai makan dan minum kemudian Karen dan David menaruh piring di meja dekat sofa.
David membuka ponselnya untuk mengecek pekerjaannya sedangkan Karen yang sangat lelah berbaring di sofa dengan menggunakan paha David sebagai bantalannya sambil memejamkan matanya.
Tangan kanan David mengecek email di ponselnya sedangkan tangan kiri mengelus rambut Karen membuat Karen kembali tidur.
__ADS_1
David yang sudah menyelesaikan tugas dan melihat Karen sudah tertidur membuat David menggendong Karen dan berjalan ke arah ranjang kemudian meletakkan perlahan tubuh Karen setelah selesai David ikut berbaring sambil memeluk pinggang Karen.
Sore harinya David terbangun dan langsung menghubungi pelayan untuk membawa makanan ke kamarnya setelah selesai David pun berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.