Mafia Psikopat Jatuh Cinta

Mafia Psikopat Jatuh Cinta
Kangen


__ADS_3

"Kangen sama kak Rey," jawab Sandra dengan suara pelan namun terdengar jelas di telinga asisten Rey.


Asisten Rey membalikkan badannya sambil tersenyum karena sangat senang mendengarnya kemudian menatap wajah cantik Sandra dan memeluknya, asisten Rey mendekatkan wajahnya ke wajah Sandra membuat Sandra memejamkan matanya.


"Aku juga sangat merindukanmu," bisik asisten Rey kemudian menjauhkan wajahnya sambil tangan kanannya membuka pintu kamarnya.


Sandra membuka matanya dengan wajah agak kecewa karena dikiranya asisten Rey akan mencium bibirnya sedangkan asisten Rey yang melihat perubahan wajah Sandra menjadi bingung.


"Kok wajahmu berubah, ada apa?" tanya asisten Rey sambil membuka pintu kamarnya dengan lebar.


"Mungkin hanya perasaan kak Rey," jawab Sandra sambil tersenyum.


"Mungkin," jawab asisten Rey singkat sambil membalikkan badannya dan masuk ke dalam kamarnya dan diikuti oleh Sandra.


Mata Sandra membulat sempurna melihat kamar asisten Rey seperti kamar pecah sedangkan asisten Rey berjalan ke arah balkon untuk menikmati matahari pagi menjelang siang.


"Kak Rey," panggil Sandra.


"Ya," jawab asisten Rey singkat sambil membalikkan badannya menatap wajah cantik kekasihnya.


"Boleh aku merapikan kamar kak Rey?" tanya Sandra.

__ADS_1


"Boleh," jawab asisten Rey singkat.


Asisten Rey tidak akan suka jika barangnya di sentuh oleh orang lain karena itulah asisten Rey tidak pernah menyewa seorang yang berkerja untuk bersih - bersih kamarnya.


Asisten Rey selalu bersih - bersih kamarnya di hari minggu karena biasanya setiap senin sampai sabtu dirinya berkerja dan pulang dirinya sudah lelah tapi karena David sudah menikah asisten Rey ingin menikmati liburan dengan bermalas - malasan. Namun entah kenapa dirinya mengijinkan Sandra untuk menyentuh barangnya dengan cara merapikan kamarnya.


"Ok," jawab Sandra singkat.


Sandra yang tidak suka kamar dan rumahnya berantakan mulai memunguti pakaian asisten Rey yang berserakan di lantai sedangkan asisten Rey membalikkan badannya dan berjalan ke arah balkon.


"Adakah mesin cuci?" tanya Sandra.


"Ok," jawab Sandra.


Sandra memasukkan semua pakaian kotor milik asisten Rey yang menumpuk di keranjang khusus pakaian kotor setelah semua pakaian kotor masuk ke dalam keranjang khusus pakaian kotor Sandra membawanya keluar dari kamar asisten Rey untuk di bawa ke mesin cuci.


Setelah pakaian dimasukkan semua ke mesin cuci Sandra mengambil sapu untuk membersihkan lantai satu dan berlanjut ke lantai dua setelah beres Sandra mulai mengepel dari lantai dua kemudian  ke lantai satu bersamaan asisten Rey masuk ke dalam kamarnya.


"Kamarku jadi rapi dan bersih serta harum, beruntungnya aku mempunyai kekasih seperti Sandra," ucap asisten Rey sambil berjalan ke arah ranjang yang sudah dirapikan oleh Sandra.


"Aku tidak tahu jika Sandra tahu siapa aku sebenarnya, apakah dia mau menerimaku?" tanya asisten Rey sambil duduk di sisi ranjang dan mengusap wajahnya dengan kasar.

__ADS_1


"Maksud kak Rey apa?" tanya Sandra tiba - tiba datang dan masuk ke dalam kamar asisten Rey.


Deg


Jantung asisten Rey berdetak kencang ketika mendengar perkataan Sandra, dirinya bingung ingin berkata jujur atau tidak tapi dirinya sangat takut jika Sandra tahu siapa dirinya bisa dipastikan Sandra akan pergi dari kehidupannya sedangkan dirinya sudah jatuh cinta untuk pertama kalinya.


"Tidak ada, sudah selesai membersihkan kamarku?" tanya asisten Rey mengalihkan pembicaraan sambil tersenyum menatap wajah cantik Sandra.


"Sudah hampir selesai tinggal menunggu pakaian kering dari mesin cuci," jawab Sandra yang mulai merasa tubuhnya lengket karena habis bersih - bersih rumah asisten Rey.


"Kak Rey," panggil Sandra.


"Ya," jawab asisten Rey.


"Boleh aku numpang mandi? Tubuhku lengket," ucap Sandra.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul:


__ADS_1


__ADS_2