
Sepuluh menit sebelum kejadian penyerangan mansion milik David, setelah David dan asisten Rey pergi ke kantor Karen berjalan menuju ke arah dapur untuk memasak karena dirinya ingin memakan sesuatu yang hangat - hangat.
Kepala pelayan yang melihat Karen ingin membantunya tapi Karen menolaknya karena ingin melakukan sendiri dan meminta kepala pelayan untuk istirahat karena pekerjaannya sudah selesai.
Karen sedang asyik memasak hingga setengah jam kemudian masakannya sudah jadi dan Karen pun duduk di kursi makan dan memakan masakan buatannya dengan lahap.
Setelah lima belas menit kemudian Karen sudah selesai makan dan minum Karen pun mencuci piring dan gelas yang tadi di pakainya setelah selesai Karen berjalan menuju anak tangga untuk naik ke lantai dua karena dirinya ingin membaca buku di ruang perpustakaan milik suaminya.
Namun ketika lagi berjalan beberapa langkah menuju anak tangga dua orang bodyguard mengikuti Karen membuat Karen membalikkan badannya dan melihat salah satu bodyguard suaminya membawa rantai mendekati Karen hal itu membuat Karen curiga.
"Maaf Pak , rantai itu buat apa ya?" tanya Karen.
"Untuk mengikat kaki dan tangan nyonya?" jawab bodyguard pertama dengan nada santai.
"Maksud bapak apa?" tanya Karen dengan wajah bingung.
"Bersiap - siaplah nyonya setelah kami ikat kami akan menenggelamkan nyonya di kolam hahahhaha..." jawab bodyguard ke dua sambil tertawa jahat dan tidak punya rasa empati sedikitpun.
"Sayang sekali kamu sangat cantik bisa menemani kami tidur tapi sayang bos menyuruh kami untuk menenggelamkan nyonya," sambung bodyguard pertama.
"Bagaimana kalau kita cicipi dulu," usul bodyguard ke dua.
Bodyguard itu pun memegang pipi Karen dan ingin menciumnya tapi Karen langsung menepis tangan bodyguard tersebut kemudian menendang benda pusaka milik bodyguard ke dua.
Bodyguard pertama sangat marah lalu memukul Karen tapi Karen langsung menendang balik.
"Semuanya serang wanita itu karena Mr. David sebentar lagi akan kembali ke sini dan jangan sampai gagal karena nanti bos akan marah besar," ucap kepala pelayan yang tiba - tiba datang.
"Baik," jawab mereka serempak.
__ADS_1
Ada dua belas orang pengkhianat, sebelas orang yang menyerang Karen sedangkan yang satunya kepala pelayan sebagai pemimpinnya hanya melihat Karen di keroyok secara bergantian.
Karena kondisi Karen yang masih lemas karena suaminya tidak henti - hentinya memintanya untuk melakukan hubungan suami istri yang hanya di kasih jarak dua jam di tambah serangan demi serangan bertubi - tubi akhirnya Karen pun ambruk.
Bruk
"Akhhhh!!" teriak Karen kesakitan.
Setelah Karen ambruk membuat mereka tidak berhenti memukul Karen hingga keluar darah segar dari mulut, hidung dan bibir membuat Karen tidak sadarkan diri.
Setelah di lihat Karen tidak sadarkan diri membuat dua orang bodyguard yang membawa rantai tanpa punya rasa empati langsung mengikat ke dua tangan dan ke dua kaki Karen dengan menggunakan rantai yang di bawanya.
Setelah ke dua tangan dan ke dua kakinya di ikat, dua orang bodyguard tersebut masing - masing mengangkat ke dua tangan dan ke dua kaki Karen dan berjalan menuju ke arah kolam renang kemudian dilempar ke kolam renang.
Karen yang tidak sadarkan diri tiba - tiba dadanya terasa sesak hal itu membuat Karen memaksakan ke dua matanya untuk terbuka dan berusaha berontak tapi tenaga dan ikatan rantai terlalu kuat.
POV KAREN
("Kak David, aku sangat mencintaimu semoga kak David menemukan wanita yang lebih baik dariku," ucap Karen dalam hati sambil perlahan memejamkan matanya)
Ketika mataku perlahan tertutup aku melihat David berenang dan menghampiriku ahh... mungkin hanya halusinasi ku saja dan aku ingin membuka mataku tapi aku tidak kuat dan akhirnya mataku tertutup dengan rapat dan tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya mungkinkah aku sudah tiada.
*******
David dan asisten Rey beserta para bodyguard hendak masuk ke dalam mansion bersamaan dengan ke dua belas orang yang akan keluar dari mansion milik David dan mereka pun saling menyerang hingga jiwa psycopath David pun keluar dengan mengeluarkan pistolnya dan langsung menembak tepat di jantung mereka.
Hingga tersisa masih enam orang dan berhasil di buat babak belur membuat ke enam pria tersebut menjadi lebam kemudian asisten Rey dan bodyguard yang setia yang merangkap sebagai sopir mengikat mereka di kursi.
David mendekati kepala pelayan yang merupakan pemimpinnya dan memerintahkan asisten Rey untuk melepaskan ikatannya kemudian David langsung memotong tangannya tanpa banyak bicara.
__ADS_1
"Akhh .... Sakit ...." teriak kepala pelayan tersebut.
"Dimana Istriku!!!!" teriak David sambil menatap tajam ke arah kepala pelayan tersebut.
Hening
Hening
" JAWAB!!!!" Teriak David kembali tapi teriakkan ini lebih menggelegar dari yang pertama.
Hening
Hening
Karena tidak ada jawaban membuat David melukis wajah kepala pelayan menggunakan pisau lipatnya membuat darah segar keluar dari wajahnya.
"Akhhhh!!!" teriak kepala pelayan merasakan sakit yang luar biasa.
Duag
Bruk
"Akhhhh!!!" teriak kepala pelayan itu kembali ketika David menendang tulang kering membuat dirinya ambruk.
"Aku tanya sekali lagi, di mana istriku!!!" teriak David kembali.
"Aaaa...da di... ko .... lam re ... nang," jawab kepala pelayan dengan nada gugup.
"Si*l," umpat David sambil berlari menuju kolang renang dan langsung menyemburkan dirinya ke kolam renang.
__ADS_1
byur
David menajamkan matanya berenang ke sana kemari hingga mata elangnya melihat istrinya terikat membuat David langsung berenang menuju ke arah Karen dan langsung membawanya ke atas.