Mafia Psikopat Jatuh Cinta

Mafia Psikopat Jatuh Cinta
Bagas dan Dokter Fang Yin


__ADS_3

"Ok, jawab ke dua orang tuanya Bagas dengan serempak.


Kini mereka duduk di kursi makan masing - masing kecuali Bagas duduk di kursi roda, mommy nya Bagas mengambil makanan untuk suaminya kemudian untuk dirinya dan berlanjut dokter Fang Ying mengambil makanan untuk kakaknya hal itu membuat wajah Bagas terlihat sedih namun Bagas diam tidak m mengeluarkan suara sedikitpun.


Selesai mengambil makanan untuk kakaknya dokter Fang Yin kemudian mengambil piring Bagas membuat ke dua orang tua Bagas dan Bagas sangat terkejut namun dalam hatinya sangat bahagia.


"Maaf kak Bagas, aku mengambil makanan dulu untuk kakakku setelah itu baru kak Bagas," ucap dokter Fang Yin menjelaskan.


"Kak Bagas, mau aku ambilkan makanannya?" tanya dokter Fang Yin terlebih dahulu sebelum piring itu di isi.


"Tentu saja mau," jawab Bagas sambil tersenyum bahagia.


"Kak Bagas mau makan apa?" tanya dokter Fang Yin dengan nada masih lembut.


"Apa saja Bagas suka," jawab Bagas.


"Ok," jawab dokter Fang Yin singkat.


Dokter Fang Yin mengambil makanan untuk Bagas setelah selesai piring yang sudah berisi makanan diberikan ke Bagas dan dengan senang hati Bagas menerimanya.

__ADS_1


Dokter Fang Yin mengambil makanan untuk dirinya setelah selesai mereka pun makan bersama tapi sebelumnya mereka berdoa bersama, selama acara makan tidak ada satupun yang berbicara semua menikmati makanan yang tersedia.


Tiga Bulan Kemudian


Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya dan kini wajah Bagas sudah di operasi dan bisa berjalan dengan lancar seperti dulu lagi bahkan kini wajahnya semakin bertambah tampan.


Seringnya bertemu membuat mereka jatuh cinta dan akhirnya Bagas memberanikan diri untuk melamarnya di depan kakaknya dokter Feng Yin.


"Kak, aku sangat mencintai Feng Yin karena itu Bagas mohon ijinkan kami untuk menikah," ucap Bagas penuh harap begitu pula dengan ke dua orang tua Bagas.


"Keputusan ada di adikku mau menerimanya atau tidak karena kakak menghormati keputusan adikku," jawab dokter Feng Yin.


"Fang Yin juga mencintai kak Bagas dan mau menerima lamarannya," jawab dokter Fang Yin.


"Bagus, kalau begitu seminggu lagi kalian menikah," ucap mommy nya Bagas.


"Secepat itu mom?" tanya dokter Fang Yin.


"Lebih cepat lebih baik," jawab mommy nya Bagas.

__ADS_1


"Maaf mom, dad dan kak Bagas bolehkah aku mengundang sahabatku Karen?" tanya dokter Feng Yin.


"Silahkan saja, mommy dan daddy ingin mengucapkan terima kasih karena masih memperdulikan putra kami," jawab mommy nya Bagas yang tidak dendam ataupun benci terhadap Karen.


"Aku juga mengijinkannya karena aku ingin mengucapkan terima kasih karena berkatnya aku dapat bertemu gadis sebaik Fang Yin," sambung Bagas yang juga tidak dendam ataupun marah terhadap Karen terlebih dokter Fang Yin bisa membuatnya lupa akan Karen dan perasaan sukanya terhadap Karen semakin berkurang seiring berjalannya waktu.


"Baiklah kalau begitu nanti meminta sahabatku untuk datang," ucap dokter Feng Yin.


Ke dua orang tuanya dan Bagas hanya menganggukkan kepalanya kemudian mereka melanjutkan mengobrol tentang rencana acara pernikahan mereka sedangkan di tempat yang berbeda Karen dan David selesai melakukan hubungan suami istri.


Karen menyandarkan di dada bidang suaminya sambil memeluk tubuh polos suaminya begitu pula dengan David membalas pelukan istrinya.


"Sayang, akhirnya rencana ku berhasil yaitu menjodohkan adik sahabatku dokter Fang Yin dengan kak Bagas berjalan dengan lancar kemungkinan sebentar lagi mereka akan menikah," ucap Karen sambil tersenyum bahagia.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :


__ADS_1


__ADS_2