
Plak
bruk
Dennis tidak menjawab hanya menampar dokter cantik tersebut dengan sangat keras hal itu membuatnya langsung terjatuh karena belum ada persiapan. Hingga sudut bibirnya pecah dan mengeluarkan darah segar
Setelah selesai menampar Dennis menjentikkan jarinya kemudian dua anak buahnya berjalan ke arah dokter cantik tersebut yang sedang berusaha bangun sambil memegangi pipinya yang kebas.
"Di mana kakakmu?" tanya Dennis dengan wajah yang sangat menakutkan.
"Maksud tuan apa? Aku tidak mengerti? Dan juga kenapa tuan menamparku?" tanya dokter cantik tersebut dengan wajah ketakutan.
"Bawa dia lewat jalan rahasia dan lakukan apapun yang ingin kalian lakukan termasuk memuaskan keinginan kalian terhadap wanita mu ra han ini," ucap Dennis tanpa memperdulikan pertanyaan dokter cantik tersebut.
"Baik tuan," jawab salah satu anak buahnya.
"Maaf tuan aku bukan wanita mu ra han? Aku masih menjaga kehormatan ku jadi jangan pernah tuan menuduhku dengan perkataan tuan," ucap dokter cantik tersebut dengan nada kesal.
"Kebetulan sekali kamu masih menjaga kehormatan mu kalau begitu kalian berdua panggil delapan orang pria lagi untuk melakukan secara bergantian," ucap Dennis dengan nada masih dingin tanpa punya rasa empati sedikitpun.
"Tidak? Aku tidak mau," ucap dokter cantik tersebut sambil memberontak ketika dirinya di seret.
"Katakan di mana kakakmu!!!" teriak Dennis dengan suara menggelegar.
__ADS_1
Ruangan dokter kandungan di tutup rapat dan kedap suara sehingga orang luar tidak tahu apa yang terjadi.
"Dia bersembunyi di ruang istirahatku," ucap dokter tersebut.
"Tangkap wanita itu!!!" teriak Dennis dengan suara masih menggelegar.
"Baik tuan," jawab ke dua anak buahnya.
Dua pria tersebut berjalan ke arah ruang istirahat namun ketika membuka pintu ternyata di kunci dari dalam membuat ke dua pria tersebut mendobraknya dengan paksa dan ke dua pria tersebut melihat wanita itu sedang membuka jendela berusaha untuk kabur.
Grep
Grep
"Bawa mereka ke markas, berikan mereka kenikmatan yang tidak pernah mereka bayangkan," ucap Dennis dengan nada dingin dan datar.
"Baik tuan," jawab para anak buahnya dengan serempak.
Dennis hanya menganggukkan kepalanya kemudian pergi meninggalkan mereka tanpa memperdulikan teriakan dua wanita itu untuk meminta maaf sedangkan para anak buahnya berjalan ke arah ruang rahasia yang hanya diketahui oleh orang kepercayaan Dennis.
Kini Dennis berada di ruang UGD dan tidak berapa lama pintu UGD terbuka membuat Dennis berjalan ke arah dokter tersebut.
"Bagaimana keadaannya dok?" tanya Dennis dengan nada kuatir.
__ADS_1
"Keadaannya semakin kritis dan terpaksa janinnya dikeluarkan kalau tidak bisa membahayakan ke dua janinnya dan juga nyonya," ucap dokter tersebut.
"Lakukan yang terbaik untuknya dok," ucap Dennis.
"Baik tuan," jawab dokter tersebut kemudian masuk ke dalam ruang UGD untuk memindahkan Dennisa ke ruang operasi.
("Aku akan menghukum kalian karena telah berani menyentuh orang yang aku cintai," ucap Dennis dalam hati sambil menahan amarahnya).
Tidak berapa lama pintu UGD terbuka tampak Dennisa berbaring dengan wajah pucat seperti kapas di tambah lebam pada wajah dan tubuhnya membuat rahang Dennis mengeras dan kemarahan Dennis mulai memuncak.
("Selama aku mengenalnya aku tidak pernah menyakiti Dennisa tapi ini ada seorang wanita ular 🐍 yang berani mengusik orang yang aku cintai," ucap Dennis dalam hati).
Dennis menjentikkan jarinya dan seorang bodyguard berjalan ke arah Dennis.
"Jaga calon istriku, ingat jika terjadi sesuatu dengan istriku maka nyawa mu menjadi taruhan,'' ancam bodyguard tersebut.
"Baik tuan," jawab bodyguard tersebut yang sudah tahu watak bosnya.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :
__ADS_1