Malam yang panjang

Malam yang panjang
100 " Perubahan Lisa"


__ADS_3

Hari hari selama kehamilan dijalani ben dan lisa dengan bahagia,


Perlakuan istimewa tidak hanya diberikan oleh ben, tapi orang tua dan para sahabatnya.


Mereka semua memperlakukan lisa dengan baik, semua kebutuhan yang diperlukan lisa disediakan ibu dan mamanya.dan ketika keempat sahabatnya itu berkunjung,dengan segala kehebohannya membuat lisa sampai tak mampu berkata apa apa lagi.


Mereka bahkan melebihi dari ben dan orang tuanya.


Seperti siang ini,saat mereka sedang asik ngobrol di chat grup, dan lisa berkata ingin sekali ngerujak,mereka berempat langsung heboh dan langsung menuju rumah lisa dengan berbagai macam buah untuk ngerujak.


Ranti,rosa,nia dan indi langsung mengikuti kemauan sahabatnya yang sedang hamil itu.


Lisa dibuat heran dengan tingkah keempat sahabat nya, tapi ia bahagia memiliki sahabat yang sangat perhatian kepadanya.


Mereka sedang asyik duduk dihalaman belakang rumah lisa sambil ngerujak. Dan mereka memulai bicara tentang rencana rencana yang mungkin masih lama akan terjadi, tapi sudah mereka fikirkan dari sekarang.


(Ranti)


Gue bakal tiap hari nengokkin baby nya...


(Rosa)


Lis....saat lahiran nanti,gue yang akan jadi dokter lo ok...


(Indi)


Gue boleh pinjam sehari kan nanti gue pengen ajak jalan jalan...


(Nia)


Gue udah gemes pengen buatin baju buat baby nya...


Lisa menggeleng pelan melihat para sahabatnya yang sangat antusias itu...


(Lisa)


Kalian ya....belum apa apa aja udah jauh banget pemikirannya..


Yang pasti doa dari kalian saat ini yang sangat penting buat dia (sambil mengelus perutnya)


Keempat sahabatnya itu merasa gemas dan mereka langsung memeluk lisa bersama. Lisa merasa sangat senang memiliki sahabat sahabat yang luar biasa. Meski mereka bukan sedarah,tapi perlakuan,sifat dan perhatian mereka sudah seperti saudara.


(Rosa)


Oh iya...gue ampe kelupaan...bentar ya..


Rosa yang melupakan sesuatu yang dibawanya tadi untuk lisa, langsung bergegas menuju mobil untuk mengambilnya.


Dan tak lama kemudian rosa kembali dengan satu paper bag besar.


(Rosa)


Nih buat lo... (memberikannya ke lisa)


(Lisa)


Apaan nih???


Lisa langsung membuka paper bag tersebut dan isi didalamnya adalah beberapa kotak susu kehamilan, berbagai macam vitamin dan suplemen untuk kehamilan, dan beberapa buku seputar kehamilan. Rosa tau lisa sangat suka membaca,dan kebetulan profesornya baru saja merilis buku seputar kehamilan, dan ia membawakannya untuk sahabatnya itu...


(Lisa)


Thanks ya ros... (memeluk rosa)


(Rosa)


Kalau ada yang pengen lo tanyain atau ada keluhan yang lo rasakan,lo langsung telpon gue 24 jam gue ada buat lo...


(Lisa)


Ahhh......makasih sayang.... (muach...muach mencium pipi rosa)


Mereka sangat terlihat gembira, dan waktu mereka habiskan dengan bercanda dan sambil bercerita tentang kehidupan masing masing.


*


*


*


Jam sudah menunjukkan pukul 15.00 sore setelah para sahabatnya pulang lisa memilih istirahat dikamar sambil menonton televisi.


Ia menunggu kepulangan ben,karna ben sudah berjanji akan pulang cepat hari ini.


Detik demi detik lisa terus menunggu,5 menit kemudian lisa terlihat kesal karna ben tak kunjung datang juga,ia terus mengirim pesan kepada ben agar ben cepat pulang.


πŸ“© lisa : kok lama banget sih katanya mau pulang cepat 😑


πŸ“© ben : iya sayang...ini udah dijalan 15 menitan lagi juga sampai, sebentar ya..😘


πŸ“© lisa : iihhh lama 15 menit, aku mau nya cepat....😣


πŸ“© ben : iya iya sayang...ini aku suruh andri buruan...sabar ya... 😘😘😘


Ben merasa heran tidak seperti biasanya lisa tidak sabaran seperti sekarang,karna yang ia tau lisa adalah sosok wanita yang sangat sabar dan pengertian


(Ben)


Ndri...emang wanita hamil itu kadang aneh aneh ya...?


(Andri)


Aduuh pak...saya gak tau, menikah saja belum ?


(Ben)


Astaga saya lupa, kamu belum nikah


(Andri)


Emang ada apa pak?


(Ben)


Gak papa, cuma lisa sedikit aneh aja sekarang,ia lebih tidak sabaran dan sensitif sekali.

__ADS_1


(Andri)


Mungkin itu bawaan orang hamil kali pak


(Ben)


Bisa jadi sih...


Udah buruan entar kacau lagi kalau lisa ngirim pesan lagi...


(Andri)


Iya pak...


Andri lantas melajukan mobil menuju arah rumah dengan cepat.


15 menit kemudian ben sampai di rumah,setelah berterima kasih kepada andri,dengan tergesa gesa ben masuk kedalam rumah dan menemui lisa.


Sesampainya di depan kamar,sebelum membuka pintu ben menarik nafas panjang sebelum bertemu istrinya itu..


Dan ketika pintu terbuka,ia melihat lisa sedang duduk di sofa yang mengarah ke pintu, dengan tatapan kesal lisa menatap kearah ben. Dengan sedikit nyengir kuda ben berjalan mendekati lisa.


(Ben)


Sayang.....


(Lisa)


Kamu mah nyebelin tau gak?kan aku udah bilang buruan,kamu malah telat sih...


(Ben)


Maaf sayang...jalanan tadi macet banget,maafin ya


Emang kenapa sih nyuruh cepat cepat pulang? Kamu mau apa hmm...?


(Lisa)


Gak.....


Aku gak mau apa apa (beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan ben)


Ben dibuat bingung atas perubahan lisa, ia hanya bisa sabar menghadapi istrinya yang sedang hamil itu.


Dengan perasaan yang masih kesal lisa lalu pergi menuju taman belakang.


Lisa sendiri tak tau apa yang sedang dikesalkannya. Intinya sekarang ia hanya merasa kesal terhadap ben.


Ben membuka pakaian kerjanya. setelah berganti pakaian rumah ben mencari lisa keluar, dan ben melihat lisa sedang duduk di ayunan sambil membaca sebuah buku.


Ben lantas menghampirinya.


(Ben)


Sayang....


(Lisa)


Hmmm.....


(Ben)


(Lisa)


Marah kenapa?


Aku gak marah kok..oh iya sayang buku ini bagus deh..


Ben makin dibuat bingung dengan tingkah lisa yang sedikit berubah ubah,tapi ben tak mau terlalu memusingkannya,ia yakin ini pengaruh dari kehamilannya.


(Ben)


Kamu beli buku ini sayang?


(Lisa)


Enggak,ini dari rosa


Lisa lalu menyudahi bacaannya dan beralih mengobrol ke ben. Dan kini entah kenapa ia ingin sekali bermanja manja dengan ben.


Lisa lantas memeluk tubuh ben dan memendamkan wajahnya di dada ben.


Ben tersenyum melihat tingkah istrinya itu.


Ben membalas pelukan itu dengan mengusap lembut rambut lisa.


(Ben)


Udah sore,kamu gak mandi sayang?


Jawaban dari lisa sontak membuat mata ben terbelalak.


(Lisa)


Mandi,tapi maunya sama kamu... (masih dalam posisi berpelukan)


Ben memang tak akan menolaknya,ia hanya bingung,jika biasanya lisa menolak saat di ajak ben mandi bareng,tapi kali ini lisa sendiri yang memintanya.


Ben merasa seperti diatas angin,meski harus menghadapi mood lisa yang kadang berubah ubah, tapi ia juga merasa banyak di untungkan jika lisa sedang bermanja manja seperti saat ini.


Tanpa pikir panjang lagi,dan sebelum lisa berubah pikiran, ben langsung menggendong tubuh istrinya itu menuju kamar mandi mereka.


Entah apa yang telah merasuki lisa,ia terlihat sedikit lebih agresif terhadap ben. Saat di gendong menuju kamar lisa menciumin leher ben dan bahkan meninggalkan jejak merah.


Sesampainya di kamar,ben langsung membawa lisa kekamar mandi dan mulai membuka baju yang dikenakan oleh lisa.


Saat melihat tubuh lisa,ben berusaha sebisa mugkin untuk menahan hasratnya,ia takut jika dirinya mengikuti hasratnya itu akan berdampak pada baby di rahim lisa.


Lisa yang tak memakai apa apa lagi,kini mulai membuka baju yang dipakai oleh ben. Dengan begitu agresif nya lisa menciumin dada ben dan terus memeluk tubuh ben, ben juga membalas menciumin leher dan dada lisa. Sambil membasahi badan mereka dengan air hangat.


10 menit mereka didalam kamar mandi,dan setelah selesai keduanya lalu keluar dari kamar mandi.


Masih menggunakan bath robe ben membawa lisa untuk duduk di depan meja riasnya dan mengeringkan rambut lisa dengan handuk.


Lisa yang dalam posisi duduk dan ben berdiri dihadapannya bertanya ke ben.

__ADS_1


(Lisa)


Sayang....


(Ben)


Hmmmm.....


(Lisa)


Kok tadi pas mandi,aku ngerasa kamu kaya jaga jarak banget sama aku,gak seperti biasanya?


Ben yang mendengar pertanyaan lisa paham apa yang sedang dimakasud oleh lisa. Ben lalu berjongkok dihadapan lisa.


(Ben)


Siapa bilang aku jaga jarak sama kamu,hmmm


Aku cuma menahannya sayang,asal kamu tau aku gak akan tahan kalau gak menyentuh kamu,tapi sekarang aku takut,aku takut kalau aku ngikutin hasrat ku,nanti bakal kenapa kenapa sama baby kita dan aku gak mau kamu atau baby kita kenapa kenapa!!! (Sambil memegang perut lisa)


Dan jawaban lisa kali ini sukses membuat ben tak bisa berkata kata lagi dan ia dibuat bingung setengah mati.


(Lisa)


Tapi aku pengen sayang....


Ben tak tau apa yang harus ia katakan,jika mengikuti hasratnya mungkin mereka saat ini sudah berakhir diatas ranjang. Tapi ia bingung,apa lagi saat melihat ekpresi memelas dari lisa semakin membuatnya tak bisa berfikir lagi.


(Ben)


Sayang, aku pun sama kaya kamu, tapi aku takut menyakiti kamu atau baby kita.


(Lisa)


Emm...bentar deh aku telpon rosa dulu...


Ben hanya bisa menggaruk kepalanya melihat kemauan lisa yang tak bisa ditolak itu. Lisa beranjak dari duduknya dan mengambil ponselnya. Ia serius untuk menelpon rosa dan menanyakannya kepada rosa,setelah panggilan terhubung.


πŸ“² lisa : hallo ros, kamu lagi sibuk gak?


πŸ“² rosa : enggak, ini gue lagi dijalan otw Rs,kenapa?


πŸ“² lisa : ros, aku mau nanya sama kamu


πŸ“² rosa : nanya apaan?


πŸ“² lisa : boleh kan gue berhubungan suami istri?


Rosa yang mendengar pertanyaan sahabatnya itu kaget sekaget nya,lisa yang sangat pemalu dan kalem itu menanyakan hal seperti itu.


πŸ“² rosa : what.....maksud lo seks..


πŸ“² lisa : iya...


πŸ“² rosa : kak ben minta jatah sama lo sesore ini?


πŸ“² lisa : bukan ben,tapi aku yang pengen.


πŸ“² rosa : OMG....are you really??


πŸ“² lisa : iihh....lama deh jawabnya, buruan boleh atau gak sih?


πŸ“² rosa : sebenarnya gak ada masalah,dan juga kondisi kandungan lo sehat,tapi saat berhubungan kalian harus tau batasan batasannya,dan usahakan lo dalam posisi yang nyaman agar gak ngeganggu baby lo.lo coba buka internet deh posisi yang aman buat ibu hamil ,dan ingat ya jangan terlalu berlebihan.


πŸ“² lisa : syukur deh kalau gitu, thanks ya sayang..muach...muach...


πŸ“² rosa : yaudah kalau ada yang mau lo tanyain lagi telpon gue aja, dah dulu gue lagi nyetir nih ...bye


πŸ“² lisa : oke bye...


Ben yang duduk di sofa melihat ekspresi senang dari wajah lisa, hanya bisa memandang heran kepada istrinya itu, batinnya:


"istri gue ngidamnya ginian yah"


Lisa langsung menghampiri ben yang duduk menatapnya, Dan langsung duduk dipanggkuan ben.


(Ben)


Rosa bilang apaan?


(Lisa)


Kata rosa gak papa,tapi harus tau batasan batasannya, dan dia juga bilang cari posisi senyaman mungkin untuk aku.


Ben tersenyum geli mendengar ucapan dari lisa.


(Ben)


Sayang...kenapa gak dari dulu aja sih kamu bersikap kaya gini... (mencoba menggoda lisa)


Ben lalu menarik dagu lisa dan meraup bibir lembut nya, dan melumat habis bibir tipis itu. Sesekali terdengar lenguhan yang tertahan dari mulutnya saat tangan ben meraba gundukan sintal miliknya.


Ben lantas menggedong tubuh lisa menuju ranjang, mereka berdua yang tadi masih menggunakan bathrobe,sekarang bathrobe tersebut telah tergeletak di lantai.


Ben sangat bersikap hati hati saat mereka melakukan nya dan berusaha membuat lisa senyaman mungkin. Ben merasakan sedikit perbedaan saat mereka berhubungan sekarang, melihat lisa yang sedikit lebih agresif membuatnya merasa ada sensasi berbeda kali ini.


Ben yang berada diposisi bawah membiarkan lisa bergerak semaunya dan memuaskan hasrat yang tengah dirasakannya.


Gerakan demi gerakan dari tubuh lisa hanya bisa dinikmati oleh ben, Pelan namun menggairahkan.


Tidak seperti biasanya,jika biasanya lisa hanya mampu menahan klimaksnya 5 sampai 10 menit, kini sudah 30 menit tapi lisa belum juga mencapai klimaksnya.


Keringat telah membasahi tubuh lisa dan membuat tubuh mulusnya itu mengkilap.


Ben hanya bisa memejamkan matanya menikmati perlakuan lisa terhadapnya, dan di menit ke 45 menit tubuh keduanya sama menegang dan akhirnya mereka melepaskannya bersamaan. Lisa terlihat kelelahan dan menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh ben.


Ben lalu menyelimuti tubuh mereka dengan selimut. Ia mengelus lembut rambut lisa dan mencium kening lisa.


Hai.....readers setia novel "MALAM YANG PANJANG" gak kerasa ya udah 100 eps Ben dan Lisa menemani kalian, sekali lagi terimakasih ya atas dukungan kalian. Tanpa kalian mungkin Novel ini tidak akan sampai di eps 100 seperti sekarang. terimakasih telah mau membaca karya saya, dan maaf jika saat penulisan banyak kesalahan dan penempatan kata yang tidak sesuai. Kritik dan saran dari kalian sangat membantu saya saat membuat cerita ini.


Ide ide dari kalian akan saya pertimbangkan.


sekali lagi terimakasih readers 😘😘😘


dukung terus ya novel ini dan jangan lupa ❀ dan likeπŸ‘. Di episode selanjutnya akan lebih menarik dan akan semakin greget.

__ADS_1


saranghae readers ❀❀❀❀❀❀❀❀❀


__ADS_2