Malam yang panjang

Malam yang panjang
136. BICARA


__ADS_3

Dua hari kemudian, rosa dan endy pergi menemui orang tua rosa, dan kali ini rosa meminta hanya kedua orang tuanya saja yang hadir, ia tak mau orang lain ikut mengurusi urusannya.


Kedua orang tua rosa akhirnya setuju untuk bertemu dengan putri mereka tanpa membawa kelurga baru mereka.


Rosa dan endy tiba terlebih dahulu dan tak lama kemudian di susul oleh mama rosa dan yang terakhir datang ialah papa rosa.


Setelah bertemu, tanpa basa basi rosa langsung mengutarakan maksud dan tujuannya untuk bertemu kedua orang tuanya.


(Rosa)


Ma , pa rosa langsung to the point aja, rosa cuma bilang ke papa & mama soal rencana pernikahan rosa dan kak endy...


(Papa rosa)


Papa sudah menegaskan ke kamu kemaren, papa tidak melarang mu untuk menikah, tapi sekarang kamu punya saudara yang lebih tua dari kamu dan kamu tidak bisa melangkahi mereka....


(Rosa)


Pa....kenapa sih dari dulu papa selalu begini, rosa anak kandung papa & mama tapi kenapa papa sama mama lebih mementingkan mereka ketimbang rosa sih...


Endy tak ingin suasana menjadi tegang dan berselisih, ia lalu meminta rosa untuk tenang dan membiarkan dirinya yang berbicara ke papa nya rosa.


(Endy)


Om tante, sebelumnya saya minta maaf, mungkin om sama tante mendengar rencana kami ini secara mendadak, tapi saya dan rosa telah berpacaran selama satu tahun, dan saya benar benar serius ingin menikahi rosa om tante...saya sangat mencintai rosa, dan saya ingin bisa menjaga rosa,apa lagi saat ini rosa hanya tinggal sendiri dijakarta...saya harap om dan tante mau menerima rencana kami ini...


(Rosa)


Pa...ma rosa cuma mau bahagia sama orang yang rosa sayang, dan selama ini rosa selalu mengikuti kemauan kalian tanpa protes sama sekali, rosa mohon kali ini aja papa sama mama mau menuhin permintaan rosa...


(Mama rosa)


Kalau mama itu terserah kamu sayang, selagi itu membuat kamu bahagia mama akan selalu ngedukung kamu...


(Rosa)


Makasih ma...


(Endy)


Makasih tante...


(Rosa)


Pa....


(Papa rosa)


Baiklah...papa setuju


(Rosa)


Makasih pa...


(Endy)


Makasih om...


(Papa rosa)


Papa akan stay di indonesia karena ada beberapa pekerjaan, kira kira kapan kami bisa bertemu orang tua kamu untuk membahasnya..


(Endy)


Secepatnya om, saya akan mengabari orang tua saya...


(Mama rosa)


Apa orang tua kamu setuju dengan rosa...


(Endy)


Iya tante, orang tua saya sudah lama mendesak saya untuk segera melamar rosa...


(Mama rosa)


Baguslah...kalau rosa bisa diterima baik oleh keluarga kamu...


Kedua orang tua rosa akhirnya sadar jika selama ini mereka terlalu egois, dan hanya memikirkan diri sendiri, dan tanpa mereka sadari mereka telah melukai perasaan anak mereka sendiri.


Dan setelah mendengar anak mereka memohon seperti itu barulah mereka menyadarinya.


Jika mereka ingin merasakan kebahagiaan pastinya anak mereka pun ingin merasakan hal yang sama.


Dan akhirnya rosa dan endy, bisa bernafas lega dan bisa memulai mempersiapkan rencana mereka dengan matang.


Setelah selesai membicarakan dengan orang tuanya rosa dan endy menikmati makan malam bersama dengan tenang tidak seperti sebelumnya yang penuh dengan ketegangan.


Selesai makan kedua orang tua rosa pamit dan pergi secara terpisah.


Rosa dan endy juga pergi meninggalkan restoran.


Di perjalanan pulang rosa bisa tersenyum lega, ia merasa seperti beban berat di pundaknya kini telah hilang.


Endy pun ikut merasa lega, rintangan yang menurutnya cukup besar sudah berhasil ia lewatin.


(Endy)


Benarkan, gak ada yang gak mungkin....


Sekeras apa pun papa kamu tetap bisa luluh juga kan...


(Rosa)


Iyaa...aku benar benar gak nyangka papa bisa dengan mudah menyetujuinya...


(Endy)


Sekarang tinggal ngomong ke papa,


Mama aku..aku yakin mereka bakal senang ngedengarnya...


Endy dan rosa akhirnya bisa menuju kebahagiaan mereka.


----------------------------


Tanpa mau menunggu lama lagi, dua hari kemudian, setelah selesai bertugas di Rs endy mengajak rosa untuk menemui orang tuanya.


Sebenarnya endy sudah menelpon orang tuanya dan menceritakannya tapi mama dan papa endy mau mendengarnya secara langsung dan menanyakan kebenarannya kepada rosa langsung.


Sore itu sepulangnya dari Rs keduanya langsung menuju kediaman orang tua endy. Meski lelah sehabis bekerja tapi mereka tak merasakannya dan malah terlihat antusias sama sekali...


45 menit kemudian keduanya sampai dirumah kedua orang tua endy.


Kedatangan mereka disambut hangat oleh orang tua endy...


(Rosa)


Malam tante, malam om...


(Mama endy)


Udah lama banget tante gak ketemu kamu, tante jadi kangen deh..


(Papa endy)

__ADS_1


Iya...gimana liburannya kemaren lancar kan ?


(Rosa)


Iya om...


(Endy)


Mama sama papa gak kangen sama endy...


Bukannya menjawab mama dan papa endy terlihat cuek dan mereka lebih fokus kepada rosa....


(Mama endy)


Oh iya kamu pasti belum makan kan, tante udah masak loh buat kamu kita makan yukk...


(Rosa)


Makasih ya tante...


Mama endy lalu mengajak rosa menuju meja makan dan disusul oleh papa endy, sedangkan endy sendiri di abaikan oleh mama & papa nya...


Dan tak lama kemudian kakak endy datang dan heran melihat adiknya itu menggerutu sendirian...


(Aldy)


Endy....ngapain lo ngedumel sendirian


(Endy)


Eh...bang baru pulang lo...


(Aldy)


Mama sama papa ada kan?


(Endy)


Kok lo nanya ke gua sih? Kan elo yang tinggal disini...


(Aldy)


Udah seminggu gua gak pulang....makanya gua nanya ke lo...


(Endy)


Ckckckc....dasar lu bang...ada mama sama papa di ruang makan...


(Aldy)


Owh....yaudah yukk gua udah laper juga nih...


Endy bersama kakaknya menuju ruang makan dimana mama dan papanya sedang asyik mengobrol dengan rosa.


Mama dan papa endy heran melihat ternyata anak tertuanya pulang kerumah.


(Papa endy)


Ingat pulang juga ternyata kamu..


(Aldy)


Maaf pa...aldy banyak kerjaan


(Mama endy)


Udah..udah sekarang kita makan


Aldy sedikit heran dan tidak mengenal sosok gadis yang duduk di sebelah mamanya.


(Aldy)


Ndy....siapa yang di sebelah mama


(Dengan nada suara berbisik)


(Endy)


Owh...iya gua lupa bang ngenalin ke lo


Kenalin dia rosa calon istri gue...


(Aldy)


Wah....lu serius mau merried waahh selamat ya...


(Mama endy)


Rosa...kenalin ini aldy kakaknya endy...


(Aldy)


Aldy....abangnya endy


(Rosa)


Rosa....kak...


(Mama endy)


Udah ya ngobrol nya sekarang kita makan....


Suasana malam itu terasa begitu hangat bagi rosa, ia merasakan betul arti sebuah keluarga saat bersama mama & papa endy, hal yang tidak ia dapatkan sewaktu orang tuanya bersama dulu


Setelah selesai makan, mereka semua berkumpul di ruang keluarga dan disitulah papa endy mulai bertanya ke endy soal hubungannya dengan rosa.


(Papa endy)


Endy....


(Endy)


Iya pa..


(Papa endy)


Jadi gimana? Apa yang kamu katakan lewat telpon itu serius


(Endy)


Iya pa endy serius, endy juga udah bertemu dengan orang tua rosa


(Papa endy)


Bagus kamu sudah bersikap layaknya laki laki...


Jadi kapan papa & mama bisa bertemu dengan kedua orang tua rosa...


(Endy)


Terserah papa sama mama aja bisanya kapan?


(Mama endy)


Bukannya papanya rosa tinggal di australi ...

__ADS_1


(Rosa)


Iya tante, tapi untuk beberapa bulan ini papa stay di indo karena ada pekerjaan...


(Papa endy)


Bagaimana kalau lusa...


Semakin Cepat semakin baik kan...


Endy & rosa saling melihat satu sama lain...


(Rosa)


Iya om, nanti rosa beritau papa sama mama...


(Endy)


Soal tempat nanti endy kabarin lagi ya papa sama mama...


(Mama endy)


Syukurlah....kalau hubungan kalian berjalan serius ...


Oh iya ros, endy sudah ngelamar kamu secara pribadi belum.....???


Rosa kaget mendapat pertanyaan seperti itu, ia bahkan sesekali melirik ke arah endy...


(Aldy)


Pasti belum....endy itu emang gak romantis sama sekali...


(Endy)


Enak aja....lu tuh yang gak romantis


Ma...endy sudah ngelamar rosa waktu kemaren di AS....


(Rosa)


Iya tante


(Sambil menunjukkan cicin dijarinya)


(Mama endy)


Wahh.....mama gak nyangka anak mama bisa romantis juga


(Endy)


Pasti dong ma....


Obrolan mereka berlanjut, sesekali mereka tertawa karena tingkah konyol kakak beradik yang sifatnya hampir sama itu.


Rosa benar benar merasa senang bisa berkumpul bersama mereka, rosa sangat berharap semua rencananya berjalan lancar tanpa ada lagi rintangan yang harus mereka hadapi.


Tanpa terasa hari semakin malam, endy lalu pamit kepada orang tuanya untuk mengantarkan pulang rosa


(Endy)


Pa , ma udah malam, endy anter rosa pulang dulu ya...


(Mama endy)


Yaudah...kalian hati hati ya dijalan


(Papa endy)


Jangan ngebut ngebut bawa mobilnya ndy...


(Endy)


Iya pa...


(Rosa)


Om, tante rosa pulang dulu ya...


(Mama endy)


Iya sayang sampai rumah langsung istirahat ya..


(Rosa)


Iya tante...


(Papa rosa)


Hati hati ya nak rosa


(Rosa)


Iya om


(Endy)


Bang gua pulang dulu ...


(Aldy)


Iya...hati hati bawa anak orang..


Endy dan rosa lalu pergi dari rumah orang tua endy dan langsung menuju rumah rosa...


45 menit kemudian mereka sampai di rumah rosa, endy lalu mengantar rosa sampai di depan pintu rumahnya.


(Endy)


Langsung istirahat ya...


(Rosa)


Iya, kamu hati hati ya dijalan


Jangan lupa kabarin kalau udah sampai...


(Endy)


Iyaa....


Aku pulang ya...


(Rosa)


Iya...


Endy lalu berbalik menuju mobilnya, dan rosa membuka pintunya,saat rosa ingin masuk tiba tiba endy berbalik arah dan menghampiri rosa kembali, rosa yang terlihat bingung dan ingin bertanya tiba tiba endy dengan cepat mendorong tubuh rosa untuk masuk kedalam dan langsung menutup pintu


Setelah merasakan ciuman pertama mereka kemaren endy dibuat candu dan ingin kembali merasakannya.


Masih dengan posisi berdiri endy mencium bibir kekasihnya itu, lumatan demi lumatan endy berikan di bibir tipis rosa, endy lalu mengarahkan tubuh rosa menuju sofa, keduanya dibuat lupa dan begitu menikmati cumbuan mereka, bagi endy rasa manis yang ia dapati saat mencium bibir rosa membuatnya jadi ketagihan.


Setelah dirasa puas akhirnya keduanya pun mengehentikan cumbuan mereka, jika ingin menuruti hasrat mereka berdua, mereka tak ingin berpisah malam ini tapi keduanya tak ingin sesuatu yang telah mereka janjikan harus mereka ingkari sendiri.


Dan endy langsung pamit pulang sebelum ia melewati batasnya.

__ADS_1


__ADS_2