
Kepala lisa terasa sangat pusing,saat ia membuka mata ia sama sekali tidak mengenali tempat itu,ia mencoba mengingat kembali apa yang terjadi sebelumnya
*flashback on*
Lisa turun dari taksi dan masuk ke dalam apartemen setelah sampai di lantai 12 ia keluar dari lift dan saat ingin masuk kedalam apartemen tiba tiba ada orang yang membekap mulutnya dan saat itu ia tidak ingat kembali
*flashback off*
(Lisa)
Aku dimana ini...
Lisa bangkit dari tempat tidur itu dan mencoba membuka pintu tapi pintu itu terkunci lisa berteriak tapi tetap tidak ada yang membuka kan pintu....
[Di bandara]
Ben sangat gelisah ia terus berdoa dalam hati agar lisa tetap aman dan vidi tidak akan mencelakainya.....
Reno sedang berbicara dengan seseorang di telpon.sedangkan ranti terus menerus menghubungi ponsel vidi tapi tidak di jawab ....reno yang terlihat sudah menutup ponselnya menghampiri ben dan ranti.
(Reno)
Ben.....vidi dan lisa gak ke amerika
(Ben)
Maksud lo ren?? Lisa masih di indonesia
(Reno)
Iya....barusan gue di telpon sama orang suruhan bokap gue dan tidak ada nama penumpang vidi atau lisa di pesawat yang berangkat ke amerika ...lisa masih di indonesia kita harus cepat ,buat cari lisa...
(Ranti)
Tapi kak kita mau cari kemana? Gue sudah menelpon nomer kak vidi tapi tetap tidak di jawab...apa kita lapor polisi aja
(Reno)
Kita belum ada bukti kalau vidi yang membawa lisa...
Ben bingung bagaimana ia bisa menemukan lisa ia sangat terlihat frustasi,saat dia kebingungan tiba tiba ponselnya berdering dan saat ia melihat ke layar tertera "Camer ibu" ben semakin frustasi apa yang bakal dia jelaskan ke orang tua lisa
(Reno)
Ben....siapa? Kenapa lo gak angkat
(Ben)
Nyokapnya lisa....gue bingung ren gue harus bilang apa ke mereka ...
(Reno)
Mending lo angkat deh tapi jangan bilang soal keadaan lisa sekarang...
Ben mengangguk....
Ben: hallo bu...
Ibu lisa: hallo ben...ibu mau tanya kok tumben ya hp lisa gak aktif ibu telpon
Ben: a...hp lisa sengaja di matikan bu
Ibu lisa: loh kenapa?
Ben: ah..ini lisa lagi ada tugas kunjungan ke rumah sakit jadi dia gak mau di ganggu bu...
Ibu lisa: oh gitu yaudah deh entar tolong kasih tau ke lisa ya ben ibu tadi telpon
Ben: i..iya bu entar ben sampein ke lisa
Ben mematikan ponselnya.
*
Lisa yang terkurung di sebuah kamar hanya bisa terus menangis ia benar benar ketakutan ia sudah tau ini pasti ulah vidi,saat ia duduk menangis tiba tiba pintu terbuka dan seorang pelayan masuk mengantarkan makanan untuk lisa,dengan cepat lisa langsung menghampiri pelayan itu...
(Lisa)
Mba...tolong lepasin aku,aku gak mau disini
(Pelayan)
Maaf non saya tidak bisa ini perintah tuan
(Lisa)
Mba..tolong....saya gak mau disini ini bukan rumah saya tolong lepasin saya
Pelayan itu hanya terdiam dan melepaskan genggaman lisa,tapi lisa tidak mau kalah ia menarik paksa pintu yang ingin ditutup pelayan itu, hingga si pelayan terjatuh dan pintu terbuka...lisa lari dari kamar dan dikejar oleh si pelayan...lisa pun melihat pintu rumah itu dan berlari kearah sana...saat ia ingin membuka handle pintu tiba tiba vidi menarik lengan lisa ...
(Vidi)
Kamu mau kemana sayang..
(Lisa)
Lepasin....kamu sakit tau gak (mencoba melepaskan pegangan vidi)
__ADS_1
(Vidi)
Gue gak akan ngelepasin kamu begitu aja setelah susah payah aku membawa mu kesini...
(Lisa)
Vidi lepasin... (terus meronta)
Sampai kapan pun aku gak pernah suka sama kamu
(Vidi)
Dan gue juga gak akan pernah menyerah buat lo mau mencintai gue...
Vidi kembali menyeret lisa kekamar,sesampai nya di kamar vidi mengunci kamar dan melemparkan tubuh lisa ke atas ranjang...lisa semakin ketakutan vidi terus mendekati lisa dan lisa semakin menjauh dari vidi
(Vidi)
Gue yakin lisa....mulai malam ini lo bakal jadi milik gue
(Lisa)
Gila kamu vidi...mimpi kamu sampai aku mati pun aku gak akan mau jadi milik orang sakit kaya kamu....
Lisa lantas lari dari ranjang menuju arah pintu dan dengan cepat vidi langsung menghalangi lisa
(Vidi)
Apa sih yang lo lihat dari ben...dia bajingan yang gak ada apa apanya dan dia gak pantas buat kamu lisa
(Lisa)
Justru kamu yang bajingan dan kamu yang gak pantas buat aku...ben gak pernah nyakitin aku seperti ini
(Vidi)
Gue gak bakal seperti ini kalau kamu mau jadi milik ku ...aku cinta sama kamu lis
(Lisa)
Enggak......enggak kamu orang sakit vidi kamu gak pernah cinta sama aku kamu jahat.....hiks..hiks..
Vidi mendekati lisa dan ingin memeluknya dalam hatinya ia pun tak tega melihat lisa menangis dan ketakutan seperti ini ,tapi ia tidak punya cara lain cinta nya ke lisa sudah membuat akal sehat nya hilang...
(Lisa)
Jangan pernah kamu nyentuh aku....
Saat lisa melihat pisau buah yang tadi di bawa pelayan ia langsung mengambilnya dan mengancam jika vidi tidak melepaskannya lebih baik ia mati
(Vidi)
(Lisa)
Lebih baik aku mati vidi dari pada aku harus disini bersama kamu...
(Vidi)
Lis aku mohon taroh pisau itu kamu bisa mencelakai diri kamu sendiri..
Vidi terus maju mendekat ke arah lisa dan membuat lisa semakin terpojok dan mau tidak mau ia pun melukai tangannya rasa sakit terasa saat lisa membelah tangannya dan ketika darah mengalir pandangan lisa pun kabur dan ia pingsan
Saat tidak sadar ia masih mengingat ben dan mengucapkan dalam hati "ben aku sayang sama kamu maaf kalau aku harus pergi dengan cara seperti ini ,ayah ibu maaf kan lisa,lisa sayang kalian"
Vidi yang melihat lisa bersimbah darah langsung melilit tangan lisa dengan kain dan menggendongnya dan ia langsung melaju ke rumah sakit
Setelah sampai di RS vidi langsung membawa lisa ke UGD saat memasuki rumah sakit tanpa sengaja Vidi berpapasan dengan indi , indi yang baru saja selesai check up melihat jika yang di gendong pria itu adalah lisa,saat indi memastikan lagi ternyata benar itu lisa. Dengan cepat indi menelpon reno
Reno: iya sayang kenapa?
Indi: beb...aku barusan liat lisa..
Reno: APAAAA.....dimana sayang?dimana kamu liat
Indi: di Rs xxxx kamu buruan ke sini beb
Reno: iya ...iya bentar lagi aku kesana
(Ben)
Ren....lo kenapa?
(Reno)
Indi ngabarin kalau dia barusan liat lisa di Rs
(Ben)
Apa...Rs? ren buruan kesana...
(Reno)
Iya ben lo tenang dulu
*
[Di RS]
__ADS_1
Vidi tidak menyangka lisa bisa sebegitu nekadnya hingga mau melukai dirinya sendiri,sebegitu tidak sukanya kah lisa terhadapnya sampai lisa seperti itu tanpa sadar ia meneteskan air mata saat ia sedang menunggu kabar dari dokter yang menangani lisa tiba tiba ben datang dan langsung memukul wajah vidi
(Ben)
Bangsat lo ya....lo apakan lisa (bukkk...suara pukulan ben ke wajah vidi)
(Reno)
Ben...ben...tenang ben ini rumah sakit lo tenang...mending kita tunggu kabar dari dokter....
Saat emosi ben masih belum tertahan dokter keluar dari UGD dan menanyakan siapa yang bergolongan darah O
(Dokter)
Maaf apa di antara kalian ada yang bergolongan darah O
Secara bersamaan ben dan vidi menjawab
(Ben & vidi)
Saya dok
(Ben)
Saya dok...golongan darah saya O ambil darah saya aja..
Ben langsung mengikuti seorang perawat untuk melakukan transfusi darah....
2 jam berlalu...ben sudah kembali menunggu lisa di depan ruang UGD ia terus berdoa agar lisa tidak kenapa kenapa...dan tidak lama kemudian perawat keluar dan bertanya..
(Perawat)
Maaf ada yang bernama ben
(Ben)
Saya sus...
(Perawat)
Silahkan masuk pasien dari tadi memanggil nama anda terus
Dengan cemas ben langsung masuk kedalam ruangan menemui lisa,saat ia melihat keadaan lisa yang sangat pucat ben langsung memeluk lisa
(Ben)
Sayang....aku disini ini aku ben (sambil menciumin tangan lisa)
Sayang aku mohon kamu bangun....
Perlahan mata lisa terbuka saat ia melihat ben sudah ada di depannya
(Lisa)
Ben....
(Ben)
Sayang.....iya aku disini
(Lisa)
Ben...aku takut...hiks...hiks...hiks
(Ben)
Sayang kamu tenang ya kamu sudah aman ada aku disini aku bakal ngejagain kamu udah ya...jangan nangis lagi
Ben memeluk dan menenangkan lisa yang masih sangat syok , perawat pun menyuntikkan obat penenang agar lisa tertidur karna kondisi lisa masih sangat lemah....
Perawat pun membawa lisa ke kamar rawat inap dan di ikuti oleh ben dari belakang...saat itu juga ben berkata ke vidi
(Ben)
Urusan kita belum selesai,gue bakal bikin perhitungan sama lo (pergi menyusul lisa)
(Ranti)
Kak vidi....aku benar benar kecewa sama kakak....kak vidi udah buat lisa hampir kehilangan nyawanya, lebih baik kak vidi pergi dari sini...
(Reno)
Yang di bilang ranti benar lebih baik lo pergi dari sini dan jangan pernah ganggu lisa lagi
Mereka semua pun pergi meninggalkan vidi seorang diri .
Tapi Vidi mulai berubah fikiran ia akan tetap berusaha mengejar cinta lisa!!tapi tidak dengan kekerasan atau tindakan yang bisa mencelakai lisa lagi.ia akan terus membuktikkan kalau cinta nya ke lisa tulus.dan ia pun mengikuti saran dari ranti dan reno untuk pergi dari rumah sakit.
__ADS_1