
Reno sampai di parkiran appartemen milik ben, ia dan endy pun membantu ben untuk keluar dari dalam mobil,dengan baju yang basah kuyub dan muka yang terlihat pucat,reno dan endy mencoba membantu ben berjalan untuk masuk kedalam appartemen,tapi ben menolaknya dan menepis dengan kasar pegangan teman temannya,ia lalu berjalan sendiri menuju kamar appartemennya.
(Endy)
Ren...kok lo biarin ben pergi sendiri sih gue takut kalau tuh anak nekat
(Reno)
Enggak...ben gak bakal seperti itu,gue tau banget ben seperti apa,kali ini dia pasti ngin sendirian kita biarin aja dulu dia buat nenangin pikirannya,besok pagi pagi kita kesini lagi
Reno lalu menuju resepsionis untuk menitipkan kunci mobil milik ben.
Dengan langkah yang lemah dan sorot mata yang kosong ben sampai di pintu appartemennya,saat dia masuk ia langsung menuju ke kamar lisa , saat ia membuka pintu ia melihat bayangan lisa yang duduk di meja bacanya dan tersenyum ke arahnya. Ben langsung mendekatinya dan seketika bayangan itu menghilang , dengan air mata yang mengalir ben berteriak memanggil nama lisa
(Ben)
LISA.....LISAAAA JANGAN TINGGALIN AKU SAYANG...LISAAAAA
Ben terduduk di lantai dan bersandar pada lemari,ia terus menyesali perbuatan nya di masa lalu,harusnya hal itu tak pernah ia lakukan dan sekarang ia menerima hasil dari perbuatannya.
*
*
*
Sama halnya dengan ben lisa masih terus menangis di kamar , air matanya serasa tak ingin berhenti mengalir , dada nya terasa sakit mengingat tentang foto foto itu, dalam hatinya
"Kenapa...kenapa rasanya sakit banget seperti ini " sambil terus ia memegangi dadanya.
Tidak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu,tapi lisa tidak menghiraukannya, lalu masuk seorang wanita paruh baya dia adalah bi sumi istri dari mang ujang,bi sumi membawakan makanan untuk lisa ia berfikir pasti lisa belum makan.
Dan saat melihat lisa yang duduk di bersedekap dan menangis sejadi jadinya bi sumi lalu menghampiri lisa
(Bi sumi)
Neng lisa....neng kenapa?
(Lisa)
Bi sumi...
Hiks...hiks...
Hiks...hiks...
(Bi sumi)
Neng cerita neng ke bibi kalau neng lisa punya masalah,jangan di simpan sendiri atuh neng...
Lisa lalu memeluk bi sumi dan menangis sejadi jadinya,bi sumi sangat mengenal lisa seperti apa? Lisa bukan tipikal orang yang mau menceritakan kesedihannya pada orang lain,ia lebih memilih menyimpan nya sendiri tanpa ada orang yang tau. Lisa sudah seperti anak sendiri bagi bi sumi , karna ia sendiri memang tak memiliki anak,sedari lisa kecil ketika lisa datang kevilla untuk liburan bi sumi selalu mengurusnya.
Bi sumi mengelus pundak lisa untuk menenangkannya.
Hampir satu jam lisa menangis,dan kini ia kelelahan dan tertidur di pelukan bi sumi,dengan hati hati bi sumi membaringkan lisa dan menyelimuti tubuhnya
Bi sumi sangat merasa kasian terhadap lisa ,ia tak tau bagaimana bisa lisa yang ceria bisa menangis menjadi jadi seperti tadi. Setelah memastikan lisa tertidur dengan nyenyak bi sumi pun pergi meninggalkan lisa yang tertidur.
Rumah bi sumi dan mang ujang berada di belakang villa,sesampainya di rumah bi sumi berkata ke suaminya
(Bi sumi)
Kang....neng lisa kenapa atuh?
(Mang ujang)
Akang juga gak tau,tapi sepertinya neng lisa ada masalah berat
(Bi sumi)
Saya tadi ngeliat neng lisa nangis menjadi jadi seperti ada beban berat di dada nya,saya gak tega atuh ngeliat neng lisa seperti itu
(Mang ujang)
Terus neng lisa kumaha...
(Bi sumi)
Sekarang neng lisa udah tidur ,sepertinya kecapekan
Tuan sama nyonya tau gak neng lisa kemari?
(Mang ujang)
Sepertinya tidak,tadi neng lisa berpesan kalau tuan sama nyonya nanya bilang tidak ada
Kita pantau terus saja keadaan neng lisa semoga neng lisa baik baik saja
__ADS_1
(Bi sumi)
Iya kang....
*
*
*
Ke esok kan paginya reno dan yang lain mendatangi appartemen milik ben, mereka berharap hari ini ben sudah agak tenang..dan saat mereka sampai dan mengetuk pintu,tak ada jawaban dari dalam,untungnya reno masih mengingat pascode appartemen nya ben
Reno dan yang lain masuk dan mendapati ben terbaring di lantai dengan pecahan gelas di tanganya , rupanya semalam ben mengahbiskan banyak alkohol hingga ia tidak sadar kan diri.
Reni dan endy langsung mengahampiri ben.
(Endy)
Ben....lo kenapa?
(Reno)
Ben bangun ben...
Reno dan endy membantu ben untuk masuk kedalam kamar dan membaringkannya,dengan cepat endy mengambil kotak obat untuk membersihkan luka ditangan ben
(Ardi)
Ren....ini gak bisa terus dibiarkan ben bakal lebih nekat lagi...kita harus cari lisa?
(Reno)
Gue gak nyangka ben bisa segila ini,tapi kita mau cari kemana?
Dan saat bersamaan terdengar suara bel berbunyi...dengan cepat ardi berlari untuk membuka kan pintu,saat ardi membuka pintu tenyata ranti,rosa dan nia yang datang,mereka juga di bikin khawatir soal lisa yang tidak ada kabarnya
(Ardi)
Kalian.....
(Ranti)
Kak....sudah ada kabar soal lisa?
(Ardi)
(Rosa)
Ini semua gara gara kak ben
(Ardi)
Kondisi ben sekarang sangat prihatin kalian liat sendiri ke dalam.
Ranti dan yang lain pun masuk kedalam dan betapa terkejutnya mereka melihat ben yang tak sadarkan diri dan luka ditangannya
(Ranti)
Kak ben kenapa?
(Endy)
Sepertinya semalam dia mabuk berat dan ngelakuin hal gila ini
Ranti dan yang lain kaget...
(Reno)
Kalian sudah ada kabar soal lisa ?
(Nia)
Belum kak? Hp nya dia gak bisa di hubungin
(Endy)
Apa lisa balik ke bandung
(Reno)
Gak mungkin.....kalau lisa balik ke bandung orang tua lisa pasti udah ngabarin ben dan ben gak bakal kaya gini sekarang
(Endy)
Iya sih....mungkin lebih parah di pukulin sama ayahnya lisa
__ADS_1
Mereka bingung kemana harus mencari lisa.
(Ranti)
Oh iya kalian kenal gak sih sama cewek yang ada di foto itu
(Endy)
Seingat gue itu mantan gebetannya ben dulu sebelum kenal sama lisa.
(Reno)
Gue ingat namanya Vina
(Nia)
Kakak tau alamatnya dimana?
(Reno)
Gue gak tau, tapi dulu ben pernah cerita dia sekolah di SMA xxxx
(Rosa)
Haaaaa.......masih SMA
(Ranti)
Gue yakin banget ini semua dalangnya tuh perempuan , oh iya kak gue sama yang lain bakal datangin ni perempuan kalau ada kabar soal lisa kabarin ya
(Endy)
Kalian mau ngapain?
(Rosa)
Ini urusan cewek kak,kakak tunggu aja
Ranti dan yang lain pergi menuju kesekolah yang di maksud oleh reno.
*
*
Pagi itu bi sumi menyiapkan sarapan untuk lisa , dan tidak lama kemudian lisa keluar dari kamar.
(Bi sumi)
Neng lisa udah bangun....
Bibi pasti berisik ya sampe ngebangunin neng lisa
(Lisa)
Enggak kok bi
(Bi sumi)
Yaudah neng lisa sarapan dulu ya ini bibi buatin bubur kacang buat neng lisa dimakan ya
(Lisa)
Iya bi makasih , bi sumi udah rapi banget mau kemana bi?
(Bi sumi)
Bibi mau kepasar neng, neng lisa perlu apa entar bibi beliin di pasar
(Lisa)
Enggak bi lisa gak mau apa apa? Bibi mau lisa temanin gak?
(Bi sumi)
Gak usah neng...neng lisa istirahat aja bibi di antar sama kang ujang kok
(Lisa)
Oh yaudah kalau gitu bi , bi sumi sama mang ujang hati hati ya
(Bi sumi)
Iya neng....ayo atuh dimakan buburnya mumpung masih hangat, bibi tinggal dulu ya neng
(Lisa)
Iya bi...
Lisa hanya menyuap 2 sendok bubur yang di sediakan oleh bi sumi,ia sama sekali tidak berselera.ia lalu berdiri dan menuju kembali kekamar,ia mengambil ponselnya dan mengaktifkan kembali ponselnya , dan saat ia melihat begitu banyak pesan yang masuk dari teman temannya yang menanyakan keberadaan dirinya sekarang.
__ADS_1
Tapi lisa tidak membalas pesan pesan itu ia kembali menaruh ponselnya di meja. Ia lalu menuju ke kamar mandi dan langsung menyalakan shower dan duduk dibawah pancuran air,dan kembali menangis.