
Semua rangkaian acara telah selesai dilaksanakan dan semuanya berjalan dengan sangat lancar.
Beberapa tamu undangan pun mulai berpamitan untuk pulang. Dan pihak keluarga yang dari luar kota kembali ke hotel dimana mereka menginap. Beberapa pekerja pun mulai membersihkan rumah.
Lisa telah berganti pakaian, cukup melelahkan bagi lisa, tapi hal itu tak akan mengurangi rasa bahagianya.
Jam sudah menunjukkan pukul 17.30 sore
Semua orang sedang sibuk membereskan dan merapikan kembali tempat yang tadi dipakai acara.
Teman teman lisa pun sudah kembali ke kamar mereka masing masing untuk beristirahat. Lisa yang terlihat jenuh sedang duduk di ruang tamu sambil menyaksikan beberapa orang yang tengah sibuk mondar mandir, sambil terus melihat ke arah ponselnya dan melihat fotonya bersama ben yang terpampang menjadi wallpaper di ponselnya.
Dalam hatinya ingin sekali ia berharap waktu bisa berputar dengan cepat agar ia bisa bertemu dengan ben, karna rasa rindunya sudah tak bisa ia bendung lagi, ingin sekali ia menelpon ben.
Tapi pesan dari ibunya kembali teringat olehnya. Saat lisa sedang diam menatap ponselnya tiba tiba ia dikagetkan dengan kehadiran bocah kecil berumur 3 thn yang menhampiri dan menyapa dirinya. Dia adalah Nathan putra dari bude vena.
(Nathan)
Teh isa.....(dengan bahasa yang belum fasih)
Lisa terkejut saat lengannya di pegang...
(Lisa)
Hai....kamu pasti nathan ya...
Lisa lalu mengajak nathan untuk duduk disebelahnya.
(Lisa)
Kenapa sayang....??
(Nathan)
Teh isa tantikkk.....
Lisa awalnya tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Nathan. Dan setelah berfikir sejenak akhirnya lisa pun mengerti.
(Lisa)
Cantik....?
Dengan polosnya Nathan mengangguk.
(Lisa)
Makasih....
Nathan juga ganteng...kok nathan sendiri mama nathan mana?
(Nathan)
Atan gak tauu...
(Lisa)
Kamu udah gede ya sekarang...terakhir teh lisa ketemu kamu,kamu masih bayi...sekarang udah gede trus cakep lagi...
(Nathan)
Teh isa cali mama....
(Lisa)
Nathan mau cari mama...??
Nathan mengangguk..
(Lisa)
Yaudah kita cari mama yukk...
Lisa lalu menggendong bocah laki laki itu untuk mencari mama nya...
Perhatian lisa akhirnya pun teralihkan oleh kehadiran nathan.
Setelah berkeliling rumah sambil menggendong nathan akhirnya lisa menemukan budenya sedang mengobrol bersama ibunya...
(Lisa)
Itu mamanya nathan.... (bicara kepada nathan)
(Nathan)
Mama....mama... (sambil menunjuk ke arah mamanya)
Lisa lalu menghampiri ibu dan budenya.
(Bude vena)
Loh...kok nathan sama teh lisa...? (Mengambil nathan dari gendongan lisa)
(Lisa)
Iya bude...tadi waktu lisa duduk di ruang tamu tiba tiba nathan dateng ngehampiri lisa.
(Bude vena)
Mama kirain nathan belum bangun... (sambil mengusap lembut rambut anaknya)
(Ibu lisa)
Kamu kok gak istirahat sih sayang?
(Lisa)
Iya bu...nanti lisa juga istirahat kok?(sambil duduk disebelah ibunya)
(Bude vena)
Nathan besok mau liat teh lisa nikah gak? Besok teh lisa cantik banget loh...
(Nathan)
Apa icu nitah ma?
(Apa itu nikah ma?)
Bude vena pun akhirnya kebingungan menjawab pertanyaan dari putranya.
(Ibu lisa)
Mba vena ada ada aja sih? Bingungkan jawab pertanyaan nathan....
(Lisa)
Nathan lucu banget sih...nathan teh lisa boleh cium pipi nathan gak...?
Bocah laki laki itu terlihat malu malu...
(Bude vena)
Iihh..nathan genit deh udah tau mana yang cantik... (sambil menggelitiki nathan)
Lisa lalu berpindah dari duduknya dan berjongkok di depan budenya yang sedang memangku nanthan. Lisa terlihat gemas kepada nathan.
(Bude vena)
Lis...setelah nikah nanti bakal langsung mau punya momongan atau pengen berdua dulu...
(Lisa)
Iih bude nikah aja belum sudah mikirin momongan.....
(Ibu lisa)
Itu harus sayang....kalau ibu sih maunya kamu bisa langsung punya momongan jangan ditunda...benar gak mba ven..?
(Bude vena)
Benerrr.......kakek udah gak sabar pastinya lihat cicitnya...
(Lisa)
Lisa belum tau bu...bude...sedikasihnya aja,tapi lisa pengen bisa kerja dulu, tapi ya kalau dikasih cepat lisa senang.
(Bude vena)
Kalau ben gimana? Dia mau langsung atau nunda? Siapa tau ben masih pengen berduaan dulu sama kamu...
(Lisa)
Gak tau bude...lisa sama ben belum pernah ngebahas soal ini.
(Bude vena)
Yaudah...yang penting kamu dan ben saling bicara untuk kemauan kalian masing masing,bude harap kamu dan ben bahagia selamanya.
(Lisa)
Makasih bude....
(Ibu lisa)
Yaudah kamu istirahat sana...pasti capek kan??
(Lisa)
Iya bu...
Bude lisa keatas dulu...
Bye..bye...nathan (sambil melambai ke nathan)
(Nathan)
Em...itut...atan itut maa..
(Em...ikut...atan ikut maa..)
(Bude vena)
Nathan teh lisa bobo dulu ya...teh lisa capek...nathan main sama mama aja ya?
Lisa meninggalkan ibu dan budenya serta si kecil nathan, ia lalu masuk kedalam kamarnya.
*
*
*
Di hotel.
Ben masih seperti anak kecil yang dilarang keluar kamar. Didalam kamar hotel ben hanya menonton televisi dan memainkan ponselnya. Rasa bosan telah menyelimutinya, ditambah rasa rindunya terhadap lisa membuatnya seperti tersiksa.
Tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu. Ben bangkit dari tempat tidur dan membuka kan pintunya.
Saat ben membuka pintu ternyata reno yang datang.
(Ben)
Gue kira siapa? Masuk
(Reno)
Lo kusut amat sih...
(Ben)
Sumpah ren gue BT banget...
(Reno)
Ya sabar kalee.....besok juga lo udah ketemu lagi sama lisa.
Oh iya tadi indi telpon gue
__ADS_1
(Ben)
Kenapa? Lisa kenapa?
(Reno)
Ya ampun...dengerin dulu lisa gak kenapa kenapa!!
Indi sama ranti dan yang lain entar malam pengen bikin kejutan buat lisa,besok kan ultahnya dia...gue,endy sama ardi pengen ikutan lo mau titip apaan nih buat lisa?
(Ben)
Oh iya gue sampe lupa....
Besok ultahnya lisa...
(Reno)
Gimana sih lo...kebanyakan galau sih lo...
(Ben)
Gimana dong ren....??
Bantuin gue mikir dong..
Ben dan reno mulai berfikir kado apa yang akan ben berikan untuk lisa.
Di rumah lisa indi, ranti dan yang lain sedang menyiapkan kejutan untuk lisa. Mereka berempat sudah meminta ijin kepada ayah dan ibu lisa dan mereka juga sudah menyiapkan hadiah untuk puntrinya itu.
5 thn berpacaran dengan ben, ben selalu membuat kejutan untuk lisa. Tapi di thn ini lisa sudah berfikir pasti ben tidak akan datang. Tapi lisa tidak terlalu memikirkannya. Yang ada dipikirannya sekarang ia hanya ingin waktu berlalu dengan cepat.
Jam sudah menunjukkan pukul 21.00 malam lisa memilih untuk tidur, sedangkan teman temannya tanoa sepengetahuan lisa sedang keluar rumah untuk membeli cake untuk lisa. Orang tua lisa pun ikut menyiapkan kejutan untuk lisa.
Ibu lisa sempat mengintip ke kamar lisa untuk melihat apa yang sedang dilakukan putrinya itu. Ternyata lisa telah tertidur lelap dalam kondisi kamar yang gelap hanya di terangi oleh standing lamp.
Indi,ranti dan yang lain telah janjian untuk bertemu reno,endy dan ardi.
Mereka sedang memilih cake untuk kejutan untuk lisa.
Reno,endy dan ardi pun telah datang.
Setelah menyusun rencana mereka pun bersiap kembali ke rumah lisa.
*
*
Di hotel
Ben hanya menunggu di hotel,ia ingin sekali datang kerumah lisa dan mengucapkan happy birthday kepada lisa, tapi apa daya ia tidak boleh bertemu dengan lisa.
(Ben)
Maaf ya sayang.... (sambil melihat foto lisa dari ponsel)
Jam sudah menunjukkan pukul 23.30 malam.
Indi,ranti,reno serta yang lain sedang berkumpul di ruang makan,mereka sedang menyiapkan cake yang tadi mereka beli. Ayah dan ibu lisa juga sudah tidak sabar untuk memberi kejutan untuk putrinya.
(Ibu lisa)
Tante senang deh, lisa punya teman teman yang baik seperti kalian...
(Indi)
Kita kita juga senang tan bisa kenal sama lisa,dia anak yang baik...
(Endy)
Bener banget tuh tan,lisa gak cuma cantik di wajah tapi hatinya juga cantik...
(Ardi)
Untung gak ada ben,kalau ben dengar lo bilang kaya barusan habis lo dijitakin sama ben...
(Ranti)
Sssttt....berisik deh entar kedengaran sama lisa lagi...
(Indi)
Oh iya tan, kami boleh gak minta ijin buat ben bisa video call saat surprise nanti...
(Reno)
Iya tan....kita kita kasian banget liat ben udah kaya ayam yang makan karet gara gara gak bisa ketemu sama lisa..
(Ibu lisa)
Tapi mereka kan lagi di pinyit...gak boleh ketemu...
(Ayah lisa)
Gak papa lah bu...lagian cuma dari video call...udah gak papa...
(Ibu lisa)
Yaudah deh kalau gitu...
(Indi)
Makasih ya om, tante...
(Ayah & ibu lisa)
Iya sama sama....
Waktu terus berputar dan waktu yang ditunggu pun akhirnya tiba.
Mereka semua naik menuju kekamar lisa.
Ayah lisa membuka kamar dengan perlahan, terlihat lisa yang tengah tertidur,si kecil nathan pun ikut meramaikan suasana, dengan mata yang terngantuk ngantuk bude vena menurunkan nathan diatas ranjang lisa.
Nathan lalu mencubit pipi lisa.
(Nathan)
(Teh lisa bangun....)
Dengan samar samar lisa lalu membuka matanya dan melihat si kecil nathan yang duduk didepannya.
Dan saat lisa bangun dari posisi tidurnya ia kaget melihat semua orang sudah berada dikamar nya.
All : Surprise....
Happy birthday...to you....happy birthday to you...happy birthday...happy birthday happy birthday to you....
Ibu lisa yang memegang cake lalu maju selangkah untuk mendekati putrinya...
(Ibu lisa)
Happy birthday ...sayang...
Lisa terlihat spechlees dan ia tak bisa berkata berkata melihat orang tua dan para sahabatnya memberi kejutan untuk dirinya.
Lisa lalu meniup lilin.
(Lisa)
Huft........
(Ibu lisa)
Selamat ulang tahun ya sayang.. (sambil cipika cipiki)
(Lisa)
Makasih ya bu...
(Ayah lisa)
Selamat ulang tahun putri ayah yang cantik (mencium pucuk kepala lisa)
(Lisa)
Makasih ayah....
(Bude vena)
Happy birthday sayang.... (memeluk lisa)
(Lisa)
Makasih bude...
(Indi & kawan kawan)
Happy birthday lisa....
(Lisa)
Makasih ya buat kalian semua ...
(Reno)
Oh iya ini ada titipan buat lo lis...(sambil memberikan satu bucket besar mawar merah)
(Lisa)
Dari ben...
(Reno)
Iya....
Lisa tersenyum dan mencium bunga mawar itu. Ia terlihat senang sekali menerima bunga itu,walaupun bukan ben sendiri yang langsung memberikannya tapi itu udah cukup untuk lisa.
Tiba tiba suara ben terdengar.
"Happy birthday sayang ku"
Lisa lalu celingak celinguk mencari keberadaan ben.
(Lisa)
Ben kesini?
(Indi)
Ben gak kesini lis,kan kalian gak boleh ketemu...
(Lisa)
Tapi tadi aku dengar suaranya ben ndi...
Tiba tiba reno langsung melihatkan ponselnya kearah lisa, dan saat lisa melihat kelayar ponsel,lisa melihat sosok yang hampir satu minggu ini ia rindukan...
(Lisa)
Ben.....
📲 ben : happy birthday sayang...
(Lisa)
Makasih sayang...
📲 ben : maafin aku ya,tahun ini gak bisa nemanin kamu di hari ulang tahun kamu...
(Lisa)
Gak papa sayang...
Oh iya tapi bukannya gak boleh ya kita ketemu...
(Ibu lisa)
__ADS_1
Sebenarnya gak boleh sayang...tapi gak papa, ibu tau kamu kangen sama ben iya kan...
(Lisa)
Makasih ya bu...
📲 ben : makasih ya bu...ben sayang sama ibu...
(Ibu lisa)
Hmm....bisa aja kamu ben ngerayu ibu...tapi ingat ya jangan lama lama video call nya...
📲 ben : iya bu...sekali lgi malasih ya bu dah ngijinin ben ngeliat lisa...
(Ibu lisa)
Iyaa....
Ibu dan ayah lisa pun keluar dari kamar diikuti oleh yang lain mereka membiarkan mereka berdua untuk berbicara.
📲 ben : aku kangen banget deh sama kamu sayang...
(Lisa)
Aku juga...
Tanpa lisa sadari ternyata si kecil nathan tertinggal dan tertidur di bantalnya...dan tanpa sengaja ben melihatnya dari kamera...
📲 ben : sayang...siapa tuh di sebelah kamu...
(Lisa)
Emm...oh ini (sambil mengarahkan kamera kepada nathan)
📲 ben : iyaa...tuh anak siapa?
(Lisa)
Ini nathan sayang...anaknya bude vena kamu gak ingat ??
📲 ben : oh si nathan, aku iri deh sama nathan !!
(Lisa)
Iri....iri kenapa?
📲 ben : iya...dia bisa tidur disebelah kamu sekarang...
(Lisa)
Emm....dasar...oh ya makasih ya bunganya...aku suka...
📲 ben : iya sayang....
Cukup lama mereka video call hingga mereka berdua masing masing tertidur.
Karna jam sudah menunjukkan pukul 02.00 pagi. dan mereka harus tidur agar keesokkan harinya mereka tidak terlihat lelah.
Ben akhirnya bisa tertidur lelap setelah melihat wajah lisa, begitu pun sebaliknya lisa juga tertidur dengan senang karna bisa melihat wajah yang telah membuat hatinya tak karuan. Dan lisa ditemani bocah kecil yang ganteng. Lisa tertidur sambil memeluk nathan.
*
*
*
*
I'ts show time...
Jam menunjukkan pukul 10.00 pagi semua orang sedang sibuk untuk menyiapkan acara akad. Acara akad yang akan di laksanakan pada pukul 13.00 siang nanti telah siap, acara yang akan di laksanakan di lembang,bandung jawa barat dan lebih tepatnya di Pine Hill Cibodas.
Telah siap menjadi saksi bersejarah bagi dua insan yang akan mengikat janji suci pernikahan.
Lisa pun sudah mulai mempersiapkan dirinya, mengunakan setelan kebaya pengantin khas sunda berwarna putih bersih,dengan potongan kerah berbentuk V.
dan permainan detail seperti pearl beads, ditambah dengan aksen ekor panjang yang menjuntai. Penampilan Lisa pun semakin sempurna sebagai pengantin Sunda, dengan pemakaian siger Sunda sebagai headpiece.
Tampilan yang membuat orang di sekelilingnya menjadi sulit untuk berkata kata. Para sahabatnya pun sampai tak bisa berkata kata lagi melihat penampilan lisa yang begitu cantik
(Indi)
Sumpah lis gue gak bisa berkata apa apa lagi,lo cantik banget
(Ranti)
Kalau gue jadi cowok gue bakal ngerebut lo dari kak ben tau gak....
(Lisa)
Udah dong....kalian bikin aku tambah deg deg an tau gak....
(Nia)
Yang dibilang indi dan ranti bener lis...penampilan lo sempurna...
(Rosa)
Gue takut kak ben jadi gak fokus pas ijab ntar ...
*
*
*
Ben beserta keluarganya sudah berada di lokasi acara.
Para keluarga dari kedua belah pihak sebagian telah berada dilokasi.
Ben yang sedang berada di ruangan tunggu bersama para sahabatnya terlihat gugup.
(Endy)
Lo kenapa ben, gugup lo...
(Ardi)
Pastilah...bentar lagi dia nikahin anak orang ...pasti gugup lah...
(Reno)
Santai ben...lo gak boleh gugup kaya gini
(Ben)
Gue usahain lah....
Jam berapa sih ini?
(Endy)
Jam 12.00...
(Ben)
Lisa udah datang belum ya...?
(Reno)
Kata indi sih lagi diperjalanan, mungkin bentar lagi sampai.
Lagian biarpun lisa sudah sampai lo gak bisa juga langsung ketemu...
(Ben)
Kok gitu....
(Endy)
Yaelah.....lo gak dengar tadi pas nyokap lo ngomong. Lo dipertemukan dengan lisa setelah lo selesai ijab.
Ben hanya terdiam,ia mengingat yang dikatakan oleh mamanya tadi, saat diperjalanan.
15 menit kemudian lisa beserta rombongannya telah datang. Diiringin oleh keempat sahabatnya lisa menuju ketempat yang telah disediakan untuk dirinya menunggu. Setelah lisa masuk kedalam ruangan, panitia acara langsung memberitaukan kepada ben untuk segera keluar menuju tempat akad akan berlangsung.
Ben lalu menghembuskan nafas panjang untuk melegakan sedikit rasa gugupnya.
Didampingi oleh ketiga sahabatnya ben menuju tempat akad.
Sesampainya di tempat akad, terlihat sebuah meja dengan 6 kursi yang berhadapan, semua nya bernuansa putih bersih, dikelilingi bunga bunga dengan warna yang senada.
Ben melihat sudah banyak para tamu dan keluaraga yang telah datang. Dengan percaya diri ben melangkah menuju kursi yang telah disediakan untuknya. Ben melihat ayah lisa dan penghulu yang akan menikahkannya,serta 2 orang saksi dari dua pihak keluarga.
Setelah duduk berhadapan dengan ayah lisa, rasa gugup ben sedikit berkurang,saat ayah lisa memberinya semangat.
(Ayah lisa)
Jangan gugup ya...
(Ben)
Iya yah...
Penghulu pun meminta ijin jika tidak ada lagi yang ditunggu acara pun siap untuk dimulai, dan ayah lisa pun mengijinkan untuk memulai acaranya.
Penghulu lalu memberitaukan kepada ayah lisa serta ben apa yang harus mereka ucapkan.
Ayah lisa dan ben pun mengerti apa yang akan mereka ucapkan. Dan acara akad di mulai. Ayah lisa dan ben berjabat tangan.
(Ayah lisa)
Ananda Beantley hermawan bin Marcell hermawan, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri kandung saya Lisa wira atmadja dengan mas kawinnya berupa uang sejumlah Rp.241.019 dan perhiasan tunai.
(Ben)
Saya terima nikah dan kawinnya lisa wira atmadja binti wira atmadja dengan mas kawinnya tersebut dibayar tunai.
(Penghulu)
Bagaimana Sah...
(Saksi)
Sah...
Semua yang menyaksikan pun bernafas lega terdengar suara tepuk tangan dari para tamu dan keluarga yang menyaksikan.
Tak lama kemudian lisa yang didampingi oleh kedua sahabatnya indi dan ranti keluar dari ruang tunggu dan menghampiri ben.
Dengan langkah yang pelan lisa berjalan menuju kursi yang telah disediakan untuknya.
Semua mata seakan terarah ke sosok wanita yang sedang berjalan menuju kursi. Mereka begitu terpukau melihat penampilan lisa.
Tidak hanya para tamu dan orang sekitar ben pun di buat pangling akan penampilan lisa.
Lisa telah sampai dan duduk di sebelah ben. Ben yang begitu kagumnya sampai bingung ingin berkata apa?
Rosa yang memegang cincin pernikahan mereka lalu mendekat, ben lalu mengambil cincin dan memakaikannya ke jari manis lisa, begitu pun sebaliknya lisa mengambil cincin dan memakaikannya di jari manis ben dan lisa mencium tangan ben. Ben juga mendaratkan satu ciuman di kening lisa.
Dan kedua nya kini telah resmi menjadi sepasang suami istri. Kedua nya sangat bahagia, senyum indah terpancar dari keduanya.
Prosesi terus berlanjut, mulai dari sungkeman kepada orang tua masing masing dan orang tertua di keluarga mereka.
Acara akad pun berjalan sesuai rencana dan lancar tanpa hambatan, sebagai penutup prosesi akad ben dan lisa melepas sepasang merpati putih sebagai simbol dari cinta mereka dan para tamu melepas balon keudara.
Dan acara resepsi akan berlanjut di
sore hari.
Maafkan author ya readers , telat memposting episode ini karna episode ini sangat susah dan thor harus ekstra berfikir untuk membuat cerita ini selagi maafkan ya readers.Dan gambar hanya sebagai pemanis ya 😉
__ADS_1
Selamat membaca dan jangan lupa ❤ dan like nya 👍 ya dan dukung terus novel "Malam Yang Panjang" nantikan episode yang semakin seru.
Saranghae readers..❤❤❤❤❤❤