Malam yang panjang

Malam yang panjang
111. " I Will Not Leave You"


__ADS_3

Reno masih dalam rasa keterpurukannya,ia berbaring di lantai sambil memeluk secarik kertas dimana indi menumpahkan semua isi hatinya.


Air mata seakan tak ingin stop mengalir dari mata reno.


Ia mengingat kembali terakhir ia melihat wajah indi.


(Reno)


Harusnya gue gak pernah ngirim pesan itu ke indi,pasti dia gak akan seperti ini


Lo bego ren,lo begoo..... (sambil menangis)


Suara dering ponselnya kembali menyadarkannya. Dengan cepat ia meraih ponselnya dari dalam saku celana


Saat melihat layar ponsel "Ben calling"


Reno langsung menjawab panggilan tersebut.


📲 reno : hallo ben


📲 ben : ren indi sadar...


📲 reno : lo serius kan ben...?


📲 ben : iya ren gue serius indi sudah sadar...


Reno langsung bangkit dari posisinya dan segera menuju Rs.


----------------------------------


Di Rs,semua merasa senang melihat indi bisa sadar kembali.


Rasa tenang kini menyelimuti mereka kembali.


Indi yang telah sadar dan sedang diperiksa,dan dokter mengatakan kondisi indi semakin membaik.


Indi yang masih belum bisa bergerak,hanya bisa mengerjapkan matanya, ia bisa melihat para sahabat dan orang tua ada di sisinya.


Indi mencari kesekeliling keberadaan reno, ia tak melihat reno ada. Indi hanya memejamkan matanya dan meneteskan air matanya.


Lisa yang tau jika saat ini indi tengah mencari keberadaan reno.


Ia lalu menghampiri indi dan memberitaukannya.

__ADS_1


(Lisa)


Kak reno lagi otw kesini,sabar ya... (sambil menggenggam tangan indi)


Mendengar ucapan lisa indi sedikit tenang,ia pikir reno sudah tak ingin melihatnya lagi.


Tak lama kemudian pintu ICU terbuka dengan nafas yang ngos ngosan karena habis berlari ,reno langsung menghampiri indi.


Indi yang melihat penampilan reno sangat terkejut, bagaimana bisa sosok pria yang dikenalnya selama ini adalah sosok yang sangat rapi dan bersih,tapi kini dihadapannya berdiri sosok laki laki yang sangat pucat, mata bengkak habis menangis serta kumis dan jenggot yang mulai memanjang,ia tak yakin jika itu adalah reno.


Reno langsung bersujud disebelah ranjang indi,dan ia menggenggam erat tangan indi.


Suara isakan terdengar dari reno .Mereka yang ada di ruangan itu menjadi bingung kenapa reno menangis seperti itu.


Ben lalu mengajak yang lain untuk meniggalkan mereka berdua.


Reno menangis sambil tertunduk dihadapan indi,suara tangisan reno membuat indi ikut meneteskan air matanya,ingin sekali ia memeluk reno tapi tubuhnya masih terasa sakit dan kaku. Untuk berbicara pun indi masih sangat kesulitan.


Tangisan reno seperti tanda syukur dan terimakasihnya pada sang pencipta,karena telah mengembalikan kekasih hatinya.


(Reno)


Beb,maafkan aku...gak seharusnya aku berkata seperti itu,maafkan aku,aku sayang sama kamu,aku gak mau kehilangan kamu.


Reno mencium tangan indi,ia melihat indi tersenyum kepadanya


Reno sangat bersyukur bisa melihat senyuman itu lagi dari wajah orang yang sangat di cintainya.


----------------------------------


Ben dan lisa tengah berjalan menuju mobil,perasaan sedih saat tadi datang kini berubah sudah...


Melihat indi membuka matanya dan reno yang telah menyadari kesalahannya membuat dua orang ini mengambil pelajaran.


Mereka tau saat mereka telah berjanji untuk menjalin suatu hubungan, mereka harus siap dengan segala kewajiban dan resiko yang harus mereka jalani.


Kejadian indi dan reno sangat memberikan pelajaran,waktu dan kebersamaan itu sangat penting. Dalam sebuah hubungan.


Jangan pernah biarkan hubungan yang telah lama kamu bangun susah payah hancur seketika hanya karna sedikit kesalahan dan egomu.


(Ben)


Aku senang bisa liat kamu tersenyum lagi sayang... (sambil menyetir mobil)

__ADS_1


(Lisa)


Jelas aku senang,aku bisa ngeliat sahabat ku kembali dari maut tentu aku senang.


(Ben)


Kejadian indi dan reno bisa kita jadikan sebagai pelajaran,dan aku gak akan pernah membiarkan kamu sendiri apalagi sampai tak ada waktu untuk mu...


Bahkan kalau aku bisa,aku ingin tiap hari disamping mu.


Lisa tersenyum mendengar ucapan suaminya itu.


Ya lisa bisa dibilang cukup beruntung memiliki ben,ben selalu menomor satukan lisa,apapun yang sedang ia kerjakan jika menyangkut soal lisa ia rela meninggalkannya untuk bisa bersama lisa.


Prinsip ben : aku tak akan melewatkan waktu ku bersamamu walau hanya sedetik,hal lain bisa kukerjakan ulang atau kuabaikan,tapi bersama mu aku tak akan pernah melewatkannya , apalagi mengabaikannya,seyum dan bahagia mu adalah sumber kekuatanku untuk mealanjutkan hidup di dunia ini.


----------------------------------


Indi terus melihat kearah reno,sungguh ia tak ingin kehilangan sosok laki laki yang telah dicintainya hampir 10 thn itu.


Sedangkan reno terus menggenggam tangan indi dan menempelkannya pada wajahnya.


Sentuhan dari indi sangat ia rindukan,reno telah berjanji pada dirinya sendiri,ia tak akan mengulangi kesalahan untuk kedua kalinya. Ia juga berjanji akan lebih meluangkan waktu untuk indi. Dan akan memprioritaskan indi, seperti yang selalu indi lakukan untuknya.


(Reno)


Terimakasih....terimakasih beb,kamu mau kembali lagi,terimakasih....


Aku benar benar takut kamu pergi ninggalin aku yang bodoh ini.


(Sambil menciumi tangan indi)


Dengan tenaga yang mulai terkumpul indi menjawab ucapan reno dengan terbata bata...


(Indi)


I..will..not leave ...you...baby....


Air mata reno tumpah saat mendengar indi berbicara seperti itu.


Indi adalah sosok wanita yang sangat baik, ia akan sangat menyesal bila harus kehilangannya,reno akan menjaganya dengan baik.


Dalam hati indi :

__ADS_1


"Tuhan awalnya aku enggan sekali ingin kembali kedunia ini,tapi kau telah menyadarkan ku,masih ada sahabat sahabat ku dan orang tua yang menyayangiku dan membutuhkanku,terimakasih tuhan kau telah memberikan ku kesempatan kedua,dan kau memberiku bonus, kau mengembalikan kekasih yang sangat kucintai,terimakasih tuhan"


__ADS_2