Malam yang panjang

Malam yang panjang
5. " Menebus Kesalahan"


__ADS_3

Lisa yang masih merasa sedikit pusing tetap terus berjalan menuju lapangan diamana ospek sedang berlangsung...Ben yang sedari tadi terus membuntuti lisa dari belakang dan masih dengan rasa bersalahnya.


Lisa tau kalau di belakangnya ada Ben yang sedang mengikuti dirinya,tapi ia tidak mau memperdulikan Ben


Saat lisa hampir tiba di lapangan , Ranti yang dari jauh melihat lisa langsung menghampirinya.


(Ranti)


Lis...lo kok kesini sih harusnya lo istirahat aja di klinik...


(Lisa)


tapi aku kesini mau minta ijin ke kak endy aku pengen pulang aja dan istirahat dirumah.


(Ranti)


ywdah...lo tunggu disini gue panggilin kak endy bentar ya...


(Lisa)


Makasih ya ran .....


(Ranti)


Iya lis....


Ranti pun pergi memanggil Endy.


Ben yang dari tadi masih memperhatikan lisa dari jauh lalu mencoba untuk mendekati lisa..lisa yang tetap mengacuhkan ben bertingkah seolah olah ia tak melihat keberadaan Ben


(Ben)


Lisa pliss maafin gue, kalau lo mau bales gue boleh kok silahkan.


Ben yang terus memohon maaf kepada lisa, masih tetap tidak di hiraukan oleh lisa ....lama kelamaan Lisa yang merasa batas kesabarannya sudah mulai habis mulai terlihat kesal kepada ben.


(Lisa)


Oke...Kamu mau aku maafin kan..


Ben akhirnya merasa senang lisa mau memaafkannya dan dengan cepat ben merespon lisa


(Ben)


Iya lis...maafin gue lo mau apa aja bakal gue turuti...


(Lisa)


Oke...kamu aku maafin TAPI dengan satu syarat


(Ben)


Makasih lis lo mau maafin gue...lo mau apa ???


(Lisa)


Aku mau kamu jangan ganggu aku lagi dan anggap aja kita gak saling kenal...


Ben yang mendengar perkataan lisa hanya bisa terdiam, ia tak bisa menolak permintaan lisa , Lisa lalu pergi meninggalkan Ben sendiri


Ben merasa tindakannya memang sudah kelewat batas,pantas saja untuk lisa marah, tapi Ben tetap ingin menebus kesalahannya terhadap Lisa


Endy lalu bertemu dengan lisa.


(Endy)


Lisa...kamu udah baikan kenapa gak istirahat di klinik aja


(Lisa)


Iya kak udah agak mendingan cuma masih sedikit pusing aja, aku boleh ijin pulang gak kak


(Endi)


Emmmm..... bentar ya gue telpon ke Ben dulu


(Lisa)


Buat apa kak?

__ADS_1


(Endy)


Iya soalnya Ben itu ketua Ospek Lis


Lisa yang mendengar nama Ben disebut langsung merasa Badmood , endy pun mencoba menelpon Ben


📲 endy : Hallo ....Ben lo dimana ? Gue mau minta surat ijin nih sama lo


📲 ben : Surat ijin....?? Lo mau kemana ospek belum selesai juga


📲 endy : Yeeeee...bukan buat gue kalee tapi buat Lisa..kasian dia mending dia biarin istirahat di rumah aja


📲 ben : Owh...buat lisa yaudah lo ijinin aja dia pulang


📲 endy : Terus suratnya gimana?


📲 ben : Udaaaah..gampang itu urusan gue nanti


📲 endy : Oke..bro


Endy lantas memberi taukan kepada lisa kalau dia boleh pulang dan ospek untuk besok lisa gak perlu hadir.


(Endy)


Lis...lo boleh pulang, lo istirahat aja ya ospek besok lo gak usah datang kalau lo masih pusing


(Lisa)


Makasih ya kak


(Endy)


Iya sama sama.....teruss lo pulang gimana lo bisa nyetir mobil sendiri ?atau mau gue antar gak?


(Lisa)


Gak usah kak aku bisa sendiri kok lagian rumah aku dekat aja


(Endy)


Yaudah kalau ghitu lo hati hati ya


(Lisa)


Lisa pun pergi menuju mobilnya, Ben yang mendengar kalau lisa akan pulang langsung menunggu didekat mobil lisa dan berharap lisa mau diantar pulang olehnya.Lisa yang melihat ben berdiri didekat mobilnya kembali merasa kesal batinnya "mau apa lagi sih ni orang"


(Ben)


Lis...gue antar pulang ya takutnya lo masih gak kuat bawa mobil


Lisa yang males menjawab omongan


Ben, memilih tidak menghiraukannya dan tetap masuk ke dalam mobilnya dan pergi begitu saja meninggalkan ben.


Ben merasa baru kali ini ada cewek yang menolak ajakannya untuk di antar pulang. Tapi ben mewajarkan perbuatan lisa, ia sadar lisa pasti masih sangat kesal dengan perbuatan nya tadi.


Tak lama kemudian Lisa yang telah sampai di rumah langsung merebahkan diri nya ke kasur ia merasa sangat pusing, setelah rebahan sebentar lisa lalu mengganti bajunya dengan baju kaos dan celana pendek dan setelah ia berganti lisa pun kembali tertidur.


Ospek di kampus masih terus berlanjut ben yang dari tadi hanya diam sambil terus melamun di perhatikan oleh Ranti , rosa dan nia


Ketiga gadis itu masih merasa kesal terhadap ben. karna ben telah membuat lisa celaka, mereka bertiga pun terus menatap sinis ke arah ben dan saat salah satu seorang senior bertanya "siapa senior yang paling kalian suka"? hampir semua mahasiswi menunjuk ke arah Ben


Senior itu pun berkata "memang dia (sambil menunjuk ke arah ben) gak akan tergantikan sebagai idola di kampus hahahahha..." senior itu lalu melanjutkan pertanyaan berikutnya ''sekarang siapa senior yang paling kalian gak suka atau yang paling kalian sebelin? "semua mahasiswa dan mahasiswi terdiam tapi mereka semua kaget melihat Ranti,Rosa dan nia.


mereka semua terkejut karna ke tiga gadis itu dengan kompak menunjuk ke arah Ben dengan tatapan kesal


Ben yang sadar dirinya di tunjuk mulai kebigungan ia heran kenapa ketiga gadis itu tidak suka terhadapnya ben lantas berbisik ke telinga Endy.


(Ben)


Gue salah apaan ya ??


(Endy)


Lo lupa ingatan ya ? Lo gak tau siapa mereka yang sedang kesal dan gak suka sama lo itu


Ben cuma menggidikkan bahunya tanda ia tak mengerti.


(Endy)

__ADS_1


Ckckckc....ganteng sih iya, tapi begonya gak hilang hilang


Mereka itu teman temannya lisa


(Ben)


Owh ya.. pantes...


Ben lalu bersembunyi di belakang badan endy.


Dan Akhirnya ospek hari itu pun selesai jam sudah menunjukan pukul 03.30 sore semuanya bersiap bubar dan bersiap untuk pulang.


Ben yang terlihat terburu buru langsung meninggalkan teman temannya tanpa pamit


(Ardy)


Woiii....buru buru amat lo mau kemana?


Ben sama sekali tidak menghiraukan sapaan dari ardi, ben langsung masuk kedalam mobilnya dan langsung melaju meninggalkan kampus, pikirannya dari tadi hanya ada lisa. ia merasa takut terjadi apa apa terhadap lisa.


sesampainya di depan rumah,ben melihat mobil lisa sudah terparkir di depan rumah nya dalam hati ben "syukur lah dia pulang dengan selamat"


Ben lalu masuk kedalam rumah.


setelah beberapa jam kemudian ben merasa ada yang aneh ia melihat ke arah rumah lisa, dan melihat kearah jam tangannya ,jam sudah menunjukkan pukul 19.30 malam. tapi rumah lisa masih terlihat gelap tak ada lampu yang menyala ben dibuat bingung


ia lantas memutuskan mendatangi rumah lisa. Saat ben mengetok pintu rumah, tak ada jawaban dari dalam


Tok...tok..tok..


(Ben)


lis...lisa


Tetap Tak ada jawaban dari dalam rumah, ben semakin merasa takut terjadi apa apa terhadap lisa.


ketika ben mencoba membuka gagang pintu ternyata pintu tidak terkunci. ben pun masuk kedalam rumah lisa dan saat masuk, keadaan di dalam rumah sangat gelap. ben mencoba menyalakan lampu dan terus memanggil nama lisa


(Ben)


Lis...lisa lo didalam kan?


Ben masih terus mencari keberadaan lisa, semua area dilantai bawah sudah ben cari tapi lisa tidak ada , saat ben pergi kelantai dua hanya ada dua kamar di lantai atas, setelah menyalakan lampu ben lantas membuka kamar pertama dan tidak ada siapa siapa di dalamnya ,ben lantas membuka pintu kamar selanjutnya ben melihat lisa sedang tertidur di atas ranjang. Ben akhirnya merasa lega telah menemukan lisa. saat di hampirinya dan ben mencoba untuk membangunkan lisa. tapi saat dibangunkan tidak ada respon dari lisa.


ben yang masih merasa takut jika ia menyentuh lisa ,lisa akan marah terhadapnya, tapi saat ben mencoba membangunkannya lagi lisa tetap tidak bangun dari tidurnya. Dan saat ben mencoba untuk menyentuh tangan lisa ia merasakan tangan lisa terasa panas. saat ben mencoba mennyentuh dahi lisa, betapa terkejutnya ben karna suhu badan lisa sangat panas dan lisa sekarang sedang dalam keadaan demam tinggi.


ben pun kaget melihat keadaan lisa tanpa berfikir lagi ben langsung menggendong lisa untuk dibawa ke rumah sakit.saat ben menggendong lisa dan menuruni tangga , lisa mulai tersadar dan melihat orang yang ada di hadapannya adalah ben ia merasa terkejut tapi ia masih terasa lemas untuk memberontak dari gendongan ben..


(Lisa)


Kamu mau bawa aku kemana? Turunin aku


Ben yang mendengar lisa berbicara padanya merasa lega, ben lalu menuju sofa dan membaringkan lisa di sofa.


(Ben)


Lis...lo sudah sadar ..lo lagi demam gue anter ke rumah sakit ya


(Lisa)


Gak usah aku di rumah aja (masih dengan nada suara yang lemah)


(Ben)


Tapi panas lo tinggi banget ...yaudah kalau lo gak mau ke rumah sakit lo tunggu bentar ya gue ambilin persediaan obat dulu di rumah


Ben lantas pergi kerumahnya untuk mengambil persediaan obat.


setelah obat yang dicari didapat ben langsunh bergegas kembali ke rumah lisa. setelah di rumah lisa, ben masih melihat gadis itu terbaring di sofa dan ben pun langsung mengambilkan air untuk lisa meminum obat,ben lantas membangunkan lisa untuk meminum obatnya


(Ben)


Lis...bangun lo minum obat dulu ya biar panas lo turun


Lisa lalu bangun dan meminum obat yang di berikan oleh ben


(Ben)


Lo udah makan belum ??

__ADS_1


Lisa hanya menggelengkan kepalanya dan kembali tertidur di sofa , ben langsung mengambil ponselnya yang ada di saku celananya. Ben memesan makanan lewat aplikasi ojek online.Ben terus menemani lisa sambil menunggu datangnya pesanan makanan yang barusan ia pesan.


__ADS_2