
Setelah menghabiskan liburan di luar negri selama 1 bulan lebih akhirnya ben's family dan friend kembali ke tanah air.
Waktu berlibur telah berakhir, dan mereka sudah harus kembali ke aktivitas masing masing.
Banyak hal yang harus mereka kerjakan,terutama ben yang harus kembali mengurus perusahaan
Kepulangan mereka ke indonesia di lepas berat oleh Indi & Reno.
Karena keduanya belum bisa ikut pulang ke indonesia.
Tapi mereka akan tetap bersama kembali setelah usia kandungan indi dirasa aman untuk berpergian jauh,karena indi ingin sekali melahirkan di tanah kelahirannya.
*
*
*
*
*
Ben memang tidak langsung masuk kantor, ia memilih beristirahat sejenak sebelum ia kembali berkutat dengan berkas berkas yang telah menantinya.
Ini hari kedua mereka setelah kembali dari amerika, tak banyak hal yang berubah lisa tetap melakukan aktivitasnya sebagai istri dan ibu.
Jika ben masih merasa jatlag tidak halnya dengan lisa,ia sama sekali tak merasakan apa apa.
Justru ia sangat senang bisa kembali lagi ke indonesia.
Disaat ben dan putri kecilnya masih terlelap dalam tidur,lisa telah bangun dan siap melakukan aktivitasnya, jam baru menunjukkan pukul 06.30 tapi lisa telah berkutat di dapur. Ia harus menyiapkan sarapan untuk sang suami dan bubur untuk si kecil thania.
Lisa juga harus membereskan beberapa barang barang nya dari amerika, ia harus memebereskannya seorang diri, karena dua ART nya sedang cuti karena telah memasuki akhir tahun.
Ben yang masih tertidur, tak menyadari jika sang istri sudah tak ada di sampingnya, ia baru sadar setelah tangannya tak menyentuh tubuh lisa.
Seketika ben langsung membuka mata nya dan tak melihat lisa di sebelahnya, pandangan ben lalu beralih ke jam dinding, ia melihat jarum jam baru menunjukkan angka 07.00 pagi.
(Ben)
Baru jam segini lisa udah bangun...
(Sambil mengusap ngusap matanya)
Ben lalu melihat ke arah box tidur thania, ia melihat kalau sang anak telah terbangun dan sedang asyik memainkan tangannya dan sambil mengoceh....
Ben langsung bangkit dari tempat tidur dan menghampiri thania.
(Ben)
Anak papa juga udah bangun rupanya...
Thania liat mama gak?
Emmm....pasti mama lagi buatin kita sarapan,thania tunggu bentar ya papa cuci muka dulu oke, cantik
Thania mengoceh tak jelas,ocehannya seakan menjawab ucapan sang papa.
Dengan cepat ben bergegas ke kamar mandi untuk mencuci wajah & menyikat gigi, 5 menit kemudian ben keluar dari kamar mandi dan menghampiri lagi box thania.
Ben langsung menggendong thania keluar dari box nya,bayi cantik itu terlihat tertawa senang saat sang papa menggendongnya.
(Ben)
Kita cari mama yukk...
Saat ben dan thania keluar dari kamar dan menuruni tangga, ben melihat jika sang istri sedang memasak di dapur.
Lisa yang mendengar suara ocehan thania langsung berbalik untuk melihat.
(Lisa)
__ADS_1
Pagi sayang....
Pagi cantiknya mama, kok udah bangun sih...
(Ben)
Habis mama udah gak ada di kamar,gimana kita gak bangun ya kan sayang...
(Sambil berbicara kepada thania)
(Lisa)
Ya mau gimana dong, kan mba sari sama bi tuti lagi gak ada
(Ben)
Mau cari infal gak sayang?
(Lisa)
Gak usah lah, lagian kan mba sari gak lama...
(Ben)
Yaudah kalau gitu, kalau kamu berubah pikiran kasih tau ya, biar nanti aku minta tolong orang kantor..
(Lisa)
Iya...
Lisa menyiapkan sarapan untuk mereka. Lisa seperti telah terbiasa menjalankan perannya sebagai Istri dan seorang ibu,ia bisa melakukan tugasnya bersamaan tanpa mengeluh sedikit pun.
----------------------------
Tidak hanya ben dan lisa yang kembali ke aktivitas mereka masing masing.
Pasangan dokter pun telah kembali ke pekerjaan mereka, Rosa telah disibukkan dengan beberapa pasiennya dan endy juga telah sibuk di UGD.
Ini hari pertama mereka kembali bekerja di Rs, tapi Endy & Rosa sudah dibuat heran karena rekan kerja dan para perawat yang memberi selamat kepada keduanya.
Ternyata Berita soal Endy melamar Rosa telah menyebar di seluruh penjuru Rs.
Banyak dokter lajang yang megincar rosa di buat patah hati setelah mendengar kabar itu, serta perawat yang jeolus kepada Rosa karena telah berhasil membuat endy melamarnya.
(Perawat 1)
Emm....jadi iri deh sama dr.rosa, dilamar di tempat yang begitu indah...
(Perawat 2)
Iya bener, ah aku patah hati deh jadinya..
(Perawat 1)
Tapi mereka pasangan yang serasi yang satu ganteng, yang satu cantik cocok banget kan?
(Endy)
Eheeemmmm.....
Emang ini jamnya ngerumpi ya...
(Perawat 2)
Ah...maaf dok...
(Endy)
Btw, kalian tau dari mana soal saya melamar dr.rosa
(Perawat 1)
__ADS_1
Dari dr. Ardi dok...
(Endy)
Emang dasar tuh anak...
Yaudah kalian kembali kerja
(Perawat 1, 2)
Iya dok, permisi...
Endy tak menyangka jika ia memiliki sahabat yang tak bisa menjaga rahasia sama sekali.
----------------------------
Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 siang, endy menghampiri ruang praktek rosa, ia berencana ingin mengajak rosa makan siang bersama.
Saat endy mengetuk pintu dan diijinkan masuk endy melihat rosa tengah sibuk membaca beberapa riwayat pasiennya.
(Endy)
Ehemmmm....aku ganggu gak ?
(Rosa)
Eh...aku kira perawat, enggak kok
(Endy)
Makan siang yukk...
(Rosa)
Ayukk, kebetulan aku udah laper banget..
Oh iya,btw kok semua tau soal kita di amerika?
(Endy)
Hmmm....siapa lagi kalau bukan si ember ardi yang sana sini cerita...
(Rosa)
Owh kak ardi....
(Endy)
Sorry ya mulut teman aku yang satu itu gak bisa di jaga...
(Rosa)
Iya gak papa kok, yaudah yukk..
Endy dan rosa pergi menuju tempat makan siang yang biasa mereka datangi.
Keduanya begitu terlihat bahagia,bahkan rosa bisa tertawa lepas saat bersama endy.
----------------------------
Di tempat lain, ben sedang bermain bersama putri kecilnya, ia menghabiskan sisa liburnya sebelum ia disibukkan kembali dengan pekerjaan.
Lisa yang melihat ben bermain dengan thania, bahkan bisa membuat thania tertawa terkekeh kekeh membuatnya ikut senang.
Suaminya itu betul betul menepati janjinya dan banyak mebghabiskan waktu untuk dirinya dan putri mereka.
Ben mungkin tidak bisa banyak menghabiskan waktu bersamanya dan anak mereka, tapi lisa sangat mengerti akan hal itu, ia juga tak ingin membuat ben menjadi kepikiran terhadap dirinya dan thania.
Lisa telah berjanji akan selalu mendukung suami tercintanya itu,karena apa yang dilakukan oleh sang suami itu semua untuk dirinya dan masa depan putri mereka.
Kebersamaan, kebahagiaan serta keromantisan yang sedang mereka rasakan saat ini menjadi hadiah yang sangat disyukuri oleh mereka semua dan bisa selalu merasakannya .
__ADS_1