
Lisa sedang berdiri di depan kasir dan memesan coffe untuk ben dan matcha latte kesukaannya,dan 2 potong cake yang telah ia pilih.
Sambil menunggu pesanannya,lisa memainkan ponselnya. 5 menit kemudian pesanan lisa telah selesai di buatkan. Pesananya sudah ada di tangan dan lisa kembali menuju kantor ben.
Ia berjalan santai sambil menenteng coffe dan dan cake yang baru saja di belinya. Saat sampai di depan pintu ruangan ben, lisa langsung membuka gagang pintu dan masuk kedalam ruangan ben. Saat ia masuk ben dan sekertarisnya sedang duduk di sofa sambil membahas soal proyek yang akan mereka kerjakan.
Ben yang melihat lisa masuk lalu menyapanya.
(Ben)
Sayang,kok lama banget sih...
(Lisa)
Iya maaf, tadi coffe shopnya lagi rame banget, oh iya maaf sayang aku gak tau kalau ada sekertaris kamu aku cuma beli 2 coffe aja
(Andri)
Tidak apa apa bu...kebetulan saya tidak minum coffe...
Lisa yang di panggil dengan sebutan "bu" menjadi canggung
(Ben)
Oh iya ndri,kamu sudah kenal kan sama lisa, dia ini tunangan saya tolong kamu kasih tau ke bagian resepsionis kalau lisa datang langsung suruh ke ruangan saya aja jangan biarin dia menunggu...
(Andri)
Baik pak,akan saya informasikan ke bagian resepsionis..
Lisa hanya terdiam mendengar ben memerintahkan sekertarisnya seperti itu. Ia lalu memberikan coffe milik ben.
Lisa yang tak ingin mengganggu pekerjaan ben lantas berdiri menjauh dari sofa agar konsentrasi mereka tidak terganggu.
Ia lalu berjalan menuju jendela sambil memegang segelas matcha latte ditangannya. Dari ruangan ben lisa bisa melihat pemandangan gedung tinggi dan kendaraan yang lalu lalang.
Sesekali ben melirik ke arah lisa yang sedang menatap ke arah luar jendela.
Lisa lalu berjalan dan memutar kursi kerja ben dan duduk sambil terus menatap ke arah luar. Cukup lama ben dan andri membicarakan urusan mereka.
(Ben)
Yasudah....tolong kamu berikan ini kebagian pengelola dan suruh mereka merivisi beberapa yang saya tadi katakan.
(Andri)
Baik pak,oh iya pak lusa kita ada meeting di surabaya
Lisa yang memandang ke arah luar tidak berarti ia tidak mendengarkan apa yang di bicarakan ben dan sekertarisnya, saat andri berbicara akan ada meeting di surabaya lisa langsung memutar kursi dan melihat ke arah ben.
Sama halnya dengan ben ia langsung menatap ke arah lisa. Ini artinya dia akan meningalkan lisa untuk beberapa hari.
(Ben)
Apa meeting itu tidak bisa di lakukan di jakarta?
(Andri)
Tidak bisa pak,karna kliyen ingin bapak melihat langsung lokasi yang akan dijadikan proyek kita nanti.
Apa ada masalah pak?
(Ben)
Tidak...
(Andri)
Kalau begitu saya permisi dulu pak
(Ben)
Iya...
Ben yang melihat ekspresi terkejut lisa langsung menghampirinya.
(Lisa)
Kamu bakal ke surabaya?
(Ben)
Aku juga baru tau sayang,kalau ada meeting disana?
Aku gak bisa ninggalin kamu sendiri disini...
(Lisa)
Ya mau gimana lagi ben,ini kan sudah jadi tanggung jawab kamu,ya walau buat aku juga berat sih...
(Ben)
Gimana kalau kamu ikut aja sayang...
(Lisa)
Gak bisa sayang, lusa aku ada pratikum dan gak mungkin aku gak ikut...
(Ben)
Tapi aku gak tenang sayang ninggalin kamu sendiri disini
(Lisa)
Aku gak papa kok,kalau kamu khawatir aku bisa minta temanin ranti atau yang lain,udah bener deh aku gak papa,kamu cepat selesain urusan disana dan kalau udah selesai kan cepat juga baliknya...
__ADS_1
(Ben)
Yaudah aku janji bakal cepat pulang,aku gak bisa jauh jauh dari kamu... (sambil menangkup wajah lisa dengan kedua tanganya)
(Lisa)
Sama....aku juga
Ben lalu memeluk lisa yang sedang duduk.
(Lisa)
Oh iya kamu masih ada yang di kerjakan gak?
(Ben)
Gak ada kenapa?
Lisa lalu menggandeng tangan ben menuju sofa,ia lalu membuka cake yang tadi di belinya. Dan mereka berdua menikmati cake nya bersama.
(Lisa)
Gimana? Enak gak cake nya...
(Ben)
Enak...
Kamu tuh ya enggak yang di masak sendiri,atau yang kamu pilihin selalu aja enak...
(Lisa)
Iya dong...aku gitu loh 😎 (sambil menyuap cake ke mulutnya)
Ben semakin gemas di buat nya,dan saat ia melihat ada sisa crem di bibir lisa dengan cepat ben mengecup nya...
(Lisa)
Ben...iihhh nyebelin deh... (memukul paha ben)
(Ben)
Aku cuma ngebersihin cream dibibir kamu sayang....
(Lisa)
Apa gunanya ada tissue...
(Ben)
Kalau ada yang menempel di wajah kamu aku siap jadi tissue buat kamu...
(Lisa)
Kamu gak ngegombalin karyawan kamu kaya gini kan 😒
(Ben)
(Lisa)
Yakin.....😒
(Ben)
Yakin...kalau kamu gak percaya kamu boleh cek seluruh cctv yang ada di kantor
(Lisa)
Serius banget sih,aku bercanda aja kalee.. (dengan cueknya menyuap cake ke mulut)
(Ben)
Kamu ya...iseng banget (sambil memencet hidung lisa)
Jam sudah menunjukkan pukul 16.00 sore ben telah memberitaukan kepada andri kalau ia akan pulang, dan meminta andri untuk menjemputnya besok pagi di appartemen.
(Ben)
Andri,hari ini mobil saya tinggal di kantor,tolong besok kamu atau supir kantor jemput saya di appartemen
(Andri)
Baik pak..
(Ben)
Yasudah,saya pulang dulu
(Andri)
Silahkan pak
(Lisa)
Permisi ya pulang dulu 😊
(Andri)
Iya bu silahkan (dengan ekspresi salah tingkah)
Ben dan lisa lalu keluar dari ruangan dan berjalan menuju lift.sambil menunggu lift lisa bertanya ke ben.
(Lisa)
Ben,sekertaris kamu aneh deh?
__ADS_1
(Ben)
Andri..? Aneh kenapa sayang?
(Lisa)
Tadi siang pas aku datang dia nanya aku manggil aku dengan "mba" pas dia tau aku tunangan kamu dia langsung manggil "bu" aku gak terbiasa banget deh di panggil kaya gitu...
(Ben)
Mungkin tadinya dia pikir kamu tamu biasa,tapi pas dia tau kamu tunangan aku dia jadi lebih bersikap sopan aja sayang...
Terus kalau gak mau di panggil "bu" mau nya di panggil apaan dong? Nyonya Hermawan
(Lisa)
Kan aku udah bilang masih nona wira atmadja...
(Ben)
Iya iya....nona wira atmadja... (sambil mencubit lembut pipi lisa)
Pintu lift pun terbuka dan keduanya pun masuk dan menuju lantai dasar.
Ketika pintu lift terbuka dan saat mereka berdua keluar dengan ben yang menggenggam erat tangan lisa,membuat para karyawan menjadi memperhatikan mereka. Setelah andri memberi tau ke bagian resepsionis kalau wanita yang tadi ingin bertemu dengan bos mereka adalah tunangannya informasi itu telah menyebar ke seluruh divisi.
Mereka tidak menyangka kalau bos ganteng mereka ternyata sudah bertunangan,dan wanita yang beruntung itu ternyata tidak kalah menariknya dari bos mereka.
Setelah 3 bulan bekerja di perusahaan ben akhirnya mengetahui kalau sebagian karyawan mama nya ini senang bergosip.
Tapi ben tidak mau mengurusinya selagi kerja mereka baik baik saja.
Sesampainya di parkiran ben langsung membuka kan pintu mobil untuk lisa.
(Ben)
Silahkan nona wira atdmaja yang sebentar lagi berganti jadi nyonya hermawan
(Lisa)
Hahaha.....😆 apaan sih ada ada aja deh (sambil masuk kedalam mobil)
Ben langsung menutup pintu mobil dan ikut masuk kedalam mobil.
Beberapa karyawan yang melihatnya di buat iri atas perlakuan ben kepada lisa.
Setelah mengenakan safetybelt ben melajukan mobilnya menuju appartemen.
⛤
⛤
⛤
⛤
Hari ini ben akan berangkat ke surabaya. Walaupun berat untuk pergi tapi ben harus tetap pergi,ia telah meminta tolong kepada Reno untuk mengawasi lisa selama ia tidak ada.
Ben akan berada di surabaya selama hampir 1 minggu dan selam satu minggu ia tidak akan bertemu dengan lisa.
Setelah siap ben pamit kepada lisa.
(Ben)
Sayang,aku pergi dulu ya...
Kalau ada apa apa langsung hubungi aku ..aku juga udah minta tolong reno dan indi untuk ngejaga kamu
(Lisa)
Iya sayang....aku pasti baik baik aja kok,kamu juga hati hati disana ya jangan lupa makan,istirahat yang cukup Oke...
(Ben)
Iya bawel ku....(sambil memeluk tubuh lisa)
Lumayan lama mereka berpelukan,seakan berat untuk melepaskannya. Mungkin ini pertama kalinya untuk mereka berpisah cukup lama. Lisa lalu melepaskan pelukannya
(Lisa)
Yaudah sekertaris kamu udah nunggu di bawah kan....
(Ben)
😥 rasanya aku gak pengen pergi sayang
(Lisa)
Ben....kalau gitu sama aja kamu gak profesional,percaya deh aku bakal baik baik aja, cepat selesain disana cepat juga kamu kembali kesini lagi...
(Ben)
Yaudah....aku pergi dulu ya,aku bakal telpon kamu setiap jam
(Lisa)
Gak usah setiap jam juga kali sayang
(Ben)
Iya....
Sebelum pergi ben meraih pinggang lisa untuk lebih mendekat ketubuhnya,dan ben mencium lembut bibir lisa,lumatan demi lumatan ia berikan,seakan tidak rela untuk melepaskannya tapi mau tidak mau ben harus melepaskan nya dan beberapa hari ini dia tidak akan melihat gadis yang dicintai nya ini.
Setelah ben melepas ciumannya,ben akhirnya pergi meninggalkan appartemen karna andri telah menunggunya dari tadi.
__ADS_1
Lisa sangat pintar untuk menyembunyikan rasa sedihnya di tinggal ben untuk bebarapa hari,tapi ia tau jika ia memperlihatkan kesedihannya itu akan membuat ben semakin tidak ingin pergi. Dan itu akan merusak kerjaan yang telah di kerjakan oleh ben.