Malam yang panjang

Malam yang panjang
PART 14


__ADS_3

Sepanjang perjalanan ben terlihat sangat tidak tenang, nampak raut kecemasan dari wajahnya...


Semua ucapan zayn seakan akan terngiang ngiang di telinga ben...


(Andri)


Pak, sekarang apa yang akan bapak lakukan? Orang seperti zayn itu tidak bisa di diamkan...


Tak ada jawaban dari ben, ia masih menatap ke arah luar jendela sambil terus memikirkan ucapan yang dikatan oleh zayn...


(Ben)


Ndri sekarang kita kembali kerumah saja...


(Andri)


Baik pak....


Setelah hampir satu jam berkendara akhirnya ben sampai di rumah, andri lalu berpamitan untuk pulang.


Sesampainya ben di depan pintu rumahnya tiba tiba tangannya terhenti saat ingin membuka pintu, tidak di pungkiri oleh ben jika ia sedikit merasa takut dengan apa yang di katakan oleh zayn...


Tapi ben berusaha sebisa mungkin tidak memperlihatkan rasa ketakutan nya itu di hadapan lisa, ia tak ingin lisa ikut merasa takut...


Dengan menarik nafas cukup panjang ben merubah ekspresinya secepat mungkin...


Saat ia membuka pintu ia melihat lisa tengah menggendong thania yang tengah tertidur...


Ben menghampiri lisa dan si kecil thania...


(Ben)


Sayang....kok dibawah??


(Lisa)


Iya sayang, thania dari tadi rewel banget, dari tadi itu dia nangis terus...


(Ben)


Thania sakit...???


(Lisa)


Engga, dia gak sakit cuma tadi pas aku lagi dikamarnya dia buat beberes aku gak sengaja ngejatuhin foto kita di atas meja, thania kaget dan tiba tiba dia langsung nangis...


Ben mencium pipi thania...


(Ben)


Sini biar aku aja yang gendong...kamu pasti capek


Lisa memberikan thania kepada ben dengan hati hati agar thania tidak terbangun...


(Ben)

__ADS_1


Malam ini biar thania bobo sama kita aja ya...


(Lisa)


Iya... (sambil mengangguk)


(Ben)


Yaudah kekamar yukk...


Lisa dan ben membawa thania kedalam Kamar....


Sesampainya di kamar, ben meletakan thania dengan hati hati ke atas ranjang...


Ben terus menciumi putri kesayanganya itu baginya thania adalah harta yang gak akan bisa di gantikan oleh apapun..


(Lisa)


Sayang....kamu mandi dulu gih bajunya udah aku siapkan... (berbicara dengan perlahan)


Ben mengangguk, ia melepas jas nya dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri....


Lisa merasa seperti ada yang tidak beres terhadap ben...


(Lisa)


Ben kenapa sih? (Berbicara sendiri)


Cukup lama ben berada dikamar mandi, berdiri di bawah pancuran shower, ben terus memikirkan cara bagaimana harus mengahdapi orang seperti zayn...


(Ben)


Tanpa ben sadari ternyata lisa mendengar ucapannya barusan...


Betapa terkejutnya lisa mendengar apa yang barusan dikatakan oleh suaminya ituuu


Ternyata kecurigaan lisa benar , ada sesuatu yang di sembunyikan oleh ben...


Lisa tak ingin ben mengetahui kalau dirinya mendengar ucapannya barusan, dengan langkah perlahan lisa keluar dari kamar mandi agar ben tidak melihatnya...


Di tempat lain....


Zayn masih terus memikirkan apa tindakan yang akan ia ambil selanjutnya.


Tok...tok...


Suara ketukan pintu


(Zayn)


Masuk...


(Christ)


Tuan...

__ADS_1


(Zayn)


Ada apa christ...


(Christ)


Ada yang ingin saya tanyakan sekali lagi kepada anda...


(Zayn)


Soal apa itu...??


(Christ)


Apa anda benar benar serius dengan apa yang anda ucapkan tadi siang...


(Zayn)


Maksud kamu soal merebut keluarga ben..


(Christ)


Iya...


Apa rencana anda itu tidak terlalu berlebihan, menurut saya merebut keluarga seseorang itu sangat berlebihan, tujuan awal anda hanya ingin memberi pelajaran kepada ben...


(Zayn)


Apa menurut kamu saya tidak berhak mempunyai keluarga yang bahagia seperti yang dimiliki oleh ben??


(Christ)


Bukan seperti itu tuan...anda sangat berhak memiliki keluarga yang bahagia, maaf kalau saya terlalu lancang, tapi menurut saya anda tidak akan bahagia dengan merusak sebuah keluarga dan merebutnya, itu hanya akan membuat anda semakin tersiksa


Ucapan Christ membuat zayn terdiam seribu bahasa, ia tak menyangka orang yang telah mengabdi selama bertahun tahun kepadanya dan selalu mendukungnya disetiap rencana yang ia ingin lakukan kini tidak mendukungnya....dan ini kali pertama bagi zayn keinginannya ditantang oleh orang yang sangat di percaya nya itu...


Christ memang selalu mengikuti semua kemauan yang di inginkan oleh zayn, christ mengenal zayn sedari mereka masih sama sama di bangku sekolah menengah pertama, orang tua zayn yang dikenal sebagai orang yang berada dikalangan atas selalu memenuhi semua fasilitas mewah untuk zayn, tapi sayang nya orang tua zayn tidak pernah ada untuk zayn.


Karena sikap orang tua zayn itulah yang membuat zayn bersikap seperti sekarang, tapi christ selalu ada untuk zayn, karena zayn selalu membantu christ berkat zayn christ bisa menyelesaikan pendidikannya bahkan sampai di tingkat tertinggi,semenjak itu lah christ selalu ada untuk zayn...


Tapi kali ini christ tak ingin zayn bertindak semakin jauh lagi....


(Christ)


Zayn......gue kali ini bicara sebagai sahabat lo, lo jangan sampai menyesal untuk selamanya...


(Zayn)


Christ, lo selalu ngedukung apa yang gue inginkan, tapi kenapa lo sekarang berubah...


(Christ)


Gue gak pernah berubah zayn, sebagai sahabat lo gue mau yang terbaik buat lo, gue harap lo bisa memikirkannya baik baik...gue cuma mau yang terbaik buat lo...


Gue pulang dulu dan lo bisa mikirkan apa yang barusan gue omongin tadi...

__ADS_1


Setelah menyampaikan apa yang ada difikirannya christ pergi meninggalkan zayn sendiri, ia berharap zayn bisa berubah fikiran dan mau mendengarkannya....


__ADS_2