Malam yang panjang

Malam yang panjang
episode 65


__ADS_3

Lisa dan ben sedang menuju ke salah satu super market,ben sudah berjanji akan mengantar lisa untuk membeli beberapa keperluan untuk di appartemen. Ben mendorong trolley belanja dan mengikuti kemana arah lisa berjalan,keduanya terkadang sambil bercanda.



(Lisa)


Sayang...kamu mau ini gak (sambil mengambil 1 kotak yogurt)



(Ben)


Boleh deh sayang



(Lisa)


Apa lagi ya...(sambil melihat kedalam troley)


Kayanya udah semua deh sayang...



(Ben)


Yakin udah semua...??



(Lisa)


Udahh...



(Ben)


Yaudah kita kekasir yuk...



Setelah mengantri dan membayar ben dan lisa menuju mobil untuk menaruh belanjaannya.



(Ben)


Sayang kita makan dulu ya



(Lisa)


Emang mau makan apa ...?



(Ben)


Makan kamu lagi boleh gak sayang (sambil menaruh barang di bagasi)



(Lisa)


Ishh....kamu mah,malu tau didengar orang...



(Ben)


Hehehe.....iya sayang maaf...



Setelah selesai menaruh belanjaan di mobil,ben dan lisa masuk kembali kedalam mall.


Ben tak sungkan bermesraan dengan lisa walau di tempat umum,ia seakan ingin memberi tau kesemua orang kalau lisa adalah miliknya dan tak ada yang boleh mendekatinya. Dan setelah berunding mereka berdua memustuskan masuk kesalah satu resto nusantara



(Pelayan)


Silahkan kakak mau pesan apa ini menu nya (menyerahkan buku menu)



(Ben)


Sayang,kamu mau makan apa?



(Lisa)


Emmmm.....apa ya (sambil melihat lihat buku menu) aku mau gado gado aja deh sama teh tawar ya mba



(Pelayan)


Gado gado satu sama teh tawar ya kak



(Ben)


Saya pesan pecak gurame ya mba 1 sama es jeruk satu



(Pelayan)


Baik kak,saya ulangi pesanannya ya


Gado gado 1


Pecak gurame 1


Teh tawar 1


Es jeruk 1


Di tunggu ya kak...



(Ben)


Iya...



(Lisa)


Kamu sering makan kesini sayang...?



(Ben)


Gak juga sih ,dulu waktu SMP ,aku sama mama sering makan kesini,kata mama yang punya resto ini temannya alm.papa



(Lisa)


Owh...



(Ben)


Sayang...hari ini maaf ya



(Lisa)


Maaf untuk apa ?

__ADS_1



(Ben)


Maaf,aku gak bisa nahan soal yang tadi



(Lisa)


Hmmm....udah deh gak usah dibahas dulu kita lagi di luar entar di dengar orang, kita bahasnya nanti di appartemen aja oke...



(Ben)


Yaudah kalau gitu...



Setelah beberapa menit kemudian pesanan makanan mereka datang.dan mereka berdua langsung menyantap pesanan mereka.



*


*


*


*


Jam sudah menunjukkan pukul 21.00 malam. ben dan lisa kembali menuju ke appartemen.Sesampainya di appartemen ben langsung menaruh belanjaan yang tadi dibeli di meja bar



(Ben)


Sayang....aku pengen ngomong sebentar sama kamu... (menarik tangan lisa untuk duduk di sofa)



(Lisa)


Ngomong apa penting banget kayanya...



(Ben)


Soal yang kita lakuin tadi siang....



(Lisa)


Kenapa?



(Ben)


Aku benar benar minta maaf,aku gak bisa buat nahan nya,semenjak kita ngelakuin itu di bali,aku selalu ngerasa ingin terus terus dan terus. Aku terus menahannya untuk gak ngelakuinya lagi sampai kita nikah tapi aku gak bisa ...maafin aku ya..



(Lisa)


Sayang.....aku gak marah atau nyesal kita ngelakuinnya, dan tanpa ada paksaan dan aku paham kok,cuma yang aku takutkan lama kelamaan kamu bakal bosan



(Ben)


Enggak sayang....gak ada kata bosan kalau menyangkut soal kamu,kamu benar benar satu satu nya dan yang terakhir buat aku, dan hal yang kamu takutin itu gak akan pernah terjadi,yang ada aku bakal terus menerus menginginkannya dari kamu....



Ben lalu memeluk erat tubuh lisa,setiap kali ia memeluk tubuh lisa selalu seperti ada magnet yang menarik tubuhnya hingga tak ingin melepaskannya.


Sama halnya dengan lisa , semakin lama ia sudah mulai terbiasa dengan setiap perlakuan ben kepadanya,bahkan saat ben tak melakukannya ada rasa kurang dari dirinya,tapi ia tak bisa mengungkapkannya.



Lisa yang berada dikamarnya pun masih belum tidur, ia juga mengingat kembali bagaimana saat mereka bercumbu walau sudah ketiga kalinya lisa bisa merasakan hal berbeda di setiap perlakuan ben kepadanya.



Ben selalu bersikap lembut saat mereka bercinta dan hal itu yang membuat lisa selalu terbayang...dan tidak munafik lisa pun ingin merasakannya kembali.


Ia dibuat tidak bisa tidur , pikirannya terganggu . setiap matanya terpejam ingatan saat mereka bercinta selalu muncul dan saat ini membuat dirinya gelisah.



(Lisa)


Aku kenapa sih....ayoo dong lis kamu jangan mikir mesum kaya gini terus ....



Lisa lalu bangkit dari tempat tidurnya dan keluar dari kamar untuk mengambil segelas air minum ...ia lalu membuka kulkas dan mengambil air minum,disaat bersamaan ben juga keluar dari kamar, dengan kondisi lampu yang mati ben berjalan keluar dan saat melewati kamar lisa,ia berfikir lisa pasti sudah tidur dan saat sampai di dapur ia melihat lisa berdiri membuka kulkas.



Saat ben melihat lisa yang menggunakan tanktop bertali satu dan leging setengah lutut,yang membuat lekuk tubuhnya terlihat,ben yang dari tadi masih membayangkan saat ia bercinta kini di buat semakin gak karuan....



Ben lalu mendekati lisa dan memeluknya dari belakang...lisa yang sedang minum tiba tiba kaget saat tubuhnya di peluk dari belakang..



(Lisa)


Ya ampun ben,kamu ngagetin aku tau gak...



(Ben)


Maaf sayang....kamu belum tidur,aku kira kamu udah tidur



(Lisa)


Iya belum,kamu sendiri kenapa belum tidur



(Ben)


Aku gak bisa tidur sayang...



Lisa lalu berbalik badan untuk menghadap ke ben...



(Lisa)


Kenapa?



(Ben)


Aku masih kebayang bayang yang tadi siang...



Lisa lalu menatap wajah ben,ia berfikir apa yang di alami ben saat ini dirinya pun juga merasakannya...



(Ben)


Kamu tuh sebenarnya apa sih sayang...bisa sampe buat aku kaya gini


__ADS_1


(Lisa)


Terus kamu mikir aku bukan manusia gitu..



(Ben)


kamu itu bukan manusia tapi kamu bidadari tau gak....



Lisa tersenyum mendengar rayuan dari ben.ben selalu membuat dirinya di atas angin dengan segala rayuan rayuan yang di ucapkan oleh ben.



(Lisa)


Kamu dulu kaya gini juga gak sayang ke cewek cewek yang kamu dekatin



Ben langsung menggendong tubuh lisa untuk duduk di sofa dan dengan posisi lisa duduk di atas pangkuan nya.



(Ben)


Enggak sayang...walau banyak yang bilang aku ini playboy tapi aku sebnarnya cuma sama kamu aja yang kaya gini



(Lisa)


Yang bener....



(Ben)


Bener sayang....oke aku akuin aku ngelakukan seks pernah tapi itu sekali aja dan itu karna aku mabuk,dan karena ceweknya juga yang maksa dan selebihnya ya paling kiss...



(Lisa)


Aku senang kamu mau jujur kaya gini sama aku...



(Ben)


Aku gak akan nutup nutupin lagi semuanya sayang...semuanya bakal aku ceritain ke kamu



(Lisa)


Iyaa....aku percaya kok sama kamu...


Oh iya besok kita kerumah mama yukk aku udah kangen sama mama....



(Ben)


Yaudah....besok kita kerumah mama...



(Lisa)


Yaudah...kalau gitu kamu istirhat gih biar besok gak kesiangan..



Dan sat lisa ingin bangkit dari posisinya ben menahanya...ben memegang pinggang lisa dan ia mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir lisa...dan lisa membalas ciuman tersebut.



Sambil mencium, tangan ben tidak tinggal diam,tangannya mulai masuk meyelinap kedalam baju lisa dan meraih kaitan bra milik lisa,bra yang tadi menempel erat didada lisa kini sudah merenggang...



Tanganya mulai meraba raba paha lisa, dan desahan terdengar dari mulut lisa


"Ben ugh....ah...."


Perlahan ciuman ben mulai turun kedada dan saat wajahnya berada tepat di depan dada lisa,tangannya mulai menurunkan tali tanktop dan perlahan dua bukit sintal itu terlihat,ben lalu meremasnya pelan sehingga lisa dibuat bersuara "ugh..."ben mulai mengemut p*****g berwarna kepink pink an itu dan sebelah tanganya meremas, lisa seperti terbawa suasana ia pun mulai berani untuk menciumin leher ben dan tidak hanya itu lisa pun berani meninggalkan jejak merah pada leher ben.



Keduanya pun makin larut,ben lalu bangkit dari duduknya sambil menggendong lisa untuk menuju kekamarnya,sesampainya dikamar ben langsung membaringkan tubuh lisa ke atas ranjang dan ben membuka kaosnya hingga kini ia bertelanjang dada.



Ben lantas kembali mencumbui lisa,setiap lekuk tubuh lisa tak luput dari ciuman ben...ac kamar yang sengaja di matikan oleh ben ,membuat suasana kamar menjadi tambah panas dan itu semakin membuat gairah keduanya meningkat.desahan tiap desahan yang keluar dari mulut lisa semakin membuat ben menggila.



Tangan ben kini perlahan membuka celana leging yang masih melekat ditubuh lisa..dan saat celana terlepas ben lalu melemparkannya ke lantai dan kini lisa hanya memakai celana dalam,celana dalam berwarna hitam itu menarik ben untuk mendekatinya...tangan ben mulai menyentuh area sensitif lisa dan seketika tubuh lisa bergetar,ben mulai memainkan k******s milik lisa,lenguhan terdengar dari mulut lisa,ben terus memainkan nya hingga ben meras tubuh lisa menegang,tanda dari capainya klimaks yang dirasakan lisa,ben lalu mencium kembali bibir lisa dan membiarkan lisa tenang kembali.



Setelah beberapa detik kemudian lisa pun berinisiatif mengambil alih situasi,ia lalu membalik tubuh ben hingga kini ia berada di atas,lisa mulai berani melumat bibir ben dan dan menciumin dada kekar milik ben ,beberapa jejak merah pun ia tinggalkan di dada laki laki yang sangat dicintai nya itu...saat tangan lisa meraba tubuh ben ,ben seperti tersengat listrik ia sangat menikmati aksi lisa yang ada di atas tubuhnya.



Lisa mau membalas perbuatan ben yang sudah membuat dirinya lupa segalanya..perlahan tangan lentik lisa meraba bagian junior ben yang entah dari kapan telah bangun,dan lisa memberanikan diri untuk membuka celana pendek ben,walau sudah 3x berhubungan dengan ben, lisa sama sekali tidak pernah membuka celana milik ben,tidak sama halnya dengan ben sudah 3x bahkan sudah yang ke 4x nya ben melucuti pakaian lisa hingga tak ada yang tersisa.



Dan saat tangannya berhasil membuka celana milik ben,lisa melihat sesuatu yang mengeras di balik celana dalam ben..perlahan lisa menyentuhnya dan mulai mengelusnya sontak ben semakin di buat tak berdaya sentuhan lisa seperti listrik bertekanan tinggi yang sedang menjalar ketubuhnya.



Setelah puas bermain dengan junior ben lisa kembali menciumin leher ben entah berapa banyak sudah jejak merah yang di tinggalkan lisa di tubuh ben...



Ben sudah tidak bisa menahannya lagi,ia lalu melepaskan celana dalam lisa dan celana dalamnya dan seketika ben langsung membalik tubuh lisa untuk berada di bawah,perlahan ben menuntun juniornya untuk masuk kedalam sangkarnya,



(Lisa)


Ugh...ben....ben akh...



Dan dalam sekejap junior ben pun masuk habis kedalam liang kenikmatan lisa


Ben lalu memacu nya untuk keluar masuk di liang itu dan tubuhnya bergoyang dengan kuat,ben dan lisa sama sama berada di puncak kenikmatan,tangan ben meraih bukit sintal milik lisa yang ikut bergoyang karna hentakan dari tubuh ben.setelah hampir 10 menit dengan posisi missionaris ben mengubah posisinya,kini ia membiarkan lisa mengambil kendali. ben terlentang dan lisa duduk di atasnya,setelah memasukan kembali junior ben kedalam liangnya lisa mulai menggoyang tubuhnya dan saat gerakan itu membuat ben mendesah kenikmatan



(Ben)


Akh...sayang...shhhh...ah... (sambil meremas bukit kembar lisa)



Lisa terus menggoyangkan tubuhnya naik turun dan tidak lama kemudian lisa sampai pada puncaknya dan ia mengeluarkan lahar panasnya untuk kedua kalinya,ben merasakan cairan hangat menyentuh juniornya,lisa terkulai lemas,dan ben kembali mengambil alih,ben terus memacu juniornya,hingga sampai ia merasa pada puncaknya dengan kuat ben memompa nya dan saat ingin keluar dengan cepat ben menarik juniornya keluar untuk memuntahkan lavanya di luar liang milik lisa,cairan itu tumpah membasahi paha lisa,ben lalu mengambil tissu di samping tempat tidur dan membersihkan cairannya yang menempeldi tubuh lisa.


Setelah selesai ben berbaring di sebelah lisa yang sudah terkulai lemas,ben lalu mencium kilas bibir lisa dan berkata



(Ben)


Sayang...maaf aku gak bisa menahannya lagi...



(Lisa)


Gak papa sayang..aku juga sama



Ben lalu menarik tubuh lisa dan membawanya dalam pelukannya,dan keduanya pun tidur karna kelelahan setelah aktivitas malam yang panjang yang telah mereka lalui.

__ADS_1




__ADS_2