Malam yang panjang

Malam yang panjang
episode 77


__ADS_3

Pagi ini lisa bangun lebih awal,ia menyiapkan sarapan kesukaan ben, sandwich. Setelah selesai lisa kembali kekamar nya untuk mandi dan bersiap ke kampus.


Ben yang keluar dari kamar nya dengan rapi dan sudah mandi. langsung menuju dapur,ia berfikir lisa belum bangun,tapi saat melihat di meja bar sudah tersedia sandwich ia langsung melirik ke arah kamar lisa.


(Ben)


Emmm.....kirain cantik ku belum bangun ternyata sudah...


Ben lantas berbalik arah dan menuju ke kamar lisa. Saat ia mengetuk pintu tak ada jawaban dari lisa. Ben langsung masuk kedalam kamar dan tidak ada lisa ,tapi ia mendengar suara air dari kamar mandi.


Ben melihat baju yang akan di pakai lisa sudah di taruh di atas ranjang,beserta pakaian dalamnya,ben tersenyum melihat nya. Ia langsung duduk di samping baju lisa yang tegeletak di ranjang.


Ben sangat senang saat berada di dalam kamar lisa,karna lisa sangat rapi dan bersih,serta aroma greentea kesukaan lisa yang selalu mengudara dikamarnya. lisa senang sekali dengan aroma terapi yang berbau greentea maka dari itu ia sengaja meletakannya di kamarnya. Serta kamar mandinya.


Ben sengaja tidak bersuara agar lisa tidak tau kalau dirinya sedang berada dikamarnya,karna kalau lisa tau,ia pasti akan berteriak menyuruh ben keluar segera dari kamarnya.


Cukup lama lisa berada di kamar mandi,ben pun mulai tidak sabar,ingin sekali ia menerobos masuk kedalam kamar mandi.terdengar dari dalam kamar mandi suara air dan senandung yang lisa nyanyikan. Kaki ben serasa ingin melangkah menghampiri lisa di kamar mandi.ia penasaran apa yang di lakukan kekasihnya itu dikamar mandi selama itu.


Ben lalu melangkah pelan mendekati pintu kamar mandi,dan saat ia sudah tepat di depan pintu suara air dari shower berenti,ben berfikir jika lisa pasti sudah selesai.ben lalu berdiri di depan pintu kamar mandi lisa.


Lisa yang tidak mengetahui kalau ben berada di kamarnya,terkejut saat ia membuka pintu kamar mandi dan ben sudah berdiri di hadapannya...sontak lisa terkejut dan hampir terpeleset. Tapi dengan cepat ben menangkap tubuh lisa agar tidak terjatuh.


(Lisa)


Bennn.......ishh kamu ngagetin aja tau gak,.ngapain di kamar aku...


(Ben)


Habis kamu lama banget sih dikamar mandinya...aku BT nungguinya lama...


Lisa yang baru sadar ia hanya menggunakan handuk dan rambutnya yang masih basah. Dan sekarang dia ada di pelukannya ben.


Dengan cepat lisa melepaskan pelukan ben darinya,lisa berfikir jika posisi ini terus berlanjut,yang ada dia bakal tidak jadi pergi ke kampus.


Ben yang melihat lisa menggunakan handuk serta tetesan air dari rambut yang jatuh ke leher lisa ,membuat gairah ben bangkit,dan saat ben mendekat kan wajah nya tiba tiba lisa langsung melepaskan pelukannya dan mendorong tubuh ben agar menjauh...


(Lisa)


Ben...udah ah keluar sana...aku mau pake baju... (sambil mengambil bathrobe di gantungan kamar mandi dan memakainya)


(Ben)


Sayang,aku bantuin ya...


(Lisa)


Bantuin apaan ?


(Ben)


Bantuin kamu pake baju...


(Lisa)


Enggak....aku bisa sendiri kok...lagian kalau kamu bukannya makein aku baju tapi bukain baju aku...udah sanaa keluar (sambil mendorong tubuh ben keluar dari kamarnya)


Ben yang terdorong keluar dari kamar lisa hanya bisa pasrah,dan ketika ben sudah berada di luar kamar lisa langsung menutup pintunya dan menguncinya.


Ben tertawa,pagi ini pikirannya dibuat kacau oleh lisa. Ia lalu menuju sofa dan duduk sambil menunggu lisa selesai.


Lisa dengan cepat menggunakan bajunya. Hari ini lisa menggunakan rok sepan dengan panjang sampai lutut berbahan jeans warna putih dan mengenakan kemeja berwarna hitam.


Setelah mengeringkan rambutnya dengan hairdryer lisa lalu menguncir kuda rambutnya,dan menggunakan bedak tipis dan liptint lisa keluar dari kamar.


Ia melihat ben duduk di sofa menunggunya.


(Lisa)


Kok gak di makan sih sandwichnya...(sambil duduk di meja bar)


(Ben)


Aku nungguin kamu sayang... (bangkit dari duduknya dan duduk di meja bar)


Pagi sayang ku... (mencium kilas pipi lisa)


(Lisa)


Pagii... (sambil meletakkan sandwich kepiring ben)


(Ben)


Makin hari makin cantik aja sih....(sambil menggigit sandwichnya)


(Lisa)


Udah gak usah ngerayu makan aja entar keselek lagi...


Ben dan lisa menikmati sarapan mereka,ben melahap habis sandwich buatan lisa.


(Ben)


Lama lama aku gendut tau sayang...makanan yang kamu buat selalu enak ...


(Lisa)


Bagus dong.... (sambil tersenyum ke arah ben)


(Ben)


Nanti kalau aku gendut kamu naksir ke cowok lain lagi ...

__ADS_1


(Lisa)


Ngomong apaan sih...ngawur deh...


(Ben)


Bercanda sayang....


Lisa dan ben pun selesai sarapan. Lisa lalu menaruh piring dan gelas kotor ke wastafel cuci piring .ia lansung bergegas mengambil sepatu snikersnya.


Setelah memakai sepatu lisa dan ben pun pergi kekampus.


*


*


*


*


35 menit kemudian keduanya sampai di kampus,ben turun duluan dan berlari untuk membuka kan pintu mobilnya untuk lisa. Ben selalu memperlakukan lisa dengan istimewa dan siapa saja yang melihatnya akan di buat iri.


(Lisa)


Sayang....aku bisa sendiri...


(Ben)


Gak papa sayang...


Keduanya jalan sambil bergandengan tangan. Dan masuk sampai kedalam kampus,saat melewati pot bunga besar di sisi sebelah kiri ,ben berkata ke lisa.


(Ben)


Sayang....kamu ingat gak sama tuh pot bunga ?(sambil menunjuk ke pot bunga)


(Lisa)


Ingat lah,gara gara kamu aku jatuh terus kebentur tuh pot bunga...


(Ben)


Hehehehe....maaf sayang aku dulu gak ada niatan gitu,habis kamu jutek banget sih sama aku...


(Lisa)


Iya...iya...yaudah aku kelas yah bentar lagi kelas mulai..(sambil melihat jam tangannya)


(Ben)


Yaudah aku antar...


Ben lantas mengantar lisa sampai di depan kelas dan benar saja tidak lama lisa masuk dosen pun masuk dan memulai mata kuliah pagi itu.


45 menit berlalu,ben masih setia menunggu lisa , di sampingnya kini ada sekaleng soda untuk menemaninya.


Ben melihat beberapa file yang dikirim mamanya untuk ben mulai mempelajarinya.sesekali ia melihat ke arah kelas lisa tapi belum juga kelas itu berakhir, dan saat ia membaca file tiba tiba endy menelponnya.


📲 ben : hallo ndy kenapa?


📲 endy : lo lagi dimana ben?


📲 ben : gue ada di kampus...


📲 endy : lagi nemanin bidadari lo...?


📲 ben : kenapa lo telpon?


📲 endy : entar malam reno ngajak ngumpul di tempat biasa,kata nya buat ngerayain diterima nya dia di Rs.


📲 ben : yaudah entar gue sama lisa kesana


📲 endy : oke deh...


Ben merasa senang,sahabat nya bisa diterima di salah satu Rs. Walaupun ben sempat merasa iri,karna tawaran yang sangat di impikannya harus ia tolak. Tapi ben tidak mau terlalu memikirkannya ia mengingat ucapan lisa kalau ia bisa kembali mengejar impiannya nanti.


Dan tidak lama kemudian mata kuliah lisa pun selesai...satu persatu teman teman lisa keluar,ben terus melihat ke arah pintu dan orang yang di tunggu nya pun keluar.


Lisa berjalan keluar bersama ketiga sahabatnya dan ia langsung menghampiri ben yang duduk menunggunya.


(Lisa)


Sory ya sayang...lama banget ya..


(Ben)


Gak papa kok...


(Rosa)


Kak ben dari tadi nungguin disini?


Ben mengangguk menjawab pertanyaan rosa.


(Ben)


Sayang...udah kan


(Lisa)


Iya...

__ADS_1


Oh ya aku duluan ya guys...


(Ranti,rosa & nia)


Dah....hatu hati ya ...


Ben menggandeng tangan lisa menuju mobil.setelah membuka kan pintu mobil dan lisa masuk kedalam. Dengan cepat ben berlari ke sisi lain mobil untuk segera masuk kedalam mobil.keduanya langsung meninggalkan parkiran kampus dan menuju ke salah satu pusat perbelanjaan untuk membeli beberapa pakaian yang akan di gunakan ben selama bekerja dikantor mama nya.


Hampir 1 jam mereka terjebak macet dan akhirnya sampai di pusat perbelanjaan , ben ingin turun dan membuka kan pintu mobil lagi untuk lisa tapi dengan cepat lisa menahan tangan ben yang akan turun...


(Lisa)


Sayang......aku bisa sendiri kok


Kamu jangan manjain aku kaya gini terus dong, entar aku kebiasaan lagi..


(Ben)


Yaudah kalau gitu...


Mereka berdua pun keluar bersamaan dari mobil.ben langsung menghampiri lisa dan menggandengnya.


Saat di dalam pusat perbelanjaan ben berjalan sambil merangkul tubuh lisa,sifat posesif nya keluar ketika lisa di tatap pria lain.


Sesampainya di salah satu toko yang menjual pakaian khusus sperti kemeja,dasi dan setelan jas.ben dan lisa masuk dan mulai melihat lihat mana pakaian yang cocok untuk ben..


(Ben)


Sayang....aku mau kamu deh yang pilihin buat aku...


(Lisa)


Yakin nih aku yang milihin?


(Ben)


Iya...aku yakin sama pilihan kamu...


(Lisa)


Yaudah...


Lisa lalu mulai mencari setelan setelan mana yang cocok untuk ben,mulai dari kemeja,dasi hingga jas lisa memilihnya dengan teliti, ia memberikan beberapa pilihannya untuk di coba oleh ben.


Selera yang di pilih lisa sangat pas dan cocok saat di kenakan oleh ben. Saat ben keluar menggunakan setelan jas lisa langsung mencocokkan nya dengan beberapa dasi dan saat dapat dasi yang cocok lisa langsung memakaikannya.


Sangat lincah tangan lentik lisa mengikat dasi di leher ben,para pegawai pun di buat terpesona akan tingkah pasangan ini. Mereka sudah seperti pasangan suami istri,istri yang sedang menyiapkan suami nya sebelum pergi kekantor.


Saat dasi sudah tepasang lisa lalu mundur selangkah dan melihat ben dari atas hingga bawah. Ia lalu mengacungkan 2 jempolnya untuk penampilan ben yang sangat luar biasa.



Setelah memilih milih, lisa memilihkan 10 setelan jas untuk ben dan beberapa kemeja serta dasi yang pas untuk di pakai oleh ben.


Para pegawai pun langsung menyiapkan barang barang yang di beli oleh keduanya.


Lisa lalu berdiri di kasir untuk membayar pakaian pakaian itu,ben lantas meberikan kartu ATM nya kepada lisa.


(Lisa)


Hmmm....masih ada gak yang kamu perluin sayang...


(Ben)


Mungkin sepatu.


(Lisa)


Oh iya...gak mungkin kan kamu pakai sneakers...


Yaudah habis ini cari sepatu deh..


(Ben)


Kamu gak capek sayang...


(Lisa)


Enggak....


Lisa sangat antusias memilihkan barang barang yang akan ben pakai untuk ke kantor. Setelah selesai dan siap lisa memberikan ATM kepada pegawai dan membayar semuanya.


Selesai dari toko pakaian ben dan lisa menuju ke sebuah toko sepatu. Dan kali ini lisa menyuruh ben untuk memilih sendiri mana sepatu yang cocok untuknya.


Ben lalu melihatkan sepatu yang dipilihnya kepada lisa,dan lisa meyukainya, 4 pasang sepatu di beli oleh ben.dan kali ini lisa yang membayar untuk sepatu yang di pilih ben.


(Ben)


Sayang kok kamu yang bayar sih?


(Lisa)


Gak papa sayang,anggap aja ini hadiah dari aku...oke (sambil memasang senyum manis ke ben)


(Ben)


Makasih ya sayang... (mencium pucuk kepala lisa)


(Lisa)


Sama sama sayang.....

__ADS_1


Setelah selesai keduanya kini keluar dari toko sepatu dan beberapa paper bag telah mereka tenteng...


Dan kini kedua nya sangat kelaparan dan memutuskan untuk makan.


__ADS_2