Malam yang panjang

Malam yang panjang
episode 26


__ADS_3

Suara alarm pagi itu membangunkan lisa dari tidurnya....cahaya matahari menerobos masuk dari celah celah horden kamar lisa...ia dan ben masih di bandung harusnya ia sudah kembali ke jakarta tapi ayah dan ibu memberi tau kalau kakeknya ingin bertemu dengannya ...hingga ia menelpon ranti untuk memberi tau dosen kalau ia ijin tidak masuk kuliah...setelah bangun ia langsung masuk ke kamar mandi ia pun mandi dan mulai bersiap....


Setelah selesai mandi ia pun memilih pakaian yang akan di pakainya


Pagi itu ia menggunakan rok span jeans dengan panjang hingga lutut di padu padankan dengan blous berwarna baby pink ....saat ia mengeringkan rambut terdengar suara ketukan pintu dari luar


Ia berfikir itu pasti ben..



Tokk...tokk



(Lisa)


Masuk....



Saat ia menoleh ke arah pintu bukan ben seperti yang di harap kan nya.Ternyata yang mengetuk pintu ialah bi irah



(Bi irah)


Neng...neng lisa sudah di tunggu sama bapak ibu di bawah..



(Lisa)


Iya bi...bentar lagi lisa turun



Lisa sedikit kecewa...setelah selesai mengeringkan rambut ia pun menggunakan make up yang begitu natural...ia hanya memakai bedak dan lipstik saja yang berwarna peach..setelah selesai ia pun turun kebawah dan menuju meja makan di meja makan hanya ada ayah dan ibunya ia tak mendapati ben...dalam hatinya (masa ben belum bangun sih)



(Lisa)


Bu....ben belum bangun..



(Ibu lisa)


Sudah...



(Lisa)


Terus....ben mana kok gak ikut sarapan sama kita?



(Ayah lisa)


Ben sudah berangkat pagi pagi tadi...ia mendatangi mama nya..



(Lisa)


Kok ben gak bilang ya ama lisa...??



Ayah lisa pun mengerjai putrinya itu..



(Ayah lisa)


Ya ayah gak tau...tadi sih ben bilang setelah ketemu mamanya dia langsung pulang ke jakarta ada urusan mendadak katanya...terus dia bilang ke ayah minta anterin kamu buat kembali ke kejakarta..



Lisa yang mendengar ucapan ayahnya langsung terlihat kesal..dan ia pun kehilangan nafsu makannya...ia hanya mencabik cabik roti yang ada di piringnya,ibu lisa yang melihat langsung ingin memberi tau lisa.Tapi saat ibu nya mau membuka mulut ayah lisa langsung mengedipkan mata ke istrinya



(Ayah lisa)


Kok gak di makan rotinya...



(Lisa)


Gak laper...


Udah lisa tunggu di depan deh (berdiri dan meninggalkan ayah dan ibunya)



(Ibu lisa)


Ayah ini....senang banget deh ngerjain lisa kaya gitu..jadinya dia gak makan kan



(Ayah lisa)


Gak papa bu....nanti juga kalau dia laper pasti makan kok..



Lisa pun duduk di teras rumah..ia melihat kearah garasi memang sudah tidak ada mobilnya ben ia pun mencoba menelpon ben...tapi tidak di angkat oleh ben hal itu semakin membuat lisa semakin kesal.


Dan tidak lama kemudian ayah dan ibunya pun keluar dari rumah



(Ibu lisa)


Sayang...ayooo....



(Lisa)


Iya bu..



Lisa pun masuk kedalam mobil,sepanjang perjalanan ia hanya terdiam dengan muka yang di tekuk,ia terus melihat ke arah jendela


Setelah sampai di rumah kakeknya kaki nya begitu berat untuk turun dari mobil tapi tetap ia paksakan saat ia membuka pintu mobil di saat yang bersamaan keluarga Rangga datang ia datang bersama orang tua dan kakeknya...begitu ia melihat Rangga kekesalannya pun makin memuncak...saat orang tua nya menyapa keluarga Rangga ia pun pergi begitu saja masuk kedalam rumah...


Semua yang ada disitu hanya bisa diam melihat tingkah lisa..Rangga pun hanya tertunduk di hadapan orang tua lisa



Lisa yang sudah masuk duluan langsung menuju sofa ruang tamu...ia pun langsung duduk kakeknya yang keluar dari ruang bacanya langsung menyapa lisa



(Kakek lisa)


Lisa...kamu sudah datang mana ayah dan ibu mu



Lisa yang melihat kakeknya langsung menghampiri kakeknya itu ia langsung salim dan mencium tangan kakeknya



(Lisa)


Ada kok kek masih di luar..bentar lagi juga masuk



(Kakek lisa)


Gimana kamu sudah baikan belum??



(Lisa)


Sudah kek....



Orang tua lisa dan keluarga Rangga pun masuk kedalam rumah...mereka pun menuju ke ruang tamu dimana disitu sudah ada lisa dan kakeknya...dan mereka pun menyapa kakek lisa satu persatu...setelah mereka semua berkumpul kakek lisa pun langsung menyampaikan maksud dan tujuannya untuk bertemu..



(Kakek lisa)


Rangga....kakek mau kamu jujur terhadap apa yang sudah kamu perbuat terhadap lisa...



(Kakek Rangga)


Apa yang sebenarnya terjadi ??



(Kakek lisa)


Biarkan lah Rangga yang menjelaskannya


Ayo rangga silahkan kamu jelaskan...



Rangga hanya bisa tertunduk ia tidak tau harus berkata seperti apa?



(Rangga)


Kek...Rangga minta maaf Rangga khilaf Rangga hanya terbawa emosi kemaren...Rangga janji tidak akan melakukannya lagi... (berbicara pada kakek lisa)



(Kakek lisa)


Hartono....sepertinya aku harus meminta maaf kepada mu



(Kakek Rangga)


Suryo sebenarnya ini ada apa? Apa yang sudah di perbuat oleh Rangga



(Kakek Lisa)


Aku harus membatalkan pertunangan Lisa dan Rangga aku tidak ingin cucu kesayangan ku menderita karna Rangga


Rangga selalu bersikap kasar terhadap Lisa bahkan aku melihat dengan mata kepala ku sendiri ia menampar wajah lisa di depan kedua orang tuanya...



Kakek dan orang tua Rangga terkejut mendengar ucapan kakek lisa mereka tidak menyangka Rangga bisa sampai begitu...



(Papa Rangga)

__ADS_1


RANGGA....apa benar yang di ucapkan oleh kakek suryo ??



Rangga tidak bisa menjawab dan ia hanya mengangguk kan kepalanya



Papanya Rangga langsung bangkit dari tempat duduknya dan langsung menampar keras wajah Rangga



(Papa Rangga)


KURANG AJAR KAMU...BERANI BERANINYA KAMU MEMPERLAKUKAN WANITA SEPERTI ITU....PAPA TIDAK PERNAH MENGAJARKAN MU HAL SEPERTI ITU.....



Ayah lisa pun menenangkan papanya Rangga ...



(Kakek lisa)


Agung..sudahlah kau tidak perlu menyakitinya...mungkin memang mereka tidak berjodoh jadi biarkanlah mereka memilih hidup mereka masing masing



(Kakek Rangga)


Suryo...aku benar benar minta maaf atas perbuatan cucuku aku begitu malu terhadap mu, ku kira cucu yang selalu ku banggakan ini adalah anak baik sepertinya tidak...sekali lagi aku minta maaf padamu...



(Kakek lisa)


Sudahlah Hartono kau tidak perlu minta maaf .... aku harap walau mereka tidak jadi bertunangan kita akan selalu menjadi keluarga...



Lisa yang mendengar itu merasa senang karna ia tak harus menikah dengan Rangga tapi di sisi lain ia terus memikirkan ben...lisa yang duduk di sebelah ibunya tiba tiba berdiri dan pamit untuk kebelakang...



(Lisa)


Kek.....maaf lisa pamit ke belakang sebentar...



Kakeknya pun mengijinkan...dan ia pun pergi dari situ...ia benar benar masih belum bisa memaafkan perbuatan Rangga ..



(Kakek Rangga)


Sepertinya lisa begitu marah terhadap Rangga...



(Kakek lisa)


Biarkan saja...dia hanya masih syok karna sedari kecil tidak pernah ada yang menyakitinya..dia cucu perempuan ku satu satunya semua keluarga begitu menyayanginya ...



(Kakek Rangga)


RANGGA....pergilah datangi lisa dan minta maaf kepadanya kalau kakek sampai dengar kamu menyakitinya kakek sendiri yang akan menghajar mu...



Rangga pun berdiri dan menyusul lisa yang ke taman belakang..orang tua lisa takut jika Rangga menyakiti lisa lagi seorang pembantu di suruh oleh ibu lisa untul mengawasi lisa...lisa yang duduk di ayunan kayu melamun...pikirannya masih kepada ben...ia berfikir kenapa ben pergi begitu saja dan tidak memberitau dirinya....saat dia sadar dari lamunannya Rangga sudah ada di depannya..


Lisa kaget dan ia pun langsung berdiri dan meninggalkan Rangga saat ia hendak pergi Rangga menahannya...



(Lisa)


Minggir....aku udah gak ada urusan lagi sama kamu



(Rangga)


Iya aku tau...aku kesini cuma ngikutin perintah kakek ku untuk minta maaf ke kamu..



(Lisa)


Gak perlu aku gak perlu maaf dari kamu...



(Rangga)


Oke....kamu pikir aku mau minta maaf ke kamu..



Setelah mengucapkan itu Rangga pun pergi dari hadapan lisa,setelah Rangga pergi ia pun duduk kembali di ayunan itu


Dan tidak lama kemudian keluarga Rangga pun pamit pulang ...ibu lisa pun menghampiri putrinya itu lisa masih saja tetap murung...



(Ibu lisa)


Sayang....kamu kenapa?


Bukannya kakek sudah membatalkan perjodohan kamu dengan Rangga harusnya kamu kan senang...



(Lisa)



(Ibu lisa)


Kalau senang kenapa muka nya di tekut gitu terus...



(Lisa)


Gak papa bu...lisa cuma gak enak badan aja



(Ibu lisa)


Kamu sakit....ibu antar kerumah sakit ya?



(Lisa)


Gak usah bu paling lisa cuma kecapek an aja...



(Ibu lisa)


Yaudah..kalau gitu kamu istirahat aja di kamar atas entar biar ibu suruh bi imah bawain teh hangat...



Lisa pun mengangguk dan pergi ke kamar...


Saat lisa masuk ke kamar dan pintu di ketuk bi imah masuk dengan terburu buru untuk meletakkan teh hangat untuk lisa...



(Bi imah)


Neng lisa...ini teh nya



(Lisa)


Iya bi makasih...bi imah kenapa?? Kok buru buru banget...



(Bi imah)


Iya neng bi imah mau buatin minuman lagi masih ada tamu...



(Lisa)


Bukannya keluarga nya Rangga sudah pulang semua bi...



(Bi imah)


Bukan neng...bukan keluarganya den Rangga...yaudah ya neng bi imah kebawah dulu nanti kalau neng lisa pengen sesuatu panggil bi imah aja



(Lisa)


Iya bi...makasih ya



Bi imah pun keluar dari kamar dan menutup pintunya ,lisa hanya berdiam diri di kamar



Sedangkan tamu yang di maksud bi imah ialah ben dan mama nya...


Ben pagi pagi di telpon oleh mamanya ia diminta datang ke hotel dimana mama nya menginap dan mamanya mengajak ben untuk pergi ke rumah kakenya lisa ben dan mama nya tidak tau maksud tujuan kakek lisa mengundang mereka ke rumahnya...mama nya ben hanya mengira jika kakeknya lisa ingin mengobrol saja karna lama tidak bertemu... diruang tamu ada kakek , ayah dan ibu lisa serta ben dan mama nya...


Ben pun tidak melihat keberadaan lisa ben dan ayah lisa sudah bersekongkol untuk mengerjai lisa.. kakek lisa pun membuka pembicaraan mereka...



(Kakek lisa)


Intan .....lama sekali kamu tidak berkunjung ke bandung..



(Mama ben)


Iya pa...intan terlalu sibuk mengurus perusahaan...


Papa tau sendiri semenjak papa nya ben meninggal semua intan kerjakan sendiri



(Kakek lisa)


Iya papa tau...harusnya kamu sering menghubungi....papa sudah menganggap mu sama seperti Vena dan Inggrid



(Mama ben)


Iya..pa intan akan sering main ke bandung...oh iya pa kemaren intan belum sempat mengenalkan ben ke pada papa

__ADS_1


Ben ayo kasih salam ke kakek..



(Ben)


Iya ma


(Menghampiri kakek lisa dan salim)


Ben kek...



(Kakek lisa)


Kakek tidak menyangka dulu kamu masih kecil waktu main kesini sekarang kamu sudah dewasa...ben kakek mau bertanya ke kamu sudah berapa lama kamu mengenal lisa...?



(Ben)


Sejak pertama kali lisa ke jakarta kek...



(Kakek lisa)


Apa benar kamu dan lisa berpacaran



(Ben)


Iya kek (menjawab dengan tegas)



(Kakek lisa)


Kalau kamu benar benar serius dengannya kakek menyetujui hubungan kalian mulai sekarang kakek tidak akan mengatur lagi soal siapa yang harus jadi pasangannya...kakek berharap kamu bisa di percaya dan bisa menjaga lisa


Intan papa ingin bertanya pada mu apa kamu menyetujui hubungan mereka..?



(Intan)


Iya pa dari awal intan melihat lisa intan percaya kalau lisa gadis yang baik dan pantas untuk ben..



(Kakek lisa)


Wira, inggrid bagaimana dengan kalian ??



(Ayah lisa)


Sama pa kami berdua juga menyetujui..ben anak yang baik dia bisa menjaga lisa



(Kakek lisa)


Baiklah ...semua masalah sudah terselesaikan kakek harap kalian bisa berjodoh dan cepat menikah...



(Ben)


Makasih kek...ben janji


Om tante makasih sudah percaya ke ben..ma, makasih sudah merestui ben (memeluk mama nya)


Oh iya lisa mana ?



(Ibu lisa)


Dia ada di kamar atas bentar tante suruh bi imah panggilin



Ibu lisa pun menyuruh bi imah memanggil lisa di kamar



(Ayah lisa)


Bi...kasih tau juga ke lisa kami mau memperkenalkan tunangan nya yang baru...



(Bi imah)


Iya tuan...



Saat lisa sedang di kamar ia terus menatap kelayar ponselnya ia berharap ben menelponnya tapi ben tetap tidak menelpon...kekesalannya pun mulai memuncak dan bi imah pun mengetuk pintu kamar dan masuk



(Bi imah)


Neng lisa...



(Lisa)


Iya bi ada apa?



(Bi imah)


Neng lisa di suruh tuan turun kebawah kata tuan neng disuruh kenalan sama tunangan neng yang baru...



(Lisa)


APAAA.....bi lisa gak salah dengar nih Tunangan yang baru ??



(Bi imah)


Iya neng...



(Lisa)


Kakek ni apa apaan sih ??aku pikir kejadian Rangga kakek bakal berubah sekarang udah ada tunangan baru buat aku....iiih nyebelin....



Lisa pun keluar dari kamarnya ia pun begitu emosi ia berfikir kakeknya sudah kelewatan ia tak mau kehidupannya di atur apa lagi soal pasangan...dengan emosi yang menggebu gebu lisa turun bukannya menuju keruang tamu ia malah menuju ke pintu untuk keluar tanpa mau melihat ke arah kakek dan orang tuanya



(Ibu lisa)


Lisa.....lisaaaa kamu mau kemana?? Yah lisa pasti salah paham ??



Ben pun permisi ke semuanya dan mengejar lisa,saat ia keluar dan ingin mencari taksi ben langsung mengehentikannya...saat ia melihat ben lisa pun terkejut



(Lisa)


Ben.....kok kamu disini (dengan ekspresi bingung) bukannya kamu udah balik ke jakarta....??



(Ben)


Kamu mau kemana?? Jalan main nyelonong aja kamu gak mau ketemu sama tunangan baru kamu....



(Lisa)


Maksud kamu?



(Ben)


Maksud aku...kamu gak mau kenalan dulu sama tunangan baru kamu, ganteng loh udah gitu keren lagi gak nyesel deh...



(Lisa)


(Mengerutkan alisnya) maksud kamu apaan sih..tunggu....jangan bilang yang kamu maksud ituuuuu .....



(Ben)


Aku....aku tunangan baru kamu



(Lisa)


Haa............jadi..kamu gak kejakarta trus dari tadi kamu sudah disini tunangan yang di maksud bi imah itu kamu??



(Ben)


Iya sayang....aku sama ayah mu cuma mau ngerjain kamu aja sekalian pengen liat gimna sih reaksi kamu kalau aku tinggal ke jakarta



(Lisa)


Iiihhhhh......... nyebelin tau gak


(Sambil memukul mukul ben)



Ben pun tertawa melihat ekspresi lisa akhirnya ben pun membawa lisa masuk kedalam rumah lagi..lisa hanya bisa tertunduk malu ayah dan ibunya pun meminta maaf telah mengisengi dirinya kakek nya pun meminta maaf karna telah memaksakan kehendaknya terhadap dirinya dan semua pun sudah terselesaikan....ben dan lisa pun sudah mendapat restu dari masing masing keluarga ...



*


Bagaimana ya kelanjutan hubungan lisa dan ben apa hubungan mereka akan tetap berjalan mulus atau akan ada rintangan yang harus mereka hadapin tunggu episode selanjutnya dan trimakasih sudah membaca novel ini.





__ADS_1



__ADS_2