
Jam sudah menunjukkan pukul 09.00 pagi, kondisi kamar yang berantakan dan baju keduanya terlihat berserakan & tergeletak di lantai, serta tirai kamar yang belum terbuka membuat suasana kamar terlihat gelap...
Ben dan lisa masih terlelap dalam tidurnya, aktivitas mereka semalam cukup menguras energi keduanya.
Bahkan Suara dering ponsel mereka tak dapat membangunkan keduanya.
Sari ART mereka juga telah berulang kali mengetuk pintu kamar tapi tetap keduanya masih enggan untuk membuka mata.
30 menit kemudian ben mulai membuka matanya, ia lalu melihat ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 09.30, ben juga melihat kesebelahnya, sang istri masih terlelap dalam tidurnya, sejenak ben memeluk lisa yang tidur membelakanginya, punggung putih lisa itu diciumin oleh ben, tapi ciuman ben tetap tak mampu membuat lisa terbangun.
Ia cukup merasa lelah akibat semalam, meski ia mendengar suara dering ponsel dan ketukan pintu tapi lisa memilih membiarkannya ia merasa tak ada kekuatan untuk menggerakkan tubuhnya setelah di gempur oleh ben berjam jam...
Ben lalu membiarkan lisa tidur, ia bangkit dari tempat tidur dan langsung menuju kamar mandi, setelah mencuci muka dan sikat gigi, ben mengambil bathrobe yang tergantung dan menutupi tubuhnya...
Ia lalu mengambil ponselnya dan melihat banyak nya panggilan tak terjawab dari mamanya...ben lalu
Menelpon balik mamanya.
📲 ben : hallo ma
📲 mama ben : hallo ben, baru bangun kamu, mama telpon dari tadi
📲 ben : iya ma maaf, kenapa ma?
📲 mama ben : enggak, mama cuma mau bilang thania nginep sehari lagi ya disini papi jimmy masih kangen sama thania...
📲 ben : oh yaudah, entar ben suruh sari bawain keperluan thania lagi kesana
📲 mama ben : yaudah, kamu have fun ya bareng lisa, kalau bisa buat adik untuk thania 😉
📲 ben : siap ma ben laksanain
📲 mama ben : yaudah...bye
📲 ben : bye ma...
Ben tersenyum mendengar perintah mamanya, ben lalu melihat lisa yang masih tertidur...
(Ben)
Tidur yang lama ya sayang, entar malam kita tempur lagi 😉
Ben membiarkan lisa beristirahat, ia mulai memunguti pakaian yang berserakan di lantai, setelah itu ben keluar dari kamar dan memberi tau kan ke sari ART nya untuk menyiapkan kebutuhan thania.
(Ben)
Sari....
(Sari)
Iya pak ada apa?
(Ben)
Oh ya tolong kamu siapin keperluan thania lagi ya, soalnya thania bakal nginap lagi dirumah mama...
(Sari)
Oh iya pak..
(Ben)
Oh iya kamu ikut aja kesana, bantuin jagain thania, nanti kamu minta antar aja sama pak agus ya...
(Sari)
Baik pak...
Oh ya pak ini sarapannya..
(Ben)
Iya makasih ya...
Sari lalu bergegas menuju kamar thania dan menyiapkan yang tadi disuruh oleh ben.
Sedangkan ben memindahkan sarapan ke piring dan menaruhnya di atas nampan, ia ingin membawa sarapan itu kekamarnya.
Saat ben masuk kembali kekamarnya, ia tak mendapati lisa lagi di atas ranjang, ben lalu meanaruh nampan yang ia bawa di atas meja.
Ben langsung berjalan menuju kamar mandi.
Saat pintu kamar mandi terbuka ben mendapati lisa tengah berdiri dengan balutan handuk di tubuhnya.
(Ben)
Pagi sayang ku....
(Sambil memeluk lisa dari belakang)
(Lisa)
Pagi juga sayang...
Maaf ya aku telat bangun, jadi gak bisa buatin sarapan buat kamu
(Ben)
Gak papa, aku udah bawain sarapan buat kita
(Lisa)
__ADS_1
Kamu yang buat sayang...??
(Ben)
Pastinya dong...
(Lisa)
Gak mungkin, paling mba sari yang buat...
(Ben)
Ketahuan deh...
Oh iya tadi mama telpon, mama minta ijin buat thania nginap sehari lagi, katanya papi jimmy masih kangen sama thania...
(Lisa)
Mama gak kerepotan jagain thania?
(Ben)
Aku sih tadi suruh sari buat kesana sambil bantuin ngurusin thania...
(Lisa)
Owh gitu, yaudah kalau gitu...
Kok kayanya kamu happy banget keliatannya...
(Ben)
Pastinya dong, itu artinya kita ada tambahan waktu buat berduaan lagi...
(Sambil memeluk lisa dari belakang dan membenamkan wajahnya di ceruk leher lisa)
(Lisa)
Emang gak kangen sama anaknya...
(Ben)
Kangen dong, tapi besok kan udah ketemu lagi....
Lagian kapan lagi coba kita bisa berduaan dengan mesra kaya gini...
(Lisa)
Dasarr.....
(Ben)
Yaudah kita sarapan yukk....
(Lisa)
Iya...
Keduanya seperti merasakan honeymoon kembali meski dengan waktu yang cukup singkat.
Menghabiskan waktu dirumah hanya berduaan membuat keduanya leluasa, ben sangat senang bisa bermanja manja dengan wanita yang sangat dicintainya itu...
Sepert siang ini, jam baru menunjukkan pukul 13.00 siang, setelah makan siang ben dan lisa menghabiskan waktu dengan bersantai di ruang Tv sambil sesekali mengobrol.
Dalam hati ben jika ia bisa memilih ia ingin sekali setiap harinya bisa seperti saat ini, tapi ben kembali tersadar ia tidak bisa bersikap egois seperti itu karena saat ini ia hidup bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi ada dua orang yang telah menjadi tanggung jawab nya.
Ben terus memandangi wajah lisa yang saat ini tengah bercerita dengan cerianya, melihat wanita yang sangat sangat dicintainya ini bisa bahagia seperti sekarang membuat ben lega, ia masih bisa mengingat kejadian kejadian yang membuat wanitanya ini bersedih bahkan menangis, dan hal itu membuat ben berharap ha seperti dulu tak akan pernah terjadi lagi.
Lisa yang tadi sangat semangat bercerita seketika menghentikan ceritanya karena ia sadar ben tengah menatap wajahnya dengan serius..
(Lisa)
Kamu kok gitu banget sih sayang ngeliatin aku...kenapa? Ada yang aneh ya di wajah aku...
(Ben)
Iya....
(Lisa)
Haa..... (terkejut) serius
(Terlihat panik sambil menyentuh wajahnya)
Ben menjadi tertawa melihat istrinya itu panik seketika....
(Lisa)
Kok kamu malah ketawa sih....
(Ben)
Habis kamu lucu tau gak?
(Lisa)
Emang kenapa sih sama wajah aku...???
(Ben)
Aku cuma heran, kenapa sih wajah kamu itu cantik banget, bikin aku gak bisa berpaling untuk mandanginya...
__ADS_1
Mendengar ucapan ben, lisa yang tadi panik dan takut ada apa apa di wajahnya sekarang berubah kesel dan menatap tajam ke arah sang suami.....
(Lisa)
Ihhh......kamu tuh nyebelin tau gak bikin aku panik aja...
(Ben)
Hahahaha....kamu aja tuh sayang yang nanggapinya serius banget, tapi jadinya lucu juga sih...
(Lisa)
Ih...nyebelin....
Ben langsung membawa lisa kedalam pelukannya...
(Ben)
Maaf ya sayang ku....bercanda doang kok...
Aku tadi tuh ngeliat kamu lagi cerita dengan cerianya ngebuat aku senang, bisa liat kamu tersenyum ceria seperti sekarang itu buat aku senang, aku berharap banget tak akan ada lagi sesuatu yang buat kamu sedih apalagi sampai air mata kamu mengalir...
(Lisa)
Makasih ya sayang, adanya kamu dan thania banyak membuat hidup aku jadi lebih berwarna, kalian berdua adalah anugerah terindah yang aku miliki, adanya kalian berdua aja udah sangat cukup buat aku....
(Ben)
Aku juga makasih banget sama kamu sayang, kamu mau nerima aku yang banyak kurangnya ini, tapi cinta aku ke kamu gak akan pernah ada kurangnya malah sebaliknya akan selalu bertambah...
Ben selalu mampu membuat suasana menjadi sangat romantis, dan lisa merasa menjadi wanita yang sangat sangat beruntung di dunia ini.
Waktu terus berjalan, dan keduanya sungguh menikmati waktu kebersamaan yang sangat jarang mereka lakukan.
Dan sekarang jam telah menunjukkan pukul 18.30 lisa sedang memasak dan menyiapkan makan malam untuk mereka berdua.
Lisa terlihat santai memasak dan begitu senang menyiapkan makanan untuk sang suami.jika ditanya apa hal yang sangat membuat dirinya senang ? Lisa pasti akan menjawab dirinya sangat senang mengurus semua keperluan dan kebutuhan yang di perlukan oleh anak dan suaminya.
Baginya statusnya saat ini yang telah menjadi seorang istri dan seorang ibu membuatnya sangat bahagia.
15 menit kemudian masakanya telah masak dan ia menyajikannya di atas meja makan. Ben yang telah selesai mandi dan sudah rapi keluar dari kamar dan langsung menghampiri sang istri yang tengah menyiapkan makan malam.
(Ben)
Wah, pasti enak banget ini...
(Lisa)
Pastinya dong, yaudah duduk gih
(Ben)
Dinner malam ini pasti spesial banget deh, apalagi kalau kamu yang masak sayang...
(Lisa)
Udah gak usah muji muji aku terus yang ada entar telinga aku gede lagi...
(Ben)
Hahahaha...tapi tetap cantik kok...
(Lisa)
Bisa aja ...
Malam ini mereka habiskan dengan makan malam hanya berdua, dengan suasana yang cukup romantis,sesekali sambil makan ben masih sempat melontarkan gombalan gombalan mautnya kepada lisa, hingga membuat lisa tertawa dan merasa malu dibuatnya....
Bagi keduanya bisa menghabiskan waktu berdua meski hanya dua hari, tapi itu sudah sangat memuaskan untuk keduanya, dan mereka juga sudah kangen akan tingkah lucu putri mereka.
Setelah makan ben dan lisa menyempatkan untuk melakukan video call ke mamanya, ben dan lisa tak sabar ingin melihat wajah cantik anak mereka....
Cukup lama mereka berdua melakukan Video Call, ben dan lisa dibuat bingung oleh thania, bayi cantik itu sama sekali tak terlihat rewel, justru malah sebaliknya thania terlihat senang bermain dengan berbagai mainan yang dibelikan oleh kakek neneknya, bahkan panggilan ben pun tak di hiraukan oleh si kecil thania, ia terlihat asyik bermain dengan sang nenek....
📱 ben : thania...thania lagi apa itu sayang ?
(Lisa)
Kamu dicuekin sayang ama thania...
📱 mama ben : thania happy banget ya, itu loh di panggil sama papa...
📱 ben : oh...thania gitu ya, papa di cuekin
📱 lisa : ma....thania gak ngerepotin mama kan?
📱 mama ben : gak sayang, thania malah pintar banget kok...
📱 lisa : syukur deh ma...
Dan hal yang membuat ben lebih heran ketika lisa yang memanggil thania, seketika thania berbalik dan melihat ke arah ponsel...
📱 lisa : thania....lagi apa sayang? Thania jangan bikin nenek capek loh ya...jangan nakal ya sayang....
Thania seperti menjawab ucapan sang mama dengan ocehannya...
📱 ben : kok mama yang manggil thania mau sih, sama papa kok enggak ?? Papa sedih deh....
Dan saat ben memasang wajah pura pura sedih, justru membuat thania tertawa, melihat putrinya tertawa membuat ben senang bukan main, cukup lama mereka melakukan Video Call, dan tanpa terasa thania mulai mengantuk dan mama ben meminta sari untuk membuatkan susu untuk thania, setelah susu jadi thania langsung menghisap botol dot nya dan mulai tertidur, melihat thania tertidur ben dan lisa menyudahi Video call nya dan membiarkan thania tidur.
Jarum jam telah berada di angka 10, yang menandakan hari mulai larut,seusai Video call dengan putri mereka, ben memeriksa seluruh rumah dan mengunci semua pintu, sedangkan lisa ia sudah berada di dalam kamar, dan ia telah berganti pakaian dengan piyama.
__ADS_1
Ben lalu menyusul sang istri menuju kamar, dan ben ingin menghabiskan sisa waktunya untuk berduaan tanpa ada gangguan sama sekali.