Malam yang panjang

Malam yang panjang
112. " Good News"


__ADS_3

Perkembangan indi setelah sadar dari tidur panjangnya sangat drastis,ia sudah bisa berbicara dan duduk. Perhatian dari orang sekitarnya yang membuat indi menjadi semangat ingin cepat sembuh.


Reno sampai mengajukan cuti panjang demi menemani indi,ia sudah berjanji akan selalu menemani indi kapan pun dan dimanapun.


Para sahabtnya yang lain ikut senang melihat kebahagiaan yang dirasakan dua sahabat mereka itu.


Hari ini tepat 1 bulan indi dirumah sakit,ia masih belum diperbolehkan pulang karena dirinya belum sembuh total.


Dokter masih meobservasi kesehatan indi,karna luka yang cukup parah membuat dokter ekstra memantau pemulihan indi.


Hari ini seperti biasa para sahabtanya datang dengan berbagai macam makanan,mereka sudah seperti orang yang kalap saat membeli itu semua.


Lisa dengan perut buncitnya yang semakin membesar membawa makanan 2 kantong plastik ditangannya,belum lagi ben yang di suruh membawa 2 kantong,


Teman teman yang lainnya tidak kalah dengan lisa. Entah mereka ingin menjenguk indi atau membuat pesta di Rs.


Ternyata mereka sengaja membeli makanan itu untuk dibagikan ke perawat dan dokter,sebagai ucapan rasa terimakasih karena telah merawat sahabat mereka hingga pulih.


Endy dan ardi lah yang bertugas untuk membagikannya.


Lisa,ranti,nia serta si dokter cantik rosa tengah asyik mengobrol dengan indi,tawa mereka seakan memenuhi kamar rawat indi.


Kelima sahabat itu akhirnya bisa tertawa bahagia bersama lagi,bagi mereka persahabatan mereka adalah segalanya,disaat satu yang merasakan sakit yang lain ikut merasakannya juga,begitu juga sebaliknya.


(Ranti)


Kalian memang paling the best pokoknya..gue harap selamanya kita semua bisa bersama,sampai kita ngumpul dengan rambut yang sudah memutih...


(Lisa)


Amin....


Kalian keluarga yang berarti banget....


(Indi)


Gue senang punya kalian semua....


Mereka saling berpelukan satu sama lain.


Ben dan reno yang duduk di sofa menjadi saksi betapa eratnya sebuah persahabatan.


(Ben)


Ngeliat mereka seperti ini lucu,sekaligus senang...


Gue pikir hanya persahabatan kita berempat yang awet,ternyata mereka juga.


(Reno)


Iya...gue senang indi memiliki sahabat sahabat seperti mereka.


(Ben)


Oh iya, gue liat lo sama endy masih diam diaman...belum baikan juga lo...


(Reno)


Endy kayanya masih kesal sama gue,yaa tindakan endy ada benarnya,kalau gue jadi endy mungkin bakal ngelakuin hal yang sama...


(Ben)


Ini pelajaran yang sangat berharga ren,lo ambil semua itu dan jangan sampai terulang kembali,dan lebih baik lo yang mulai ngomong sama endy.


(Reno)

__ADS_1


Iya ben gue bakal ngomong sama endy....gue bersyukur punya brother kaya lo... (menepuk bahu ben)


Endy dan ardi yang sedang ditugaskan membagikan makanan ke perawat dan dokter,akhirnya kembali.


Dengan tampang yang cukup lelah setelah berkeliling,namun mereka tetap senang melakukannya


Mereka kembali kekamar rawat indi,sesampainya di kamar rawat indi endy dan ardi langsung menjatuhkan diri mereka di sofa.


(Endy)


Waahhh ini pertama kalinya gue keliling Rs biasanya gue cuma di UGD doang...


(Ben)


Bagus dong,siapa tau lo nemuin jodoh disini.. (dengan nada bicara ngeledek)


(Ardi)


Siapa bilang dia jomblo,dia baru nembak cewek trus diterima ben... (mengarah ke endy)


(Ben)


Serius lo di...


Dengan semangatnya ardi bercerita.


(Ardi)


Iyaa....


Kemaren dia cerita katanya baru nembak cewek...tapi gue tanya siapa ni bocah tengil gak mau ngomong... (melempar bantal kearah endy)


(Endy)


Apaan sih lo...sekalian aja lo umumin di informasi sana...


(Ben)


Jabatan presiden jomblo hilang dong??


Lisa dan yang lain ikut menyimak obrolan ben dan yang lain...


(Indi)


Ndy,serius lo punya pacar? Kenalin dong


(Endy)


Buat apa gue ngenalin,lo semua pada kenal kok.. (memasang wajah salting)


Perkataan endy membuat mereka semua yang ada di ruangan itu kaget..


(Ardi)


Lo serius kita kita kenal....


Mereka semua penasaran siapa yang dimaksud oleh endy.


(Lisa)


Kita kenal? Siapa sih jangan bikin penasaran deh...


(Ben)


Yang pasti bukan kamu sayang,kan kamu cuma milik aku selamanya..

__ADS_1


Lisa memutar bola matanya saat mendengar rayuan dari suaminya itu.


Lisa mulai berfikir siapa yang di maksud oleh endy..


Dalam hati lisa :


Lisa : emm...kita kita kenal? Siapa yaa? yang aku kenal ya cuma mereka mereka aja,


Indi, gak mungkin indi sama reno


Ranti, ranti masih setia dengan revan


Nia, nia apa lagi bentar lagi dia merried


Cuma rosa yang jomblo di antara kami,jangan jangan...


Suasana yang tadi ribut karena mereka masih mendesak endy untuk bicara seketika sunyi saat lisa berkata.


(Lisa)


Rosa......


Seketika mata rosa dan endy membulat dan saling menatap...


(Lisa)


Kalian jadian..... (menunjuk endy dan rosa bergantian)


Ucapan lisa sontak membuat sahabatnya yang lain ikut melirik ke arah endy dan rosa...


Sejak endy dicecar pertanyaan oleh semua,rosa hanya diam.


Pertanyaan lisa membuat endy dan rosa tak bisa berkutik,mereka seakan tertangkap basah,dan rosa yang mulai panik merasa terselamatkan setelah ponselnya berdering,ia mendapat telpon kalau pasiennya akan segera melahirkan.


(Rosa)


Gue duluan ya...ada pasien...


Secepat kilat rosa pergi meninggalkan kamar rawat indi serta teman temannya.


Tertinggal endy,ia juga berharap bisa ikut pergi seperti rosa.


Ya....good news, karena seringnya mereka bertemu,dan mengobrol saat jam istirahat membuat keduanya merasa nyaman, sikap konyol endy dapat membuat rosa nyaman saat mereka bersama,


Meski mereka sudah kenal mulai dari kuliah,tapi perasaan itu baru muncul ketika mereka bekerja di tempat yang sama...


Sikap manis rosa membuat endy jatuh cinta,dan dua hari lalu endy memberanikan diri menyatakan cintanya


Ke rosa,dan seperti di sambut angin segar rosa juga memiliki perasaan yang sama terhadap endy.


Meski pernyataan cinta endy jauh dari kata romantis,tapi itu tak mengurungkan niat rosa untuk menerimanya.


Endy menyatakan perasaanya di rooftop Rs,dibawah langit yang penuh bintang endy mengutarakan perasaanya.


Mereka sengaja tak ingin sahabatnya tau dulu,karena hubungan mereka masih sangat baru dan baru berjalan 3 hari.


Tapi saking senangnya endy, ia memberitaukannya ke ardi,kalau dirinya baru saja menembak seorang gadis dan diterima.


Endy tidak menyangka jika ardi yang pelupa ingat saat dia menceritakannya dan memberitaukannya kesahabatnya yang lain.


Endy juga merasa dirinya salah,karena memberi petunjuk yang sangat mudah,ia lupa kalau lisa punya otak yang cerdas dan selalu tepat saat menebak.


Kini ia hanya bisa menerima semua pertanyaan dari para sahabatnya...


Dalam hati endy:

__ADS_1


"Rosa,tolongin dong...."


__ADS_2