
Ben's family sedang berada di ruang tunggu bandara,hari ini mereka akan berangkat ke Amerika untuk mengunjungi Reno & Indi serta menghabiskan akhir tahun dengan berlibur bersama para sahabat sahabatnya.
Terlihat raut bahagia dari mereka semua ya, mungkin karena ini kali pertama buat mereka berlibur ke luar negri bersama.
Apa lagi mereka ketambahan 1 anggota baru. Yaitu Thania
Sambil menunggu waktu keberangkatan, mereka habiskan dengan mengobrol satu sama lain dan bercengkrama dengan si kecil Thania.
Thania sangat dekat dengan aunty &uncle nya suara kekehan tawanya tak henti terdengar.
Lisa sampai terheran heran melihat putrinya bisa seceria itu.
Rosa,Ranti & nia serta Hana kekasih Ardi silih berganti mengajak thania bermain,agar bayi itu tidak merasa bosan saat menunggu waktu yang cukup lumayan lama.
15 menit kemudian pemberitahuan keberangkatan mereka di umumkan dan mereka mulai bersiap untuk memasuki pesawat dan siap terbang menuju amerika.
----------------------------------
Di Tempat lain
Reno & Indi sudah tidak sabar menunggu kedatangan para sahabat sahabatnya.
Terutama Thania yang sudah lama sekali mereka tak bertemu.
Mereka hanya berkomunikasi melalui telpon dan video call.
Mendengar para sahabat nya akan datang dan berlibur bersama mereka membuat keduanya sangat gembira.
Banyak hal yang telah kedua nya siapkan untuk menyambut kedatangan sahabat sahabatnya itu.
(Indi)
Beib, kira kira mereka kapan ya sampainya?
(Reno)
Sabar beib, perbedaan waktu disini kan sama disana beda jauh,mending sekarang kita istirahat mungkin besok mereka udah sampai...
(Indi)
Iya....besok kita jemput mereka di bandara kan?
(Reno)
Iya....aku juga udah minta tolong sama tuan mike untuk menjemput yang lainnya juga.
(Indi)
Emm....yaudah kalau gitu kita tidur deh biar besok bisa jemput mereka..
(Reno)
Iya honey... (sambil mencium kening indi)
Banyak hal yang telah berubah dari indi & reno setelah mereka menikah hubungan keduanya semakin intim dan reno selalu memanjakan & menuruti kemauan dari indi.
__ADS_1
Ia telah mendapat pelajaran yang sangat berharga. Dan tak ingin hal buruk seperti dulu terjadi lagi.
Apa lagi saat ini indi tengah mengandung buah cinta mereka.
Sebisa mungkin reno akan terus membuat indi bahagia dengan berbagai cara.
----------------------------------
Ben dan yang sengaja menaiki pesawat class business,karena perjalanan yang cukup lama dan pasti akan sangat melelahkan buat mereka.
Ben juga tak ingin Thania merasa tak nyaman selama penerbangan pertamanya ini.
Dan untungnya Thania tidak rewel dan menangis saat di penerbangan,bayi usia 6 bulan itu malah terlelap tidur setelah di beri ASI oleh sang mama.
Dan ia tertidur dalam pelukan sang papa
Ben,mendekap hangat tubuh mungil putrinya itu.
Kehangatan sang papa membuat thania nyenyak dalam tidurnya.
Setelah hampir 12 jam mengudara akhirnya pesawat yang di tumpangi mereka kini telah mendarat dengan selamat di bandar udara San Fransisco.
Mereka mulai bersiap untuk turun dari pesawat.
Cuaca dingin yang menyambut mereka tidak mengurungkan niat mereka semua,malah sebaliknya mereka terlihat antusias dan tidak sabar,lisa juga telah mempersiapkan keperluan untuk Thania.
Sebelum keluar dari pesawat lisa memakaikan mantel tebal untuk putrinya agar ia tak kedinginan dan merasa nyaman.
Si kecil thania, hanya bisa terdiam di gendongan sang papa, mata bulat nya melirik ke segala arah memperhatikan orang orang yang belum pernah ia temui.
Setelah terkumpul semua, lisa langsung menghubungi indi,dan ternyata indi dan reno telah menunggu mereka di luar.
Ben memberikan thania kepada lisa dan ia mendorong troley koper menuju luar bandara.
Dan tak lama kemudian akhirnya mereka bertemu reno dan indi. dengan raut wajah gembiranya keduanya melambaikan tangan ke arah ben dan yang lain.
Rasa kangen mereka akhirnya terwujud dan bisa bertemu kembali,setelah berbulan bulan tidak bertemu dan sekarang mereka bisa bertemu kembali.
Persahabatan yang bisa dibilang telah berubah menjadi sebuah persaudaraan yang terjalin sangat erat.
Mereka semua seperti tak bisa dipisahkan walau jarak yang jauh tetap akan menyatukan mereka.
Orang suruhan reno juga sudah mulai memasukan koper koper kedalam bagasi van yang akan mereka naiki.
Indi & Reno lalu menyuruh mereka semua masuk kedalam van karena suhu udara yang sangat dingin.
Mereka lalu menuju kerumah indi dan reno.
Indi dan reno memang hanya tinggal berdua,tapi rumah yang mereka tempati terbilang cukup besar jika hanya ditinggali oleh mereka berdua, itu semua karena orang tua reno tak ingin anak dan menatunya tak nyaman di negri orang.
Jadi mereka membeli semua rumah untuk reno & indi tempati selama mereka tinggal di amerika.
30 menit kemudian,mereka semua sampai,reno & indi mengajak semua sahabatnya itu untuk masuk dan beristirahat.
Keduanya tau jika perjalanan para sahabatnya ini cukup melelahkan dan mereka perlu waktu untuk beristirahat.
__ADS_1
(Reno)
Kalian istirahat gih, pasti pada jatlag kan?
(Ben)
Ren,yakin nih kita kita gak ngerepotin lo sama indi?
(Indi)
Ben,lo kaya sama siapa aja deh, udah kalian istirahat aja
Kamar disini banyak tau cukup buat kalian semua...
(Reno)
Iyaa...semua udah disiapin kok,kalian bebas mau kamar yang dimana aja,asal jangan yang itu,itu peraduan gue (sambil menunjuk ke arah sebuah pintu kamar)
(Indi)
Di sini ada 6 kamar, 3 di atas,3 dibawah
Sesuka kalian mau yang mana?
(Endy)
Thanks ya ndi,ren udah mau nyiapin tempat buat kita kita...
(Ben)
Yaudah kalau gitu,gue sama lisa di kamar bawah aja
Ren, ndi gue langsung ya kasian thania udah mulai rewel nih dia..
(Indi)
Ya ben, kasian thania dia pasti capek banget
(Lisa)
Semua duluan ya...
Ren,ndi makasih yaa...
(Reno & indi)
Iya sama sama...
Endy dan yang lain pun mulai menuju kamar masing masing untuk beristirahat sejenak.
Reno dan indi sangat senang bisa berjumpa lagi dengan para sahabat sahabat nya.
Mereka sudah tak sabar ingin saling mengobrol dan menayakan kabar masing masing.
Kebersamaan yang indah akan mereka ukir bersama sama kembali dan akan menjadi kenangan yang indah untuk mereka semua.
__ADS_1