Malam yang panjang

Malam yang panjang
PART 9


__ADS_3

Ben berlari secepat mungkin meninggalkan kantor, semua karyawan yang melihatnya menjadi terheran heran, mereka bingung hal apa yang bisa membuat bos mereka itu lari meninggalkan kantor dengan raut wajah yang panik dan tergesa gesa seperti itu.....


Dan Terlihat dari belakang andri juga ikut menyusul ben yang berlari.


Dengan cepat ben masuk kedalam mobilnya bahkan ia tak ingin di supiri.


Setelah ben dan andri masuk kedalam mobil dengan cepat ben langsung tancap gas....


Setelah mendapat telpon dari lisa, ben langsung panik, ia benar benar khawatir sesuatu yang buruk menimpa istri dan anaknya.....


(Andri)


Pak.....sebenarnya apa yang terjadi....????


(Ben)


Istri saya barusan telpon ndri, seseorang mulai meneror rumah kami kembali,sama seperti kejadian tadi pagi....


Tolong kamu hubungi polisi untuk dateng kerumah...


(Andri)


Baik pak.....(mengeluarkan ponsel dan langsung menelpon polisi)


Ben dengan kekhawatirannya langsung memacu mobilnya dengan cepat.....


-------------------------------------


Di rumah...


Lisa terlihat ketakutan, untungnya saja ia dirumah di temani oleh ranti dan rosa.....


(Ranti)


Udah lis, lo tenang dulu lo aman kok...


(Lisa)


Aku takut banget ran....hal seperti ini belum pernah kejadian....


Rosa yang baru saja menidurkan thania turun kebawah mendatangi lisa dan ranti....


(Rosa)


Ada apa sih???


Lo kenapa lis???


(Ranti)


Kalau lo penasaran lo liat sendiri deh di luar, gue yakin kalau lo udah biasa liat kaya gituan....


Rosa yang penasaran lalu berjalan menuju pintu dan ia membuka pintu....rosa yang berprofesi sebagai dokter saja cukup dibuat terkejut melihat keadaan yang ada di teras rumah lisa.....


Dengan cepat rosa menutup kembali pintu dan menghampiri ranti dan lisa....


(Rosa)


Itu kerjaan siapa???


(Ranti)


Itu darah asli kan ros??


(Rosa)


Dari aroma nya jelas banget itu darah asli... heiiii...jawab dulu itu kerjaan siapa???


(Lisa)


Gak tau ros.....


(Ranti)


Kalau kita tau udah dari tadi kita lapor polisi....


(Rosa)


Jadi itu yang buat bi sari teriak tadi.....


Ranti dan lisa mengangguk.....


(Ranti)


Lis coba deh lo ingat ingat lagi, lo atau kak ben ada punya masalah sama siapa gitu????


(Lisa)


Gak ada ran, kamu tau sendiri kan pertemanan aku cuma berputar di kalian kalian aja....


(Ranti)


Kalau kak ben ???


(Lisa)


Ben.....


(Sambil berfikir )


Dan saat lisa sedang berfikir, suara mobil ben datang.....


Ben dan andri terkejut begitu turun dari mobil, keduanya sampai kaget melihat keadaan teras rumah yang di penuhi dengan ceceran darah....


Sambil berjinjit ben melangkah menuju pintu dan masuk kedalam rumah, saat pintu terbuka ben melihat lisa dan langsung menghampirinya dan memeluknya...


(Ben)


Kamu gak papa kan sayang.... (sambil memeluk lisa dan memeriksa keadaan lisa)


(Lisa)


Enggak sayang, aku gak papa kok....

__ADS_1


(Ranti)


Kak ben, kejadian ini mending langsung laporin ke polisi, ini udah termasuk teror loh kak....


(Ben)


Iya ran, gue sudah suruh andri untuk menelpon polisi, sebentar lagi mungkin akan datang....


(Rosa)


Kak ben, ada gak sekarang ini lagi bermasalah dengan seseorang...


(Ranti)


Iya kak....benar kata rosa


(Ben)


Bermasalah.....??? Seingat gue sih gak ada


(Lisa)


Ben.......apaaa mungkin ini saingan bisnis kamu yang di singapore kemaren...???


(Ben)


Maksud kamu zayn, sayang....??


(Ranti)


Zayn....??? Zayn siapa kak ben


(Ben)


Zayn, itu salah satu saingan gue waktu kemaren di singapore...


Tapi....soal menang tender kemaren itu semua keputusan dari klien dan gue bersaing secara sportif....jadi gak ada yang harus dipermasalahkan....


(Ranti)


Nama nya kaya gak asing di telinga gue....


(Rosa)


Emm....sebaiknya kita gak boleh asal tuduh dulu deh sebelum ada buktinya....


Dan tidak lama kemudian, polisi datang dan langsung memeriksa dan memintai keterangan lisa dan yang lain....


Cukup lama polisi memeriksa sekitar kediaman ben, tapi sayangnya tak ada petunjuk yang dintinggalkan oleh pelaku...


(Polisi)


Untuk sekarang kasus ini akan kami selidiki dulu, beberapa cctv di sekitar rumah pak ben tidak berfungsi....jadi itu sangat menyulitkan kami mencari petunjuk siapa pelakunya....


(Ben)


Baik pak, sekali lagi terima kasih....


(Polisi)


(Ben)


Baik pak....


Pihak kepolisiann lalu pergi meninggalkan rumah ben dan lisa.....


(Andri)


Pak....ini pasti ulah zayn ...!!!


(Ben)


Ternyata kamu sependapat sama pemikiran lisa....


(Andri )


Karena kalau bukan dia siapa lagi pak...?? Kita tau sendiri orang itu sangat licik, dan dia mampu menghalalkan segala cara ...


(Ben)


Kita belum bisa menyimpulkan dulu kalau dia pelakunya ndri, sebelum kita punya cukup bukti...


Oh ya tolong kamu cepat carikan security dan pasang cctv di sekitar rumah...


(Andri)


Baik pak....


(Ben)


Oh ya satu lagi, meeting sore ini kamu tunda dulu aja, saya gak mungkin ninggalin lisa dulu...


(Andri)


Baik pak....


Saya akan suruh secepatnya untuk memasang cctv, dan security saya akan langsung ke agen penyalur untuk mencarinya...


(Ben)


Makasih ya ndri...


(Andri)


Sama sama pak, kalau gitu saya permisi dulu


(Ben)


Iya...kamu hati hati


(Andri)


Baik pak....

__ADS_1


Setelah andri pergi, ben menutup pagar gerbangnya dan masuk kembali kedalam rumah....


Di dalam rumah, lisa sudah mulai terlihat tenang...


(Ranti)


Lis, lo udah gak papa kan??


(Lisa)


Iya ran...makasih ya untung ada kamu sama rosa


(Rosa)


Kalau lo perlu apa apa kabarin kita aja ya


Lisa mengangguk....


(Ranti)


Yaudah kalau gitu gue sama rosa balik dulu ya....


(Lisa)


Sekali lagi makasih ya....


(Rosa)


Lo kaya ke siapa aja sih lis...


(Ben)


Kalian udah mau balik ???


(Ranti)


Iya kak...


(Ben)


Kalian hati hati ya....


(Ranti & Rosa)


Iya kak....bye...lis, kak ben...


salam buat thania ya...


(Lisa)


Iya....


-------------------------------------


Saat andri pergi ke toko kamera untuk membeli cctv, ia tak sengaja di sapa oleh zayn....


Entah muncul dari mana sosok zayn, ia muncul tiba tiba sampai andri terkejut saat di sapa oleh zayn....


(Zayn)


Hai....bukannya kamu asisten pribadi mr.ben.....


(Andri)


Oh...iya mr.zayn


(Zayn)


Sedang apa disini??


(Andri)


Saya sedang memilih kamera cctv


(Zayn)


Owh....di suruh oleh bos kamu ya??


(Andri)


Bukan pak, ini keperluan pribadi saya bukan untuk keperluan kantor?


(Zayn)


Oh seperti itu, banyak sekali kamu membelinya??


(Andri)


Hahahahaha.....iya Mr. Begini lingkungan di rumah saya lagi rawan sekali, banyak rumah yang kemalingan maka dari itu saya sengaja memasang cctv untuk jaga jaga saja Mr....


(Zayn)


Wah....parah sekali itu memang sekarang ini banyak sekali kejahatan yang terjadi, kita harus waspada


(Andri)


Iya Mr....


(Zayn)


Oke kalau gitu silahkan lanjutkan ....


(Andri)


Baik Mr....


Andri sengaja berbohong, entah kenapa feeling nya sangat kuat kalau kejadian teror di rumah bos nya adalah ulah dari zayn...


Maka dari itu ia sengaja tidak memberi tau kalau cctv yg ia pesan untuk dipasang di rumah bos nya....


Sesekali andri mencuri pandang untuk memperhatikan zayn dari kejauhan...


Andri melihat zayn memilih milih kamera...

__ADS_1


Dan setelah transaksi pembelian cctv selesai andri memberi tau kan secara diam diam ke penjual bahwa ia akan mengirim alamatnya melalui email....


Setelah selesai andri langsung pergi meninggalkan toko kamera tersebut....


__ADS_2