Malam yang panjang

Malam yang panjang
episode 32


__ADS_3

Siang itu lisa terlihat sedang berjalan jalan di pinggir pantai,ia begitu menikmati suasana pinggiran pantai sesekali ia berjongkok untuk melihat kulit kerang yang terkena ombak....dari jauh ben mengabadikan tingkah laku kekasihnya itu dengan kamera setiap enggel yang di ambil selalu sempurna dan di saat yang bersamaan seseorang pun mengabadikan lisa lewat kameranya ia juga begitu terpesona dengan gerak gerik lisa yang begitu natural tanpa di buat buat....akhirnya ben pun menyadari kalau seseorang sedang mengamati lisa juga ia lantas menghampiri laki laki tersebut.



(Ben)


Sory bro....lo dari tadi nge fotoin cewek gue...



(Vidi)


Oh...sory gue gak tau



Dengan tampang cuek Vidi pergi begitu saja ia melanjutkan memotret sekitaran pantai,Vidi adalah salah satu tamu penting yang sedang menginap di resort itu juga vidi adalah seorang anak pengusaha cukup terkenal di jakarta ia datang ke bali di minta oleh orang tuanya untuk mewakili keluarga mereka yang telah di undang oleh orang tua ranti . Vidi sangat menyukai dunia fotograpi sudah banyak hasil jeprettannya yang di pamerkan bahkan terjual dengan harga yang fantastis Vidi laki laki yang cukup tampan jalan fikirannya pun sangat dewasa (udah dulu ya perkenalannya dengan Vidi) *_*



Ben langsung menghampiri lisa ia tau kalau laki laki barusan sedang mengincar lisa



(Ben)


Sayang....kamu lagi apa?



(Lisa)


Hei...aku cuma lagi nikmatin pemandangan yang indah ini....



(Ben)


Pemandangan ini kalah jauh dari kamu sayang...kamu itu ciptaan tuhan yang sangat sempurna ...



(Lisa)


Apaan sih....gombal tau gak



(Ben)


Aku serius sayang...



(Lisa)


Iya...iya sembarang kamu aja...



Ben langsung menggandeng tangan lisa ia tau dari jauh laki laki yang barusan ia damprat sedang memperhatikan dirinya dan lisa . Ben lalu mengajak lisa untuk masuk kembali kedalam resort karna hari mulai sore mereka harus bersiap untuk acara peresmian nanti malam.



Jam sudah menunjukkan pukul 19.00 malam lisa sudah bersiap dengan gaun malam berwarna putih dengan punggung yang terbuka rambutnya di tata simpel dan riasan yang sangat tipis ia pun keluar dari kamar , ben sudah berada di pesta bersama pacar pacar dari teman teman lisa. Lisa berjalan beriringan dengan nia mereka berempat mengenakan gaun dengan warna yang senada , ben yang melihat kekasihnya datang langsung menghampirinya dan menggandengnya mereka semua pun ikut bergabung dengan tamu undangan yang lain acara pun di mulai setelah ucapan ucapan dari orang tua ranti dan rekan rekannya para tamu pun disuruh menikmati pesta malam itu


Suasana pesta sangat romantis tamu tamu undangan banyak yang berdansa ben pamit sebentar ke lisa ingin ke toilet dan Lisa sedang mengobrol dengan ranti dan yang lain sampai akhirnya obrolan mereka terhenti saat seseorang menghampiri dan menegur ranti



(Vidi)


Malam ranti...



(Ranti)


Malam kak Vidi....



(Vidi)


Boleh aku gabung duduk disini



(Ranti)


Boleh kak silahkan



Rosa berbisik ke telinga ranti


(Rosa)


Siapa ran?



Ranti langsung memperkenalkan vidi ke teman temannya...



(Ranti)


Oh iya kenalin ini namanya kak Vidi dia anak teman papa ku ...



Mereka semua pun berkenalan sampai saat ia berkenalan dengan lisa



(Vidi)


Hai....aku vidi kamu (dengan tatapan penuh arti)



(Lisa)


Lisa... (merasa tidak nyaman dengan tatapan vidi)



Mereka semua mengobrol dan ben kembali dari toilet saat ben melihat sudah ada laki laki yang sepanjang hari ini mengawasi lisa sudah duduk bergabung dengan mereka bahkan tepat duduk di sebelah lisa ben mulai merasa ada yang aneh dari laki laki itu ia lantas menyuruh lisa untuk berpindah tempat dan lisa pun menyetujuinya.lisa yang tadi merasa baik baik saja tiba tiba ia merasa sakit di perutnya awalnya ia mencoba untuk menahan sakitnya tapi lama kelamaan ia pun tak mampu menahan sakitnya ...



(Lisa)


Aww.... (merasa kesakitan sambil memegangi perut)



(Ben)

__ADS_1


Sayang kamu kenapa?



(Lisa)


Gak tau nih tiba tiba sakit aja...aku mau balik ke kamar aja



(Ranti)


Lis kamu gak papa ?



(Lisa)


Gak papa ran..aku balik ke kamar duluan ya..



(Ranti)


Iya lis kamu istirahat aja..



(Ben)


Yaudah sayang kita kekamar aja ya



Ben langsung menggendong lisa awalnya lisa tidak mau tapi ben tidak menghiraukannya dan langsung membawa lisa kembali ke kamar saat di perjalanan menuju ke kamar lisa seperti tau apa penyebab ia sakit perut sesampainya di kamar ia langsung meminta ben membawanya ke kamar mandi



(Ben)


Kok ke kamar mandi sih sayang ..??



(Lisa)


Iyaa...aku kayanya lagi dapat bulanan deh...


Yaudah kamu keluar dulu deh...



Ben keluar dari kamar mandi ia pun melepas jas yang dipakainya ia lantas duduk di sofa sambil menunggu lisa sesekali ia bertanya dari luar keadaan lisa



(Ben)


Sayang.....kamu gak papa



Lisa pun mengintip dari balik pintu dan memanggil ben



(Lisa)


Sayang.....



(Ben)


(Sambil menghampiri lisa) kamu ngapain sembunyi gitu....



(Lisa)


Sayang aku boleh minta tolong gak?



(Ben)


Apa...kamu perlu apa?



(Lisa)


Hmmmm.....bisa gak kamu datangin ranti atau yang lain mintain aku pembalut



(Ben)


(Tersenyum)


Yaudah kamu tunggu bentar ya ...(mengusap lembut kepala lisa)



Ben pun keluar mendatangi ranti yang masih ada di pesta sesampainya disana ia langsung bertanya ke ranti..



(Ben)


Ran...



(Ranti)


Iya kak kenapa? Lisa gak papa kan?



(Ben)


Dia gak papa kok....oh ya lo punya pembalut gak ??



Semua yang ada disitu tercengang mendengar ucapan ben terutama para lelaki mereka tak habis pikir bagaimana bisa ben se PD itu menanyakan soal pembalut...



(Ranti)


Ah....pembalut??? Lisa dapet kak



(Ben)


Iya ...dy kayanya gak bawa deh makanya dy nyuruh gue nanyain ke lo atau yang lain...

__ADS_1



Ranti dan yang lain tidak ada yang membawa ia bingung karena mini market cukup jauh dari resort...



(Ranti)


Emhh...coba ke resepsionis deh kak biasa mereka ada jual ...



(Ben)


Yaudah deh gue coba kesana dulu...



Ben lalu menuju resepsionis . Saat ben pergi rosa berkata ke yang lain



(Rosa)


Emhh....beruntung banget deh lisa punya kak ben...udah ganteng,pintar tajir pula teruss mau ngelakuin hal hal kaya gitu



(Nia)


Iya bener jarang jarang ada cowok yang mau nyariin pembalut buat ceweknya



Dua laki laki yang ada di situ terlihat BT karna pacar mereka sedang memuji laki laki lain.Vidi pun tersenyum kecut mendengar pujian untuk ben dalam hatinya (gue pun bisa ngelakuin hal sepele gitu doang)


Ben sampai di resepsionis dan menayakan kepada petugas untung nya mereka menjual dan ia pun membelikan 2 jenis pembalut karna ia tidak tau mana yang biasa di gunakan oleh lisa setelah itu ia bergegas kembali ke kamar , sesampainya di kamar ben langsung mengetuk pintu kamar mandi



Tokkk...tokk



(Ben)


Sayang...ini pembalutnya



(Lisa)


Makasih ya sayang... (mengambil pembalut dari tangan ben)



Setelah beberapa menit lisa keluar dari kamar mandi ia langsung merebahkan dirinya di tempat tidur perutnya masih terasa keram ben langsung menghampiri lisa yang berbaring



(Ben)


Masih sakit...



(Lisa)


Iya ...nyeri banget



Ben lantas mengelus perut lisa agar bisa meringankan rasa sakitnya ...dengan pelan dan sabar ia terus mengelus perut lisa ia tidak tau seperti apa yang di rasakan oleh lisa tapi ia tau jika itu sangat tidak nyaman untuk kekasihnya itu ia bangun dan memesan susu hangat ke room service ia berharap itu bisa mengurangi rasa sakitnya sambil menunggu room service datang ia kembali mengelus perut lisa....lisa hanya menutup matanya sambil menahan rasa nyeri diperutnya . Tidak lama kemudian suara ketukan pintu terdengar dan ia langsung membuka pintu pesanan nya pun datang setelah membayar ia langsung menutup pintu dan memberikan nya ke lisa



(Ben)


Sayang....kamu ini dulu deh biar perut kamu enakkan..



Lisa membuka matanya dan meminum susu hangat yang diberikan oleh ben



(Lisa)


Aku gak papa kok sayang...ini biasa aku rasain tiap bulan entar juga hilang sendiri kok...



(Ben)


Yang Bener...kalau masih sakit kita ke rumah sakit aja...



(Lisa)


(Tersenyum)


Gak perlu sayang....wajar kok rata rata perempuan pasti ngerasain kok tiap bulannya...



(Ben)


Yaudah kalau gitu kamu istirahat aja ya...besok siang kita udah harus balik ke jakarta



(Lisa)


Oh iya ....barang barang belum aku beresin lagi...



(Ben)


Udahhh....kamu istirahat aja biar aku yang ngeberesin ...



(Lisa)


Hmmmm......makasih ya sayang



Lisa membaringkan tubuhnya lagi dan ia pun tertidur.setelah lisa tetidur ben langsung mengganti pakaiannya ia pun mulai membereskan pakaian miliknya dan lisa sebagian pakaian kotor ia masukan ke laundry bag agar bisa di cuci semua belanjaan milik lisa pun di bereskan oleh ben ia sangat teliti dan rapi setelah selesai ia pun membaringkan tubuhnya di sebelah lisa dan mencium kening lisa dan mereka menuju alam mimpi bersama.





__ADS_1


__ADS_2