Malam yang panjang

Malam yang panjang
86. You Are Only Mine


__ADS_3

Terpisah selama 5 hari saja sudah membuat mereka seperti berpisah bertahun tahun, lisa tak ingin melepaskan pelukannya. Sama hal nya juga dengan ben.


(Ben)


Sayang, segitu kangenya ya ama aku... (sambil mengelus punggung lisa)


Lisa dengan cepat melepaskan pelukannya dan menatap ke arah ben.


(Lisa)


Emang kamu gak kangen sama aku....


(Ben)


Ya gak mungkin lah sayang, justru aku kangen banget sama kamu...


(Lisa)


Terus kenapa seharian ini gak telpon atau balas pesan aku..?


Ben lalu menarik tubuh lisa lagi untuk masuk dalam pelukannya.


(Ben)


Aku sengaja,aku pengen ngasih kamu kejutan....


(Lisa)


Kamu udah buat aku khawatir tau gak....


(Ben)


Maaf sayang....


Ben lalu melepaskan pelukannya dan berpaling ke arah meja untuk mengambil bucket bunga yang tadi di belinya.


(Ben)


Gimana kamu suka gak... (memberikan bunga ke lisa)


(Lisa)


Cantik banget bunganya....


(Ben)


Tapi bunga ini gak bisa ngalahin cantiknya kamu...


(Lisa)


Mulai deh gombalnya....


Lisa kembali memeluk ben dan berkata.


(Lisa)


Makasih ya buat bunganya...


(Ben)


Sama sama sayang..... (mencium pucuk kepala lisa)


*


*


*


*


*


Ben sudah menyuruh andri untuk mengosongkan jadwalnya selama 3 hari,karna selama 3 hari ben akan menemani lisa dan menghabiskan waktu bersama.


Ben bakal menuruti semua yang lisa mau


Pagi ini lisa sudah bangun dan menyiapkan sarapan, ia sengaja tidak membangunkan ben karna lisa sudah tau kalau ben akan libur selama 3 hari.


Lisa membuat sandwich dan salad sayur,


Ia sibuk memanggang roti dan memotong sayur.


Ben keluar dari kamarnya dan berjalan ke dapur,saat sampai di dapur ia melihat lisa sedang berdiri dengan rambut yang di gelung ke atas,memakai kaos oversize kesukaannya dan di tutupi apron.


Ben langsung memeluknya dari belakang,dan membenamkan wajahnya di bahu lisa.


(Lisa)


Pagi...


(Ben)


Pagi sayang....(memeluk dan masih memejamkan mata)


(Lisa)


Kalau masih ngantuk kenapa bangun?


(Ben)


Tidur aku gak nyeyak sayang...


(Lisa)


Kenapa?


(Ben)


Habis semalam kamu gak mau tidur bareng aku,padahal selama aku pergi kamu tidur di kamar aku terus...


(Lisa)


Udah sana cuci muka baru sarapan aku udah selesai nih...


(Ben)


Iya... (melepas pelukannya dan masuk kembali ke kamar)


Lisa sudah menyajikan sandwich dan salad sayur di meja bar,ia lalu beralih ke kulkas untuk mengambil susu dan jus jeruk.


Ben keluar dari kamar dengan segar setelah mencuci wajahnya. Ia langsung duduk.


(Lisa)


Mau susu atau jus?


(Ben)


Jus aja sayang..


Lisa menuangkan jus kegelas dan memberikannya ke ben. Ben langsung memakan sandwich nya sedangkan lisa hanya memakan salad sayurnya.


(Ben)


Kok cuma makan salad sih ?


(Lisa)


Iya...selama 5 hari kamu gak ada, indi, ranti, rosa dan nia kalau kesini bawa makanan aja...dan aku makan gak ada henti hentinya,pas cek timbangan apa gak naik tuh angkanya... (sambil menyuap salad ke mulut)


(Ben)


Enggak kok,gak ada yang berubah


Jangan makan itu aja sayang,aku gak mau kamu sakit...


(Lisa)


Iya...cuma sarapan aja kok...


Entar siang juga bakal makan karbo lagi ...


(Ben)


Hari ini kamu ke kampus gak?


(Lisa)


Iya, ada 1 mata kuliah

__ADS_1


Kamu kok libur ampe 3 hari sih ?


(Ben)


Iya,aku mau ngabiskan waktu sama kamu, kamu mau kemana aja bakal aku temani.


(Lisa)


Beneran....


Ben mengangguk...


(Lisa)


Hari ini ke kampus mau dong temani aku...


(Ben)


Pasti sayang.....


Keduanya lalu melanjutkan sarapan mereka sebelum ben mengantar lisa ke kampus.


Jam sudah menunjukkan pukul 09.30 pagi


Ben sudah siap di ruang tamu dan sedang menunggu lisa. 5 menit kemudian lisa keluar dari kamar menggunakan kemeja putih dengan lengan yang di gulung sampai siku,serta celana jeans


Lisa lalu mengahmpiri ben yang duduk di sofa, lisa lalu memakai snikers nya dan tiba tiba saat ia menunduk untuk mengikat tali sepatu ben beranjak dari duduknya dan langsung mengambil alih untuk mengikat kan tali sepatu lisa.


(Lisa)


Sayang,aku bisa sendiri kok...


(Ben)


Sssttttt....


Ben berjongkok di hadapan lisa mengikatkan tali sepatunya,lisa terdiam memandang ke arah ben yang sedang mengikatkan tali sepatunya, mata nya mulai berkaca kaca,ia tak pernah sama sekali membayangkan akan diperlakukan begitu istimewa oleh ben, ia sama sekali tidak menyangka kalau ben mau melakukan hal ini. Dalam hati lisa


"Betapa beruntungnya aku bisa mengenal dia "


Setelah tali sepatu selesai terikat ben mengangkat wajahnya dan melihat ke arah lisa dengan tersenyum, tapi saat ben melihat mata lisa berkaca kaca ia pun langsung kebingungan.


(Ben)


Sayang kok kamu nangis?


Ada yang sakit? Atau aku ikat nya terlalu kuat...


(Lisa)


[Menggeleng]


Enggak ben, aku gak papa kok,aku cuma terharu aja sama apa yang kamu lakuin ke aku...


Aku ngerasa jadi gadis yang paling beruntung bisa kenal sama kamu.


(Ben)


Apa pun yang aku lakuin ke kamu itu,itu tulus dari hati aku, dan aku senang melakukannya, bagi aku kamu itu segalanya buat aku, aku juga ngerasa jadi laki laki yang beruntung banget bisa memiliki mu. (Sambil menangkup wajah lisa)


Lisa tersenyum,dan air mata nya menetes bahagia. Ben menyeka air mata itu dengan jarinya.


(Ben)


Aku janji selama aku hidup aku gak akan ngebiarin air mata kamu keluar. Gak akan pernah,aku akan berusahan semampu ku untuk selalu membuat senyum di wajah cantik kamu ini.


(Sambil mencium kening lisa)


Yaudah yukk entar kamu telat lagi...


Apa mau kaya gini seharian (menggoda lisa)


(Lisa)


[Tertawa 😂]


Itu sih maunya kamu...


Ben dan lisa pun keluar dari appartemen dan menuju ke kampus.


35 menit kemudian mobil ben sampai di parkiran kampus. Ben menyuruh lisa untuk tetap diam di dalam mobil karena ia ingin membuka kan pintu mobil untuk lisa. Lisa hanya tertawa melihat tingkah ben.


lagi saat ben membuka kan pintu mobil untuk lisa dan lisa keluar dari mobil membuat beberapa orang yang mengira kalau ben telah meninggalkan lisa adalah bohong. Isu itu pun akhirnya terbantahkan setelah mereka melihat sendiri ben kembali bersama lisa.


Ben yang merasa di perhatikan pun jadi bingung, bukannya satu kampus sudah tau kalau lisa adalah pacarnya.


(Ben)


Sayang...


(Lisa)


Hmmmm.....


(Ben)


Mereka gitu banget sih ngeliatnya


Ada yang salah ya sama penampilan aku...


(Lisa)


Gak ada...


Udah cuekin aja...


Lisa sama sekali tidak pernah cerita ke ben kalau di kampus beberapa orang berkata kalau ben telah meninggalkannya,dan beberapa cowok mulai mendekatinya. Bagi lisa hal itu bukan masalah besar baginya dan tak perlu menceritakannya ke ben,karna akan menambah pikiran untuk ben.


(Ben)


Kayanya ada yang aneh deh...


(Lisa)


Aneh gimana?


(Ben)


Tatapan mereka sayang yang buat aku aneh...


Dan saat bersamaan datang rosa,ranti dan nia dari belakang.


(Rosa)


Kak ben mau tau...


Kenapa mereka ngeliat kalian datang bareng jadi aneh banget..


Lisa dan ben langsung berbalik melihat ke tiga temannya itu..


(Ben)


Maksudnya..


(Lisa)


Ros...(menggeleng)


(Rosa)


Ini nih lis,yang buat gue jadi gemes sama lo,lo tuh terlalu baik tau gak?


(Ben)


Emang ada apa sih?


(Nia)


Gini kak, semenjak kak ben udah kerja dan gak ngantar lisa lagi,beberapa anak kampus tuh mulai ngegosip dan bilang kalau lisa diputusin sama kak ben dan beberapa banyak yang nyebarin berita berita yang gak benar soal kak ben dan lisa.


(Ranti)


Iya...makanya pas kalian datang bareng kaya sekarang ini mereka kebingungan.


(Ben)


Sayang kamu kok gak pernah cerita ini ke aku...


(Lisa)

__ADS_1


Buat apa? Ngapain juga sih ngurusi mereka,semakin kita tanggapin mereka bakal tambah jadi, jadi ya aku cuekin aja...


(Rosa)


Lo bisa ya lis, kalau gue udah habis tuh mereka yang ngata ngatain ...


(Lisa)


Jangan marah pagi pagi entar cantiknya hilang...


Ben lalu tersenyum dan mengusap lembut rambut lisa.


(Ranti)


Loh bukannya kak ben masih di surabaya ya,kok udah balik sih?


(Rosa)


Gagal deh rencana kita...


(Ben)


Rencana? Rencana apa


(Rosa)


😁 urusan cewek kak...


(Lisa)


Udah yuk bentar lagi jam nya mulai loh..


Oh ya sayang,kamu mau nunggu disini?


(Ben)


Iya...aku tunggu kamu disini...


Belajar yang pintar ya... (sambil mengusap kepala lisa)


(Lisa)


Yaudah aku masuk dulu ya...


Lisa dan teman temanya pun menuju kelas dan meinggalkan ben.


Ben akhirnya duduk kembali di tempat biasa ia sering menunggu lisa.


Dan saat ben duduk dan memainkan ponselnya lewat 2 orang laki laki yang sedang membicarakan lisa.


(Cowok 1)


Lo yakin bakal nembak lisa hari ini?


(Cowok 2)


Yakin lah,gue udah naksir lisa lama,dari awal dia datang ke kampus ini gue udah naksir sama lisa,tapi sayang gue keduluan sama si ben itu...


(Cowok 1)


Emang bener si lisa udah putus sama ben...kalau belum berabe lo berurusan sama ben dan genk nya..


(Cowok 2)


Lo liat sendiri kan lisa sekarang udah gak pernah lagi di antar sama ben ke kampus,lo tau lah ben kan playboy pasti lisa udah ditinggalin sama dia..


Dua laki laki itu masuk kekelas yang sama dengan lisa. Ben yang mendengar obrolan itu pun di buat geram,tapi ben berusaha untuk menahan emosinya agar tak menjadi keributan di kampus.


Ben lalu menunggu sampai jam kuliah selesai, 45 menit kemudian dosen pun keluar dari kelas.


Lisa masih mencatat beberpa penjelasan dari dosen,teman temannya pun sudah mulai merapikan buku buku mereka.


Mereka ber empat mengobrol dan sibuk membereskan buku buku.


Dan tidak lama kemudian seorang laki laki berdiri tepat di depan meja lisa sambil memegang sebuah bunga dan boneka. Lisa,ranti,nia dan rosa di buat bingung mereka menatap heran ke arah cowok itu.


(Ranti)


Lo mau ngapain?


(Cowok 2)


Gue pengen ngomong sama lisa.


(Lisa)


Sama aku (sambil menunjuk kearah dirinya sendiri)


(Cowok 2)


Iya sama lo lis...


Rosa lalu berbisik ke arah lisa


(Rosa)


Pasti dia mau nembak lo (dengan nada suara berbisik)


Lisa hanya terdiam mendengar ucapan rosa.


(Lisa)


Mau ngomong apa ya?


(Cowok 2)


Lisa,dari awal gue masuk ke kampus ini dan liat lo gue udah suka sama lo, lo mau gak jadi pacar gue...


Ranti,rosa dan nia melipat bibir mereka untuk menahan tawa mereka saat mendengar pernyataan cinta untuk lisa.


Tanpa si cowok itu sadari di belakang nya sudah ada ben yang duduk di pinggir meja.


(Cowok 2)


Lis, lo maukan jadi cewek gue...


Ranti lalu menggoda lisa.


(Ranti)


Jawab lis, lo ditembak tuh..


(Lisa)


Ranti.....(menyenggol lengan ranti)


Emmm....maaf aku gak bisa


(Cowok 2)


Kenapa lis,bukanya lo jomblo dan lo udah ditinggalin sama ben,kenapa lo tolak gue...


Ben yang ada di belakang si cowok mulai habis kesabaran, dan dengan cepat ben langsung menjawab pertanyaan si cowok itu.


(Ben)


Siapa yang bilang gue ninggalin lisa?(sambil melipat tangannya di dada)


Si cowok itu pun terdiam mematung mendengar ucapan seseorang dari belakangnya.


(Rosa)


Lo sih cara masalah (menuju ke si cowok itu)


Lisa langsung berbicara baik baik kepada si cowok karna ia tak ingin ada keributan yang terjadi,karna lisa sudah melihat aura kesal diwajah ben.


(Lisa)


Aku minta maaf,aku gak bisa terima pernyataan kamu,aku memang sudah gak pacaran sama ben,tapi aku sekarang sudah tunangan sama ben (sambil melihatkan cincin pertunangannya ke arah si cowok)


Aku gak di antar lagi sama ben bukan berarti aku sudah gak berhubungan lagi. tapi kami punya aktivitas yang berbeda sekarang.jadi sekali lagi maaf ya..


(Berdiri dan menghampiri ben)


(Ben)


Mending lo cari cewek lain deh, dan sekalian lo infokan ke seluruh kampus kalau lisa udah tunangan.Oke (sambil menepuk bahu si cowok)


Ben lalu menggandeng tangan lisa dan keluar dari kelas,begitu pun ranti dan yang lain mereka bertiga pergi meninggalkan cowok yang yang tengah terpaku itu.

__ADS_1


__ADS_2