
Di rumah lisa dan ben terlihat cukup ramai, hal itu di karenakan orang tua lisa dan orang tua ben sedang berkunjung dan mereka sudah terlalu kangen kepada cucu cantik mereka.
Orang tua lisa sengaja datang ke jakarta karena mereka sudah sangat rindu dengan cucu cantik mereka, dan mereka memilih untuk mengambil cuti pekerjaan agar mereka bisa menghabiskan waktu yang banyak untuk bermain bersama.
Hal serupa juga dilakukan otang tua ben, tingkah lucu thania telah banyak membuat orang disekelilingnya jatuh cinta ke bayi yang baru berusia 10 bulan itu, lisa sangat merasa terbantu ketika ada orang tua nya saat mengasuh thania, dan berkat kehadiran orang tua mereka ben dan lisa bisa merasakan me time bersama....
Hal itu terjadi karena kedua orang tua mereka selalu memanjakan thania dan selalu mengajak thania jalan jalan...
Hal itu lalu di manfaatkan oleh ben dan lisa.
Seperti hari ini, dimana hari ini adalah hari sabtu, hari libur dan ben tidak bekerja.
Jam menunjukkan pukul 15.00 sore keadaan rumah terbilang cukup sepi karena mama ben telah menculik thania untuk di boyong ke rumah mama ben.
Orang tua lisa dan ben bergantian untuk menghabiskan waktu bersama cucu mereka.
Mama ben hari ini sudah meminta ijin ke lisa dan ben untuk membawa thania menginap dan hal itu di ijinkan oleh ben dan lisa.
Sore itu ben dan lisa terlihat santai sambil menonton televisi...
(Ben)
Sayang....
(Lisa)
Apa...
(Ben)
Gak ada thania sepi juga ya ? Gak ada yang ngoceh ngoceh ....
(Lisa)
Iya...padahal baru beberapa jam thania ikut sama mama, aku udah kangen...
(Ben)
Kalau aku ke kantor gitu kamu kangen juga gak?
(Lisa)
Emm...kangen gak ya? 🙄
Kayanya biasa aja deh...
(Ben)
Kok gitu sih...
Padahal setiap pagi kalau aku mau berangkat ke kantor, aku tuh selalu gak tega tau ninggalin kamu sama thania, aku pengen seharian sama kamu dan thania...eh ternyata kamu malah biasa aja...
(Pura pura kesel dan sedih)
(Lisa)
Uch..uch..baby gede aku ngambek ya...(sambil mencubit kedua pipi ben)
(Ben)
Aku serius loh sayang...
(Lisa)
Serius ngambeknya?
Udah ah...apaan sih thania aja gak segitunya...
(Ben)
Oh iya...hari ini jalan yukk, emmhh nge date kaya duluu...sekali sekali kita pacaran kaya dulu
(Lisa)
Emmh....kayanya seru deh, boleh deh
Yaudah aku siap siap ya...
(Beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan ben)
(Ben)
Lah....main pergi aja...
Bareng dong sayang aku juga mau siap siap...
(Ikut pergi menyusul lisa)
__ADS_1
Banyak rencana yang ada dalam fikiran ben, ia ingin menghabiskan waktu berdua bersama sang istri tercinta.
Setelah bersiap keduanya langsung pergi menuju satu mall, sekedar hanya untuk berjalan jalan dan menghabiskan waktu bermalam minggu berduaan....
Di perjalanan lisa melihat ke luar jendela, langit sore yang berwarna oranye membuatnya sangat terkesan...senyum cantik terukir di wajah nya...
Sambil menyetir sesekali ben melihat ke arah lisa yang tengah memandang ke arah luar jendela mobil...
Bagi ben tak ada yang berubah dari wanita yang ia cintai ini, dari awal ia bertemu sampai sekarang telah memiliki seorang anak semuanya tetap sama bagi ben...
Rasa cintanya semakin kian bertambah, justru bagi ben, lisa adalah bagian yang terpenting yang ada dalam hidupnya jika tak ada lisa ia pasti tak akan ada di posisi sekarang ini...
30 menit kemudian, mereka sampai di salah satu mall.
Setelah memarkirkan mobil keduanya lalu turun dan memasuki gedung mall
Keduanya seperti pasangan kekasih yang di mabuk asmara...
Tidak akan ada yang mengira jika keduanya telah memiliki seorang anak...
Lisa yang tampil cantik menggunakan turtle neck tanpa lengan berwarna kuning, dan di padupadankan dengan celana jeans biru serta hells yang senada dengan warna bajunya membuat ibu satu anak itu terlihat fresh dan sangat cantik...
Serta ben yang berpakaian seperti waktu ia kuliah dulu seakan tak ada yang berubah dari dirinya, menggunakan kaos putih polos dan di lapisi dengan jacket bomber warna abu tua dan celana kain yang serupa dengan warna jacketnya membuat bapak satu anak itu terlihat keren dan cool.
Banyak para wanita yang tak sengaja berpapasan dengan mereka dibuat terpesona dan jatuh hati, tapi segera mungkin rasa itu sirna ketika pria yang mereka kagumi itu menggandeng wanita yang sangat cantik...
Sore itu tujuan utama mereka adalah mencari makanan, lisa sudah sangat kangen ingin menikmati makanan siap saji seperti dulu saat ia masih kuliah, hal itu sekarang sudah tak bisa ia lakukan jika membawa thania, ia tak ingin putrinya itu makan makanan yang tidak sehat.
{Author : wah lisa curang banget ya 😆 tapi bener juga dede thania kan belum boleh makan makanan junkfood gitu, lisa good mom 😚👍}
Kedua nya lalu menuju salah satu restoran siap saji dan langsung memesan.
(Ben)
Sayang, kamu happy banget bisa makan disini lagi..
(Lisa)
Iya, habis kalau kita jalan bareng thania kita gak mungkin biarin thania makan junkfood kaya gini, makanya hari ini bebas mumpung gak ada thania 😁
(Ben)
Beneran hari ini kita bebas ngapain aja ...
(Lisa)
(Ben)
Emmhh.... ya aku tuh pengen ngabisin hari ini berduaan aja sama kamu sampai puas....
(Lisa)
Ya...ya...yaa terserah kamu aja deh sayang..
Keduanya lalu mulai menghabiskan makanan yang mereka pesan...
Sesekali pesan masuk dari mama ben beliau mengirim beberapa photo thania yang tengah asyik bermain dengan cerianya..
Lisa dan ben dibuat tenang ketika melihat putri mereka sangat menikmati waktu bermain bersama nenek & kakeknya....
Setelah selesai makan, kedua nya lanjut berjalan jalan dan melihat lihat semua yang ada di mall tersebut, ben dan lisa terlihat senang sekali, hal itu terlihat dari tawa yang meghiasi wajah keduanya...
Ben lalu mengajak lisa untuk menonton bioskop, namun sebelum menonton mereka berselisih saat harus menentukan film mana yang akan mereka tonton, jika ben sangat suka film yang berbau horor dan action sebaliknya lisa justru sangat tidak menyukai genre film yang di sukai oleh ben, lisa lebih memilih film yang bergenre romantis dan komedi.
{Author: jadi ingat dulu waktu ben ngajak lisa nonton film horor 😂 sepanjang film lisa tutup mata 🙈😆}
Dan untungnya ben mau mengalah kepada sang istri, ia mengikuti kemauan lisa.
Kurang lebih 1 jam 30 menit mereka berdua menonton film.
Seusainya dari menonton film, ben dan lisa pergi meninggalkan bioskop.
Lisa yang merasa lapar lalu mengajak ben untuk mencari makanan...
(Lisa)
Sayang aku laper nih? Cari makan yukk..
(Ben)
Kamu mau makan apa?
(Lisa)
Kita cari di pinggiran jalan aja yukk
(Ben)
__ADS_1
Yakin mau makan yang ada di pinggiran jalan..
(Lisa)
Emang kenapa?
(Ben)
Kamu tuh lucu tau gak sih sayang, kamu bakal protektif banget dengan apa yang dimakan thania, tapi buat kamu sendiri kamu malah cuek...
(Lisa)
Iyalah sayang, seumuran thania itu rentan terkena penyakit, kalau kaya kita kan beda...yaudah yukk aku udah laper nih...
(Sambil menarik tangan ben)
(Ben)
Iya...iya sayangku...
Sekeluarnya dari mall, ben mengajak lisa menuju warung tenda, lisa banyak melihat menu menu makanan yang di jual, keduanya lalu menuju satu warung tenda yang menjual sate ayam.
Meski harus duduk bersebelahan dengan orang lain dan di penuhi asap bakaran sate, keduanya terlihat begitu menikamati makanan mereka.
Ben juga merasa senang, wanita yang telah memberinya satu orang anak ini, adalah wanita yang sangat unik baginya, ben telah banyak mengenal wanita dulu, dan ia hampir sedikit tau karakter seorang wanita, jika dulu wanita yang selalu ia dekati selalu menolak jika di ajak untuk makan di pinggir jalan, dengan berbagai macam alasan.
Tapi setelah ia mengenal lisa, ia semakin yakin, kalau lisa sangat berbeda dari wanita kebanyakan, lisa tak sungkan dan menolak jika di ajak makan di pinggir jalan, malah terkadang lisa lah yang mengajak makan di tempat yang banyak di bilang tidak bersih dan higeinis itu...
Menjadi istri dari seorang CEO sebuah perusahaan besar tidak merubah sama sekali sifat dan kelakuan yang dimiliki lisa. Hal itulah yang semakin membuat ben jatuh cinta setengah mati kepada lisa.
(Ben)
Gimana sayang, enak gak satenya?
(Lisa)
Enak banget, kamu udah pernah makan disini?
(Ben)
Aku sering di ajak andri makan disini...kamu gak papa sama asap nya?
(Lisa)
Gak papa...
Keduanya lalu melanjutkan makan mereka.
Hari semakin larut, ben melihat ke arah jam tangannya dan melihat jarum jam telah berada di angka 22.30
Setelah membayar, ben dan lisa langsung pulang menuju rumah, meski hanya berjalan jalan di mall dan makan di pinggir jalan, tapi hal itu sudah sangat membuat kedua ya senang.
Ben melajukan mobilnya menuju rumah, 45 menit kemudian mereka sampai dirumah.
Suasana rumah yang sangat sepi membuat ben ingin menyelesaikan waktu mereka untuk berduaan...
Ketika keduanya didalam rumah dan lisa berjalan di depan ben, seketika ia dibuat terkejut karena ben tiba tiba menggendongnya dan membawanya kedalam kamar.
Sesampainya di dalam kamar, ben langsung merebahkan lisa di atas ranjang, ia langsung menutup dan mengunci kamarnya.
Ben menghampiri lisa yang duduk dan menatap ke arah dirinya, keduanya benar benar seperti pasangan yang dimabuk cinta, ben melepas jacketnya dan melemparkan nya ke lantai.
Ben langsung mencium bibir lisa, lumatan demi lumatan mereka lakukan, ben sangat bergairah suara kecupan bibir mereka memenuhi seluruh penjuru kamar, tangan ben mulai menarik turun resleting baju lisa....
Dan Dalam sekejap, baju lisa dan ben telah berada di lantai, kecupan bibir ben mulai menjalar ke leher dan dada lisa, tangan kekarnya menggenggam erat tangan lisa, satu persatu kain yang menempel ditubuh mereka terlepas, hingga tak ada lagi sehelai benang yang menempel pada tubuh keduanya, jika mereka melakukannya harus dijam yang sangat larut karena harus menunggu thania telah terlelap pulas, dan tak bisa bersuara agar thania tak terbangun, hal itu tidak berlaku untuk malam ini , suara desahan kenikmatan begitu terdengar dari keduanya, bahkan mereka bisa menghabiskan berjam jam untuk bercinta...
Keringat mulai membasahi tubuh keduanya, kilapan keringat ditubuh lisa semakin membuat ben tak ingin berhenti, jika dulu ia tak bisa menyentuh keras payudara lisa karena ASI . sekarang ia bisa menyentuh sesuka hatinya karena ASI lisa telah berhenti keluar, keduanya betul betul dimabuk kepayang, tak ada rasa lelah yang mereka rasakan, bahkan tak hanya ben yang begitu menikmati nya lisa juga terlihat begitu menikmati cumbuan yang di berikan suaminya itu...
Ia bahkan tak merasa malu lagi saat ia berhubungan, hormon yang di tubuhnya seakan membuatnya lupa diri dan berani membuat nya lebih agresif.
Melihat tubuh lisa berguncang hebat membuat ben semakin bernafsu, ia merasakan kepuasan yang berbeda pada malam ini, dada putih mulus lisa telah banyak ditinggali beberapa jejak merah ulah ben.
Dan kegiatan mereka terus berlanjut, ben sangat berharap aktivitasnya malam ini bisa berhasil mendapatkan adik buat thania. Meski hal itu sangat mustahil karena lisa belum menginginkannya.
Dan tanpa terasa jam menunjukkan pukul 01.30 keduanya bisa mencapai puncaknya bersamaan....
Tubuh lisa terkulai lemas dan jatuh di atas tubuh kekar suaminya, nafas keduanya masih terdengar ngos ngos an, ben membelai lembut rambut panjang lisa, dan ia mencium kening istrinya itu.
Lisa memeluk erat tubuh prianya, aroma maskulin ben, membuatnya merasa nyaman....sama halnya dengan ben ia juga merasa nyaman saat aroma manis tubuh lisa ia cium....kehangatan dari sentuhan kulit mereka membuat keduanya tenang dan mulai memejamkan mata...
(Lisa)
Sayang, gak papa kan aku tidur di atas badan kamu?
(Ben)
Gak papa sayang, aku malah senang rasa hangat tubuh kamu buat aku tenang....
__ADS_1
Keduanya lalu tidur sambil berpelukan di bawah selimut tanpa pakaian sehelai pun....