Malam yang panjang

Malam yang panjang
episode 60


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 21.00 malam,indi masih dengan setia menemani lisa yang masih belum sadarkan diri, suhu badannya pun masih belum juga turun,indi sudah di buat ketakutan ia tak ingin menunggu lagi. ia lalu memberi tau kan kepada bi sumi dan mang ujang



(Indi)


Bi...kita harus bawa lisa ke rumah sakit saya takut lisa kenapa kenapa



(Bi sumi)


Iya neng,biar saya panggil kang ujang dulu



(Indi)


Iya bi...



Indi lalu bersiap untuk membawa lisa kerumah sakit,dan bersamaan dengan itu ben dan reno sampai di villa dengan tergesa gesa ben langsung turun dari mobil dan masuk kedalam villa,saat ia masuk kedalam kamar ia melihat lisa dengan kondisi yang sangat lemah



(Indi)


Ben,......



Ben langsung menghampiri lisa di tempat tidur,ia sangat bersyukur bisa bertemu lagi dengan wanita yang sangat di cintainya



(Ben)


Sayang.....sayang kamu kenapa? Sayang bangun sayang, ndi lisa kenapa?



(Indi)


Gue juga gak tau ben yang pasti kata bi sumi lisa demam tinggi dan sekarang gue mau bawa dia ke Rs



Ben tanpa fikir panjang ia langsung menggendong tubuh lisa ,untuk dibawa ke mobil . indi dan reno langsung mengikutinya dari belakang



(Indi)


Bi sumi sama mang ujang tunggu di villa aja ,biar kita yang bawa lisa ke Rs nanti kalau lisa sudah sadar saya hubungin bi sumi sama mang ujang ya



(Bi sumi)


Iya neng,jaga neng lisa ya neng...



(Indi)


Iya bi, saya pergi dulu ya bi...



Reno langsung melajukan mobilnya menuju Rs terdekat,ben dan lisa yang duduk di kursi penumpang terus memeluk lisa,ia melepaskan jaketnya dan menutupkan ke tubuh lisa,



(Ben)


Lisa,sayang bangun plisss...aku minta maaf,sayang bangun


Ren...buruan ren



(Reno)


Ben...lo tenang dikit ,lisa pasti gak papa ...



Setelah 15 menit kemudian mereka sampai di Rs,ben langsung menggendong tubuh lisa untuk masuk ke ruang UGD perawat dan dokter langsung memeriksa keadaan lisa,ben terus berada di sisi lisa.



(Ben)


Dokter,bagaimana keadaan pacar saya dok



(Dokter)


Tidak terlalu menghawatirkan, pasien hanya dehidrasi karna demamnya terlalu tinggi dan sepertinya pasien belum ada makan apa apa hal itu yang menyebabkan asam lambungnya meningkat,tenang saja sebentar lagi dia akan siuman..



(Ben)


Makasih dok...



Ben bernafas lega sama halnya dengan indi & reno



(Perawat)


Permisi keluarga pasien a.n lisa



(Ben)

__ADS_1


Iya sus..



(Perawat)


Tolong silahkan ke bagian administrasi untuk pemindahan ke kamar rawat inap



(Reno)


Udah ben, lo disini aja biar gue sama indi yang urus..



(Ben)


Thanks ya ren, ndi



(Reno &indi)


Iya ....



Ben menggenggam tangan lisa dan menciuminnya ia berharap lisa cepat sadar,dan tidak lama kemudian perawat membawa lisa menuju ke kamar rawat inap,ben teris mengikutinya sampai ke kamar.



(Perawat)


Kalau ada apa apa langsung panggil kami saja



(Ben)


Iya sus,terimakasih



Ben kembali duduk di samping tempat tidur,indi dan reno pun sudah kembali dan tidak lama kemudian akhirnya lisa bangun



(Lisa)


I..bùu , a..yah



(Ben)


Lisa....lisa kamu udah bangun sayang ini aku ben....



Indi dan reno langsung menghampiri lisa,saat lisa benar benar sadar orang yang pertama yang ia lihat adalah ben,ben tersenyum melihat lisa sudah membuka matanya ,tapi tidak halnya dengan lisa ia lalu menarik tangannya dari genggaman ben. Dan saat ia melihat ke arah sebelah kiri ada reno dan indi



(Lisa)



(Indi)


Iya lis...lo mau apa ?



(Lisa)


Ndi, aku gak mau disini,aku mau kembali ke villa



(Ben)


Sayang...kamu masih lemah kamu istirahat dulu



(Lisa)


Ndi,tolong aku gak mau disini dan aku gak mau ngeliat kamu ben...



Ben terdiam mendengar ucapan lisa



(Ben)


Sayang,aku mohon kamu dengarin penjelasan aku dulu,iya aku salah,aku dulu bejat tapi itu dulu lis,sekarang cuma ada kamu di hati aku,dan aku gak bisa jauh dari kamu.plisss lis maafin aku



(Indi)


Ben,lo ngertiin dia dulu ya, biarin dia tenang dulu...



Reno lalu menarik ben untuk keluar dari kamar rawat lisa.setelah ben keluar dari situ,lisa langsung menangis sejadi jadinya di pelukan indi.



(Indi)


Lis,lo gak boleh kaya gini terus,lo sama aja nyiksa diri lo sendiri,gue tau lo marah,lo kesal tapi gak gini caranya.


Gue bukan mau ngebelain ben,tapi yang di bilang ben benar itu masa lalu nya ben sebelum dia kenal sama lo



(Lisa)

__ADS_1


Tapi ndi,saat aku ngeliat ben seperti itu sama cewek lain rasanya dada aku sakit banget ndi, dan ben gak pernah cerita soal masa lalunya seperti apa?



(Indi)


Iya gue tau,gue tau banget ben dulu seperti apa,tapi itu dulu lis dan sekarang ben sudah berubah ,di hatinya dia sekarang cuma ada lo satu satunya percaya sama gue,gue udah anggap lo kaya adik gue sendiri gue pun bakal marah kalau hal itu terjadi sama gue, tapi yang sekarang yang ada cuma lo satu satunya di hati ben.


Dan asal lo tau , kemaren saat dia gak bisa nemuin lo dimana mana dia rela nungguin lo hujan hujan didepan rumah lama lo,dan kalau gak ada reno dan yang lain mungkin ben sekarang udah mati beku kedinginan semalaman.



Lisa terdiam dari tangisnya saat indi berbicara soal ben. Dan ia melepaskan pelukannya dari indi



(Indi)


Itu semua demi lo lis,dan satu lagi betapa frustasinya dia saat lo gak ada di appartemen ,semalaman ia habiskan dengan minum minuman di appartemen. bahkan ben sampai melukai dirinya sendiri,gue tau banget ben seperti apa kalau memang lo sama seperti cewek cewek yang dulu didekatinya dia gak mugkin mau seperti itu.lo berbeda buat ben lis,bagi ben sekarang yang terpenting itu cuma lo,lo mau kan dengarin penjelasannya dia.



Lisa tak bisa menjawab pertanyaan indi,ia hanya terdiam menunduk.



(Indi)


Lo harus selesaikan masalah ini degan ben,lo gak bisa terus menghindar dari dia,itu gak akan memecahkan masalah yang ada di antara kalian.



Lisa akhirnya bisa berfikir jernih dan menuruti apa yang dikatakan oleh indi.


Setelah indi melihat lisa sudah tenang ia lalu beranjak dari duduknya dan keluar dari kamar rawat , untuk menghampiri ben yang menunggu di luar.



(Indi)


Ben...



(Ben)


Ndi,,,gimana lisa dia mau kan ketemu sama gue



(Indi)


Iya...tapi lo jangan teralu memaksa lisa biarkan dia berfikir lebih tenang..


Lo masuk dan lo jelasin semuanya ke dia



(Ben)


Thanks ya ndi,,



Indi mengangguk,dan ben pun masuk kedalam kamar rawat lisa,saat ia membuka pintu ia melihat lisa duduk tertunduk dengan wajah yang sangat sedih,ben perlahan mendekatinya.



(Ben)


Sayang,aku benar benar minta maaf,aku tau aku salah,aku tau aku dulu bejat,aku banyak mainin semua perempuan.tapi sekarang aku udah gak seperti dulu lagi,kamu ingat kan aku pernah bilang kalau kamu itu udah banyak merubah hidupku,kamu udah buat aku sadar dan sekarang prioritas dalam hidup ku cuma kamu,aku benar benar gak bisa hidup tanpa kamu aku cinta sama kamu lis,pliss maafin aku



Ben tertunduk dihadapan lisa sambil meneteskan air mata,



(Ben)


Aku rela kamu mau pukul aku,tampar aku atau apa pun itu,tapi kamu jangan pernah tinggalin aku seperti ini lagi,aku gak kuat lis



Lisa menangis mendengar ucapan ben,ia merasa mungkin dirinya terlalu egois,setiap orang pasti punya masa lalu baik atau buruk nya itu bukan masalah yang penting orang itu mau untuk berubah.



(Lisa)


Aku juga minta maaf,hiks....aku terlalu kekanak kanakan , hikss..harusnya aku dengarin penjelasan kamu dulu..hiks..hiks maafin aku...hiks..hiks..



Ben yang mendengar itu dari mulut lisa langsung mendekati lisa dan memeluknya ,begitu erat pelukannya ia tak mau melepaskan pelukannya dari lisa ia tak ingin lisa pergi lagi dari hidupnya.



(Ben)


Kamu mau maafin aku kan sayang... (sambil menangkup wajah lisa dengan kedua tangannya)



(Lisa)


Iya....aku juga minta maaf ...



Ben kembali memeluk lisa



(Ben)


Kamu gak salah sayang,aku yang salah aku sayanggg bangett sama kamu



Ben lalu mencium pucuk kepala lisa.

__ADS_1


__ADS_2