Malam yang panjang

Malam yang panjang
85. I Miss You


__ADS_3

Selama ben berada di surabaya,ben selalu menyempatkan waktu untuk menelpon lisa,saat malam ,terkadang mereka berdua video call hingga keduanya tertidur. Ini sudah hari ke 5 ben berada di surabaya,semua pekerjaan nya berjalan sukses.


Lisa yang di tinggal di appartemen terkadang di temani oleh indi dan teman temannya, tapi hari ini dia sendirian di appartemen,karna indi ada pekerjaan yang harus ia kerjakan,sedangkan teman temannya ada yang sedang dengan pacar mereka dan ada yang sedang berpergian bersama keluarganya.


Lisa melihat ke arah jam,dan jam baru menunjukkan pukul 10.00 pagi,ia ingin sekali menelpon ben. Tapi lisa tau pasti jam segini ben masih sibuk dengan kliyen nya. Ia lebih memilih untuk menonton televisi.


Di tempat lain


Ben telah menyelesaikan semua meeting dan pekerjaan yang ada, dan ia memberitaukan kepada andri untuk memesan tiket pulang kejakarta siang ini juga. Ben sudah tidak bisa menahan lagi untuk tidak bertemu kekasih nya.


(Ben)


Andri,tolong kamu pesankan tiket pulang untuk saya siang ini juga.


(Andri)


Baik pak.


Oh iya pak tadi bu intan menelpon saat bapak bersama kliyen,bu intan berpesan kalau pak ben diminta untuk menghubungi bu intan.


(Ben)


Ok...makasih ya..


(Andri)


Sama sama pak.


Andri lalu keluar dari kamar hotel dan langsung memesan tiket penerbangan pulang menuju jakarta.


Ben lalu mengambil ponselnya dan langsung menghubungi mama nya .


📲 ben : hallo ma..


📲 mama ben : hallo ben, bagaimana kabar kamu sayang?


📲 ben : kabar ben baik ma,mama sendiri gimana?


📲 mama ben : mama juga baik, tadi kata andri urusan di surabaya sudah beres, mama gak nyangka kamu bisa menyelsaikannya dengan cepat.


📲 ben : iya ma, semuanya sudah ben selesaikan, gimana ma disana apa semua mulai kembali normal?


📲 mama ben : iya ben, berkat kamu juga, urusan disini mulai membaik, dan mugkin mama akan kembali ke jakarta bulan depan


📲 ben : syukur lah ma.


📲 mama ben : kemaren mama telponan sama lisa, dari suaranya kayanya dia sedih banget kamu tinggal. Mama jadi merasa bersalah.


📲 ben : iya ma, ben juga merasa gitu, makanya hari ini ben bakal langsung pulang ke jakarta.


📲 mama ben : oh iya ben soal rencana pernikahan kamu gimana? Apa lisa ada bilang kapan dia akan siap? Karna mama ada bertemu sama ayah dan ibu lisa saat mereka kunjungan bisnis kemari,mereka sudah sangat ingin kamu dan lisa menikah,tapi setiap mereka bertanya lisa selalu berkata belum saatnya.


📲 ben : ben sudah bertanya ke lisa ma, tapi lisa maunya setelah kuliah nya selesai dan itu mungkin sekitar 1 atau 2 thn lagi. Ben juga gak mau ma memaksa lisa, ini sudah menjadi impianya dan ben gak mungkin melarangnya.


📲 mama ben : kalau memang itu sudah menjadi keputusan kalian mama akan ikuti. Karena itu semua nantinya kalian berdua yang akan menjalaninya.


📲 ben : iya ma, yaudah ma kalau gitu nanti ben telpon lagi ya ,ben mau beres beres dulu.


📲 mama ben : iya ben, kamu hati hati ya.


📲 ben : iya ma, bye ma...


Ben lalu mematikan telponnya dan mulai membereskan barang barangnya.


*


*


Lisa masih setia duduk di depan televisi, menonton drama korea kesukaannya. Dan saat ia melihat jam, jam sudah menunjukkan pukul 12.00 siang. lisa langsung mengambil ponselnya di atas meja, ia lalu melihat tak ada pesan yang masuk dari ben. Lisa lalu mengirim pesan kepada ben.


📩 lisa : sayang, jangan lupa makan siang ya..😗


Lisa terus melihat ke arah pesan yang dikirimnya, jika biasanya saat ia mengirim pesan,dengan cepat ben akan membalasnya. Tapi kali ini tidak !! Cukup lama lisa menunggunya tapi ben belum juga membalas pesannya.


(Lisa)


Mungkin ben masih sibuk...


Yaudah deh nanti aja lah aku telponnya...


Lisa lalu kembali fokus dengan drama yang ia tonton.


*


*


*


Di surabaya.


Ben sedang berada di restoran yang ada di hotel untuk makan siang, dan ia melihat sebuah pesan masuk dan itu dari lisa, ben langsung ingin membalasnya tapi tiba tiba ia berubah pikiran, ben tidak jadi membalas pesan yang dikirm oleh lisa.


Ben berfikir ia ingin membuat kejutan untuk lisa, karna lisa pasti berfikir ben masih akan berada 2 hari lagi di surabaya.


(Ben)


Maaf ya sayang....aku gak balas pesan dari kamu...nanti kita ketemu langsung aja ok.( sambil melihat ke arah ponselnya)


Ben lalu melanjutkan makan siangnya.


Tidak lama kemudian andri datang untuk memberi taukan kepada ben kalau jam penerbangan nya pukul 14.30


(Andri)


Maaf pak, tiket pesawatnya sudah saya booking, penerbangannya pukul 14.30


(Ben)


Ok makasih ya ndri, oh iya kamu sudah makan siang?


(Andri)


Belum pak.


(Ben)


Yaudah kita makan siang bareng aja.


(Andri)

__ADS_1


Iya pak terimakasih.


Andri lalu duduk dan memesan makanan.


15 menit kemudian keduanya selesai makan. Ben lalu menyuruh andri untuk bersiap dan mereka akan menuju bandara dan pulang ke jakarta.


Dari hotel menuju bandara memakan waktu 30 menit. Sesampainya di bandara andri langsung membuka kan pintu mobil untuk bosnya itu.


Setelah koper keduanya di keluarkan supir dari bagasi mobil, ben dan andri langsung masuk kedalam bandara.


Ben menunggu saat andri melakukan check in untuk mereka, sambil menunggu andri, ben melihat ke arah ponselnya, foto lisa yang menghiasi layar ponselnya mampu membuat ben senyum senyum sendiri, ia sudah tidak sabar igin bertemu lisa, setelah 5 hari terpisah.


Andri yang telah selesai melakukan check in lalu menghampiri bosnya itu, dan saat andri melihat ben sedang senyum senyum sendiri sambil melihat ponselnya andri merasa bingung. Andri lalu menghampiri ben yang sedang menunggunya.


(Andri)


Pak ben, kita langsung ke waiting room


Ben yang kaget langsung menjawab andri


(Ben)


Ooh...iya ..iya..


Mereka berdua lantas menuju waiting room karna masih ada waktu 15 menit sebelum pesawat take off.


*


*


Di appartemen.


Lisa dibuat bingung karna ben belum juga menghubunginya,bahkan pesannya pun belum juga dibalas.


(Lisa)


Ben ngapain sih? Gak seperti biasanya kemaren kemaren sehari bisa sampai 10x telpon ini balas pesan aku aja gak..😟


Lisa mulai sebel, ia lalu mematikan ponselnya dan juga televisi, dan memilih masuk kedalam kamar ben, selama ben tidak ada lisa tidur di dalam kamar ben.


Ia langsung merebahkan tubuhnya di ranjang sambil dengan posisi tertelungkup.


Lisa memilih untuk tidur siang,agar ia tidak berfikir yang enggak enggak terhadap ben.


*


*


Ben dan andri menuju pesawat karna sudah waktunya untuk terbang.


Ben dan andri duduk bersebelahan di pesawat kelas bisnis.


Andri sibuk mengecek tabletnya untuk mengatur jadwal ben kembali.


Sedangkan ben sudah tidak sabar untuk segera sampai di jakarta.


(Ben)


Andri, tolong kosongkan jadwal saya selama 3 hari kedepan.


(Andri)


Baik pak.


1 jam 45 menit kemudian pesawat yang di tumpangi oleh ben telah sampai di bandara soekarno hatta.


Andri lalu membangunkan ben yang masih tertidur. Dan setelah terbangun ben lalu merapikan dirinya dan memakai kaca mata hitamnya agar mata bengkak nya yang baru bangun tidak terlihat.


Sambil meneteng jas nya di lengan ben turun dari pesawat dan di ikuti oleh andri dari belakang.


Turun dari pesawat ben dan andri langsung menuju bandara untuk menunggu bagasi.


Sambil menunggu andri yang mengurus barang bawaanya ben melihat ke arah jam tangannya, jam sudah menunjukkan pukul 17.05 sore.


Ben kembali mengecek ponselnya dan lisa tidak ada menghubunginya.


(Ben)


Pasti ngambek nih... (sambil melihat ke arah ponselnya)


Tidak lama kemudian andri datang membawa 2 koper. Dan menujukan jalan dimana supir yang sudah menunggu


mereka.


Ben dan andri masuk kedalam mobil dan langsung menuju ke appartemennya.


Ben lalu berniat untuk stop di sebuah toko bunga 🌷


(Ben)


Pak tolong stop sebentar di toko bunga florits ya..


(Supir)


Baik tuan.


Mobil pun stop di depan toko bunga yang di maksud oleh ben.


(Andri)


Pak ben mau membeli bunga apa biar saya turun untuk memesannya.


(Ben)


Tidak usah ndri, saya akan turun sendiri dan memilihnya.


(Andri)


Baik pak.


Ben lalu turun dari mobil dan di temani oleh andri. Ben lalu masuk kedalam toko bunga itu dan mulai memilih bunga.


Seorang pegawai menghampiri ben yang mulai kebingungan.


(Pegawai)


Maaf pak sedang mencari bunga apa?


(Ben)

__ADS_1


Saya juga lagi bingung mba mau pilih yang mana?


(Pegawai)


Apa bunga ini untuk orang yang spesial


(Ben)


Sangat, sangat spesial..


(Pegawai)


Kalau tidak keberatan biar saya pilihkan dan rangkaikan bunganya..


(Ben)


Ok boleh mba, tolong buatkan seindah mungkin ya.


(Pegawai)


Baik pak.


Andri lalu bertanya kepada ben.


(Andri)


Apa bunga itu buat ibu lisa pak?


(Ben)


Iya...


Oh iya kalau dia dengar kamu manggil dia dengan sebutan ibu dia bakal kesel setengah mati 😅


(Andri)


Maaf pak, saya cuma ingin bersikap sopan karna bu lisa tunangan pak ben.


(Ben)


Tidak papa, tapi kalau nanti bertemu lagi kamu panggil mba saja...dia masih muda banget ndri maka dari itu dia tidak ingin di panggil ibu...


(Andri)


Baik pak, kalau boleh tau pak ben dan mba lisa sudah berapa lama pacaran ?


(Ben)


Lumayan lama, kami pacaran sudah hampir 3thn


(Andri)


Cukup lama juga ya pak? Apa bapak belum berencana untuk menikah?


(Ben)


Rencana itu sudah saya inginkan mulai dari saya masih kuliah,tapi lisa masih belum mau,ia masih ingin menyelesaikan kuliahnya dulu baru kami akan menikah


(Andri)


Oh seperti itu..


Dan tidak lama kemudian pegawai toko bunga itu menghampiri ben dan andri dengan membawa 1 bucket bunga mawar cantik.


(Ben)


Wow....it's beatiful flower


(Pegawai)


Semoga bunga nya di sukai sama orang spesial yang bapak sebut.


(Ben)


Terimakasih.


Andri lalu menuju ke kasir untuk membayar bunga tersebut.


Setelah selesai dari toko bunga ben langsung menuju appartemennya,ia semakin tidak sabaran untuk bertemu dengan lisa.


45 menit ben menuju ke appartemen karna begitu macetnya jalanan pada malam itu, ya jam sudah menunjukkan pukul 19.00 malam. Sesampai di loby appartemen andri yang ingin membawakan koper milik ben ditahan oleh ben.


(Ben)


Tidak usah ndri, saya masuk sendiri aja kamu lebih baik pulang pasti kamu capek juga kan.


(Andri)


Terimakasih pak,kalau begitu saya pamit dulu..


(Ben)


Iya hati hati ya...


Ben lantas masuk menuju gedung appartemennya, sambil mendorong kopernya dan tangan satunya memegang bucket bunga ia berjalan menuju lift. Dan ketika lift terbuka ben langsung masuk dan menekan tombol angka 8 di mana lantai kamar appartemennya.


1-2-3-4-5-6-7-8 ting.....pintu lift terbuka. Ben melangkah menuju kamar appartemennya. Ia lalu menekan pascode pintu, dan seketika pintu terbuka,dan saat ben masuk kedalam tak ada lampu yang menyala,ben terkejut dan ia langsung menuju kamar lisa, saat pintu terbuka kamar lisa dalam keadaan gelap dan tidak ada lisa di dalamnya, ben lalu melihat ke arah kamarnya karna ada cahaya dari dalam kamarnya, dengan pelan ben membuka pintu kamar dan mendapati lisa sedang tertidur meringkuk memeluk guling.


Pikiran ben yang tadi mulai takut terjadi sesuatu pada lisa tiba tiba perasaannya lega ketika melihat orang yang di rindukannya itu tengah tertidur di atas ranjanya.


Ben lalu mengahampiri lisa, dengan langkah yang pelan ben duduk di sebelah lisa yang tertidur, ben menyelipkan rambut lisa ke telinga dan mengelus lembut wajah lisa dengan punggung tangannya...


Ben lalu melepas sepatunya,dan ikut berbaring di sebelah lisa, ben berbaring dengan posisi miring mengahadap ke arah wajah lisa hingga kini keduanya saling berhadapan.


Ben terus memandangi wajah cantik lisa yang tengah tertidur,sesekali ben menyentuh lembut bibir lisa dengan ibu jarinya..ingin sekali ben meraup bibir mungil itu kedalam bibirnya.


Saat tangan ben mulai menyentuh lembut wajah lisa, lisa pun mulai merasa jika ada yang tengah membelainya,lisa takut sekali untuk membuka matanya,ia berfikir pasti ada orang jahat yang masuk ke appartemennya.


Dengan keberanian yang ia kumpulkan lisa akhirnya membuka matanya dengan perlahan. Dan saat matanya terbuka lisa melihat sosok wajah yang selama 5 hari ini ia rindukan.


Lisa lalu terdiam, ia berfikir sejenak apa wajah ben yang ia lihat sekarang ini nyata atau tidak. Dan setelah ben menyapanya barulah lisa sadar jika ini nyata.


(Ben)


Selamat malam cantik ku...


Lisa lalu bangkit dari tidurnya dan menghambur kedalam pelukan ben. Pelukannya begitu hangat,pelukan yang 5 hari ini tidak ia dapatkan.


Ben mengelus lembut punggung lisa, rasa rindunya kini terbayarkan sudah.

__ADS_1


__ADS_2