Malam yang panjang

Malam yang panjang
episode 52


__ADS_3

Ben terduduk di depan pintu kamar lisa,ia menyesali perbuatannya yang telah menyakiti lisa dan membuatnya menangis.


Ia terduduk dengan kepala yang menunduk . Setelah menuggu hampir satu jam lisa masih tidak membuka pintu kamarnya,ben lantas berdiri dan masuk kedalam kamarnya untuk segera mandi.15 menit kemudian ia telah selesai mandi dan berpakaian,ben keluar dari kamar


Ia kembali mengetuk pintu kamar lisa dan mencoba membuka gagang pintu,dan ternyata pintu lisa sudah tidak terkunci



Ben tersenyum ia lantas masuk kedalam kamar,tapi saat masuk kedalam kamar ia tak mendapati lisa,lisa tidak ada dikamarnya


Ben keluar kamar dan menuju ruang tamu serta dapur tapi lisa tidak ada, ia langsung mencoba menghubungi ponsel milik lisa dan terdengar bunyi ponsel lisa dari kamar,lisa tidak membawa ponselnya.



Ben langsung keluar dari appartemen menuju ke resepsionist untuk menanyakan apa mereka melihat lisa,sesampainya di resepsionis ben menanyakan apa mereka melihat lisa keluar dari appartemen !! dari tiga resepsionis yang berjaga tidak ada yang melihatnya bahkan security yang berjaga di pintu pun tak melihatnya



Security pun menawarkan untuk mengecek CCTV ben langsung menyetujuinya,setelah melihat rekaman CCTV terlihat lisa masuk kedalam lift dan menuju lantas paling atas ialah atap setelah berterimaksih kepada security ben lantas menuju lantai paling atas. begitu keluar dari lift ben langsung membuka pintu besi tersebut dan menengok ke kana dan kiri mencari keberadaan lisa.



Benar saja saat ben menengok ke arah kanan ia mendapati lisa sedang berdiri membelakanginya dan menatap ke arah gedung gedung tinggi,ben merasa lega lisa tidak kenapa kenapa?



Ben lalu berlari menghampiri lisa dan langsung memeluknya dari belakang. Ia benar benar takut bila sesuatu terjadi terhadap lisa.lisa terkejut ketika ben memeluknya.



(Ben)


Sayang....maafin aku,aku benar minta maaf aku gak sengaja tadi, maafin aku pliss...kamu jangan pernah tinggalin aku kaya gini,aku benar benar gak bisa jauh dari kamu...



Ben lantas melepas pelukannya dan membalik tubuh lisa untuk mereka berhadapan,ben melihat air mata membasahi pipi lisa,dengan lembut ben menghapus air mata yang mengalir di pipi lisa..



(Ben)


Sayang maafin aku ya...jangan nangis lagi,aku benar benar minta maaf aku janji gak akan ngulanginya lagi...ya maafin aku ya



Lisa mengangguk dan ben membawanya dalam pelukannya.



(Ben)


Janji ya gak bakal pergi ninggalin aku kaya gini lagi...



(Lisa)


Kamu juga janji gak akan kaya tadi lagi



(Ben)


Iya aku janji aku gak akan kaya tadi lagi



Ben melepas pelukannya dan mengajak lisa untuk kembali ke appartemennya karna hujan mulai turun.



Sesampainya di dalam appartemen ben mengajak lisa untuk duduk di sofa ruang tamu,mereka mulai mengobrol dan ben bercerita soal kegiatannya di RS sambil menonton Tv mereka terus mengobrol



(Ben)


Tadi ngapain sih ampe lari ke atap segala aku panik banget tau gak sampe sampe semua resepsionis di bawah aku tanyai bahkan ke securiti pun aku tanyai...untungnya aja securiti nyaranin buat liat CCTV kalau gak aku udah kaya orang gila tau gak nyariin kamu



Mendengar ben bercerita lisa hanya tertawa geli...ia pun membayangkan bagaimana ekspresi ben tadi 😆😆



(Ben)


Kok malah ketawa sih....aku serius loh sayang...



(Lisa)


Hahahaha....habis ekpresi kamu lucu banget tau gak, aku jadi pengen liat CCTV juga



(Ben)


Buat apa ?



(Lisa)


Mau liat ekspresi kamu pas nyariin aku tadi...hahahaha....



Ben di buat gemas oleh tingkah lisa yang menertawakan nya,lisa yang menyenderkan tubuhnya di sofa dan tertawa tiba tiba suara tawanya terhenti ketika ben membungkam mulutnya dengan sebuah ciuman,lisa mengerjapkan matanya karna kaget ben menciumnya tiba tiba, ben begitu menikmati lumatannya bahkan sampai menutup matanya dan ben melepaskan ciumannya..



(Ben)


Masih mau ketawa lagi...


__ADS_1


(Lisa)


Iihh.....kamu apaan sih... (sambil memukul pelan lengan ben)



(Ben)


Habis kamu ngeledek sih



(Lisa)


Ishh.....



Lisa berdiri dari duduknya dan mau menuju kamarnya,dan dengan cepat ben menarik tangan lisa hingga lisa terjatuh di pangkuan ben ...



(Ben)


Mau kemana sayang....



(Lisa)


Ah...ben udah akh...lepasin



Bukannya melepaskan pelukannya ben makin mengeratkan kan pelukannya ia lalu memindahkan tubuh lisa hingga berbaring di sofa dan posisi nya berada dia atas tubuh lisa



(Lisa)


Benn.......lepasin ah..



(Ben)


Gak mau....



Ben langsung mencium kembali bibir lisa dengan gairah yang memuncak ben terus melumat bibir tipis lisa ,hanya desahan yang terdengar "ugh" lisa melepas ciuman itu untuk mengambil nafas, ben masih melanjutkan nya dengan mengecup leher lisa



(Lisa)


Ben...ugh...ben udah...



Seperti sudah di luar kendali ben tidak menghiraukan ucapan lisa, ben terus mengecup leher lisa dan meninggalkan jejak merah di sana,tidak cukup di leher ben membuka kancing piyama lisa hingga habis dan terbuka lah, seketika terlihat dua gundukan sintal yang tertutup bra berwarna cream,dengan cepat ben mengecupi nya dan lenguhan lisa terdengar "ugh...ben " ben masih setia dengan aksinya mengecupi dua gundukan itu secara bergantian dan saat ben ingin membuka kaosnya terdengar suara bel , sontak mereka berdua terhenti dengan cepat lisa bangkit dari posisinya dan berlari kekamarnya ,ben yang melihat lisa berlari tertawa.




(Ben)


Siapa sih jam segini datang ganggu aja (sambil melihat ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul 22.00 malam)



Dan ketika pintu terbuka ternyata endy dan ardi yang datang



(Ben)


Ngapain lo berdua jam segini kesini



(Endy)


Yaelah ben...kita tuh mampir doang kali



(Ardi)


Iya ben, sekalian kita bawain STMJ kesukaan lo (sambil menaik turunkan alisnya)



Ben akhirnya membiarkan kedua temannya itu masuk



(Ben)


Gue tau lo berdua pasti ada maunya kan kaya gue gak tau lo berdua aja


(Sambil menjatuhkan dirinya ke sofa)



(Endy)


Su'uzdon aja lo jadi orang....


Btw lisa mana ?



(Ben)


Dikamar


__ADS_1


(Endy)


Di kamar lo



(Ben)


Dikamarnya dia sendiri kalee...udah deh lo pada mau apa ??



(Ardi)


Hehehehe...ben kita berdua pinjam catatan lo tadi di RS ya



(Ben)


Udah gue duga


Oh iya....lo berdua tadi kemana gak ikut ke RS



(Endy)


Hehehehe.....kita kesiangan ben semalam dari club...



(Ben)


Lo berdua memang ya.....calon dokter macam apa lo berdua



(Ardi)


Sory ben....janji deh gak lagi lagi (sambil membentuk huruf V )



(Ben)


Awas lo ya berdua kalau ketahuan gitu lagi (berdiri menuju kamar untuk mengambil catatan)



Lisa yang berada dalam kamar mencoba menguping untuk mendegarkan siapa sebenarnya yang datang saat ia mencoba membuka sedikit pintu tiba tiba ben lewat dan memergokinya mengintip



(Ben)


Kamu ngapain sayang....



(Lisa)


Siapa sih yang datang?



(Ben)


Endy sama ardi



(Lisa)


Ohh.....sampein ucapan makasih dari aku ya



(Ben)


Makasih buat apaan?



(Lisa)


Makasih udah nyelamatin aku dari kamu 😛



Ben yang mendengar langsung ingin menghampiri lisa tapi dengan cepat lisa menutup dan mengunci pintunya,ben di buat tertawa akan sikap gemas lisa,ia lalu kembali menuju kamarnya untuk mengambil catatan ,dan kembali keluar untuk memberikannya ke pada endy dan ardi.



(Ben)


Nih.... (sambil menyodorkan nya ke ardi)



(Ardi)


Thanks ben...lo emang teman terbaik kita



(Endy)


Makasih ben...lo emang the best pokoknya



Ben hanya menggeleng kecil melihat tingkah dua sahabat nya itu.keduanya pun pamit untuk pulang kepada ben.




__ADS_1




__ADS_2