Menantu Kecil Seperti Dewa

Menantu Kecil Seperti Dewa
Kagum Pada Dokter Bimo


__ADS_3

"Bagaimana bisa, dokter kita itu benar berbeda. Apakah dia punya sihir?" bisik Suster.


"Aku juga bingung, tapi Klinik ini memfasilitasi gaji yang lebih besar di banding rumah sakit lain, maklum klinik swasta."


"Tidak bisa dikatakan seperti itu, pelayanan untuk masyarakat menengah utama. Jika kita melayani tidak sungguh sungguh, alat yang terpasang di Klinik ini memberi tanda. Bukankah klinik Keluarga Ansara ini benar benar keren, terlebih dokter kita Keren dan sangat ajaib. Aku berasa bekerja di alam lain, sebab tangan dokter benar benar ampuh untuk menyembuhkan pasien." tambah lagi suster lain.


Eheeeum!!


Shasa yang mendengar dua suster lain sedang ghibah, ia tidak terima jika citra Klinik ini tercoreng dengan kesan katanya dan berpikiran sempit pada Klinik ini.


"Kalian berdua jangan berasumsi tidak baik, mana janji kalian pada pendidikan gelar suster kalian, bukankah sama seperti dokter di sumpah! lebih baik kalian kerjakan semua pekerjaan kalian. Esok pagi, akan ada banyak dokter Residen dan puluhan suster, perawat lain yang akan datang bekerja di klinik ini!" ujar Shasa.


"Ah, baik Sus Shasa. Kami minta maaf, kami permisi!"

__ADS_1


Shasa memang di percayakan oleh Bimo untuk handle segala hal Klinik yang ia dirikan. Dimana Bimo akan sibuk dengan beberapa banyak pertemuan dalam bisnis sang kakek. Tentunya saran Shasa untuk merekrut banyak dokter ahli bedah, dokter kandungan! serta banyak suster perawat lainnya untuk meramaikan Klinik Yang ia dirikan, dimana suasana citra Klinik keluarga Ansara, akan berkembang seperti rumah sakit lainnya.


Dan saat berjalan menuju ruangan lain, Shasa melihat pintu ruangan dokter Bimo sedikit terbuka, dimana ia juga harus antar beberapa herbal ke ruangan Lab. Ruangan dimana Bimo meracik beberapa obat untuk segala penyakit, namun ada hal tak biasa ia melihat sesuatu dan hanya diam karena terpesona nya, ketampanan dokter Bimo.


"Ah! kau memang terbaik Sistem. Karena itu aku bisa meracik obat yang tak biasa, sungguh tangan dan otak ini ajaib. Aku merasa bangga ketika menyembuhkan banyak orang dalam itungan beberapa jam saja."


[ True! Lalu setelah ini, apa yang ingin anda lakukan Tuan! Ingat pesan kakek An. Anda harus terlibat dalam pertemuan bisnis keluarga An yang lain? ] tanya Sistem.


[ Baiklah! misi kali ini anda harus menemui paman Brian, terkait beberapa aset yang anda tidak ketahui di kantor ada beberapa yang hilang, namun mereka diam saja tidak melapor.] sistem memberitahu.


"Ah! kantor kakek ya! baiklah kita segera ke sana." senyum Bimo, pada layar transparan dimana ia bicara dan selalu diskusi pada Sistem, namun hanya ia sendiri lah yang melihatnya.


Sementara di luar pintu Shasa kembali berjalan menuju kamar pasien mengecek hal lainnya, dimana ia masih bertanya tanya mengapa dokter Bimo selalu bicara sendiri.

__ADS_1


'Dia pasti bukan indigo, melainkan bicara dengan alat lain mirip earphone tersembunyi. Jelas jelas ia bilang jika kita bekerja tidak baik, maka dia juga akan mengetahuinya jika sampai Klinik ini terlihat kekacauan. Aaach ...' benak suster Shasa yang kembali melakukan aktifitasnya, tidak peduli dokternya memiliki kebiasaan ajaib bicara sendiri pun.


Bimo yang kembali memakai jas, ia meminta pasien yang baru saja ia operasi di ruang UGD dengan tindakan alami, segera terhenti langkahnya ketika keluarga pasien mendekat.


"Dokter saya berterimakasih atas penyembuhan dokter pada ibu saya! saya pikir akan ada operasi besar, anda hebat dokter. Ibu saya bicara dengan fasih saat ini setelah sembuh dari siuman nya. Saya pikir suster Shasa bicara jika ibu saya dianiaya itu hanya bualan .. hampir saja saya berprasangka buruk pada Klinik ini. Tapi setelah ibu saya siuman, saya jadi syok dan berterimakasih karena anda membantu saya."


"Sama sama! jika perlu bantuan lain silahkan pada asisten saya ya! apakah suster Shasa telah memberikan sebuah banyak bukti dan video?"


"Sudah dokter, sekali lagi saya terimakasih, sebab dari pengobatan ini saya tahu apa yang harus saya lakukan, untuk membuat suami saya itu dihukum seberatnya."


Hari itu adalah hal yang membuat Bimo bahagia, bisa menyembuhkan dan membantu masalah terjadi pada pasien sekaligus. Benar benar mata dan otaknya bekerja saat ia mengobati, sistem yang membantunya di sampingnya selalu jadi mata dan telinga baginya. Seolah kelahiran dari kematian Bimo, kehidupan kedua kalinya membuat ia mempunyai kekuatan tak biasa, maka ia gunakanlah sebagai Gelar Dokter Ajaib untuk membantu sesama adalah hal manusiawi.


TBC.

__ADS_1


__ADS_2