Menantu Kecil Seperti Dewa

Menantu Kecil Seperti Dewa
Menjauhiku Lagi


__ADS_3

Bimo yang membawa suntikan, membuat pandangan Emily berbeda. Hal itu Bimo sampaikan pada sang bibi, mantan ibu mertuanya itu yang mungkin menyesal melihat Bimo sekarang dengan dahulu.


"Bagaimana? apa sudah cukup membaik, sore ini kalian bisa pulang! sebab ruangan klinik Vip ini untuk pasien khusus, semalam tidur disini sudah membaik pastinya, ini bukan motel. Kondisi Bibi juga sudah jauh lebih baik, hanya saja obat tambahan yang harus Bibi tebus di loket. Suruh saja Kyle!"


"Bimo .. maafkan bibi, tapi bisakah kamu membantu bibi untuk obat?"


"Hah! sudah Bimo duga, untuk pertama obat semua gratis, tapi habis bayarlah sesuai harga di loket ini bibi. Jadi bersiap kemas lah sore ini, dan ruangan ini harus dibersihkan dan steril. Pasien lain juga menginginkan ruangan ini."


Bimo pun pergi, hal itu membuat Emily menyesal. Ingin memohon untuk bisa tinggal di mansion dan bersungguh sungguh bekerja lagi meski jadi pembantu rumah tangga, ia nekat tidak akan kabur asal bisa kenyang dan punya tempat tinggal yang layak.


Lalu bukan tanpa alasan Emily yang ingin bangkit mengejar langkah Bino keluar, harus ia hempaskan sebab kondisinya benar benar lemah. Tapi kenapa Bimo bilang dirinya sudah membaik, apakah kesalahannya membuat Bimo membencinya.

__ADS_1


Bimo sesudah diluar, ia terpana melihat Alexa dan Kyle disana. Rupanya dua saudara sejak kecil akan kembali akrab sudah biasa bukan. Sehingga nampak lah saat ini Alexa maju mendekati Bimo yang akan melewatinya.


"Mas Bimo boleh aku bicara?"


"Sepertinya saya sibuk Alexa, jika ingin temu kangen silahkan saja ke dalam! satu lagi, bilang pada mereka sore ini berkemas. Klinik disini bukan untuk tempat tinggal yang tak punya tujuan."


Kyle yang mendengar hal itu, merasa tahu jika sindiran itu untuknya dan sang mama. Akan tetapi saat ini Alexa menoleh pada Kyle, untuk hidup dengan jalan sendiri tanpa meminta bantuan.


"Kau lihat kan Kyle? kamu pikir aku tidak tersiksa, karena satu masalah fatal. Aku merasa asing, kamu tahu mas Bimo akan membatalkan pernikahan padaku, lalu bagaimana aku bisa membantu kalian tinggal di mansion. Bisa bisa aku yang terusir."


Sehingga Alexa kesal memendam, ia memberikan kotak makan siang untuk Kyle dan Emily, dimana tadinya untuk Bimo. Akan tetapi Bimo lagi lagi acuh.

__ADS_1


Sementara Bimo saat itu melepas jas kedokterannya, dimana saat ini ia bertemu Brian untuk perusahaan lain. Bahkan saat ini Bimo telah memakai jas, mengambil kunci mobil untuk pergi anak perusahaan lain. Suster Shasa pun ikut, dimana ia diminta untuk membawa berkas pada ahli gizi, dimana Bimo meminta Shasa bareng saja, sebab satu arah sebelum ia ke Pom 7.


"Shasa berkas yang sudah diajukan untuk izin sudah lengkap?"


"Sudah dok! saya sudah membawanya tanpa kekurangan."


"Baiklah setelah sampai, kamu bisa kembali ke Klinik dengan taksi. Ingat rembes saja uang transport di admint. Tolong perhatikan Klinik seperti biasa."


Shasa pun mengangguk, dimana saat ini mereka sudah jalan.


Alexa diluar ia kesal, ketika melihat mas Bimo pergi meninggalkannya. Terlebih dengan seorang suster yang selalu membantu kegiatannya di klinik.

__ADS_1


'Aahhhh!! sesak, kenapa sakit disini. Apa ini namanya jatuh cinta tak terbalas, aku harus bagaimana lagi untuk meyakinkan mas Bimo.' batin Alexa yang memendam perasaan sakit.


TBC.


__ADS_2