Menantu Kecil Seperti Dewa

Menantu Kecil Seperti Dewa
Persaingan 2 Wanita


__ADS_3

Siang setelah selesai Klinik Ansara semakin baik, ramai dan seluruh keinginan Bimo mendirikan Klinik, benar benar tercapai. Tidak bisa dibilang sudah sukses, sebab Klinik Ansara sudah berjalan hampir satu tahun.


Dan Bimo perlu party kecil kecilan. Istilahnya selamatan agar Klinik yang ia dirikan selalu berjalan dengan lancar. Bahkan sudah banyak media meliput, kebaikan Klinik Ansara yang mirip rumah sakit medical swasta pada umumnya, Klinik yang megah, besar dan tak biasa dari segi obat, dan setiap pasien yang datang, satu dua kali mereka cocok dan cepat sembuh begitu saja.


Terlihat seorang wanita menatap senyum, ketika ia paksakan untuk tidak cemberut pada suster Shasa. Ya, dia adalah Alexa yang membawa sekotak makanan gimbab, dan kopi di tumblere untuk Bimo makan siang. Sayangnya, kedatangannya di Klinik tidak berjalan dengan baik, bahkan ia tidak dipertemukan dengan Bimo.


"Suster Shasa. Apa ada dokter Bimo di ruangannya?" 


Shasa menoleh, sesaat perawat lain memberikan berkas, guna ia cek obat obatan tidak boleh sampai habis sedikit pun, sebab jika ia lalai maka kepercayaan dirinya pada tuan Bimo akan musnah.


"Dokter Bimo sedang keluar, mungkin ke Pom bahan bakar, atau tambang. Uuups! Tapi jika tambang, biasanya dokter akan cuti. Dokter Bimo sepertinya ke Pom 7, atau pink real estate." jelas Shasa membuat Alexa sedikit kecewa.


"Baiklah apa sudah lama?"


"Sudah sejam lalu, sepertinya dengan pasien putri salju, sebab memang dia mirip sih. Ada beberapa …"

__ADS_1


"Baiklah, terimakasih." 


Pamit Alexa, padahal Shasa belum selesai menjelaskan, mau tidak mau ia harus kembali mengulang pekerjaan data stok obat di ruang Apotik khusus kesehatan. 


Alexa masuk kedalam mobil, ia meminta supir segera ke alamat tujuan yang ia tahu. Seperti gambling, berharap Bimo benar benar ada disana, sebab ia tidak mau wanita manapun masuk kedalam pelukan Bimo, bagaimanapun Alexa berhak merebut hati Bimo kembali, karena ia tidak ingin kehidupan asmaranya berakhir karena konflik yang rumit.


***


Di beda tempat, terlihat Angel menunggu dengan Nany dan para bodyguard. Saat Bimo berada di atas lantai, yang terlihat oleh pandangannya ia ingin menunggu dan terus tidak menyerah agar dokter tampan itu menjadi suaminya. Selain dokter ajaib, dia juga pewaris yang setara dengan keluarganya. Bukankah sangat komplite, jika pasangan serasi dan sederajat bagi Angel saat ini masi terpesona, ketika Bimo masih sibuk di atas pandangannya.


"Tenang saja nany! Aku pantang menyerah, sekaligus buktikan jika obat dari dokter benar benar ajaib tidak harus aku berkeliaran di luar mansion selama 2 jam, bukankah jika ada masalah, aku jadi lebih sering meminta dokter Bimo datang mengecek kondisiku?" tawa Angel penuh intrik.


Nany pasrah sebab nona Angel setelah berobat ulang ke Klinik, ia benar benar mengikuti langkah dokter ke gedung besar, yang diyakini anak usahanya juga selain rumah sakit keluarga.


Dan pandangan Angel tertuju ketika seseorang wanita datang dengan kotak bekal, dimana Angel merasa tidak asing dengan wanita tersebut. Alhasil, dia berdiri tak jauh dari Angel, karena wanita itu senyum melihat Bimo dan paman Brian berada di lantai atas yang sedikit bekerja, seolah sedang memberi wejangan pada puluhan staff.

__ADS_1


"Hey! Kamu lihatin dokter tampan?" tanya Angel, mendekat ke arah Alexa.


"Kamu bicara dengan aku?" menoleh Alexa.


"Yes! Kenapa kamu lihatin ke arah sana, kamu istri pria sebelah dokter itu kan. Yang baju Biru muda, pria sedikit tua. Iya kan …?"


"Anda salah nona, dan berhentilah kepo! Saya kemari karena tahu tempat, dan siapapun pria saya saat saya tengok ke atas. Itu bukan urusan anda. Permisi .." senyum Alexa, meninggalkan wanita berkulit salju. 


Sebab pertama kalinya Alexa insecure ketika wanita di depannya sangat cantik, kulit putihnya mirip susu atau basteran belanda yang wajar jika kulit Alexa sedikit langsat tidak seperti wanita tadi, hampir menyerupai kaos putih.


'Cih, kenapa juga aku insecure. Dia wanita vampir, putihnya terlalu sekali.' sebal Alexa, dimana ia naik ke arah tangga, dan tahu akan menunggu di ruangan mana, sebab jika ia lewat pun. Bimo pasti akan sadar dan melihatnya saat ini, dan akan segera menyusulnya saat melihatnya.


[ Dasar wanita tidak tahu malu! Nany, cari tahu wanita tadi, angkuh sekali. Aku ga mau, dia incar dokter Bimo!! bisik Angel pada Nany perawat nya yang ketakutan. ]


TBC.

__ADS_1


__ADS_2