Menantu Kecil Seperti Dewa

Menantu Kecil Seperti Dewa
Di Sembunyikan


__ADS_3

Bimo .. kau ada dimana?!


Alexa saat ini pergi ke berbagai banyak anggota berpakaian oren, pencarian Bimo di jurang bebatuan tak jauh dari kediamannya yang berjarak 100 km, membuat Alexa ikut terjun mencari. Pasalnya, ia tidak mau Bimo status buronan, baik pencuri atau tidak maka harus di selesaikan di kantor polisi. Sebab Alexa juga akan menanggung malu, jika kenyataan Bimo benar mencuri perhiasan sang mama, dimana statusnya benar benar belum berpisah resmi di pengadilan, hal itu bisa membuat nama perusahaan sang kakek bangkrut, jika tangan kanan kakek mendengar Bimo masuk penjara.


'Semua karena ulahku, aku sampai lupa langsung menelepon polisi. Harusnya aku mencari tahu dan mendengarkan penjelasan Bimo.' deru batin Alexa.


Bimo!! teriak Alexa.


"Bimo .. kau dimana? aku Alexa, bagaimanapun status kita belum bercerai, aku sengaja mencarimu demi mencari kebenaran. Jika kau tidak salah, Janganlah mengumpat Bimo! mari ikut denganku!" teriak Alexa kembali.


Dan kali ini, pencarian selama empat jam sia sia. Setelah tim SAR, mengatakan akan di lanjutkan esok terkait cuaca yang akan turun hujan.


Alexa pun tak bisa berbuat apa apa, sehingga kali ini ia masih berjalan lurus, dengan alu lalang yang tinggi. Masih berharap Bimo ditemukan olehnya.


Kring!


Ponsel Alexa berdering, dimana ia mengangkat telepon.


[ Hallo ...? ]


[ Paman, Alexa tahu. Tapi maaf, jika berita Bimo sampai terdengar, Alexa yang salah langsung menelepon polisi saat itu. Paman Brian, tolong maafkan kesalahan Alexa, Alexa juga masih di jurang 100 km, mencari Bimo. ]


[ Alexa, tidak ada penjelasan lain. Paman sudah kirim orang untuk membantu mencari jika Bimo tidak ditemukan. Maka jangan pernah ke kantor, apalagi mengurus segala perusahaan kakek An! akan runyam jika kau ada disana! ] balas Brian, sang kaki tangan kakek An.


Hingga beberapa jam kemudian, benar saja. Kedua orang yang ditunggu Alexa, ia ikut datang mencari Bimo ke tepi jurang, berpencar jarak 20 kilo. Dan terkejut saat Alexa melihat seorang pria tergeletak dengan baju bercampur darah dan sobek sobek.

__ADS_1


"Toloong! pak, ini ada orang luka. Bantuan untuk angkatnya!"


"Tenang bu Alexa, saya telepon ambulance khusus. Kita bawa orang ini kemana?"


"Ke mansion saya saja pak! rumah kedua, dibalik mansion kakek. Agar Alexa bisa rawat mas Bimo, dan cari tahu kebenarannya!"


Alexa merasa lega, jika Bimo ia temukan. Tenaga medis diam diam memeriksa Bimo, hingga sampailah pelataran rumah belakang, ia meminta dua pria dan tenaga medis membawa mas Bimo ke rumah kecil, di balik mansion. Sebab keluarganya tidak akan pernah injak tempat itu, dimana Alexa bisa mengintrogasi setelah Bimo sadar nanti, apakah benar ia mencuri atau tuduhan semata.


Keadaan pun sudah membaik dalam dua hari, Bimo masih belum siuman. Dimana Alexa bulak balik ke rumah belakang, dan mansion besar milik keluarganya. Hanya untuk merawat Bimo yang belum siuman akibat jatuh dari jurang, dan juga kakek An, struk langka yang masih tak kunjung ada perubahan.


"Bimo, besok pagi aku datang lagi untuk mengecek keadaan mu, bagaimana pun kita belum resmi bercerai. Aku akan bantu kamu, jika kamu tidak bersalah. Maaf karena aku terlalu emosi, setidaknya jangan kabur jika kamu tidak salah!" lirih Alexa.


Tak lupa semua keperluan Bimo, pakaian dan makanan telah ada. Bahkan, Alexa juga meminta seseorang mengawasi dari luar. Agar mama, ipar dan kakaknya tidak tahu. Jika ia menyembunyikan Bimo dari luka jatuh ke jurang, yang belum ditemukan para polisi dan tim SAR.


Singkat cerita Alexa menemukan Bimo beberapa jam lalu, Alexa menemukan Bimo di semak belukar, dengan keadaan memilukan dan keadaan posisi celentang. Beberapa medis segera mengecek keadaan Bimo, sehingga Bimo dinyatakan masih hidup dan ada kemungkinan ia baik baik saja, saat mendetek urat nadinya.


"Masih bernafas, dehidrasi dan memar yang kali ini serta luka bekas jatuhnya dari jurang, membuat ia pingsan dalam puluhan jam. Jika manusia sangat mustahil bisa bertahan seperti ini." jelas medis.


"Baiklah pak! bantu saya perobatan Bimo, di rumah belakang mansion saya. Saya akan memesan banyak peralatan medis dari suster agar Bimo segera sembuh, tolong jangan beritahu keadaan polisi dan yang lain tahu, jika kita lebih dulu menemukannya."


Alexa meminta beberapa asisten khusus untuk bungkam, saat Alexa membawa Bimo yang luka luka tak sadarkan diri untuk ia rawat, tepatnya akan ia rawat Bimo tak jauh dari mansion, sama seperti sang kakek saat ini. Hal itu Alexa lakukan agar ia mudah merawat Bimo, tak jauh dari tempat ia tinggal.


'Bertahanlah mas Bimo, aku ingin mas Bimo sadar!' lirihnya, setelah beberapa hari Bimo ia rawat secara rahasia, sebagai bentuk permintaan maafnya.


***

__ADS_1


Esok paginya.


Usia pada dasarnya bukanlah faktor utama, tapi yang selalu dijadikan sebagai patokan agar seseorang bisa dikatakan jenius atau tidaknya, sering sekali dilihat dari usianya. Padahal yang menjadikan seseorang jenius bukanlah hal itu, melainkan pemahaman orang itu mengenai pertumbuhan sejauh apa perkembangannya.


Sedangkan untuk mencapai tahapan menengah sistem berhasil mendetek keberadaan Bimo, dimana Dewa mengutus agar Bimo kembali hidup, bangkit dari masa terpuruknya. Bahkan leluhur Bimo di dunia Dewa, menghabiskan lebih dari 1000 tahun adalah hal yang umum untuk menyembuhkan penyakit.


Loading ...


Memindai ...


Nama Bimo Setiawan sangat dikenal oleh para tetua di langit kesembilan dunia sistem, bahkan para dewa langit.


Beberapa kekuatan di langit delapan dan langit tujuh memperhatikannya juga, hingga mentransfer kekuatan tak biasa, agar Bimo dibangunkan, kembali menjadi Dokter ajaib, mewarisi kekuatan para leluhur dewa, dimana ayah angkat Bimo keturunan Dewa, tewas tak berdosa, sehingga keturunan satu satu pewarisnya adalah Bimo Setiawan, yang hilang belasan tahun lalu.


Bersamaan dengan itu, Sistem menggunakan karakteristik dari cahaya sistem untuk juga mengeluarkan Martial Spiritnya yang kini telah berevolusi. Kekuatan serap semakin menggila, aura kuat keluar dari dalam tubuhnya Bimo, sehingga Bimo pun membuka mata, seolah dirinya selamat dari kematian.


"Siapa kamu?"


"Aku sistem, untuk saat ini tempat ini tidaklah aman. Tuan, kami akan memberikan anda misi untuk menyembuhkan banyak orang. Terutama adalah menyembuhkan Kakek An, yang berjasa pada hidup anda! tapi, pergilah saat gelap, dan tetap tidak sadarkan diri, ketika ada yang datang!"


"Apa maksudmu, aku ada dimana?"


Bimo hampir kaget, dan melirik sekeliling jika ia ada rumah kecil, di belakang mansion kakek An. Sehingga Bimo sedikit membuka jendela, saat ia terbangun.


'Dia juga yang laporkan suaminya ke polisi, tapi dia juga yang menyembunyikan aku disini. Alexa, maaf aku harus pergi saat ini!' lirih Bimo, saat itu juga ia berjalan dengan pelan dan tertatih.

__ADS_1


TBC.


__ADS_2