Mencintai Pria Yang Sama

Mencintai Pria Yang Sama
curahan hati dan tragedi


__ADS_3

Hay Hay kita lanjut lagi yu bacanya jangan bosen bosen ya bacanya.


"aku takkan pernah menyesal,karna disaat aku terpuruk di usir oleh orang orang yang aku percaya mas Syahrul lah yang selalu ada buatku."bercerita.


"tapi dia suami orang Irma."


"aku tau dulu dia membantu ku hanya karna kasihan namun semakin sering bertemu aku tak sadar bahwa dia memiliki istri.setiap waktu dia slalu datang mengunjungiku,aku sangat lupa dia milik orang lain."menangis.


"sampai aku jatuh cinta padanya dan tak diduga dia pun mengatakan cintanya.tanpa aku pikir panjang aku langsung menerimanya dan bermalam dengannya.huhuhu apa yang salah dengan cintaku?."


"kalian gak salah tadi situasi yang salah, hah sudahlah jangan sedih lagi simpan tenagaku untuk persalinan bayimu."menghela nafas.


setelah selesai berbincang tiba tiba....


"aaaaaah...ibu...ibu....sakit sekali."


"tenanglah akan aku panggilkan dokter sesegera mungkin.bertahan lah Irma."panik.


"dokter dokter tolong dok Irma mulai merasakan sesuatu."


"baiklah mari kita langsung proses,suster tolong bawa peralatan yang dibutuhkan."


"baik dokter."


mereka semua bergegas menuju kamar Irma sedangkan di tempat lain Syahrul gelisah memikirkan Irma dan bayinya.


"Syahrul kenapa kamu gelisah?bukankah istrimu sedang tertidur lelah?."


"tidak mami aku hanya gelisah namun entah apa itu."menyembunyikan.


"Hem kamu ini,sana temeni bayimu dia membutuhkan ayahnya kan."


"aku mengerti nih,tapi bolehkah aku menelpon sebentar saja?."


"jangan terlalu lama."


"terima kasih mami."


Tut Tut Tut.....


"halo bisa bicara dengan ibu Irma?."


"maaf tuan ibu Irma belum kembali dia masih berada di rumah sakit untuk melahirkan."


"oh ya aku lupa baiklah terima kasih."


"semoga tidak terjadi apapun kepada mereka berdua."berdoa.


beberapa jam kemudian....


"akhirnya kedua pasien bisa tertolong.tolong siapkan kamar untuk ibu ini ya suster."berjalan menuju ke luar.


"dokter bagaimana ke adaan mereka berdua?apakah ibu dan bayinya tidak apa apa?."


"tenang saja keduanya baik baik saja.dan ibunyapun tidak mengalami pendarahan terlalu banyak."


"syukurlah,terima kasih dokter."tenang.


"di...dimana bayiku?ah sakit..."berusaha bangun.


"tenanglah bayimu sehat dan selamat kau akan menjadi ibu."


"sungguh?dimana dia?."mencari.


"tenanglah dia sangat cantik sepertimu.'"


"aku ingin memeluk putriku."


"tenanglah sedikit nanti suster akan membawanya menemuimu."

__ADS_1


beberapa jam kemudian.....


"ah sayang putri ibu yang cantik."menggendong.


"apakah kau sudah memutuskan Irma akan bagaimana selanjutnya?."


"sudah ibu,aku tak akan mengganggu keluarga mas Syahrul lagi.aku akan menjauh darinya untuk selamanya."


"aku tau itu sulit tapi ini yang terbaik untuk kalian berdua."


"iya ibu aku tak ingin menghancurkan keluarga mas Syahrul."


"dokter bisakah kami kembali secepatnya?."


"tentu saja,tapi kita harus memeriksa lagi kondisi ibu dan bayinya."


"silahkan dokter."


"baiklah lekas sehat kembali ibu Irma."tersenyum.


"terima kasih banyak dokter."


dokter pun pergi dari kamar irma.dan tak lama Irma gersiap untuk meninggalkan rumah sakit dan pergi yg jauh.


"ibu apakah yang aku lakukan sudah benar?."


"sayang ini demi kabaikan semua orang."


"ya kau benar,tapi mas Syahrul ayahnya.aoakah harus memberi taukan dia?."


"itu tak perlu biarkanlah saja ok."


beberapa bulan kemudian Rani memberikan nama pada putrinya rossa.sedangkan Irma memberi nama putrinya preti.


mereka tumbuh hampir bersamaan karna mereka hanya selisih bulan.tak lama Syahrul harus pergi se luar negeri dan membawa keluarga tercintanya.


bruk...


"ah sakit sekali,maaf pak saya kurang berhati hati."


"saya yang minta maaf,tolong maafkan saya."


saat Irma bangkit dan mengangkat kepalanya dua tertegun melihat pria yang selama ini ingin dia lupakan namun takdir berkata lain.


"Irma apakah itu benar kamu?."penasaran.


"ya mas ini aku maaf kami pergi tanpa memberi taukan padamu."sedih.


"ya tuhaaaaan Irma aku mencari mu dimana mana,kenapa kamu pergi?."


"aku tak bisa hidup diantara kalian berdua mas.rani sangat baik aku tak ingin melukainya lebih jauh."


"tapi kita saling cinta,dan kamu janji akan selalu bersamaku."


"ya aku berjanji padamu tapi aku tak ingin hubungan yang seperti ini!!!!!."emosi.


"Irma aku sudah bilang bersabarlah aku pasti akan nenikahimu."


"tidak mas semua sudah terlambat."pergi.


"ayo sayang sudah ya mainnya kita pulang yu."meng gendong.


Irma tak menyadari bahwa Syahrul mengikutinya sampai rumah.


"ternyata itu putriku yang lainnya.maaf ayah tak bersamamu dan Irma aku sangat menyesal."


"ibuuuu kita pulang."


"ah sini sini cucu ibu yang lucu,dari mana saja kamu nenek kangen."

__ADS_1


tok tok tok....


"Irma siapa itu?."


"entah Bu biar Irma liat ke luar."


"tunggu tunggu biar ibu saja yang membukakan pintunya."melangkah.


"baik ibu."


"siapa di...sana?."heran.


hening.


"mau apa kamu kemari?dan bagaimana bisa kamu tau rumah ini?."tak senang.


"bolehkan aku berbicara serius dengan Irma?."


"tidak bisa,maaf tuan anda memang keluarga terhormat tapi pintu dan rumahku tak menerima kedatanganmu."tegas.


"ku mohon hanya sebentar saja ada yang harus aku selesaikan dengan Irma."meyakinkan.


"baiklah,tunggu biar aku panggilkan."melangkah masuk.


"uuu tayang tayang,mam lagi mam lagi.hakeng,tutututu.hahaha lucunya putri ibu."


"Irma aku tak bisa mengusirnya tolonglah kamu temui dia dulu."


"mas Syahrul?bagaimana dia tau rumah kita?."


berjalan meng hampiri Syahrul yang telah lama menunggu.


"mas.ada hal apa lagi yang mau kamu ucapkan?."


"aku mohon kembali lah,aku sangat merindukan kamu dan putri kita."sedih.


"mas aku tak bisa pergi,ku mohon mengertilah kondisiku ini."


"baiklah tapi bolehkah aku melihat putri ku yang cantik itu?."memohon.


"ya baiklah mas."


mereka berkumpul dan tertawa bersama sampai petang.irma tak sadar bahwa Syahrul harus pulang.sampai....


"oh tidak mas ini sudah hampir malam kamu sebaiknya pulanglah.besok mas bisa melihat preti lagi."tersenyum.


dalam hati Irma(berat rasanya melepas kepergianmu mas,namun ini harus aku lakukan).menangis.


beberapa hari kemudian,Irma dan Syahrul sering bertemu mereka selalu bersama.preti yang sangat lucu begitu bahagia bersama ayahnya.sampai malam pun tiba dan hujan turun sangat deras.


"Irma kamu yakin akan pulang malam ini?tak bisakah kita menunggu besok saja?."


"maaf mas aku tlah berjanji pada ibu untuk tidak bermalam bersamamu.ini hanya demi preti bukan yang lainnya."


"baiklah jika itu sydah jadi keputusanmu."


dalam perjalanan mereka berbincang dan hujan semakin deras mengiringi perjalanan mereka.sampai.....


duar.....ssssssssss boom.


mobil yang mereka naiki mengalami kecelakaan yang sangat parah.


"oho oho oho...mas...mas...putriku...dimana putriku... "berukuran darah.


"ehe ehe,,,"batuk dari sang bayi.


tak lama kemudian.....


bersambung......

__ADS_1


__ADS_2